NovelToon NovelToon
Dia Mantan Suamiku.

Dia Mantan Suamiku.

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Crazy Rich/Konglomerat / Duda
Popularitas:12.8k
Nilai: 5
Nama Author: selvi serman

Rekaila Amanda tidak menyangka setelah dua tahun berpisah akan kembali dipertemukan dengan mantan suaminya. Reka, begitu ia akrab di sapa, memutuskan menjauhi kehidupan mantan suami dengan alasan yang hingga detik ini tidak diketahui oleh sang mantan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi serman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5.

Georgina bersama dua orang teman sejawatnya tengah melakukan penyuluhan dibeberapa titik lokasi, dan salah satunya adalah yayasan penitipan anak.

"Selamat datang di yayasan kami, dokter." Kedatangan Georgina dan dua orang rekannya di sebuah yayasan penitipan anak, di sambut hangat oleh pemilik yayasan.

Pemilik yayasan mengajak Georgina beserta kedua rekannya berkeliling untuk melihat kondisi anak-anak di sana. Program seperti ini rencananya akan rutin dilakukan oleh Georgina dan timnya guna memastikan anak-anak yang dititipkan oleh orang tuanya di yayasan penitipan anak mendapat perhatian sesuai prosedur, mengingat akhir-akhir ini ada kasus yang sedang viral tentang perlakuan memprihatikan yang dilakukan oleh oknum yayasan penitipan anak.

Sebagai dokter, khususnya dokter spesialis anak, Georgina ingin memastikan kondisi mental dan juga fisik anak-anak di sana dalam kondisi baik.

"Kebanyakan dari anak-anak yang dititipkan di yayasan kami merupakan anak yang kedua orang tuanya sama-sama bekerja. Memang tidak semua orang tua memilih menitipkan buah hati mereka di yayasan penitipan anak, karena ada juga orang tua yang mempercayakan buah hati mereka di bawah pengasuhan baby sitter. Kalau menurut saya pribadi, mau yayasan penitipan anak ataupun tenaga baby sitter, semuanya sama saja asalkan bisa bertanggung jawab dan bisa dipercaya dalam mengatur pola asuh anak." Ibu pemilik yayasan memberi sedikit komentar tentang persepsinya.

Georgina mengangguk paham. Di sela langkah melintasi salah satu koridor kamar para bayi, tiba-tiba pandangan Georgina menangkap keberadaan seorang bayi laki-laki yang tampan nan menggemaskan tengah berbaring di boksnya sambil menyesap puting botol susu miliknya. Dari sekian banyak anak-anak yang ada di yayasan tersebut, menurut Georgina, bayi laki-laki itu adalah bayi yang paling anteng dan tidak rewel.

Ibu pemilik yayasan menyusul langkah Georgina menghampiri boks yang ditempati oleh bayi laki-laki tersebut.

"Gantengnya kamu, nak..." Entah mengapa saat memperhatikan wajah tampan bayi laki-laki tersebut, Georgina merasa seperti tak asing dengan wajah itu. Di saat hendak mengingat-ingat wajah yang menurutnya mirip dengan bayi laki-laki tersebut, tiba-tiba suara ibu pemilik yayasan membuyarkan konsentrasi Georgina.

"Namanya Richard. Dari semua bayi yang ada di yayasan ini, Richard lah yang paling anteng. Dia hanya menangis di saat haus atau saat popoknya penuh." Tutur si ibu pemilik yayasan pada Georgina.

Georgina menoleh sejenak pada ibu pemilik yayasan dan mengangguk paham.

"Ayah dan ibunya pasti tampan dan juga cantik, buktinya bisa menghasilkan bibit unggul seperti ini." Salah seorang rekan sejawat Georgina terdengar berkomentar.

Ibu pemilik yayasan tersenyum kecil. "Kalau untuk ibunya memang sangat cantik, tapi kalau untuk ayahnya, sampai saat ini saya sendiri belum pernah sekali pun bertemu dengan ayahnya Richard, karena selama ini hanya ibunya yang selalu mengantarkannya ke tempat kami." Meskipun dekat dengan hampir semua orang tua dari anak-anak yang dititipkan di yayasan miliknya, namun si ibu pemilik yayasan tidak ingin bertanya terlalu dalam tentang hal pribadi mereka. Wanita berusia paruh baya tersebut tidak ingin sampai pertanyaannya justru menyinggung perasaan si orang tua anak.

Senyuman manis bayi laki-laki tersebut seperti sebuah sihir bagi Georgina, hingga wanita itu meminta izin pada si ibu pemilik yayasan untuk menggendong bayi itu dan diperbolehkan.

"Tampan sekali kamu, nak. Bu dokter jadi makin gemas sama kamu." Georgina sampai mengecup pipi bayi digendongannya itu berkali-kali, saking gemasnya.

Tanpa terasa sudah hampir dua jam Georgina dan rekannya berada di yayasan tersebut. Sudah waktunya bagi mereka untuk berpamitan karena masih ada satu tempat lagi yang harus mereka kunjungi.

*

Sinar matahari telah tergantikan dengan cahaya rembulan, namun Reka masih dengan kesibukannya di depan layar komputer. Demi menyelesaikan pekerjaannya, malam ini Reka akan kembali lembur. Sebagai pegawai, Reka merasa perlu segera menyelesaikan pekerjaannya, namun sebagai seorang ibu, Reka juga kepikiran dengan putranya.

Seperti malam kemarin, malam ini Reka kembali menghubungi pemilik yayasan untuk mengabarkan bahwa malam ini ia harus lembur lagi di kantor. Untungnya pemilik yayasan begitu pengertian sehingga tak mempermasalahkannya, bahkan wanita itu menyarankan Reka agar membiarkan putranya menginap untuk malam ini. Karena biasanya ada juga beberapa anak yang menginap, jika orang tuanya tiba-tiba ada urusan.

Pegawai dari divisi pemasaran hanya Reka seorang diri yang lembur untuk malam ini, sehingga ruangan divisi pemasaran nampak senyap. Hanya suara jarum jam yang terus bergerak, hingga tak terasa waktu kini telah menunjukkan pukul sebelas malam dan tiba-tiba hujan pun mulai turun. Jika hujan tengah deras seperti ini, tentunya tidak memungkinkan bagi Reka untuk menumpangi ojek online. Bisa basah kuyup jika memaksakan diri.

Sudah hampir setengah jam Reka berdiri di depan gedung perusahaan untuk menunggu hujan reda. Akan tetapi bukannya reda, hujan malah semakin deras. Reka memilih menunggu sambil duduk di salah satu anak tangga depan pintu utama gedung. Beberapa saat kemudian, sebuah mobil nampak memasuki area perusahaan. Reka spontan menghalau cahaya lampu mobil yang menyilaukan matanya.

"Reka...." Georgina nampak turun dari mobil dengan menggunakan payung agar pakaiannya tidak sampai basah. Ia menghampiri Reka.

"Kamu kenapa masih berada di perusahaan di jam segini?." Di saat Georgina terlihat mengkhawatirkannya, Reka malah melebarkan senyumnya. Seolah ingin menunjukkan pada Georgina bahwa ia baik-baik saja. So, tidak perlu khawatir.

"Tadi ada sedikit kerjaan yang harus segera diselesaikan, makanya aku lembur. Kamu sendiri, ngapain ke sini malam-malam begini?."

"Aku mampir untuk mengambil laptopku yang ketinggalan siang tadi." Georgina hampir lupa dengan tujuan utamanya mampir ke perusahaan. Wanita itu lantas meminta bantuan pada security untuk mengambil barang yang dimaksud, di dalam ruang kerja Leon.

Tak lama berselang, security kembali dengan membawa laptop milik Georgina.

"Ini nona." Security menyerahkan tas berisi laptop milik Georgina.

"Makasih, pak. Maaf sudah merepotkan."

"Sama sekali tidak merepotkan, nona."

Georgina kembali beralih pada Reka dan berkata. " Sekarang sudah larut malam. Sebaiknya kamu pulang sekarang, kami akan mengantarmu." Tanpa menunggu persetujuan dari Reka, Georgina menggandeng tangan wanita itu dan mulai melangkah. Mau tak mau Reka pun akhirnya ikut bersama Georgina menuju mobil dengan menggunakan payung bersama Georgina.

Deg.

Setelah masuk ke mobil barulah Reka menyadari bahwa seseorang yang menunggu Georgina di mobil bukanlah sopir, melainkan leon. Pria itu terlihat diam dengan ekspresi datarnya. Seandainya Reka tahu jika di dalam mobil mewah itu ada Leon, ia pasti sudah mencari seribu satu cara untuk menolak ajakan Georgina.

"Tidak perlu merasa tidak enak hati, Reka! Meskipun casingnya terlihat galak, tapi aslinya calon suamiku ini baik hati kok." Tutur Georgina sambil mengulas senyum tipisnya ketika menyadari perubahan pada mimik wajah Reka.

1
Sifa Dinieka
luar biasa geo pengorbabanmu
Lisa
👍 Mommynya Leon hebat..
secret
ginaa jd merambat semua kebohonganmu😅 tp smg kmu jg menemukan kebahagiaanmu stlh semua pengorbanan inii
secret
salut bgt sm kebesaran hati gina, karna dia jg pasti tau klo ttep maksa sm leon dia gaakan bahagia karna leon msi cinta reka
Lia siti marlia
jadi gak sabar menunggu pertemuan reka leon geo sama pak ibnu kira kira mereka mau ngbrolin apa yah 🤭🤭😂😂😂
Lia siti marlia
wisss mantap mom aku padamu pokoknya 🤗🤗🤗hempaskan parasit parasit dan gulma gulma yah mommmmm😂😂
Lia siti marlia
aku kira reka sama leon akan langsung bahagia eh ternyata hamanya baru aja nongol thorrr🤭🤭🤭
Anonim
Ceritanya bagus
Sifa Dinieka
lanjut thor
Miswarni
Aku sukaaaaaaaa bangeeettt sm karakter georginaa😍😍😍😍😍😍😍
Selvia: mana 🌟🌟🌟🌟🌟 nya syg......🤭
total 1 replies
Nurminah
wanita waras mana mau nikah ama laki-laki yg jelas2 belum selesai ama masa lalu
Sifa Dinieka
keren mommy leon👍
Yallend Mungil
benar2 keluarga benalu, linta darat...reka ayo lbh berani tunjukin cinta dan syng mu pd leon, jgn mw bodoh ke 2 kalinya lagi
sri hastuti
singkirkan aja keluarga gak tau diri, thor, bikin jengkel aja , 😡😡😡
Selvia: 😁😁😁😁 sabar ya sayang sabar.......
total 1 replies
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
ternyata antagonis nya ini tp..baru dinongolin SM othor 🫣
Yallend Mungil: mmng sengaja thor bt br jati diri geo dan reka terungkap klo merek kk beradik
total 1 replies
Anonim
Up kak
Selvia: jangan lupa 🌟🌟🌟🌟🌟 ya sayang.....
total 1 replies
nayoon
gak pa2 awalnya terpaksa lama2 akan enak juga🤭eh cinta maksud aku🤣
nayoon
haha maumu itu mas ibnu🤣🤣
Felycia Fernandez
lho 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Ibnu lebih gila lagi...
Felycia Fernandez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ngakak aku nya...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!