NovelToon NovelToon
Ketika Keberuntungan Memilihku

Ketika Keberuntungan Memilihku

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: Not men

Seorang pemuda bernama Devan dia adalah seorang kurir paket yang hidup sederhana, tidak pernah menyangka hidupnya akan berubah setelah menemukan sebuah gelang giok misterius.

Sejak saat itu, keberuntungan mulai menghampirinya dan satu per satu wanita cantik memasuki kehidupannya.

Namun, siapa sebenarnya mereka dan mengapa semuanya terhubung dengan Devan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Not men, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5 : Saat Takdir Memilihku

Devan tiba di kediaman tante nya itu, dia menghela napas apa respon dari tante nya nanti, sementara hutang yang di miliki nya itu sebesar 15 juta.

"lah bodo amat respon dia gimana yang penting hutang lunas!" batin Devan

Ting! Tong!

Tak lama keluar lah Iriyana dengan wajah sedikit terlihat masam saat melihat siapa yang datang "mau ngapain kamu?! pinjem duit! yaelah udah di bilang lunasin dulu hutang kamu sama ibu mu van!." ucap Iriyana tanpa basa basi,

membuat Devan hanya mendesah pelan menghela napas sejenak, lalu merogoh tas selempang nya itu membawa amplop yang dia beli tadi sebelum sampai berisikan jumlah hutang ibu nya dan dirinya itu, Devan memberikan amplop itu kepada Iriyana.

sontak hal itu membuat Iriyana terkejut bagaimana bisa Devan mendapatkan uang yang jumlah nya tak sedikit itu dengan cepat, apakah dia meminjam pada rentenir? Atau darimana? Pikir nya saat itu "darimana kamu dapet uang sebanyak ini?!" tanya Iriyana dengan tatapan menyelidik..

"yaa kerja lah, itu tabungan ku masa iya aku ngerampok, yang ada di penjara tan!" jawab Devan memberi sedikir alasan.

Namun Iriyana tak peduli Devan mendapatkan uang itu darimana yang terpenting hutang kaka nya lunas, "terlepas dari mana uang ini, tante gak peduli yang penting hutang ibu mu lunas!.." ucap Iriyana

"yaudah sekarang jangan nagih lagi sama ibu..!" timpal Devan

"ohh tentu hutang ibu mu sudah lunas!!.." jawab Iriyana

Devan segera pergi dari sana untuk melunasi hutang nya yang lain ke beberapa keluarga nya dan beberapa rentenir, Iriyana memang tak peduli darimana Devan mendapatkan uang itu, namun dalam hati nya tetap saja dia penasaran.

"huh palingan ngutang ke rentenir" batin Iriyana

Devan mengunjungi satu persatu keluarga nya dan beberapa rentenir untuk melunasi hutang nya, tak berbeda dengan Iriyana mereka semua sedikit terkejut namun tak peduli yang terpenting uang mereka kembali dengan sedikit bunga tentu nya, namun di balik rasa tak peduli mereka sama hal nya dengan Iriyana rasa penasaran yang menggebu bahkan saat Iriyana menelpon salah satu paman nya dan menceritakan bahwa Devan melunasi hutan nya begitupun mereka menceritakan kedatangan Devan untuk melunasi hutang yang sama besar nya.

Membuat mereka bergerak untuk menyelidiki asal uang yang Devan peroleh bagaimana tidak uang puluhan juta dia bayarkan hanya untuk melunasi hutang nya itu, membuat sanak sodara yang bersangkutan membayar seseorang untuk menyelidikinya yaitu paman dari ibu nya Devan, Herdi.

"Sangat plong rasanya tak ada beban kini di hidup ku!" batin Devan

"tentu saja tuan tak akan ada beban untuk mu, hanya kesenangan semata lah yang akan kau dapat"

"benarkah itu Syafir?" Tanya Devan

"tentu saja tuan nikmatilah hidup mu kini"

Namun apakah semua ini tidak ada bayaran nya? Tentu saja akan ada bayaran yang setimpal, dan perjalanan Devan tidak akan semudah yang di kira, Devan menghampiri ibu nya Mariana, yang sedang terduduk di sebuah kursi sedang merajut sebuah sapu tangan itu.

"bu!.." panggil Devan saat di duduk di dekat ibunya

Mariana heran kenapa Devan pulang secepat itu?..apa yang terjadi batin nya "ehh kenapa kau pulang cepat nak?.., apa yang terjadi apa ada masalah?.." tanya Mariana

"hmm..begini bu Devan udah resign dari kerjaan sebelumnya.." jelas Devan

Mariana membulatkan mata nya, Lalu melepaskan kacamata nya menyipitkan kedua mata nya seakan berusaha mencerna apa yang baru saja dia dengar itu

"kenapa nak? Bukan kah hanya itu pekerjaan mu, apa kamu memutuskan untuk merantau kekota?.." tanya Mariana

"Engga bu Devan tetep disini ko, Devan mau buka usaha toko sembako itu loh bu yang tempo hari Devan ceritain sama ibu.." jelas Devan

"lalu darimana modal nya nak?.." tanya Mariana

"ibu tenang Devan dapet pinjaman dari teman Devan, dia meminjamkan uang itu dengan bayar nya di cicil setelah Usaha Devan jalan, sekaligus dia juga investasi katanya.." ucap Devan sedikit berbohong, dia terpaksa karena bagaimana pun dia tak akan bisa menjelaskan asal usul uang itu.

Dia sendiripun masih bertanya darimana uang itu berasal meskipun Malea sudah menjelaskan padanya.

Mariana menghela napas mendengar keputusan anak nya itu "baiklah jika itu keputusan mu, ibu harap kau tak mengecewakan teman mu nak.." jawab Mariana lalu tersenyum dan melanjutkan Aktivitas nya tadi merajut sebuah sapu tangan..

"Aku akan buat ibu bahagia tenang aja kehidupan kita pasti akan berubah" batin Devan

Namun tak seperti biasanya gadis di alam jiwa Devan tak menanggapi hal itu.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!