NovelToon NovelToon
MIRRA (Pacar Pura-pura)

MIRRA (Pacar Pura-pura)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Idola sekolah / Teen
Popularitas:592
Nilai: 5
Nama Author: Mila Kylla

" Gue suka sama lo...lo harus jadi pacar gue!!" Suara berat seorang pria membuatnya cukup gugup.

"Maaf, tapi gue suka nya sama orang lain." Mirra dengan penuh keberanian menolak pria tinggi tegap yang berada di hadapannya.

"Nggak bisa, lo harus jadi pacar gue, titik!!!" Tegas pria itu sambil mendekatkan wajahnya pada wajah Mirra.


Mirra Afessya, gadis belia yang baru saja duduk di bangku kelas satu SMA itu harus dihadapkan dengan pria yang ternyata diam-diam dan pura-pura mengagguminya.

Akankah Mirra menerima pengakuan paksa itu? Ataukah Mirra akan menolaknya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mila Kylla, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nggak Mood!!

"Mirr, kok lo malah ngelamun? " Tegur Jeje yang melihat Mirra hanya terdiam.

Lalu Mirra pun menggelengkan kepalanya, Jeje yang melihat bagaimana Mirra menjadi terdiam seperti itupun menjadi merasa bersalah.

"Omongan gue ada yang nyinggung lo ya Mirr? Sorry ya, gue nggak bermaksud buat nyinggung lo kok Mirr."

"Nggak kok Je, gue emang musti introspeksi diri mungkin. Dan omongan lo ada bener nya, nggak semua orang yang mau deket sama gue tuh suka sama gue, contoh nya kaya lo. Thanks ya Je, karena lo udah ngebuka pikiran gue." Mirra pun mulai tersenyum samar, namun senyuman Mirra malah membuat Jeje merasa semakin bersalah.

"Kalo ada kata-kata gue yang lo nggak suka, lo bisa langsung tegur gue kok Mirr."

"Tenang aja, itu keahlian gue." Jawab Mirra kini dengan senyum yang mengembang sehingga Jeje pun menjadi cukup lega dan itu bisa mengurangi sedikit rasa bersalahnya kepada Mirra.

Dan tidak lama kemudian, bel masuk pun di bunyikan sehingga jam pelajaran mereka akhirnya di mulai.

*****

Bel istirahat.

"Kantin yuk..." Ajak Jeje yang merasa jika kini Mirra sudah bisa lebih akrab dengannya.

"Yuk, Ray, ayo kantin..." Jawab Mirra lalu memanggil Raya.

"Kalian duluan deh, gue mau ke wc dulu, melilit nih perut."

"Oke deh, lo nggak ajak si Angkasa Je?" Mirra melihat ke arah Angkasa yang masih duduk diam di bangkunya .

" Lo tunggu bentar di sini ya, dia mah musti di samperin terus di seret baru mau ikut, kalo nggak ya bakal diem begitu."

Mirra sedikit tertawa saat mendengar penjelasan Jeje, lalu kemudian Jeje pun bergegas menghampiri Angkasa.

"Sa..." Jeje meraih lengan tangan Angkasa dan menariknya untuk berdiri. "Ayo kantin...nggak boleh nolak." Tariknya sehingga Angkasa pun hanya bisa pasrah.

"Jeje...Jeje...lo kayak lagi narik pacar lo aja. " Celetuk Mirra sambil tertawa.

Spontan Angkasa langsung melepaskan tangan Jeje yang menggenggam lengan tangannya, dan dia juga mulai menunjukkan ekspresi wajahnya yang sudah terlihat jijik. Sehingga Mirra pun semakin tertawa melihat tingkah Angkasa yang sangat canggung namun juga sedikit lucu.

"Dih Sa...gue juga nggak mau kali pacaran sama lo, sorry ye, eike gini-gini tuh pilih-pilih..." Ucap Jeje sambil sedikit mengondek.

"Je...geli banget sumpah...ayo Sa kita duluan, geli banget liat si Jeje lentur begitu." Mirra dengan gelak tawanya langsung mengajak Angkasa, dan Angkasa hanya mengangguk lalu mengikuti langkah kaki Mirra meninggalkan Jeje.

"Lah, gue di tinggal, siapa yang ngajak, siapa yang di tinggal, woiii tunggu!!!" Teriak Jeje, sehingga Mirra dan Angkasa pun memutuskan untuk berlari ke arah kantin dan...

Brughhhhhh!!!!

Lagi-lagi Mirra menabrak Fazian, dan kini bukan hanya menabrak saja, Mirra juga menumpahkan minuman yang Fazian genggam.

"Lo hobi banget ya lari-lari di sekolahan? Dari kemaren lo nabrakin gue aja." Omelnya kesal.

Satria dan Ajun sedikit terkejut saat melihat bagaimana Fazian mengomel pada Mirra, bahkan Fazian sampai memelototi Mirra.

"Sorry kak, gue nggak sengaja, lo juga jalan di tengah-tengah, seenggaknya lo kan bisa jalan di pinggir. " Jawab Mirra yang sedikit tidak menyukai tatapan Fazian kepadanya.

"Lo udah salah tapi malah masih nyalahin orang lain, lo nggak liat nih baju gue jadi basah??!!!" Bentak Fazian.

"Zian...udah, ayo ke kamar mandi, gue bantu bersihin." Satria menarik lengan tangan Fazian, sehingga Fazian pun dengan terpaksa mengikuti langkah kaki Satria, sementara Ajun, dia mendekati Mirra lalu kemudian memasang wajah yang tidak enak hati pada Mirra.

"Maaf ya Mirra, temen gue Zian emang gitu orang nya, jangan di ambil hati ya...lo nggak salah kok, dia juga salah soalnya jalan di tengah jalan." Ucap Ajun lalu tanpa di sengaja Ajun melihat ke arah Angkasa, sehingga Angkasa langsung menghindari tatapan matanya dari Ajun.

"Ayo Mirr, kita lanjut aja jalan ke kantin." Angkasa pun meraih tangan Mirra dan berjalan melewati Ajun begitu saja, sehingga kini Ajun mulai terus menatap ke arah Angkasa dengan tatapan tajamnya.

"Angkasa...kenapa dia bisa sekolah di sini? Tadi Zian liat dia nggak ya?" Gumam Ajun kemudian.

Ajun pun dengan segera mengejar Zian dan Satria, sementara Jeje, dia masih berlari kecil lalu menyusul Angkasa dan juga Mirra.

"Kenapa tadi? Gue liat kalian sempet berhenti papasan sama kakak kelas?" Tanya Jeje begitu dia berhasil menyusul Angkasa dan Mirra yang kini sudah duduk bersama di sebuah bangku di kantin.

" Gua nabrak kakak kelas, gue udah minta maaf karena nggak sengaja, tapi dia tetep marah sama gue. " Jelas Mirra.

"Lagian lo pake lari segala sih ninggalin gue, jadi nabrak kakak kelas kan Mirr."

"Je...bukan salah Mirra juga, tuh orang nya juga salah karena jalan di tengah-tengah bukannya jalan di pinggir." Bela Angkasa.

"Lo lagi belain Mirra Sa? Tumben..." Jeje terlihat heran karena selama ini Angkasa tidak pernah berbicara sebanyak itu.

"Nggak gitu juga, tapi emang Mirra udah minta maaf karena nggak sengaja nabrak, terus orang itu masih ngeselin, makanya gue bilang dia juga salah."

"Ooohhh gitu...tumben juga lo banyak kata-kata dari mulut lo yang keluar, biasanya cuma iya, oke, nggak, bukan gitu, yaudah." Sindir Jeje.

Dan Angkasa hanya diam karena apa yang dikatakan Jeje ada benarnya, dan tidak lama setelah itu Raya pun tiba.

"Kalian udah pesen makanan?" Tanyanya begitu sampai di kantin dan sudah menghampiri ketiga temannya itu.

Mirra dan Jeje pun menggeleng dengan bersamaan." Belum Ray..."Jawab Mirra kemudian.

"Biar gue aja yang pesenin, kalian mau makan apa?" Sahut Jeje.

"Serius lo nggak apa-apa? Dari kemarin lo terus yang pesenin makanan. " Raya tampak sungkan menatap ke arah Jeje.

" Iya nggak apa-apa, santai aja, mau pesen apa kalian?"

"Gue nggak mood makan Je, kalian aja yang makan, gue mau balik ke kelas aja." Mirra kemudian mulai beranjak dari duduknya.

"Lah? Kenapa? Kok tiba-tiba? " Tanya Raya bingung.

"Tanya sama Jeje aja, tadi gue udah cerita ke dia, udah ya...gue pengen balik ke kelas." Dengan wajah sedikit kesal Mirra pun mulai berjalan meninggalkan kantin, dan Angkasa, dia ikut beranjak dari duduknya.

"Gue juga nggak mood, gue balik ke kelas juga ya."

"Kok lo ikut-ikutan Mirra sih Sa?" Tanya Jeje kemudian.

"Gue juga tiba-tiba bete, nggak mood makan." Ungkapnya yang langsung pergi begitu saja.

Dan setelah keduanya pergi, Raya dan Jeje pun saling bertatap-tatapan. Mereka berdua terlihat sama-sama kebingungan namun mereka berdua juga tidak bisa menghentikan kedua temannya itu yang dengan tiba-tiba tidak memiliki nafsu makan.

"Je, ada apa sih? " Tanya Raya kemudian.

Jeje pun kembali menjelaskan apa yang sempat Mirra dan Angkasa ceritakan. Dan Raya, dia memang ikut sedikit kesal namun karena Raya tidak menyaksikan apa yang terjadi secara langsung, dia pun hanya menghela nafasnya dengan cukup berat.

"Hufft, yaudahlah...gue laper, mau nyusulin juga malah ntar kelaperan gue, lo jadi mau pesen makanan nggak? "

"Iya jadi, gue juga laper Ray."

"Yaudah pesen makan sana, gue pesenin batagor kuah aja, sama es jeruk, sama beliin roti juga ya, buat Mirra." Pinta Raya.

Lalu Jeje pun langsung beranjak dari duduknya, dan dengan segera memesan makanan untuk nya dan juga Raya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!