NovelToon NovelToon
Air Mata Istri Pertama

Air Mata Istri Pertama

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami
Popularitas:18.1k
Nilai: 5
Nama Author: peony_ha

Demi rasa iba, Arhan menikahi Dira, seorang gadis yatim piatu yang baru kehilangan kedua orang tuanya. Dira mengira pernikahan itu adalah awal dari kehidupan yang penuh kasih sayang. Nyatanya, ia hanya dijadikan istri untuk mengurus rumah, melayani suami, dan merawat ibu mertuanya.

Lima tahun berlalu tanpa kehadiran buah hati. Dira terus menyalahkan dirinya karena dianggap mandul. Ia tak pernah tahu bahwa setiap hari Arhan memberinya pil KB yang dikemas sebagai obat penyubur agar ia tak pernah mengandung.

Ketika alasan "mandul" itu digunakan Arhan untuk menikahi wanita yang sejak dulu dicintainya, hati Dira hancur. Lebih menyakitkan lagi, ia tak sengaja mendengar percakapan yang mengungkap bahwa selama ini dirinya hanyalah seorang babu yang sengaja dipertahankan sampai wanita pujaan Arhan kembali.

Namun, semua kebohongan memiliki waktunya untuk terbongkar. Saat rahasia pil KB akhirnya terungkap, penyesalan mulai menghantui Arhan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon peony_ha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penurunan Jabatan

Suasana ruang rapat utama berubah mencekam.

Arya Winata duduk di kursi paling ujung dengan kedua tangan bertaut di atas meja. Tatapannya tajam menyapu wajah para petinggi perusahaan yang hadir pagi itu. Di sisi kanan duduk Revan bersama beberapa map berisi dokumen, sementara Arhan tampak santai tanpa mengetahui apa yang akan terjadi.

"Rapat kita mulai."

Suara Arya terdengar tenang, tetapi justru ketenangan itulah yang membuat seluruh ruangan dipenuhi tekanan.

"Agenda pertama mengenai pelanggaran kode etik yang dilakukan salah satu jajaran direksi."

Arhan mengangkat sebelah alisnya.

Arya memberi isyarat pada Revan.

"Lampu."

Ruangan sedikit diredupkan. Layar proyektor menyala, memperlihatkan rekaman CCTV dari lorong menuju ruang eksklusif milik perusahaan. Wajah Arhan perlahan memucat ketika dirinya terlihat memasuki ruangan itu bersama Ayu di luar jam operasional.

Video berikutnya menampilkan keduanya keluar hampir satu jam kemudian dengan pakaian yang tampak berantakan.

Ruangan langsung dipenuhi bisik-bisik para petinggi.

"Pak Arhan." Arya akhirnya membuka suara. "Apa Saudara memiliki penjelasan?"

Arhan berusaha tersenyum tipis.

"Itu urusan pribadi saya, Pak Arya."

Arya menatapnya tanpa berkedip.

"Sayangnya, itu bukan lagi urusan pribadi ketika dilakukan di fasilitas perusahaan."

Ruangan kembali sunyi.

"Ruang eksklusif tersebut diperuntukkan bagi tamu penting dan rapat bisnis bernilai miliaran rupiah. Saudara justru menggunakannya untuk kepentingan pribadi yang mencoreng nama perusahaan."

Arya mendorong sebuah map ke arah Arhan.

"Selain rekaman CCTV, terdapat laporan dari petugas keamanan, absensi akses ruangan, hingga hasil pemeriksaan internal."

Arhan membuka map itu dengan tangan yang mulai gemetar.

Semua bukti tidak dapat dibantah.

"Sesuai Peraturan Etik Direksi Pasal 8 mengenai penyalahgunaan aset perusahaan dan tindakan yang merusak reputasi perusahaan..." Arya berhenti sejenak. "...mulai hari ini, Saudara Arhan resmi diberhentikan dari jabatan Direktur Operasional."

Kalimat itu membuat seluruh ruangan terdiam.

"Wakil Direktur akan mengambil alih seluruh wewenang Saudara sampai proses evaluasi selesai."

"Pak Arya!" Arhan berdiri. "Saya sudah bekerja bertahun-tahun di perusahaan ini!"

"Dan justru karena itu saya memberi Saudara kesempatan selama ini."

Nada suara Arya tetap datar.

"Kesempatan bukan berarti kebal terhadap aturan."

Arhan mengepalkan tangan.

"Ini hanya karena kesalahan kecil!"

Arya tertawa pelan, tetapi sama sekali tidak mengandung kehangatan.

"Kesalahan kecil?"

Ia bangkit dari kursinya.

Langkahnya perlahan mendekati Arhan hingga hanya berjarak satu meter.

"Selingkuh di ruang perusahaan."

"Menyalahgunakan fasilitas perusahaan."

"Merusak citra direksi."

"Mengabaikan etika jabatan."

Arya menatap lurus kedua mata Arhan.

"Lalu menurut Saudara... itu kesalahan kecil?"

Arhan kehilangan kata-kata.

Arya mengembuskan napas pelan.

"Saya membangun perusahaan ini dengan susah payah. Saya tidak akan membiarkan satu orang menghancurkan kepercayaan yang telah dibangun selama bertahun-tahun."

Arya kembali ke kursinya.

"Rapat selesai."

Semua petinggi mulai berdiri.

Saat Arhan hendak keluar, suara Arya kembali menghentikannya.

"Pak Arhan."

Arhan membalikkan badan.

Arya menatapnya dengan sorot mata yang jauh lebih dingin dibanding sebelumnya.

"Saya tidak memecat Anda. Saya hanya mengembalikan Anda pada posisi yang sesuai dengan integritas yang Anda miliki saat ini. Mulai besok, Anda bekerja sebagai Staf Administrasi Operasional. Semua laporan Anda akan diperiksa oleh Manajer Operasional." ucap Arya mantap, sorot matanya tajam menghunus ke arah Arhan.

Membuat Arhan terdiam membeku, rasa kesal dan penyesalan kian bergumul didalam dadanya, rahangnya menegas sarat akan emosi yang sudah melupakan diatas ubun-ubun. Posisinya sebagai direktur yang telah ia banggakan kini lulus sudah, intensif gaji yang sangat memuaskan itu kini bagai angin yang berhembus, hilang tak berbekas.

Kehidupan Arhan akan berubah haluan, tidak ada lagi jas licin dan rapi yang membungkus tubuhnya, reputasinya begitu hancur sudah. Posisinya di perusahan kini benar-benar turun drastis.

Arhan mendengus kesal, dalam benaknya dipenuhi dengan bayangan Ayu yang pasti akan marah besar padanya, posisi barunya sebagai staff administrasi operasional dengan gaji yang jauh lebih rendah dibanding direktur hal itu akan sulit sekali untuk Arhan memenuhi gaya hidup Ayu yang sangat tinggi.

*

Arya memarkirkan mobilnya pada halaman luas dengan pemandangan yang sangat indah, sebuah taman yang dihiasi oleh air mancur dan beragam tanaman hias yang harganya sangat mahal.

Sepatu pentofel mengkilat itu menginjak lantai marmer dengan langkah yang mantap, dalam hatinya sudah tertanam niat yang sudah sangat yakin untuk dilakukan. Senyum tipis mengembang pada wajah tampannya, dalam benaknya sudah terbayang wajah seorang wanita yang ia akan perjuangkan malam ini.

Diruang utama, Bu Mira duduk tenang dengan ditemani secangkir teh hangat, senyumnya begitu lembut kala mendapati sang putra yang melangkah mantap ke arahnya.

"Sore Bu," Arya menghempaskan tubuhnya pada sofa empuk.

"Sore Ar," Bu Mira kembali menepatkan cangkir teh itu pada tatanan cangkir dengan ukiran yang sangat indah.

Bu Mira menghela nafasnya lega, menatap sang putra dengan binar penuh bangga. "Ibu bahagia sekali karena kamu sudah memutuskan langkah yang tepat Ar, Semuanya telah ibu atur dengan baik. Kamu tinggal menjalankan apa yang ibu rencanakan kemarin."

"Terimakasih Bu, Arya harap ibu dan ayah mendukung dengan keputusan Arya untuk melamar Dira malam ini." ucap Arya mantap, penuh dengan keyakinan yang telah menancap kokoh didalam hatinya.

"Tentu saja, semoga niat baikmu berhasil. Bukan hanya kamu saja yang sangat menyayangi Dira, ibu dan ayah pun sudah menyayangi Dira sejak dulu."

Kehangatan sore di kediaman Winata sangat berbanding terbalik dengan kediaman rumah besar Arhan yang makin terasa suram.

Arhan pulang dengan keadaan wajah masam yang ditekuk. Dalam hatinya masih bergumul emosi, iya belum benar-benar bisa mengikhlaskan posisinya sebagai direktur yang sangat ia banggakan.

"Mas...lihat deh, sepatu ini bagus banget. Boleh ya mas, harganya cuman 75 juta."

"Ayu! Sebaiknya gaya hedonmu itu kamu turunkan dulu!" suara Arhan menggema memenuhi setiap ruang yang terasa hampa itu.

Dan untuk pertama kalinya, Arhan membentak Ayu.

1
Ma Em
Arhan menyesal pun skrg sdh tdk berguna karena Dita sdh ada yg memiliki yg mencintai dan menyayangi Dira , skrg Dira sdh bahagia bersama Arya tinggal Arhan dan Ayu merasakan karma nya .
Ma Em
Semoga Dira dan Arya selalu bahagia 🤲🤲.
Lembayung: aamiin makasih ya kak...🙏
total 1 replies
cinta semu 2
attow 🤣🤣g kuuuuaaaaaattttttt
Lembayung: tahan kak tahannn😭
total 1 replies
cinta semu 2
suka banget
cinta semu 2
kok pas banget baca episode bulan madu mana malam Jum'at lagi 🤣🤣🤣mana suami ....suami mana ya🤣🤣😄😄
cinta semu 2: di maafkan 😄😄 terima kasih sungguh karya u bikin candu ... love sekebon..❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
total 2 replies
Ma Em
Semoga Dira dan Arya selalu bahagia dan segera diberi momongan .
Ma Em
Arhan penyesalanmu sdh terlambat dan tdk ada gunanya silahkan nikmati penderitaan taan yg kamu alami bersama istri pilihanmu dan cinta pertamamu , selamat untuk Dira dan Arya semoga selalu bahagia dan segera diberi momongan 🤲🤲🤲.
Ma Em
Selamat untuk Dira dan Arya karena skrg sdh sah menjadi suami istri , semoga pernikahan Dira dgn Arya langgeng sakinah mawadah warohmah hanya maut yg memisahkan , untuk Arhan selamat menyesal karena sdh membuang Dira
Ma Em
Arhan sekarang mantan istrimu jadi istri atasan mu terima dan ikhlaskan Dira bahagia bersama suami yg sangat mencintai Dira , si Ayu sdh kalah dari Dira .
Ma Em
Ditunggu pernikahan Dira dgn Arya , juga ditunggu kehancuran dan penyesalan Arhan yg sdh membuang berlian hanya untuk memilih batu kali yg tdk berharga .
cinta semu 2
heran segitu polos ny sampai di tipu mentah2 masih g peka...biasa ny feeling istri tu tajam nah ni kok kayak aneh 🤔
Dibalik Senja
Sombongnya arhan,tabur tuai iku nyata loe arhan
Dibalik Senja
Secepatnya cerai dan biarkan dira bahagia
Dibalik Senja
Mereka sama2 jht
Dibalik Senja
Semoga keguguran biar dira tdk terikat dngn laki2 bejat itu
Dibalik Senja
Arhan smpah menjijikan tdk tau malu
Dibalik Senja
Minta cerai dira
Dibalik Senja
Awak binggung mau ngomong apa krn klu sdh cinta memang susah untuk diingtkan
Dibalik Senja
Yg sbr dira pkoknya jngn buang2 tenaga untuk lk2 bejat dan jht kyk itu
Dibalik Senja
Lebih baik gk usah pny anak dngn laki2 bjt iku dira ,pergilah cari bahagiamu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!