NovelToon NovelToon
ALEA STORY

ALEA STORY

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Dokter
Popularitas:1M
Nilai: 5
Nama Author: Mae_jer

Alea Winslow (22th), melanjutkan pendidikan S2-nya di salah satu kampus ternama di Belanda.

Hidupnya yang awalnya dia pikir akan bebas, malah hancur lebur karena harus berhadapan dengan Damon Alvaro. Dokter tampan 39 tahun, kadang hangat kadang dingin, yang tiba-tiba mulai terlibat dalam hidupnya.

Damon selalu menjadi saksi Alea melakukan hal-hal konyol. Bahkan mencuri di salah satu pertokoan di Belanda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mae_jer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Muntah di burung

Elora hampir melompat karena suara itu membuatnya kaget setengah mati. Tangannya refleks menutup mulut sendiri, matanya melotot ke arah Alea.

"Ya ampun! Jangan kenceng-kenceng!" bisiknya panik.

Alea mengernyit, ikut merunduk lebih rendah, seolah benar-benar sedang menjalankan misi rahasia.

"Lo yang kenapa sih? Ngapain sembunyi di semak-semak kayak buronan?" bisik Alea balik, nada suaranya campur antara penasaran dan geli.

Elora menoleh ke arah jalan tadi, memastikan sosok yang mereka takuti sudah benar-benar lewat. Setelah itu, ia menghela napas lega panjang.

"Aman… aman…" gumamnya.

Alea menyipitkan mata, lalu bertanya antusias.

"Kamu lagi main jadi mata-mata BIN ya?"

"Nggak Alea. Aku lagi takut ketemu pak Anthony." ucap Elora lalu menghembuskan nafas lelah.

"Kenapa? Pak Anthony setampan itu kok takut? Dingin sih, galak pula. Tapi percayalah, kalo mukanya yang semanis gue sama lo, dengan tingkah lucu kayak gini, gak mungkin dia galak lama-lama. Punya wajah cantik itu adalah keberuntungan. Awalnya sih gue pengen deketin dia buat di goda, tapi karena dia temenan sama om Damon, gak jadi deh. Buat lo aja."

Elora membelalak.

"Aleaa, kamu apaan sih? Pak Anthony itu dosen kita. Jangan ngadi-ngadi deh."

"Ssstt ... Gue tahu Elora. Tapi, siapa yang bisa nahan godaan coba? Siapa yang tahu kalo suatu hari nanti dosen killer itu bisa jadi jodoh lo atau gue? Tapi kayaknya gue bakal ngelawan takdir kalo gitu deh. Gue kasih ke elo aja si pak Anthon. Gak tertarik lagi, terlalu galak, killer, kaku, Bukan tipe gue."

Elora menghembuskan nafas lelah. Alea ini betul-betul agak lain.

"Yuk, ke kelas. Kita ada kelasnya pal Anthony lagi loh. Lo gak mau di tatap kayak gini lagi kan?"

Alea langsung memperagakan gaya Anthony saat memberikan tatapan maut kepada mereka kemaren. Elora menahan tawa, tapi dia tidak beranjak juga dari sana. Justru karena pria itu mengajar di kelas mereka, dia jadi mikir dua kali untuk masuk atau tidak.

"Ayo El,"

Elora menggeleng. Masih duduk di rumput dengan wajah di tekuk.

"Aku takut Lea."

"Takut apa?"

Elora menatap Alea lama, lalu akhirnya bercerita panjang lebar tentang semua yang dialaminya semalam.

"Jadi semalam, aku itu udah nolak di anterin pulang. Tapi pak Anthony suruh aku naik mobilnya. Suaranya tegas dan penuh wibawa. Aku gak enak dong. Lalu aku naik. Terus... Aku mabok darat, mungkin karena gugup juga."

"Okey, okey, situasi lo kayak demam panggung, karena di depan lo ada banyak penonton. Tapi di kasus lo ini adalah pak Anthony.

Alea langsung mengangguk-angguk cepat, wajahnya serius… tapi matanya tetap berbinar penuh rasa ingin tahu.

"Iya, iya. Lanjut, terus apa?" desaknya, sudah seperti penonton sinetron yang nggak sabar nunggu plot twist.

Elora menelan ludah.

"Pas mobil pak Anthony berhenti depan rumah aku, aku tiba-tiba mual dan muntah di ..."

Alea terdiam, menunggu Elora melanjutkan kalimatnya.

"Di itunya." suara Elora pelan. Alea mengernyit bingung.

"Itunya apa maksud lo?"

"Itu... Yang punya-nya laki-laki."

Hening sesaat, sampai akhirnya Alea berseru heboh sekali.

"LO MUNTAH DI BURUNGNYA PAK ANTHONY?! HAHAHA! DEMI APA ELORA!"

Alea tertawa terbahak-bahak, memukul-mukul rumput di sampingnya karena menahan geli. Bayangan dosen keren dan dingin itu harus membersihkan 'aset'-nya yang terkena muntahan mahasiswinya sendiri, sungguh pemandangan yang tak ternilai harganya menurut Alea.

"APALAGI KAN POSISINYA DIA DUDUK, BERARTI MUNTAHAN LO NYAMPUR DI CELANA DALAMNYA DONG?! HANGAT GAK SIH? HAHAHA! SABAR YA PAK ANTHONY, SABAR ..."

Alea masih tertawa lepas, bahkan tanpa sadar ia berdiri dan berbalik badan menghadap ke arah jalan setapak seolah sedang menirukan posisi Anthony saat itu.

"Nggak bisa bayangin deh mukanya pas dia sadar kalo dia kena..."

Ucapan Alea terhenti di tenggorokan.

Tawanya lenyap seketika digantikan oleh keheningan yang mencekam. Wajahnya yang tadi merah karena tertawa, kini berubah seolah melihat hantu gentayangan.

Elora yang masih menunduk malu bingung melihat tingkah sahabatnya yang mendadak diam beku seperti patung.

"Lea... kenapa? Kok diem?" tanyanya pelan.

Alea tidak menjawab. Ia hanya menelan ludah dengan sangat keras, lalu dengan gerakan sangat lambat, ia menunjuk ke arah depan dengan jarinya.

Elora perlahan mengangkat kepalanya, jantungnya serasa berhenti berdetak. Di sana, tepat di hadapan mereka, berdiri tegak sosok yang sedang mereka bicarakan. Pak Anthony.

Pria itu berdiri dengan tangan dimasukkan ke dalam saku celana bahan hitamnya. Wajahnya datar, sangat datar, tapi tatapan matanya... dingin sekali. Lebih dingin dari es kutub, lebih mencekam dari tatapan maut kemarin-kemarin. Alisnya yang tegas terangkat sedikit, dan ada aura kemarahan yang samar namun sangat terasa dari tubuh tingginya itu.

Anthony memang mengerti bahasa Indonesia dengan sangat baik. Bahkan fasih. Ia pernah tinggal cukup lama di Jakarta untuk urusan bisnis dan pendidikan, jadi setiap kata yang terlontar dari mulut Alea tadi, terdengar jelas dan jernih masuk ke telinganya.

Muntah di burungnya ...

Nyampur di celana dalam ...

Semua terdengar jelas.

Hening. Sangat hening. Hanya terdengar suara angin berdesir dan detak jantung Elora yang mau copot. Alea sebenarnya tidak panik-panik amat, malah menahan senyum. Tapi tetap terdiam.

Elora-lah yang rasanya ingin masuk ke dalam lubang tanah dan menghilang selamanya. Wajahnya memerah padam, bukan karena malu biasa, tapi malu yang sampai ke tulang sumsum. Ia menunduk, tidak berani menyapu pandang sedikit pun ke arah pria itu.

Anthony tidak bicara apa-apa. Ia hanya menatap mereka berdua dengan tatapan tajam yang membuat lutut Elora lemas. Matanya menyapu wajah Elora yang pucat, lalu beralih ke Alea yang setelah itu langsung kabur.

"El, sorry gak setia kawan. Kabuur!"

Gadis itu langsung lari terbirit-birit membuat Elora kaget dan kesal setengah mati. Alea sialan. Padahal ini semua gara-gara dia, tapi malahan dia yang kabur. Dasar gak ada tanggung jawabnya sama sekali.

"Sekalian saja kau pakai mic sekolah dan mengumumkan kejadian semalam pada seluruh kampus ini." suara itu datar. Tidak terdengar marah, tapi amat sangat berbahaya. Elora menunduk dalam-dalam. Dia sungguh ingin menghilang dari muka bumi ini.

"Ma-maaf pak," suara Elora keluar serak dan sangat kecil. Lututnya gemetar hebat, rasanya lemas sekali berdiri.

Anthony tidak bergerak. Ia masih berdiri tegak di sana, menatap gadis di hadapannya dengan tatapan sulit dibaca. Wajahnya datar, tapi aura di sekitarnya terasa sangat berat dan menekan.

"Angkat kepalamu," perintah Anthony singkat.

Elora menelan ludah susah. Dengan sangat pelan dan berat, ia mendongakkan wajahnya.

"Jangan berpikir untuk kabur dari kelasku. Mulai hari ini, kau akan melakukan apa pun yang aku minta, selama tiga bulan ke depan. Itu hukumanmu. Aku tunggu di kelas."

Habis bilang itu, lelaki itu berbalik pergi meninggalkan Elora yang malah berubah linglung.

1
Maharani Rani
lanjutttt🥲🥲🥲🥲❤️❤️❤️
Nessa
nah kan alea sadar kalo om damon sangat berarti bagi nya, udah mulai tumbuh benih2 cinto om damon the best 😄
Nessa
leo slmt syukurlh… om damon kereeenn
phity
,hhhhhh
Fitria Syafei
semoga mereka semua selamat yaa KK 🙄 KK cantik kereen 😘 terimakasih 😘
pad siapa Damon berjanji itu 😍
phity
,hhhhh pak antony sndiri langsung dibuat sakit kepala smA alea
Ny Rudi Harianto
setidaknya dengan tertembak nya Damon jadi membuka perasaan Alea yg awal nya gak dia sadari
Ny Rudi Harianto
kok gak habis² tantangan nya Alea ya...
......bunga
❤️
Miss Typo
semoga gak Damon bisa mengobati lukanya, akhirnya Alea menyadari bahwa dia sangat membutuhkan Damon dlm segala hal, gak bisa kehilangan Damon takut kehilangan dia
Rika Hari
😂tuyul Indonesia lea🤣🤣🤣
Sherly Neovita
🥰🥰🥰🥰🥰
Mundri Astuti
bilang kaya gitu ke anthony coba lea 😄
Intan Nurwulan
Akhirnya ya Alea km sdar punya rasa sama c om mesum😂. Up lg ka othor
Intan Nurwulan
Keren om dokter😎
Cristella Tella
moga ada bantuan
Tuti Tyastuti
𝘯𝘢𝘩 𝘢𝘭𝘦𝘢 𝘴𝘢𝘥𝘢𝘳 𝘣𝘦𝘵𝘢𝘱𝘢 𝘣𝘦𝘳 𝘢𝘳𝘵𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘰𝘮 𝘥𝘢𝘮𝘰𝘯🤭
Syifa Azhar
bener banget untuk sementara bertahan dalam gelap-gelapan karena cahaya obor akan memancing musuh datang ketempat kalian💪
Tuti Tyastuti
𝘰𝘮 𝘥𝘢𝘮𝘰𝘯 𝘬𝘦𝘳𝘦𝘯
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!