NovelToon NovelToon
SISTEM OJOL PEMBASMI KORUPSI

SISTEM OJOL PEMBASMI KORUPSI

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Action / Penyelamat
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: Na-Hyun

Hidup Bang Jack berubah drastis setelah memasang aplikasi asing. Ia mendadak memiliki kekuatan fisik luar biasa dan akses misi rahasia negara.

Jack harus melawan jaringan mafia yang berkolusi dengan penguasa. Bukti dikumpulkan, kejahatan diungkap, dan pelaku diamankan.

Mampukah ia mengantarkan keadilan agar selamat sampai di tujuan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na-Hyun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kembalinya Sistem

Jack baru saja keluar dari pintu ruangan utama dan berjalan menuju lift. Tiba-tiba suara langkah kaki berat terdengar sangat cepat mengejar dari arah belakang.

"Hei! Jangan buru-buru pulang dong Tuan Pahlawan! Kita belum main habis-habisan kan?"

Jack menoleh cepat dan melihat pria paruh baya itu berubah total. Wajahnya tidak lagi santai, melainkan penuh amarah dan aura membunuh yang sangat kuat.

"Apa lagi Tuan? Bukankah kita sudah sepakat untuk mengakhiri pembicaraan hari ini? Atau Tuan mau batalkan janji sendiri?"

"Janji itu buat orang lemah dan penakut! Aku bos di sini! Aku yang atur aturan mainnya! kamu pikir kamu bisa seenaknya ancam aku lalu pergi begitu saja?"

Pria itu melepas jas mahalnya dan melemparnya ke lantai dengan kasar. Ternyata di balik baju rapi itu, tubuhnya terlihat sangat berotot dan padat.

"Jadi Tuan mau main fisik nih? Di usia Tuan yang sudah tidak muda lagi, apakah Tuan yakin masih sanggup bertarung serius?"

"Jangan meremehkan kekuatan fisikku bocah! Selama ini aku rajin latihan dan menjaga kondisi. kamu yang harusnya waspada karena kamu sudah tidak punya kekuatan super."

"Benar. Aku tidak punya kekuatan ajaib sekarang. Tapi aku punya pengalaman bertarung jalanan yang jauh lebih mematikan dari sekadar otot besar."

"Bagus mulutmu! Mari kita buktikan siapa yang lebih pantas berdiri dan siapa yang harus merangkak keluar dari gedung ini!"

Tanpa aba-aba lagi, pria itu meluncur cepat dan melayangkan pukulan telak ke arah wajah Jack.

Angin berdesir keras akibat kecepatan dan tenaga yang dimiliki oleh penguasa itu.

Jack menundukkan badan dan menghindari pukulan itu dengan selisih sangat tipis.

Ia langsung membalas dengan serangan sikut yang cepat dan tepat mengenai rusuk lawan.

"Agh! Cukup sakit juga pukulanmu! Tapi belum cukup buat bikin aku menyerah!"

Pria itu memutar badan dan menendang keras ke arah kaki Jack. Jack melompat menghindar lalu mendarat dengan stabil di atas lantai marmer.

Mereka bertarung di lorong luas menuju atap gedung yang terbuka. Pintu kaca otomatis terbuka dan membawa mereka keluar ke area terbuka yang tinggi.

Angin malam bertiup kencang menerpa wajah keduanya. Di bawah sana, pemandangan kota malam tampak indah dengan jutaan lampu yang menyala.

"Tempat ini bagus sekali buat jadi lokasi makam terakhirmu Jack. kamu bisa melihat seluruh kota yang akan kamu tinggalkan selamanya."

"Jangan terlalu percaya diri Tuan. Jatuh dari ketinggian ini pasti mematikan. Tapi pastikan Tuan sendiri yang tidak terpeleset dan jatuh duluan."

"Berisik! Terima ini!"

Serangan demi serangan dilancarkan tanpa henti. Pukulan, tendangan, kuncian, dan bantingan terjadi secara cepat dan brutal.

Jack harus bekerja ekstra keras. Lawannya tidak hanya kuat, tapi juga sangat licik dan keras kepala. Setiap kali Jack berhasil memukul, pria itu seolah tidak merasakan sakit dan langsung membalas dengan ganas.

"Kenapa kamu tidak mati sih? Apa yang membuatmu sekuat ini padahal sistemmu sudah mati?"

"Karena semangatku belum mati Tuan! Selama tujuan belum tercapai, kaki dan tanganku tidak akan berhenti bergerak melawan kejahatan!"

"Omong kosong! Terima ini tendangan pamungkasku!"

Pria itu melompat tinggi dan mengayunkan kakinya dengan kekuatan penuh. Jack menangkis dengan kedua lengan yang disilangkan, namun kekuatannya begitu besar hingga membuat Jack terdorong mundur sampai ke pinggir tembok pembatas.

Tubuh Jack terhimpit kuat di tembok beton setinggi pinggang itu. Hanya beberapa sentimeter lagi di belakang punggungnya adalah kehampaan udara dan ketinggian ratusan meter.

"Nah! Sekarang kamu terjepit! Tidak ada jalan keluar lagi! Mati kamu Jack!"

Pria itu mengangkat tangannya tinggi-tinggi siap menghantam kepala Jack dengan keras.

Jack menutup mata sejenak dan memusatkan seluruh konsentrasi yang tersisa.

"AKU TIDAK BOLEH KALAH! AKU HARUS BERTAHAN!"

Tiba-tiba sebuah suara berat dan sangat familiar bergema jelas di dalam kepala Jack.

Sensasi hangat yang hilang berbulan-bulan kini kembali menjalar cepat ke seluruh pembuluh darah dan urat sarafnya.

[DING! SEMANGAT PENGGUNA TERDETEKSI NILAI 100%!]

[SISTEM SEDANG RESTART... UPDATE VERSI 2.0... BERHASIL!]

[KEKUATAN PENUH DIPULIHKAN! MODE PENGUASA KEADILAN AKTIF!]

Jack membuka matanya lebar-lebar.

Pupil matanya berubah berkilau tajam dan aura kekuatannya meledak hebat seketika.

Saat tangan besar itu hendak menghantamnya, Jack menangkap pergelangan tangan lawan dengan satu tangan saja. Jack menatap wajah terkejut itu dengan senyum tipis yang penuh kemenangan.

"Terima kasih Tuan. Karena Tuan yang memancing emosiku, kekuatanku kembali lagi sekarang. Dan kali ini, tidak ada yang bisa menghentikanku."

Genggaman tangan Jack terasa begitu kuat dan dingin. Tulang pergelangan tangan lawan terdengar berderit nyaring menahan tekanan luar biasa itu.

"Apa... Apa yang terjadi? Kenapa kekuatanmu kembali lagi? Bukankah sistem itu sudah rusak dan mati selamanya?"

Pria itu mencoba menarik tangannya kembali namun tidak bisa bergerak sedikitpun. Wajahnya berubah pucat pasi melihat mata Jack yang kini bersinar tajam dan menakutkan.

"Sistem memang mati saat hatiku hancur dan putus asa. Tapi saat semangatku bangkit kembali dan siap berkorban, sistem hidup lagi secara otomatis."

"Jadi kamu benar-benar sudah mendapatkan kekuatanmu kembali? Ini tidak mungkin!"

Jack mendorong tubuh pria itu hingga terpelanting mundur beberapa meter jauhnya.

Pria itu jatuh terduduk di lantai dengan napas yang memburu dan gemetar.

"kamu... kamu benar-benar monster! Kami kira kami sudah berhasil menghancurkanmu sepenuhnya!"

"Monster itu kalian Tuan. Yang tega makan uang rakyat dan menghalalkan segala cara demi kekuasaan. Aku hanya pembersih yang datang membereskan sampah-sampah merugikan ini."

Jack melangkah perlahan mendekati lawannya yang kini mulai terlihat ketakutan. Setiap langkah Jack membuat lantai beton di bawah kakinya terasa bergetar hebat.

"Jangan mendekat! Jangan kamu sentuh aku! kamu tahu siapa aku sebenarnya? kamu tahu siapa yang berada di belakangku?"

"Aku tahu Tuan. kamu bukan sekadar pengusaha atau pejabat biasa. Aku sudah curiga sejak lama melihat gaya kerja dan jaringan kalian."

"Kalau kamu tahu, kenapa kamu masih berani melawan kami? kamu gila ya? Kami menguasai segalanya dari tingkat paling atas!"

"Justru karena aku tahu siapa kalian, aku makin yakin harus memberantas kalian sampai tuntas. Kalian parasit yang hidup subur di tubuh negara ini."

Jack berhenti tepat di hadapan pria itu dan menatap tajam. Ia menunggu pengakuan jujur keluar dari mulut musuhnya sendiri.

"Oke ... Oke kamu menang Jack! Aku akui! Aku bukan cuma direktur perusahaan semata! Aku adalah salah satu anggota utama dari Dewan Partai Merah yang mengatur seluruh roda ekonomi dan politik negara ini dari balik layar!"

"Jadi tebakanku benar. Kalian yang memegang kendali sesungguhnya. Para menteri dan pejabat tinggi itu cuma boneka yang kalian gerakkan."

"Benar! Mereka semua bayangan kami! Kami yang tentukan siapa jadi presiden! Kami yang tentukan kebijakan apa yang keluar! Uang dan kekuatan ada di tangan kami!"

Pria itu berdiri perlahan sambil memegangi pergelangan tangannya yang sakit. Wajahnya kini tampak penuh kesombongan kembali meski tahu lawannya jauh lebih kuat saat ini.

"Dan kamu tahu apa nama kode kami? Kami disebut The Golden Hands! Tangan yang bisa mengubah apa saja jadi emas dan bisa menghancurkan siapa saja yang menghalangi jalan!"

"Jadi selama ini semua skandal besar, korupsi triliunan, pencucian uang, itu semua kerja kelompok kalian?"

"Tentu saja! Tanpa izin kami, seekor lalat pun tidak bisa terbang bebas di negara ini! Kami yang atur segalanya!

"Dan proyek motor listrik fiktif, pembelian alat kantor harga mencekik, pemotongan uang makan anak sekolah, itu juga strategi kalian untuk menguras kas negara?"

"Semua itu cara kerja kami Jack! Uang harus terus mengalir ke kantong kami demi menjaga kestabilan kekuasaan! Rakyat itu cuma beban yang harus diberi makan secukupnya supaya tidak memberontak!"

"Kejam sekali ucapan kalian. Kalian tidak punya hati dan perasaan sama sekali terhadap sesama manusia."

"Kami tidak butuh hati! Di level kami, yang ada cuma hitungan angka dan kepentingan! Perasaan itu kelemahan yang harus dibuang jauh-jauh!"

Jack menghela napas panjang menahan amarah yang memuncak di dadanya. Kini semua potongan puzzle terpasang sempurna dan terbuka lebar di hadapannya.

"Jadi musuh sejati yang harus aku kalahkan bukan cuma satu dua orang jahat. Tapi seluruh sistem kekuasaan busuk yang kalian bangun puluhan tahun ini."

"Terlambat Jack! kamu tahu segalanya sekarang justru makin buruk buatmu! Kami tidak akan biarkan kamu hidup memberitahu dunia tentang identitas asli kami!"

"Kami akan bunuh kamu di sini dan hancurkan tubuhmu sampai tidak tersisa sedikitpun! Tidak ada yang tahu kamu mati di tangan siapa!"

"Silakan coba saja Tuan. Sekarang aku tahu siapa lawan sesungguhnya. Dan aku janji, aku tidak akan berhenti sampai seluruh anggota Dewan Partai Merah itu tertangkap dan dihukum berat."

"kamu menantang seluruh organisasi raksasa sendirian? kamu benar-benar sudah kehilangan akal sehat sepenuhnya!"

"Aku tidak sendirian. Aku punya kebenaran. Aku punya kekuatan. Dan aku punya rakyat yang mulai sadar akan penipuan kalian."

Pria itu mundur selangkah dan menekan sebuah alat komunikasi kecil di pergelangan tangannya.

Suara dengungan helikopter mulai terdengar mendekat cepat dari arah langit malam yang gelap.

"Pasukan elit terbaik kami sudah dalam perjalanan! Mereka akan datang membunuhmu! Lari selamatkan dirimu kalau kamu masih bisa!"

Pria itu melompat ke arah tiang penyangga dan naik cepat ke atas atap yang lebih tinggi. Helikopter besar dengan lampu sorot menyala terang tepat menangkap sosok Jack yang berdiri tegak di sana.

Jack menyadari bahwa ia baru saja membuka kotak pandora yang sangat berbahaya, dan kini seluruh kekuatan gelap negara ini akan bergerak bersama untuk memusnahkannya.

1
Fajar Fathur rizky
cepat bongkar kebusukan musuhnya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!