NovelToon NovelToon
Rahasia Sang Menantu Miskin

Rahasia Sang Menantu Miskin

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Balas Dendam / Menantu Pria/matrilokal / Tamat
Popularitas:24.2M
Nilai: 4.5
Nama Author: nophie

Season 1.

Kecelakaan mengakibatkan Valendra hilang ingatan membuat ia tidak tahu siapa dirinya maupun keluarganya. Terlunta dijalan dan akhirnya bertemu dengan kakek Arka sebagai sang penolong. Entah ini berita bahagia atau tidak , ketertarikan Valendra pada Anindiya, cucu pertama kakek Arka bersambut. Kakek Arka menjodohkan Valen dengan Anin, walau keluarga yang lain tidak setuju. Sepeninggalnya kakek, hinaan demi hinaan harus ditelan oleh Valen, walau istrinya tetap berusaha menguatkan suaminya itu. Tak dinyana, identitas asli Valen menampar semua orang yang dulu menginjak injak Valen. Bahkan mereka harus bertekuk lutut pada Valen. Siapakah Valen sebenarnya?

Season 2.

Dendam berlanjut? Wilhelmina Chalyondra Weston, anak perempuan satu satunya dari Valendra Weston dan Anindya Bagaskara akan dinikahi oleh Gustav Alexandro Dimitri anak dari Billy Weston dan Tiara Dimitri, apakah karena ingin membalas dendam ? Sesuatu terkuak, silahkan nantikan kelanjutannya!Happy reading!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nophie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RSMM 6.

Hari ini bakal up 2 episode dulu ya, besok bakal keluar per episode lagiiii, Jangan lupa untuk like dan favorit ya. Thank you!!

***

Valen hanya diam dan berdiri di belakang istrinya, ia

tadi membesarkan hati  istrinya dan

mengatakan kalau istrinya pasti bisa mendapatkan tender kontrak yang diajukan

oleh Mahkota Horeka, agar istrinya tetap memilih untuk mempertahankan dirinya,

toh Mahkota Horeka itu adalah milikinya , bahkan Weston pun bakal menjadi

miliknya. Jadi dia bisa menjamin kalau Mahkota Horeka pasti memberikan tender

kontrak itu kepada istrinya.

Tetapi tentu saja papa dan mama Anin tidak setuju dengan

keputusan Anin yang mau saja menuruti omongan suaminya yang tidak berguna itu

untuk memberotak kepada keluarga ya termasuk nenek dan papa-mama nya. Sehingga

dari sejak mereka meninggalkan pertemuan sampai pagi hari ini, mulut mereka

masih saja nyinyir.

“ Nin, mestinya kamu jadi orang jangan bodoh, bagaimana

bisa kamu membuang permata demi mempertahankan laki laki tak berguna macam

suami kamu ini?” sindir papa Anin dengan nada sarkas sambil melirik ke arah

menantunya yang masih dengan santai duduk di meja makan menunggu dirinya di

ambilkan makanan oleh istrinya.

Sedangkan Anin yang sedang mengambilkan sarapan nasi goreng

untuk suaminya hanya bisa menghela nafasnya dengan kasar karena lelah mendengar

omelan orang tuanya yang tidak berhenti  dari sejak pertemuan keluarga di hotel Bagaskara

kemarin.

“Pa, bisa gak sih kalian itu percaya sama Anin? Anin juga

lelah kalau terus menerus disalahkan oleh kalian padahal Anin tidak berbuat

salah.” Desah Anin kesal menahan semua perasaan kacau di hati nya, jujur ia

juga ga  terlalu yakin apakah ia bisa

memenangkan tender itu, ia hanya bermodalkan percaya saja dengan suaminya,

karena ia berprinsip kalau berkah istri itu ada di dalam suaminya.

“Justru karena sebenarnya kamu itu sudah berbuat salah

tanpa kamu sadari, kami sebagai orang tua harus mengingatkan kamu. Terimalah

pernikahan dengan pemilik Adjie Husada hospital. Dan kamu akan bisa memenangkan

tender itu dengan mudah.” Kata mama Anin dengan halus, ia juga kasihan dengan

anaknya ini, mengapa keluarganya tertimpa hal seperti ini, pastinya ini karena

Vqalen si pembawa sial, Valen juga menatap istrinya dengan iba dan juga rasa

sayang, ia pastikan kalau istrinya akan mendaptakan tender itu, ia ingin

istrinya mendapatkan semua yang terbaik, setelah selama ini istrinya selalu

disalahkan dan menjadi bulan bulanan karena membela dirinya, ia sangat

bersyukur punya istri seperti Anindiya.

  “Valen yakin

kalau Anin pasti bisa mendapatkan kontrak itu kok! Yang semangat ya, Nin!” kata

Valen dengan nada datar, tapi ia ingin membesarkan hati istrinya yang ia yakini

cukup down karena terus menerus diserang untuk tetap menikah dengan Andrew

sialan pemilik Adjie Husada itu.

“Dasar laki laki gak berguna, kerjanya hanya membuat

istri dan keluarga istrinya menjadi susah!! Ini semua gara gara kamu yang

menjadi biang sial dari semua permasalahan keluarga kami, sampai nenek kesannya

selalu membela There!” kata mama Anin dengan kesal.

“Ma, sudah cukup!! Kita tidak bisa menjadikan kak Valen

jadi kambing hitam dari semua masalah kita dong! Lagian ini emang maunya Anin supaya

Anin bisa membuktikan kalau Anin dan keluarga kita tidak bisa di pandang rendah

sama nenek!” bela Anin kepada orang tuanya, ia tetap menghargai suaminya yang

selalu dianggap buruk oleh papa dan mamanya.

“Lihat saja kamu, Nin! Kamu gak bakalan bisa mendapatkan

kontrak itu dan kita, terutama kamu harus meninggalkan keluarga ini karena

diusir oleh nenek! Kamu akan kehilangan warisan yang seharusnya menjadi jatah

kamu.” Kata mama dengan geram, ia membanting sendok dan garpu yang ia pegang

dan meninggalkan meja makan dengan cepat karena sudah merasa kesal melihat

anaknya yang tetap tidak mau menuruti keinginannnya untuk menikah dengna

Andrew, padahal kalau senadainya ia menikah dengan Andrew, hidup Eka dan

istrinya pasti lebih baik karena nenek akan lenih menghargai mereka.

 Anin hanya bisa

mendesah kesal, ia sudah kehilangan selera makannya karena tatapan tajam

papanya juga sudah membuatnya tertuduh. Sedangkan Valen hanya diam dan juga

tidak melanjutkan makan nasi gorengnya karena merasa kasihan dengan istrinya,

tangan kanan Valen sudah mengepal dan tangan satunya di buatnya untuk

menggenggam tangan istrinya yang ada di sampingnya untuk sekedar memberinya

kekuatan menghadapi orang tua yang brengsek macam papa Eka dan istrinya. Valen

heran bagaimana kedua orang tua yang seperti mereka bisa melahirkan anak yang

seperti Anin yang berhati malaikat.

“Papa heran sama kamu, apa sih bagusnya Valen sampai kamu

membelanya mati matian kayak begini?” tanya papa dengan wajah sendu, ia tidak

tega kalau anak gadisnya ini bakal tersisih dari keluarga Bagaskara, terutama di

hadapan mamanya sendiri, yaitu nenek Arka.

“Anin akan berusaha, Pa!Kalau emang Anin kalah dan harus

pergi, Anin rela kok pa! Rasanya keluarga ini tidak pernah memberi Anin

kesempatan yang baik dan selalu membuat Anin jatuh sebelum berusaha.” Curhatnya

lirih, tapi papanya malah melirik sinis kepadanya dan kemudian berkata.

“Tanyakan kepada suami kamu itu, apakah dia pernah

memberi kontribusi? Selain hanya menikmati makan gratis di rumah mertua dan

memerah keringat kamu agar dia bisa bersantai dirumah ini!” kata papanya sambil

membanting sendok dan mengikuti jejak mama Anin untuk segera berlalu dari

hadapan Valen dan Anin karena ia muak dengan pembelaan Anin terhadap menantunya

yang tidak berguna itu.

Valen menarik tangan Anin yang ia genggam dan memeluk

tubuh istrinya dengan lembut dan menepuk bahunya memberi ketenangan dan

kekuatan. Anin jarang sekali menikmati keintiman dengan suaminya, bahkan selama

ini, suaminya pun tidak pernah meminta haknya kepada dirinya. Pelukan suaminya

ibni memberi kenyamanan yang berbeda, Anin mersa lega ada Valen di sampingnya.

“Jangan takut, kamu pasti bisa mendapatkan kontraknya,

kamu mesti percaya dengan dirinu sendiri.” Kata Valen membesarkan hati istrinya

itu. Kepala Anin yang bersandar di dada suaminya hanya bisa mengangguk saja.

“Mas, aku akan beresin meja dulu, mas siap siap di luar,

untuk mengantar dan menemani aku kesana, kamu mau kan mas?” tanya Anin sambil

mendongak kea rah suaminya, karena Valen jauh lebih tinggi dari Anin, jadi Anin

mesti mendongak kalau ngomong sama suaminya.

“Iya, aku akan anterin kamu!”kata Valen sambil mengusap

kepala istrinya.

“Siapkan mobilnya ya, mas!’ kata Anin sambil membereskan

piring piring di meja makan, ia menolak saat Valen menawarkan untuk membantu

dirinya. Mobil yang saat ini dipakai Anin adalah mobil inventaris dari hotel

Bagaskara. Valen langsung melaksanakan apa yang di perintahkan oleh istrinya

tanpa banyak bertanya.

Tapi sesampainya ia di garasi, ia langsung menelepon ibu

Susan selaku wakilnya di Mahkota Horeka, Valen memberitahukan kalau sebentar

lagi istrinya bakal datang kesana dan menyerahkan tender kontrak 1 milliar itu,

dan Valen sudah memperingatkan bu Susan agar tidak mempersulit istrinya yang

bernama Anindiya dan langsung menyiapkan kontrak sekalian pengesahannya berikut

liputan oleh media cetak dan media online untuk meliput penanda tanganan

kontrak itu yang akan di lakukan pada hari inijuga.

Tentu saja  bu

Susan tidak akan bisa berkata tidak pada permintaan bos besarnya itu, setelah

menyelesaikan semuanya dengan bu Susan, Valen langsung bergegas mematikan

sambungan ponselnya takut kalau kalau istri nya mendengar, karena bagaimana pun

kenyataan tentang dirinya sebagai pimpinan di Mahkota Horeka masih ia

sembunyikan dari publik dan juga istrinya.

.

.

.

TBC

1
Agus Soejono
penasaran ah
Agus Soejono
jadi gak lancar urusannya
Agus Soejono
gas gas
Agus Soejono
ramai seru mulai naik alur ceritanya
Agus Soejono
jadi dong namanya juga taruhan yg kalah hrs suportif
Agus Soejono
bangkrutin dikit dikit
Agus Soejono
Tampar tampar Three = BUZZER MULYONO
Agus Soejono
up up up apa isinya penasaran
Agus Soejono
jangan dibuka dulu ben sport jantung si nenek dan three kena parkinson
Agus Soejono
setan = buzzer itu tdk pernah berhenti menggoda
Agus Soejono
menegangkan akan ada perampasan hak disini
Agus Soejono
makin seru dah mau ketauan
Agus Soejono
menghibur dimasa gelap ini
Agus Soejono
semangat selalu membawa berkah
Agus Soejono
permata itu blm diasah
Agus Soejono
keren makin ramai
Agus Soejono
tks you
Agus Soejono
oke keren
Yusup Rahman
opening yang bagus
Wisnu Mahendra
setiap nyebut kontrak, pasti nyebut 1 milyar, bukankah lebih baik kalo disebutkan kontrak kerjasama? lagian 1 milyar kok kayaknya wahhh banget? bagi perusahaan besar, uang segitu mah seiprit
💘Emerald💘: Walaupun komentar kamu enggak enak dibaca, aku setuju sama pendapat kamu.

Kontrak kerja sama antar perusahaan besar itu bisa sampai puluhan atau ratusan miliar bahkan bisa sampai triliunan.

Apalagi kalau perusahaan itu perusahaan internasional, nilai kontraknya bisa lebih tinggi lagi.

Nilai kontrak satu miliar itu rata-rata cuma untuk perusahaan kelas menengah kebawah🙏🏻
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!