NovelToon NovelToon
Karena Kamu, Jodohku

Karena Kamu, Jodohku

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Cintapertama / Patahhati / Perjodohan / Tamat
Popularitas:562.6k
Nilai: 5
Nama Author: ShasaVinta

"Terkadang kita harus merelakan sesuatu hal bukan karena kita menyerah tapi mengerti bahwa ada hal yg tidak bisa dipaksakan."

Itulah yang dipikirkan Devinta Dwi Suseno saat mengetahui pria yang sebentar lagi akan menjadi tunangannya ternyata kembali menjalin hubungan dengan mantan kekasihnya .

Namun setelah 5 tahun menghindar , takdir berkata lain . Ia kembali di pertemukan dengan Arnold Prayoga , pria yang paling tidak ingin Ia temui .

Bagaimana kelanjutan lika liku hubungan Devi dan Arnold ? Bisakah Devi keluar dari bayang bayang penghianatan Arnold di masa lalu ? Apakah kisah mereka akan berakhir bahagia bersama ?

" Sebab sepanjang kita berjalan, menghindar, berpura-pura tidak mengetahui atau apapun itu, kita akan tetap akan bertemu apa yang ditakdirkan untuk bertemu . "

"Karena pada waktunya, tanpa kau rencanakan pun, jodoh tak akan pernah tertukar."

( Inilah karya pertamaku , Karena Kamu Jodohku )

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ShasaVinta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5. Flashback Chapt 3

Devi Pov

Sudah sebulan ini aku mengenal Arnold. Sepulang dari acara di puncak, kami berdua makin dekat.

Setiap hari kami bertemu di jadwal kami yang sibuk, aku sebagai dokter dan dia sebagai CEO salah satu perusahaan besar di Indonesia bahkan memiliki beberapa cabang di luar negeri.

Tidak hanya dengan Arnold, aku juga makin dekat dengan Nanny Grace dan Mommy Sofi.

Tak jarang kami bertemu untuk makan siang atau makan malam bersama.

Mommy Sofi juga adalah pemilik dari salah satu butik yang sangat terkenal di Jakarta, dan mamaku adalah salah seorang langganan tetap di sana. Jadilah mamaku dan mommy sofi juga makin akrab.

Saat itu aku baru saja selesai operasi.

Seperti biasa aku mengganti pakaianku di kamar mandi yang ada di ruanganku.

Setelah itu aku duduk di kursi kebesaranku dan mulai mengecek ponsel ku.

Ku lihat ada beberapa panggilan tak terjawab dari Arnold dan juga Mommy Sofi.

Aku memutuskan untuk langsung balas menelpon Arnold,

" tuutt ....tuuutt..... ", suara tunggu ku dengar sebelum telponku diangkat ,

" halo dev...." jawab arnold disebrang telpon.

" halo arnold, kamu tadi menghubungiku ada apa? Aku baru selesai operasi jadi baru bisa balas menelponmu kembali " jelasku.

" it's OK. Aku menelponmu ingin mengajakmu makan malam di rumahku, mommy dan nanny memintamu untuk ikut makan malam di rumah " pintanya.

Aku berpikir sejenak, memang ini bukan pertama kali aku kesana. Aku pernah kesana beberapa kali tapi bukan untuk makan malam, hanya mampir karena saat aku sedang jalan sama Arnold tiba-tiba saja ada barang atau dokumen yang Ia Iupakan di rumahnya.

" baiklah, jam berapa aku kesana? " jawabku akhirnya.

" aku akan menjemputmu jam 7 di rumah. Apakah bisa? " tanyanya yang terdengar seperti sebuah perintah.

" baiklah. See you " jawabku mengakhiri telpon kami .

" huuhhhhh...." aku membuang nafas ku kasar .

" kira-kira ada apa yah sampai mereka mengundangku makan malam ?

Apa ada yang hal yang penting atau hanya makan malam biasa " tanyaku kepada diriku sendiri.

Malam tiba, sebelum Arnold menjemputku, aku sudah siap dengan gaun berwarna burgundy yang panjangnya tepat berada di atas lutut ku.

Malam itu aku sedikit menata rambutku... ku buat agak curly di bagian bawah dan memasangkan jepitan berbentuk pita kecil di salah satu sisi rambutku.

Setelah merasa siap dengan penampilanku,

Aku keluar dari kamar dan memilih menunggu arnold di ruang keluarga,

Kulihat di sana mama dan papa ku sedang menonton siaran tv bersama.

Tak lama aku mendengar suara mobil arnold memasuki halaman rumahku, segera aku keluar menemuinya setelah berpamitan dengan mama dan papa.

Setelah mobilnya berhenti tepat di depanku , langsung saja ku buka pintu mobil dan duduk disebelah arnold yg duduk di kursi kemudi.

"Hai.... kita berangkat sekarang ? " tanyaku.

Arnold tidak menjawab namun Ia hanya memandangiku,

aku menyadari dia sedang memandangiku, dan aku yakin saat ini muncul semburat merah di pipiku.

" kamu cantik " , hanya itu yang dikatakannya seraya mulai mengemudikan mobil menuju rumahnya.

Perjalanan cukup lancar, karena lokasi rumah kami yang tidak terlalu jauh.

15 menit kemudian kami sudah sampai dikediaman Prayoga, daddy Arnold.

Kami berdua turun untuk masuk ke dalam rumah mewah tersebut. Rumahku memang lumayan luas menurutku, tapi jika dibandingkan dengan rumah Daddy Yoga rumahku mungkin hanya setengahnya.

Kami di sambut oleh 2 orang pelayan yang mengarahkan kami langsung ke ruang makan.

" Selamat malam tuan dan nona. Tuan besar dan nyonya sudah menunggu anda di meja makan " ucap pelayan tersebut sambil mengarahkan kami menuju meja makan.

Mommy Sofi berdiri menyambutku , aku berjalan kearahnya. Setelah berpelukan sekian detik mommy mempersilahkan aku untuk duduk di samping Arnold.

Sebelum duduk aku menyempatkan untuk menyalami daddy yoga dengan mencium punggung tangannya serta menyapa Nanny yang sedang duduk dengan memeluk dan mencium kedua pipinya.

Makan malam berlangsung dengan tenang, diselingi beberapa obrolan ringan dan candaan. Aku sesekali mendapati Arnold melirik kepadaku, tapi ku acuhkan saja karena aku tak mau sampai semburat merah muncul kembali di pipiku.

Setelah menyelesaikan makan malam, kami berlima berkumpul di ruang tengah.

Ku lihat di meja sudah tersaji teh dan beberapa kue kue berukuran kecil dan sangat cantik, rasa-rasanya aku tak tega untuk memakannya karena bentuknya sangat menggemaskan.

Tiba-tiba Nanny bertanya kepada Aku dan Arnold,

" Bagaimana hubungan kalian berdua? Apakah sudah ada perkembangan ? "

Aku terdiam, bingung harus menjawab apa.

arnold pun akhirnya menjawab pertanyaan nanny grace ,

" Nanny, bisakah kita tidak membahasnya saat ini ? Aku belum sempat membicarakannya dengan Devi " jawab Arnold sambil melirikku.

Aku semakin dibuat bingung. Apa ada hal yang hanya aku di ruangan ini yang tidak mengetahuinya.

Saat ini giliran Mommy Sofi yang berbicara,

" Lalu kapan kamu akah membahasnya dengan Devi ? Kita bahas saja hari ini. Karena memang itu tujuan kami bertemu dengan kalian berdua "

Aku yang sudah tidak bisa menahan rasa penasaranku akhirnya bertanya ,

" ada apa ini sebenarnya mommy? Apa ada sesuatu yang harus aku tau ? "

Mommy mulai menjelaskan " Devi, kamu taukan kalau kami sangat menyukaimu. Nanny dan Mommy sudah sangat menyayangimu seperti anak kami sendiri.

Jadi kami berniat melamarmu menjadi menantu di keluarga Prayoga untuk menikah dengan Arnold "

" Deg.... "

Jantung ku tiba tiba saja berdetak tak karuan. "Apa aku baru saja terkena penyakit jantung? " Pikirku.

Setelah diam beberapa saat, aku menyadari bahwa semua orang di ruangan saat ini menatapku,

" ma...mak..maksud mommy, mommy mau aku menikah dengan Arnold ? " aku ulang bertanya dan di jawab anggukan oleh semua orang kecuali Arnold.

" tapi kami tidak ada hubungan apa-apa, kami hanya berteman dekat saja. " kilahku. Aku mencoba menolak secara halus, karena juga kulihat Arnold tidak merespon sama sekali.

Tidak ada penerimaan atau penolakan dari ekspresi Arnold saat ini, dari yang ku lihat sepertinya saat ini dia hanya fokus dengan pikirannya sendiri.

Kali ini daddy yoga yang bertanya ,

" tidak ada hubungan apa-apa? Maksudnya apa ? Kalian bukan sepasang kekasih ? " daddy yoga terlihat bingung.

Ia melanjutkan ucapannya,

" kami pikir selama ini kalian berdua berpacaran. Satu bulan yang lalu Arnold berencana akan kami jodohkan dengan anak teman daddy , namun dengan tegas Arnold menolak dengan alasan bahwa dia memiliki seseorang yang disukainya. Katanya dia adalah seorang dokter yang dikenalkan Nanny padanya. Setelah diberitahu oleh Nanny dan bertemu dengan mu saat dipuncak, akhirnya kami menyetujui permintaan Arnold untuk membatalkan perjodohannya " jelas Daddy Yoga.

Arnold masih terdiam, walaupun saat ini pandanganku terus terarah kepadanya .

Ku berikan tatapan yang saat ini mengisyaratkan bahwa aku butuh penjelasan.

" Sudahlah.... sudah... cukup... Devi nampaknya makin bingung ", Nanny Grace mencoba menengahi perbincangan yang sangat membingungkan menurutku.

" Biarkan Devi dan Arnold membahas ini berdua. Kita serahkan semua keputusan kepada mereka berdua. Tapi Devi, kamu harus tau kalau kami semua sangat menyayangimu, dan sangat berharap kamu menerima lamaran ini. " lanjut Nanny Grace.

Mommy Sofi berdiri dari duduknya dan pindah kesampingku. Mommy menarikku kedalam pelukannya sambil berbisik " mommy sudah sangat menyayangimu, ku harap kamu mau menjadi anak perempuan mommy ".

Diperjalanan pulang menuju rumahku yang memang ditempuh hanya sekitar 15 menit , tidak ada dari kami berdua yang berbicara.

Sepanjang perjalanan suasana sangat hening, sampai kami tiba di depan rumahku. Aku bergegas turun tanpa mau mengucapkan apapun pada Arnold,

namum sebelum aku berhasil membuka pintu mobil samar-samar ku dengar Arnold berkata,

" Maafkan aku. Aku akan segera menghubungi dan menjelaskan padamu. "

. to be continue

1
Nadia
aku setop baca, terlalu mudah sidevi, bego, cuman buat cadangan, atau mungkin otornya jg begitu 🤭
Rubi Azmi
ya ampun nyesekkk
Hearty💕💕
Mau
Hearty 💕
Kalau sultan mah bebas yaaa.

Semoga Willi dapat rumah ya
Hearty 💕
Melayang rasanya
Hearty 💕
❤🌸💕🌸❤🌸💕🌸❤🌸💕🌸❤🌸💕🌸❤🌸💕🌸❤🙄💕🌸❤🌸💕🙄❤🙄💕🌸
Hearty💕💕
Arnold kena deh dikerjain Bumik
Hearty 💕
Suka dengan quote²nya thor
Hearty 💕
Duh udah kacau nih dunianya Arnold dan Devi.... emang harus disegerakan
Hearty 💕
Jangan² udah hamil nih
Hearty 💕
Berharap ada kesempatan untuk Thomas
Hearty 💕
Cintia lapor ke Dasha????
Hearty💕💕
Puas ya Dev ngerjain Arnold
Hearty💕💕
😂🤣😂🤣😂🤣😂🤣😂🤣😂🤣😂🤣
Hearty💕💕
Hampir.... udah ngapa²in kok
Hearty💕💕
Duh padahal sebenar benarnya apa yang kaliam lakukan selama ini harus dilakukan setelah sah menikah 😭😭😭😭😭😭
Hearty💕💕
Masih kesel kr Arnold
Hearty💕💕
Terharu selamat berjuang Devi Arnold
Hearty💕💕
Kalau jujur apa yg dilakukan atas dasar kemanusiaan pasti Devi ngerti. Tapi nggak harus kamu yg jenguk kasih org lain ajaa u peehatikan kondisinya
Hearty💕💕
Ya nggak gitu juga sih... kalau suami or istri berbuat zina dgn yg bkn pasangannya dipastikan bubar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!