Menampar si muka dua, menginjak si pria berengsek, cara belas dendam yang berbeda dengan biasanya. Mau liat bagimana sang ratu menyiksa pria berengsek dan si muka dua sampai ketakutan tapi tidak bisa kabur?
Namun kenapa kali ini, dia tidak bersembunyi atau menghindar? Kenapa dia malah terus mengikuti ku?
perhatian!!!
"Ratu" tanda kaya gini artinya itu percakapan bisa
'Ratu' tanda ini tanda nya si tokoh lagi berpikir dalam hati atau bicara di dalam hati
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurelie Valaska, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter 5
Di area lapangan itu sudah ada helikopter yang menunggu di udara dari dalam helikopter terdengar suara laki-laki berteriak ke arah gadis di bawah suara nya teredam suara baling-baling helikopter
WUSH....WUSH
"HAI....cassiopea!
"Senang bertemu denganmu kembali!"laki-laki itu berkata dengan senang
Nama laki-laki di helikopter itu Kaeno Alfarez, Kaeno pun menurunkan tangga tali kebawah.
Di bawah cassiopea pun memegang tangga itu untuk masuk ke dalam helikopter sambil menatap ke arah hutan Amazon di bawah nya
"Kau telah menyelesaikan pelatihan hanya dalam waktu lima hari saja! Sungguh menakjubkan! Kau adalah dewa kematian sejati yang telah lulus dari kamp pelatihan kematian di tempat pertama"Kaeno memuji cassiopea sambil mengoperasikan helikopter
"Tapi ada yang tidak beres dalam permainan nya, seorang peserta telah membawa bom"cassiopea berkata dengan nada malas sambil menopang dagunya
"Apa! Mereka ingin membunuhmu? Bukankah identitas mu sangat di rahasia kan?"Kaeno berkata dengan terkejut sambil melirik cassiopea dongan mata terbelalak kaget
Ahli waris pertama keluarga Elizabeth nona cassiopea Elizabeth Freya, cassiopea merupakan lulusan terbaik dari kamp pelatihan kematian dan juga dewa kematian yang sering di bicarakan dengan ketakutan dan kekaguman di seluruh kalangan pejabat dan rakyat biasa
Dengan ribuan tahun sejarah, Elizabeth sangat kuat, kaya, dan yang paling penting mewah di Inggris.
Kamp pelatihan kematian sendiri merupakan tempat lahir dan berkembang nya agen andalan khusus menurut legenda, kamp yang memiliki tingkat kelulusan di bawah 1%
"Itu mungkin hanya kebetulan! dewa kematian memiliki begitu banyak musuh!"cassiopea berkata tenang tanpa curiga
"Cassiopea! Kau kan di undang untuk datang ke hutan Amazon untuk pelanggan hewan langka yang berharga"Kaeno berkata dengan heran
"Aku kan di kenal oleh orang luar sebagai wanita lembut yang menyukai Hal-hal baru dan unik"cassiopea berkata sambil tersenyum menggemaskan menatap Kaeno yang tersenyum canggung
"Permainan memburu dan memburu di sponsori oleh Elizabeth! jebakan itu, terlepas dari menargetkan kan dewa kematian atau cassiopea, pasti Telah di atur oleh beberapa anggota keluarga yang berpikiran jahat yang dengan Putus asa mencoba untuk menjatuhkan ku dan mencabut ku dari gelar ahli waris ku"cassiopea berkata sambil tersenyum bagai predator siapa memangsa
"Aku berdoa untuk musuh-musuh mu! Lalu apa rencana mu selanjutnya? Melenturkan otot-otot mu?"Kaeno bertanya dengan tenang
"Tidak! Aku akan pergi ke Indonesia untuk bertemu dengan seorang malaikat"cassiopea berkata dengan nada sayang yang lembut
Di atas langit cerah itu helikopter milik Karno terlihat bergerak dengan kecepatan normal dari dalam helikopter terdengar suara Kaeno berteriak
Indonesia? Tidak!
"Bukankah aku malaikat nya?! Aku sangat iri dengan pria beruntung yang membuat mu berseri-seri seperti itu"Kaeno berkata dengan nada cemburu sambil menunjuk dirinya
"Tidak ada yang bisa secantik, selembut dan sebaik dia. aku sangat ingin bertemu dengan nya sekarang juga"cassiopea berkata dengan nada lembut sambil mengambil sesuatu di saku nya
Cassiopea menatap sebuah liontin yang di ambil dari saku nya dengan wajah yang bahagia dengan rona merah samar di pipi nya, cassiopea pun membuka liontin itu di dalam nya ada sebuah foto gadis yang mirip dengan nya
"Gadis di dalam foto itu kau kan?"Kaeno berkata dengan terkejut
"Eh tidak! Itu bukan kau, meskipun kalian berdua terlihat sangat mirip tapi itu bukan kau!"Kaeno berkata sambil melihat foto itu dia berpikir dengan serius
"Tentu saja bukan! Dia kembaran mu Elva Kirana"cassiopea menjawab dengan lembut