NovelToon NovelToon
Hamka Putra Arwah Hidup

Hamka Putra Arwah Hidup

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Mata Batin / Mengubah Takdir
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ridwan01

Sebuah kejadian membuat Haris yang merupakan seorang pemimpi perusahaan besar langsung hancur.
Dia kehilangan segalanya dalam satu hari dan memilih untuk mengakhiri hidupnya tapi setelah mati, dia justru menemukan kenyataan kalau orang yang selama ini dia sembunyikan mengandung anaknya.
Hamka Haris Stuart, seorang anak buta warna yang lahir dari rahim adik angkat Haris yang terus di sakiti karena hanya seorang anak dari istri kedua.
Bagaimanakah Hamka bisa menemukan warna dalam hidupnya setelah dia tahu kalau ayah yang selama ini dia panggil Daddy bukanlah ayah kandungnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridwan01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sosok pelaku

‎Haris Maulana Jhonson, usia tiga puluh tahun adalah anak pertama dari pasangan Jessy Kyle Walker dan sang suami Maulana Jhonson

‎Hengky Maulana Jhonson, usia dua puluh lima tahun, merupakan anak keduanya

‎Hilman Maulan Jhonson, usia dua puluh dua tahun adalah anak ketiga dan Haikal Maulana Jhonson usia dua puluh dua tahun adalah anak keempat pasangan itu saudara kembar Hilman.

‎Mereka adalah dalang dari penyiksaan terhadap Ivanka Jhonson yang merupakan anak bungsu dari Maulana Jhonson dan istri keduanya almarhumah Isma Ramdhani, yang terpaksa di nikahi Maulana karena sebuah ketidak sengajaan, akibat dari ulah sekretarisnya yang mencoba menjebak Maulana, tapi saat itu Maulana justru melecehkan Isma yang kebetulan berada di hotel yang sama.

‎Jessy juga mengetahui itu dan mengikhlaskan suaminya menikah lagi, tapi satu hari setelah melahirkan Ivanka, Isma meninggal dan bayi Ivanka di rawat oleh Maulana dengan penuh kasih sayang, karena Ivanka adalah anak perempuan yang sangat diinginkan Maulana.

‎Kasih sayang Maulana berbanding terbalik dengan apa yang di terima Ivanka di keluarga itu, saat Maulana tidak ada, mereka akan memperlakukan Ivanka layaknya pembantu ataupun musuh, tak pernah disukai meski dia sudah mandiri dan punya usaha sendiri.

‎"Jadi dia masih hidup?" Tanya Haris yang saat itu sedang sibuk memeriksa berkas di kantornya.

‎"Iya kak, kemarin seorang polisi datang ke mansion dan menginterogasi semua orang disana, tapi Mereka kompak mengatakan kalau Ivanka sudah pindah rumah sejak satu tahun lalu saat papa meninggal" jawab Hengky.

‎"Memang dia sudah pindah kan sejak papa tidak ada, dia memang bukan bagian dari kita" jawab Haris santai

‎"Bagaimana kalau dia mengatakan semuanya pada polisi kak?" Tanya Haikal khawatir

‎"Dia menyayangi kita Haikal, meski kita jahat padanya, dia sangat menyayangi kita, itu kenyataan yang tidak akan bisa di bantah, dia tidak akan melaporkan kita" jawab Haris percaya diri

‎"Mama meminta kita meminta maaf padanya" ungkap Hilman

‎"Aku tidak mau kak" ucap Haikal

‎"Kalau begitu katakan pada mama kalau kita tidak akan minta maaf pada anak hara* itu" jawab Haris

‎"Tapi mama mengatakan kalau dia akan kembali ke Amerika jika Kita tidak minta maaf pada Ivanka" balas Hilman

‎"Sial! Kenapa mama juga harus menyayanginya padahal nenek dan kakek saja membencinya!" Umpat Haikal

‎"Lalu bagaimana? Apa kita akan datang kesana dan minta maaf padanya?" Tanya Hengky

‎"Tunggu respon mama, apa tega mama pergi meninggalkan kita disini, setelah papa meninggal" jawab Haris

‎#######

‎Di luar kantor Haris

‎"Gue yakin mereka terlibat juga, tapi semua bukti hanya mengarah pada satu orang, bodyguard bernama Bram yang sudah di tahan polisi karena sample rambut dan darahnya ada di kuku Ivanka, bahkan dia juga mengaku kalau dia melecehkan Ivanka malam itu, barang bukti seperti pisau juga ada sidik jarinya, tapi gue yakin mereka semua terlibat" ungkap Brandon yang sedang mengawasi kantor Haris dari seberang jalan, di sebuah kafe milik sahabatnya Leo yang ada di sana.

‎"Tapi tidak ada bukti, selain dari anjing milik Ivanka yang akan terus menggonggong di depan mereka" jawab Leo

‎"Itulah masalahnya, bodyguard itu mengatakan kalau dia beraksi sendiri, sementara para penyidik yakin kalau itu melibatkan banyak orang" jawab Brandon.

‎"Terus korbannya gimana?" Tanya Leo

‎"Korban hilang ingatan, dia hanya ingat nama Lucas saja di kepalanya" jawab Brandon

‎"Kalau begitu akan sulit untuk di buktikan, apalagi kalau pelaku yang mengatakan kalau dia beraksi sendirian"

‎"Itu yang sedang gue awasi, memastikan mereka panik saat tahu Ivanka masih hidup, dan buktinya sekarang mereka berkumpul di kantor ini padahal mereka memegang kantor yang berbeda" ungkap Brandon

‎"Tetap saja tidak ada bukti mereka terlibat" jawab Leo

‎"Sial! Ini yang gue nggak suka saat berurusan dengan orang terpandang, mereka licik" umpat Brandon

‎"Sabar, semoga saja korban ingat semuanya dan melaporkan mereka" ucap Leo

‎#######

‎Di rumah Langit

‎"Jadi menurut kamu, tante Ivanka akan memaafkan mereka?" Tanya Langit tak suka

‎"Tante Ivanka menyayangi ibu tirinya, itu sebabnya dia akan memaafkan mereka" jawab Aurora yang sekarang sudah pulang dan berada di kamarnya bersama Langit

‎"Tapi bisa kita kasih pelajaran supaya mereka dapat balasan yang sama dengan apa yang di alami Tante Ivanka" tambah Aurora tersenyum manis

‎"Gimana caranya?" Tanya Langit antusias

‎"Icang, dia yang akan balas mereka karena hanya Icang yang bisa menjelma jadi seorang manusia seperti kita" jawab Aurora

‎"Pacarnya Mimi?" Tanya Gafi

‎"Sejak kapan kamu disitu?" Tanya Langit memicingkan matanya

‎"Sejak Om peluk peluk Ola dan menciumi wajah Ola" jawab Gafi yang sudah mengetuk pintu tapi tak di jawab Langit dan Aurora.

‎Gafi lalu duduk di samping Aurora dan memberikan donat yang dia beli di kafe Leo yang ada di dekat sekolah, dia juga menyuapi Aurora meski di tatap sinis Langit.

‎"Iya bang, Icang bisa balas mereka, karena percuma menunggu Tante Ivanka ingat, dia akan lupa semuanya, dia trauma dengan kejadian itu" jawab Aurora

‎"Tapi tidak adil untuk Tante Ivanka kan, kasihan dia menderita banyak luka tapi pelakunya bebas begitu saja" ungkap Gafi

‎"Kita buat mereka merasa bersalah pada Tante Ivanka, menggunakan cara halus" bisik Aurora dan Gafi menyeringai.

‎"Kamu pintar" ucap Gafi mengecup kening Aurora

‎Plak.

‎"Punya Om!" Bentak Langit memukul lengan Gafi dan memeluk Aurora lagi

‎Cup.

‎Gafi usil kembali mencium kening Aurora semakin membuat Langit memeluk Aurora posesif dan mendorong Gafi agar menjauh

‎"Aws"

‎Langit memekik memegangi perutnya yang di sapa tangan usil Gafi.

‎"Ola, Abang ke sekolah dulu, mau rapat dengan para hantu sekolah, membicarakan pembalasan pada para penjahat itu" pamit Gafi setelah mencubit perut Langit

‎######

‎Sore itu Gafi dan Khalid sampai di sekolah tentunya tanpa Chantal karena Gafi tidak mungkin membuat Chantal ketakutan.

‎"Kalian yakin mau melakukan itu?" Tanya Peter si hantu di gedung SD.

‎"Iya, Ola bilang Tante Ivanka akan melupakan semuanya dan memaafkan para pelaku, apalagi sekarang dia juga hilang ingatan" jawab Gafi

‎"Lakukan dengan sangat meyakinkan, kalau perlu lukai mereka juga" ucap Khalid yang biasanya tidak pernah mau melakukan kekerasan, tapi saat mendengar apa yang di jelaskan Aurora, dia merasa geram dengan para pelaku itu.

‎"Aku bisa saja melukai mereka tanpa perlu aku yang melakukan itu, dengan merusak mental mereka, mereka akan melukai diri mereka sendiri" ucap Icang genderuwo penguasa Smith internasional school.

‎"Perlu aku ikut turun tangan?" Tanya Mimi istri dari Icang

‎"Itu lebih bagus, mereka akan semakin tersiksa dengan perbuatan mereka sendiri" jawab Gafi

‎"Michelle juga siap bantu" jawab Michelle si kuntilanak di gedung SMP.

‎"Jangan, biar mereka saja, kita harus jaga gedung gedung disini dari para makhluk luar" ucap Peter

‎"Iya, kalian disini saja, mereka berdua sudah cukup ko, apalagi nanti mereka akan berperan menjadi seseorang yang di kenali para penjahat itu" ucap Khalid

‎"Maksudnya?" Tanya semuanya

‎"Kita akan mulai pembalasan malam ini juga" jawab Gafi menyeringai

‎"Nikmati rasa takut kalian, kalian akan lebih merasa terancam di banding Tante Ivanka saat ini" sinis Khalid

‎"Ko lihat Khalid yang datar begitu aku jadi takut ya, biasanya dia selalu memperlihatkan wajah lembutnya" bisik Peter

‎"Khalid kalau sedang marah ya bagitu, datar dan tidak banyak bicara" bisik Icang

‎"Ko kamu tahu?" Tanya Mimi

‎"Aku disini dari sejak mereka masuk SD" jawab Icang yang memang selalu mengawasi ketiga saudara kembar itu.

1
Tri Handayani
ah kasihan sekali izhar😇😇😇
Ridwan01: iya kak kasihan dia 🙏
total 1 replies
Fitriputri
lanjuttt thor
Ridwan01: siap kak terima kasih 🙏
total 1 replies
Fitriputri
lanjuttt💪
Ridwan01: terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Ridwan01
Selamat datang di dunia Hamka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!