NovelToon NovelToon
Gadis Culun Kesayangan

Gadis Culun Kesayangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Romansa Fantasi / Nikahmuda
Popularitas:829
Nilai: 5
Nama Author: RalenS

seorang gadis cantik berkulit putih berdiri menatap penampilan pada sebuah cermin...

Rambut di kepang dua, mengunakan kaca mata tebal, wajah nya natural tampa riasan make up tebal seperti gadis lainnya....


Bahkan baju yang di kenakannya kebesaran sehingga menutupi body aslinya....


" Satu hari sejuta impian, semangat Jasmine
kamu pasti bisa" gumam nya tersenyum manis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RalenS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesedihan Jasmine

Hari yang begitu melelahkan akhirnya berlalu, di parkiran cafe ketiga masih terdiam seakan ada sesuatu yang begitu mengganjal di hati mereka....

" Hari ini terasa begitu cepat ya,dan baru kali ini aku berharap waktunya panjang bangett" ujar Jasmine pada keduanya

" Maaf jas ini semua karena salah ku,jika tadi aku tidak meminta kamu yang menggantikan ku mengantar makanan itu, kamu tidak akan terjebak dalam situasi seperti ini bersama tuan muda itu" Naya menunduk karena merasa bersalah pada Jasmine

" Hidupmu sudah menderita, malah aku menambah masalah dalam hidup kamu jas, aku benar-benar minta maaf" gumam naya dalam hati

" Tidak nay, ini bukan salah kamu mungkin ini sudah menjadi takdir hidup aku" ujar Jasmine tersenyum kecil

Naya dan Alan justru merasa miris melihat senyum Jasmine, tapi matanya tidak bisa berbohong ada kesedihan, ketakutan dan kecemasan sangat terlihat dari sorot matanya...

" Kamu tenang aja jas aku dan naya sebisa mungkin akan ada untuk kamu,dan soal tuan muda itu kami berdua akan membantu kamu dalam melayaninya " ujar Alan dengan sangat yakin....

" Terimakasih sudah baik selama ini,aku percaya itu"

" Sekarang kita pulang yuk" ajak Jasmine

Mereka pun pulang ke rumah masing-masing

Jasmine mengendarai sepeda motor nya dengan rasa cape dan pikiran nya selalu tertuju pada tuan muda Laurenzo William. ..

"Tuhan semoga aku bisa tanpa harus membuat masalah dengan nya" ujar Jasmine lirih

Jalanan malam itu sepi dan Jasmine sedikit merasa tidak nyaman

" Kok aku merasa sedang di awasi ya,dan malam ini terasa berbeda"

" Bukan ketakutan pada gelap nya malam,atau jalanan yang sepi,aku sudah sering pulang malam tapi malam ini terasa berbeda "Jasmine merasa sangat sulit menjelaskan situasi yang di rasanya saat ini

" Kelinci kecil, sepertinya kamu berusaha menjadi singa tapi nyali kamu tetap saja seperti seekor kelinci"

"Jasmine Amora, selamat datang di kehidupan ku" ujarnya seseorang yang mengikuti Jasmine dari jauh.....

Setelah menempuh perjalanan 30 menit lamanya Jasmine pun tiba di rumah nya

Jasmine mengambil kunci cadangan di tasnya dan membukanya pintu Perlahan,di lihatnya suasana sangat sepi

" Seperti nya kak dora sudah tidur" ujarnya lirih

Jasmine berjalan ke arah dapur dan meminum segelas air ,saat menoleh keluar jendela

Kedua matanya menyipit memperhatikan sesuatu, sebuah mobil mewah berwarna hitam, terparkir tak jauh dari rumah nya, jantung nya seketika seperti di paksa berhenti saat melihat pemilik mobil itu....

"Laurenzo William " ujarnya lirih melihat pria itu bersandar di depan mobil sambil menatap ke arah rumah nya

" Apa dia mengikuti ku,tapi untuk apa?" tanya Jasmine pada dirinya sendiri

Jasmine mendekat dan membuka jendela itu sedikit dan tepat saat itu Wiliam menoleh ke arah nya dan kedua mata mereka kembali bertemu...

Deg

Deg

Deg

Jantung Jasmine berdetak kencang, tubuh nya kembali bergetar membuat gelas yang masih berisi sedikit air di tangan nya terjatuh....

Prang

Suara gelas itu pecah berserakan di lantai

 melihat Laurenzo William tersenyum misterius sambil menatap ke arahnya

Jasmine segera menutup jendela itu dan perlahan tubuhnya luruh bagaikan tak bertulang

" Apa yang sebenarnya dia inginkan?, kenapa dia mengikuti ku sampai ke rumah" tanya Jasmine lirih

    " Ini bukan kebetulan semata tapi ini sudah di rencanakan" perkataan Alan kembali terlintas dipikiran nya....

Jasmine menutup mulutnya, cairan bening perlahan menetes dari mata nya, entah kenapa tubuhnya sangat ketakutan setiap melihat Laurenzo William...

Setelah beberapa menit Jasmine merasa tenang, lalu perlahan berdiri dan mengintip lewat jendela tapi Laurenzo William sudah tak berada di sana...

" Syukurlah dia sudah pergi" gumam Jasmine

Jasmine membersihkan pecahan gelas itu sebelum kembali ke kamarnya....

Keesokan paginya

Jasmine terbangun pukul 06.00, Jasmine berjalan menuju kamar mandi, mengambil kacamata nya ,setelah itu Jasmine keluar kamarnya menuju dapur...

Prok

Prok

Prok

Jasmine menoleh dan melihat Isadora menatap nya tajam, sambil menepuk tangannya...

" Pagi kak" sapa Jasmine tersenyum kecil

Isadora yang sejak tadi menunggu kedatangan Jasmine pun mendekat,tak ada senyum ramah di wajah nya

Jasmine paham sedari dulu tatapan Isadora selalu sama,tajam, Penuh rasa benci,dan ketidaksukaan nya terhadap Jasmine, tapi Jasmine tidak pernah membalas, Jasmine berpikir hanya Isadora lah yang di miliki nya saat ini,dan setiap sikap Isadora padanya tidak membuat nya benci sekali pun....

Plak

Tamparan Isadora sangat keras membuat kacamata nya jatuh ...

" Kak" ujar Jasmine menatap terkejut pada perlakuan Isadora

Plakkkk

Sebuah tamparan kembali di rasakan oleh Jasmine

Wajahnya menoleh kesamping, bukan sapaan balik yang di dapat nya tapi sebuah tamparan di Wajah nya..

" Kak kenapa menamparku"tanya Jasmine matanya sudah berkaca-kaca

" Karena lo culun, seno memutuskan hubungan kami" ujar Isadora

"Kak Dora dan kak Seno putus" Jasmine terkejut lalu lebih terkejut karena Isadora mengatakan semuanya karena dirinya...

" Puas lo hah, sudah menghancurkan semua kebahagian gue" Isadora menatap benci Jasmine

Jasmine menggelengkan kepalanya,air mata membasahi pipinya

" Aku tidak mengerti apa yang kak Dora maksud"Jasmine masih bingung dengan situasi saat ini

Hahahaha

Tawa Isadora yang sudah seperti orang kesetanan

"Lo emang pembawa sial, kenapa ngak lo aja yang mati hah, kenapa harus mama papa?" teriak Isadora di depan wajah Jasmine

"Jawab bangsat " Isadora menarik rambut Jasmine dengan keras

" Hiks hiks hiks tolong lepaskan sakit kak,aku juga tidak pernah meminta musibah itu terjadi kak" Jasmine terisak merasa sakit di rambut nya dan juga hatinya terluka karena perkataan Isadora...

" Musibah lo bilang?, semua itu ngak akan terjadi kalau bukan karena keinginan lo BANGSAT" Isadora mendorong tubuh Jasmine dengan kuat

  bugh

Jasmin merasa sakit di tangan nya....

" Gue benci lo seumur hidup gue" Pekik Isadora tanpa tahu perkataan nya sangat menyakiti hati Jasmine

" Mama,papa,dan sekarang Seno semua pergi ninggalin gue dan itu KARENA LOH"

" DASAR P-E-M-B-U-N-U-H" ucap Isadora

Jasmine menutup telinganya kuat, seluruh badannya gemetar...

Isadora sama sekali tidak merasa iba melihat nya, justru Isadora semakin membenci Jasmine

" Aku bukan pembunuh" ujar Jasmine gemetaran

" Aku bukan pembunuh hiks hiks hiks" Jasmine merasa sakit sakit saat ini

Setelah meluapkan emosi nya Isadora Pergi meninggal kan Jasmine yang terisak .....

Jasmine menutup kedua matanya,raut ketakutan jelas terlihat

" Pergi... Pergi aku bukan pembunuh" ujarnya ketakutan

Dalam bayangan nya Jasmine masih mengingat wajah kedua orang tua nya yang penuh darah, Jasmine kecil meringkuk ketakutan sambil terus memanggil mama dan papa nya...

Isadora gadis itu terlihat sangat pucat dan tatapan nya kosong melihat kedua orang nya, Isadora mengalami luka kecil di beberapa titik tubuhnya, begitu Pun Jasmine, beruntung nya mereka cepat di selamat kan dan sejak kejadian itu isadora selalu menyalakan Jasmine dan membenci nya,tanpa tau Jasmine sendiri mengalami trauma dan sering menangis ketakutan saat bayangan kecelakaan itu muncul....

" Maafkan Jasmine mah pah" cicit nya dengan suara lemah

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!