NovelToon NovelToon
Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Liburan Terakhir Suami Dan Keluarganya

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Leni Anita

Naila Maharani, menikah selama 3 tahun hanya di jadikan pembantu gratisan di rumah nya sendiri.

Setiap tahun sang suami membawa seluruh keluarga nya berlibur ke pulau Bali saat tahun baru. Sedangkan Naila, dia tidak pernah di ajak.

Pada tahun ke tiga, Naila menyadari bahwa dia hanya di manfaat kan oleh suami nya dan juga keluarga nya.

Naila menjual rumah nya sendiri, agar mereka tidak bisa lagi pulang ke sana. Tidak hanya itu, Naila pun menyiapkan banyak kejutan untuk mereka semua.

Kejutan demi kejutan yang di berikan oleh Naila pada akhir nya membuat keluarga sombong itu hancur, ikuti kisah selengkap nya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Leni Anita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

05

Naila baru saja menyelesaikan makan siang nya bersama orang tua nya, saat dia mendengar ada notifikasi yang masuk ke ponsel nya. Naila bergegas membuka nya, dan betapa senang nya dia saat mengetahui ada yang tertarik dengan rumah nya.

"Syukur lah, ada orang yang tertarik untuk membeli rumah itu!" Naila berkata pada orang tua nya.

"Alhamdulillah, lebih cepat lebih baik Nak. Bapak harap saat mereka semua pulang nanti, rumah itu sudah di tempati oleh penghuni baru nya!" Ucap Pak Doni.

"Semoga saja Pak, oh ya pak, bu. Naila akan pulang sore ini juga, karena besok orang itu mengajak bertemu dan akan melihat langusng rumah nya!" Naila berkata lagi.

"Kamu pasti lelah nak, baru saja tiba sudah mau berangkat lagi!" Bu Lestari kasihan melihat putri nya.

"Tidak papa bu, Naila juga ingin menyelesaikan semua nya secepat nya sebelum mereka semua kembali!" Jawab Naila sambil tersenyum.

"Baik lah nak, jika itu memang yang terbaik untuk mu, kami selalu mendoakan mu. Kabari bajakan ibu jika kau butuh bantuan!" Pak Doni mengingat putri nya.

"Baik pak!" Jawab Naila patuh.

Naila segera memesan sebuah mobil untuk bisa pulang secepat nya, dia tidak ingin menunda lagi. Kini Naila merasa lega, karena mereka mengizin kan Naila untuk menjual rumah itu.

"Pak, bu, ingat pesan Naila, jika mas Rivan datang ke sini mencari ku. Usir saja dia, jangan dengarkan semua ucapan nya!" Naila kembali memperingatkan orang tua nya.

"Iya nak, kamu jangan mencemaskan kami di sini. Yang terpenting jaga diri mu dengan baik, jangan segan memberi tahu kami jika kau butuh bantuan!" Pak Doni menasihati putri bungsu nya.

"Iya pak!" Jawab Naila.

Mobil yang di pesan oleh Naila sudah datang, dia langsung mencium tangan orang tua nya sebelum pergi. Naila berangkat dari rumah orang tua nya selepas waktu ashar.

"Pak, bu, Naila pergi dulu!" Ucap Naila.

"Baik lah nak, jangan lupa kabari kami saat kau sudah tiba di rumah!" Ujar bu Lestari.

Mobil yang membawa Naila perlahan meninggal kan kampung halaman nya, kini Naila merasa lebih lega setelah memberi tahu orang tua nya. Naila tidak ingin mereka mengetahui semua nya dari orang lain, jadi itu lah sebab nya Naila memutus kan untuk memberi tahu mereka semua apa yang sebenar nya terjadi.

Orang yang mengirim kan pesan pada Naila dan tertarik untuk membeli rumah itu adalah pak Farhan, pemilik perusahaan tempat Naila bekerja dulu. Lima tahun Naila menjabat sebagai manajer di perusahaan itu, dan setelah menikah Rivan memaksa nya untuk berhenti bekerja.

Rivan dan keluarga nya sengaja meminta Naila berhenti bekerja, karena mereka ingin membatasi akses Naila keluar. Mereka sengaja menjadikan Naila pembantu gratisan di rumah nya sendiri, mereka mau Naila patuh dan tunduk pada perintah mereka.

"Alhamdulillah sampai juga di rumah!" Menjatuhkan bokong nya di sofa setelah tiba di rumah.

Naila tiba di rumah tepat jam 9 malam, Naila bergegas membersihkan diri dan langsung mengistirahat kan tubuh nya yang lelah.

******

Sayup - sayup terdengar Azam subuh dari masjid yang berada tidak jauh dari rumah itu, Naila bergegas bangun dan melaksanakan kewajiban 2 rakaat nya.

Setelah selesai sholat subuh, Naila memasak sarapan untuk diri nya sendiri. Naila bebas memasak apa saja, sesuai dengan selera nya. Selama ini Naila hanya memasak sesuai dengan selera Rivan dan keluarga nya saja, tapi kini Naila sudah bisa mengapresiasikan diri nya sendiri tanpa tekanan lagi.

"Sebaik nya aku bereskan rumah, aku akan membuat rumah ini serapi mungkin. Dengan begitu pembeli nya nanti pasti akan tertarik!" Guman Naila.

Naila segera membereskan rumah nya, untuk semua barang - barang rivan dan keluarga nya yang sudah dia bereskan, Naila menyimpan semua itu di sudut kamar nya masing - masing.

Jam 8 pagi, pintu Rumah Naila di ketuk. Naila bergegas membuka nya, dan dia tersenyum lalu mempersilahkan pak Farhan untuk masuk.

"Pak Farhan, silahkan masuk!" Naila mempersilahkan laki - laki yang seumuran dengan ayah nya itu untuk masuk.

"Terima kasih, Naila!" Jawab pak Farhan.

"Silahkan bapak lihat - lihat dulu rumah nya!" Naila berkata lagi.

Naila lalu membawa pak Farhan memeriksa seluruh rumah nya, termasuk kamar - kamar nya. Naila juga menunjukkan surat rumah ini atas nama nya, bukan nama Rivan atau pun keluarga nya.

"Saya sangat suka dengan rumah ini, rumah ini akan saya berikan pada putra saya. Dia sudah menikah 3 bulan yang lalu dan saat ini masih berada di luar negeri, dia akan kembali 2 minggu lagi. Dia menginginkan kan rumah yang berada di pinggiran kota, istri nya tidak begitu suka dengan keramaian!" Jelas pak Farhan.

"Rumah ini memang pilihan yang bagus pak, karena rumah ini tidak berada di pusat kota. Suasana nya juga masih asri!" Naila menjelaskan.

"Iya saya tahu itu, dari itu saya tertarik membeli rumah ini sesuai dengan harga yang di ingin kan oleh mu, Naila!" Ucap Pak Farhan.

"Alhamdulillah, saya senang sekali mendengar nya!" Ucap Naila lagi.

"Secepat nya pengacara saya yang akan mengurus surat menyurat nya, karena 2 minggu lagi putra saya akan kembali dan mulai menempati rumah ini!" Ukar Pak Farhan.

"Pak Farhan, jika saya boleh menyarankan sebaik nya bapak ganti saja kunci rumah ini. Karena suami saya memiliki kunci cadangan, dan saya yakin setelah pulang nanti mereka semau pasti tetap memaksa untuk pulang ke rumah ini lagi!" Naila berkata pada pada pak Farhan.

"Secepat nya setelah kau pindah, aku akan mengganti kunci rumah ini!" Jawab Pak Farhan.

"Bagus lah kalau seperti itu, saya akan pindah dari rumah ini dalam waktu 2 hari ke depan. Setelah itu bapak bisa langsung menganti kunci nya!" Naila berkata.

"Oh ya Naila, dulu selama 5 tahun kamu bekerja di perusahaan saya. Kinerja kamu itu sangat bagus, dan sekarang Manajer yang menggantikan kamu sudah resign karena melahir kan. Apakah kau tidak berniat untuk bekerja lagi?" Tanya Pak Farhan.

"Saya memang berniat untuk kembali bekerja, tapi setelah saya urusan rumah ini selesai pak!" Jelas Naila lagi.

"Oh ya kebetulan sekali Naila, saya membutuhkan seorang manajer di perusahaan saya. Dan saya akan senang sekali, jika kau kembali ke kantor saya!" Tawar pak Farhan.

"Terima kasih pak atas tawaran nya, saya menerima nya!" Jawab Naila dengan antusias.

"Baik lah, saya tunggu kamu di kantor dalam waktu dekat ini!" Ujar pak Farhan lagi.

"Saya tidak akan menyia - nyiakan kesempatan itu, saya akan datang secepat nya. Sekali lagi terima kasih pak Farhan!" Ucap Naila lagi.

"Kalau begitu saya permisi Naila!" Pak Farhan pun pamit dari rumah Naila.

"Baik silahkan, Pak!" Naila lalu mengantarkan pak Farhan hingga ke depan pintu rumah nya.

1
Edy Sulaiman
kalau SDH dikasih stroke oleh Allah baru tau .
Sri Lestari
Rivan tuh laki2 yg gak punya harga diri
Sayekti 0519
blokir kenapa.. ya kok seneng perang mulut
Yuliati Soemarlina
naila kenapa melaporkan kasus vidiomu tdk didampingi pengacara..pras ?
Yuliati Soemarlina
si rima manusia tdk tau malu ke naila benci eh uangnya dikekepin 😄..tunggu rima n riska hasil penyelidikan vidio yg sdh kamu piralkan..penjara menunggu kalian
Yuliati Soemarlina
bu rima terus memelihara dendam n iri pd naila..tdk sadar"...hancur sendiri nt kamu rima
Putra Chaniago
by
Rika Wulansari
sangat tidak masuk akal,lagian EMG ada ya suami model begitu,liburan GK bawa istri,kan mgkin,
Edy Sulaiman
ampun ini keluarga GK kapok2 nya...😄😄
Edy Sulaiman
seharusnya ber istighfar Bu Yuni ingat dosa2mu yg mendzolimi menantimu, ini adalah karmamu...
Dian Jibran
Sebenarnya kakak Naila itu siapa ya,,,,Alvian ataw Rama,,,Author bikin bingung nih
Edy Sulaiman
jangan bodoh Nayla sewa body guard utk jadi pngawal pribadimu..😄😄
Edy Sulaiman
laki2 bgsat satu kata utk mu Rivan...!!!
Edy Sulaiman
ini orang memang TDK ber akhlak GK tau diri sama sekali.
Yuliati Soemarlina
mulai thor ngulang lagi cerita si rivan yg akan mengancam naila..ceritanya gini" aja..muter" kaya gangsing...
Yuliati Soemarlina
naila meskipun di berhentikan kerjanya..tdk akan sengsara rivan..dia bisa plg kampung ..mengelola perkebunan..nah klo lu rivan jadi ob..sengsara lu..makanya kelakuan jgn seenak udel..hobi kok fitnah oramg
Yuliati Soemarlina
balasan hasil perbuatan rivan yg selalu ganggu naila...nikmatilah rivan
Yuliati Soemarlina
thor jgn di ulang" topik ceritanya itu" aja tentang fitnah utk naila n penjualan rmh...bosan bacanya..maaf aku skip...🙏
Ismi Ati
bab ini lewati saja ttp muter2 spt cari sinyal
Hasanah
bukanx kmu Bwah oleh2 untuk ortux Naila ee Mlah kmu ngarep diksih mkan siang🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!