NovelToon NovelToon
Kusut

Kusut

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Aurora_Arista

Alsa, gadis introvert yang menyukai sosok Ken secara diam-diam, baginya Ken adalah lelaki yang begitu baik karena hanya dia lah yang mau menjadi teman Alsa. Kebaikan Ken disalah artika oleh Alsa, hingga sebuah kenyataan pahit terpampang di depan matanya. Ken menjalin kasih dengan gadis lain.

Di tengah keterpurukannya atas cinta pertama yang berakhir tragis, sosok Davin selalu hadir dengan kasih sayang yang begitu besar padanya. Hingga Alsa terlena dan mengerti arti mencintai yang sesungguhnya.

Davin, seorang pria yang menjadi suami dari mendiang Kakak perempuannya kini menjadi alasan Alsa untuk tetap bertahan meski berbagai cobaan berat ia lalui.

Akankah semuanya berakhir bahagia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora_Arista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Satu minggu kemudian, Davin kembali ke apartemennya, mundur beberapa hari dari perkiraan lelaki itu. Ia bersama dengan Sherly yang terus bergelayut manja dilengan pria itu. Wanita cantik tersebut menyapa Alsa yang membukakan pintu apartement untuk mereka.

"Hai ...," sapa Sherly ramah dan hanya dibalas senyum canggung oleh Alsa. Sikap wanita itu kini lebih baik dibanding pertama kali berkunjung ke apartemen mereka.

"Gimana kabar kamu, Dek? Maaf ya Kakak terlalu sibuk, jadi gak sempat hubungi kamu," ucap Davin sembari memeluk Alsa. Ia merindukan sosok mungil yang selalu menemaninya selama ini.

"Baik, Kak ... Kakak sendiri gimana?"

"Hm, Kakak baik juga. Tapi, Kakak kangen banget sama kamu." Alsa diam ketika mendengar penuturan Davin, ia merasa seperti sedang dipeluk Kakak perempuannya dulu.

Gadis itu memejamkan kedua matanya, sedikit rasa nyeri menusuk ke dalam hati tatkala mengingat kembali bahwa Alea telah tiada. Namun, ia masih bersyukur karena Tuhan menggantikan Alea yang selalu menyayanginya dengan seorang kakak laki-laki sebaik Davin.

Meski begitu tak lantas Alsa melupakan Alea, baginya Alea adalah sosok kakak terbaik di dunia.

Davin melepas pelukannya, menatap Alsa dengan pandangan hangat. Gadis kecil itu sangat mirip dengan mendiang sang istri.

"Oh iya, Alsa, kamu gak apa kan berbagi kamar sama aku?" suara Sherly mengintrupsi tatapan terpesona Davin akan Alsa. Gadis itu mengangguk meng-iya-kan.

"Sini tante, Alsa bantu angkat kopernya." Sherly meringis mendengar Alsa memanggilnya tante. Ya, memang dirinya jauh lebih tua dari gadis SMU itu. Namun, Sherly tak mau dipanggil tante. Membuatnya terlihat cemberut kesal.

"Jangan panggil tante dong," protes Sherly sambil mengerucutkan bibirnya. Alsa menggaruk pipi kanannya dengan kikuk.

"Panggil aja saya, Miss," ucap nya pe-de, membuat Davin terkekeh geli.

"Miss? Huh!!  Udah sayang gak usah digubris dia. Maklumin aja dek, dia lagi halu," ucapan Davin sukses membuat Sherly mendengus kesal pada lelaki itu, bahkan kini kedua matanya sudah memicing menatap Davin.

"Enak aja lagi halu! Seorang cecan kek gue gak mungkin halu."

Alsa terkikik geli melihat kedua orang dewasa yang tengah debat seperti anak SD itu, membuat mereka sadar dan kembali ke mode wibawanya. Davin berdehem pelan lalu beranjak memasuki kamar pria tersebut.

***

Alsa yang sudah meyadari perasaannya pada Ken, membuatnya salah tingkah dihadapan sang pujaan hati. Namun, ia juga merasa hatinya sakit ketika Tyas menempel pada lelaki itu.

Dan kini Alsa tengah jalan ke mall dengan Tyas juga Ken, namun di tengah acaranya keliling mall, Alsa melihat Sherly tengah duduk di kursi panjang yang letaknya di pembatas lantai bertingkat itu.

Sherly tengah asik memakan es krim cone tanpa perduli sekeliling. Alsa mengajak dua temannya untuk menghampiri Sherly dan wanita itu tersenyum senang ketika melihat Alsa berjalan menghampirinya.

"Kak Sherly, kok disini?" tanya Alsa heran, ia melihat ke sekeliling dan tak menemukan kakak iparnya di sana.

"Kakak nyasar dong, bisa masuk mall tapi gak tau mana pintu keluarnya lagi." Alsa terkikik geli mendengar penuturan Sherly yang kelewat jujur.

"Emang kakak baru pertama masuk ke mall, gitu?" tanya Tyas memastikan. Tak mungkin orang seperti Sherly yang dandanannya glamor tapi tak pernah ke mall.

"Enggak sih, cuma kan biasanya sama temen-temen. Sa, kita belanja yuk," ajak Sherly sambil menggoyang-goyang lengan Alsa.

"Kita pulang aja yuk, Kak. Kan belanjaan Kakak udah banyak. Nanti kak Davin marah loh," nasehat Alsa. Sherly hanya mengerucutkan bibirnya kesal.

"Ya udah deh, tapi minggu depan kita jalan bareng ya?" tanya Sherly antusias, dan sangat senang saat diangguki oleh Alsa.

Gadis itu membantu membawa paper bag yang berisi belanjaan-belanjaan milik Sherly, sementara wanita itu terus menggandeng pergelangan tangan Alsa.

Sherly yang memang lapar mata tak bisa melihat baju yang dipajang pada etalase toko. Namun, Alsa tak membiarkan wanita itu menghabiskan uangnya untuk hal yang tak penting.

Menarik dan membujuk Sherly bukanlah hal yang mudah, bahkan kini mereka berempat menjadi pusat perhatian akibat Sherly yang terus mencoba masuk ke dalam toko baju namun terus ditarik tiga orang remaja sambil membujuk wanita itu tiada henti.

Alsa akan berpikir seribu kali untuk pergi ke mall dengan Sherly.

Kini mereka sudah sampai di apartmen Alsa, kakaknya belum pulang dari kantor katanya ada meeting dengan klien dari jepang.

"Haaahhh." Alsa menghembuskan nafas lega, segera ia duduk disofa depan tv yang sudah dinyalakan Sherly.

Sementara itu, Sherly tengah sibuk mengobrak-abrik belanjaannya.

"Sa, nih buat kamu." Sherly memberikan satu paper bag berwarna putih gading.

Alsa membukanya dan ternyata berisi dress selutut yang indah juga jam tangan cantik yang berwarna senada dengan dress itu. Tapi dress dari Sherly terlalu terbuka dan pasti Davin tak akan mengijinkan Alsa memakainya.

"Buat aku?" tanya Alsa memastikan.

"Yaps! Tadi aku lihat dres itu di mall. Aku kepikiran kamu yang pasti cocok pakai dress ini, cantikkan?" tanya Sherly sambil menyerahkan satu paper bag yang lebih kecil, "nih."

Alsa membukanya dan ternyata berisi parfum mahal berukuran sedang dan beraroma lembut, Alsa sangat menyukainya.

Namun ia bingung kenapa tiba-tiba Sherly menjadi begitu baik padanya. Ingin sekali ia bertanya, tapi di urungkan karena takut menyinggung perasaan Sherly.

"Makasih ya, kak," ucap Alsa tulus. Sherly diam terpaku melihat senyum manis Alsa, pantas saja Davin begitu menyayangi gadis itu, dia sangat manis. Pikir Sherly kemudian ia ikut tersenyum bahagia.

Semoga saja Davin akan tertarik pada ku setelah melihat kebaikan ku pada Alsa. Maaf ya Alsa, gue terpaksa jadiin lo alat buat dapetin hati kakak tersayang lo itu. Dan setelah Davin jatuh ke pelukan gue, lo bakalan gue singkirin jauh-jauh.  - batin Sherly

_________Tbc.

1
Nur Haya
mantap author cerita nya
Nur Haya
ini cerita beda dr cerita yg lain beda nya ini berasa d dunia nyata klu d novel biasa nya kan sekertaris pribadi nya pintar2 ngk bakalan mau bos nya d jebak semangat thor👍
Nur Haya
sesuai dengan judulnya aq yg baca ikut kusut jg tp penasaran jg mau langsung baca yg terakhirnya tp takut ada yg ketinggalan cerita nya Thor aduh🤦 puyeng aq thor
Nur Haya
sebenarnya aq menyanyangkn perceraiannya soalx si Davin nda selingkuh to d kurang teggas aja dan plimplan tp aq harap dia bisa rujuk klu d liat dr sisi lain kan dr kecil si Davin yg urus JD yah liat kebaikanny yg lain jg klu menurut aq Thor
Nur Haya
aq mampir jg kaya nya menarik cerita nya
Rosa Rosiana
hadir
Laela Ratna Hayati
ya jangan gitu Davin....kejam amat
MiraBeauty
ku kasih kopi ya thor awal cerita yg baik
Kikiraki
sangat bagus dan menarik
herlina lina
bagus thor...
semangat terus untuk novelnya....
@🐝⃞⃟𝕾𝕳🏚€♂️♡⃝ 𝕬𝖋🦄Love💞
Ceritamu kerennn👍
@🐝⃞⃟𝕾𝕳🏚€♂️♡⃝ 𝕬𝖋🦄Love💞
Dan di sini aku mau bilang , bahwa cinta itu memang buta ,cinta itu memang bodoh &Cinta itu memang Kejam , karena saking Cintanya sejahat apapun Orang yg kita Cintai dan dengan bodohnya Cinta itu mengharapkan & menginginkan Dia lagi 😌 ya begitulah Cinta 😂
@🐝⃞⃟𝕾𝕳🏚€♂️♡⃝ 𝕬𝖋🦄Love💞
Sebel sama Davin ,mending milih Kenzo meski Psikopat tapi cintanya Tulus 😁
devita de
Dan entah kenapa aku lebih suka cerita psyco
Ice Bear
bagus bgt thor ceritanya, akhirnya bisa nemu cerita yg endingnya memuaskan lagi setelah sekian lama :v
terus semangat ya thor ditunggu cerita² selanjutnya 😉💘
Ika Yanti Unyil
seneng liat endingny bahagia semua.meski terlalu cepat endingnya.makasih thor.semangat berkarya terus
Pupung Dewi
terimakasih ceritanya bagus banget
Pupung Dewi
lanjut saja
Pupung Dewi
ceritanya bagus dan tidak sangat apik .terus semangat ya thor
Sri Komala
kok akj fikir nya nending yv psyhco dr pd yg labil siken cinta cm buat alsa lah duami nya mlh mentingin ulet bulu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!