NovelToon NovelToon
Janda Kesayangan Tuan Mafia

Janda Kesayangan Tuan Mafia

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cintapertama / Mafia
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ummu Umar

Ini merupakan Novel Sekuel dari Melepas para Benalu,

Wina tak pernah menyangka kisah hidupnya yang tragis membuatnya akhirnya bisa bertemu dengan lelaki yang sangat kejam tapi sangat mencintai dan menyayangi dirinya yaitu Alexander

Alexander adalah seorang Mafia kelas kakap yang bahkan polisi juga sangat segan kepadanya.

Pertemuan tidak sengaja itu pun menjadikan Tuan Mafia yang terkenal kejam dan tidak berperasaan itu akhirnya memiliki tempat pulang dan orang yang dia cintai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummu Umar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5

Wina menatap kepergian saudara angkatnya itu dengan helaan nafas yang panjang, dia tidak menyangka jika orang yang selama ini dia temui adalah manusia berkarakter kutub utara tapi baik hati.

"Dasar siluman Es". Cicitnya pelan.

Ibu Mirna yang masih berada disana tertawa kecil mendengar perkataan sang nyonya itu, dia baru melihat orang yang bisa mengatasi tuannya seperti itu.

"Dia memang dingin pada orang lain nyonya, tapi sangat hangat pada orang yang dia sayangi". Ucap Mirna menimpali perkataan Wina barusan.

Wina terkejut bukan main, dia lupa jika didalam ruangan ini masih ada orang lain selain dirinya dan itu adalah orang suruhan Alex.

Dia menunjukkan gigi putihnya dan nyengir tidak jelas pada ibu Mirna sambil cengengesan.

"Tuan bibi itu sangat menyebalkan, belum lagi tak ada senyumnya sama sekali, kayak mau rontok aja giginya kalau tersenyum". Sungut Wina dengan sarkas.

Melihat ekspresi Wina yang mengejek tuannya itu membuat Ibu Mirna langsung tertawa terbahak-bahak mendengar perkataan Wina yang terkesan kurang ajar tapi sangat lucu dan terus terang.

"Nyonya ada-ada saja". Ucapnya sambil menghentikan tawa dan menggelengkan kepalanya tersenyum geli.

"Jangan laporin perkataan ku barusan pada si beruang kutub yah bi, habisnya dia nyebelin banget".

Wina sengaja membuat bibi yang ada dihadapannya ini untuk tutup mulut, biasa bahaya dirinya jika Si beruang kutub tahu.

Ibu Mirna hanya bisa mengangguk sambil tertawa pelan, akhirnya tuannya mendapatkan lawan yang imbang.

"Iya nyonya tenang saja saya tidak akan melaporkan apapun, saya senang melihat tuan bisa mendapatkan lawan yang sepadan, soalnya selama ini tak ada yang berani membantahnya".

Wina mengkerut kan keningnya, Alex seperti manusia diktator saja karena tidak suka dibantah padahal kalau salah yah pastilah harus protes.

"Aku yang akan jadi orang yang suka memprotes keputusannya kalau tidak cocok denganku bi, aku tidak mau mengikuti keputusan yang salah, enak saja". Ucap Wina dengan sungguh-sungguh.

Mirna hanya menggelengkan kepalanya pelan melihat tingkah nyonya nya itu.

"Silahkan dimakan dulu makanannya nyonya, terus nyonya minum obatnya, nanti bibi bantu untuk kekamar mandi untuk berpakaian". Jawabnya mengalihkan pembicaraan.

Jangan sampai tuannya itu tiba-tiba masuk dan mendengarkan pembicaraan mereka, bisa kena masalah dirinya nanti.

"Kalau dia menindas bibi katakan padaku, akan ku hajar dia, dia tidak boleh seenaknya pada orang apalagi orang tua".

Wina memperlihatkan kepalan tangannya kepada sang bibi tapi Mirna hanya melihatnya dan menggelengkan kepalanya tertawa geli melihatnya.

"Sudah nyonya, tuan nanti masuk, bisa bahaya untuk saya nanti kalau ketahuan sedang gosipin tuan". Ucapnya pelan sambil memperingati.

Wina langsung cemberut melihat bibi membela Alex yang sangat menyebalkan baginya.

"Baiklah". Pasrahnya.

Dia segera memakan makanannya dan setelahnya meminum obatnya, Wina didorong menggunakan kursi roda memasuki kamar mandi yang sangat luas.

"Saya temani atau saya tinggal nyonya? ". Tanya sang bibi.

"Bibi tinggal saja, nanti kalau saya selesai, saya akan panggil bibi untuk membantu memakaikan baju".

Ibu Mirna mengangguk kemudian undur diri keluar dari kamar mandi dan menunggu didepan pintu.

Setelah selesai, Wina pun keluar dari kamar mandi dalam keadaan segar dan senang.

"Sejak kapan bibi kerja disini? ". Tanya Wina perlahan.

Dia ingin tahu bagaimana kehidupan kakak angkatnya itu selama ini, dia sengaja bertanya pada bibi yang sepertinya sudah lama bekerja

"Saya bekerja dengan tuan saat tuan masih kuliah nyonya, nyonya besar bekerja sambil membangun perusahaan dan sekarang sudah besar setara dengan keluarga Aditama keluarga Nyonya". Ucapnya sambil membantu memakaikan baju Wina.

"Jadi bibi mengenal baik keluarga Alex? ".

"Kenal baik tidak juga nyonya, tuan itu cukup tertutup tapi sangat baik dalam memperlakukan orang-orang disekitarnya, apalagi yang dia sayangi, sampai tragedi nona Renata terjadi, dia semakin dingin dan sangat tertutup".

"Renata? ".

Wina menatap bibi Mirna dengan penasaran, nama itu baru dia dengar dan dia ingin tahu apa yang terjadi sampai Alex semakin dingin.

"Iya nyonya, nona Renata adalah gadis pilihan nyonya besar untuk dipersunting oleh tuan tapi tuan tidak menyukai dirinya, tuan tidak suka gadis yang selalu mendatangi laki-laki seperti yang dilakukan nona Renata dan puncaknya nona Renata menjebak tuan dengan cara licik tapi beruntung perbuatan nya ketahuan".

"Menjebak?, perbuatan seperti apa bi? ". Tanyanya semakin penasaran.

Dia bahkan memfokuskan dirinya karena kepo dengan kehidupan Alex yang seperti nya banyak drama.

"Nona Renata menjebak tuan dengan memberikannya obat tidur dan perbuatan yang tidak pantas, dia menuduh tuan telah menodai dirinya dan mereka hampir menikah tapi saat itu ternyata ada saksi mata yang melihat kelakuan Nona Renata dan bersaksi saat pernikahan akan berlangsung ".

Ibu Mirna menghela nafasnya, beruntung tuannya itu tidak jadi menikah dengan perempuan licik dan penuh kebohongan seperti nona Renata itu.

"Astaga, kok ada perempuan tidak memiliki urat malu seperti itu, bisa-bisanya dia menjebak Alex dengan cara kotor seperti itu, dia seperti manusia tidak punya harga diri saja mau menyerahkan dirinya pada lelaki yang bukan suaminya".

Wina bergidik ngeri membayangkan aksi Renata yang seperti jalang itu, dia yakin Alex pasti membalasnya dengan sangat pantas karena perbuatan nya sudah melampaui batas.

"Nyonya benar, bahkan Nyonya besar sangat murka saat tahu anaknya sengaja dijebak seperti itu, beliau bahkan hampir saja melenyapkan nyawa Nona Renata saat itu".

"Ih aku tidak tahu ibunya Alex seseram itu? ".

"Nyonya pasti akan melakukan hal yang sama jika nyonya berada diposisi nyonya besar, dia pasti merasa sangat bersalah karena menjodohkan tuan Alex dengan perempuan gila seperti itu".

Wina mengangguk pelan membenarkan perkataan Mirna, setiap ibu pasti akan melakukan apa saja untuk melindungi putra putri nya.

Sedangkan Alex kini berada dirumah sakit tempat keluarga Wina dirawat, matanya menelisik sepanjang jalan untuk melihat dan mengantisipasi jika hal-hal yang tidak diinginkan.

Matanya menangkap suatu keanehan pada seorang lelaki yang gerak geriknya sangat mencurigakan baginya.

"Kalian Awasi lelaki dan perempuan yang memakai topi dan masker itu, sepertinya mereka adalah penyusup".

Alex sengaja menargetkan keduanya tapi sebenarnya bukan orang yang dia katakan itu tapi yang mencurigakan untuknya adalah lelaki yang ada di belakang keduanya saat ini.

dia sengaja berkata seperti itu agar memancing orang yang dibelakangnya merasa jika dia sudah tahu keberadaan dirinya dan

mengawasi setiap langkahnya.

"Kau pikir bisa mengelabui seorang Mafia besar seperti ku, jangan mimpi". Alex tetap berjalan santai seperti tidak terjadi apapun yang ada di sekitar mereka.

Alex memberi sinyal kepada para ajudan yang mengikuti dirinya untuk berpisah sejenak dan menangkap orang yang mencari gara-gara dengannya.

"Pastikan kalian menangkapnya, ingat bawah ketempat biasa untuk di eksekusi".

Mereka semua mengangguk pelan, mereka mendengar jelas apa yang dikatakan pemimpin mereka itu.

"Pastikan tidak ada yang tahu, atau kalian dalam masalah besar".

1
Ayudya
lah cari mati aja si Pras ma adeknya🤣🤣🤣🤣🤣
Ayudya
lanjut kak
I Love you,
aka😁😁😁🤣🤣🙏🙏
Ayudya
semoga Wina bisa bahagia
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!