NovelToon NovelToon
The End Of Before

The End Of Before

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:8.7k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di usia 27 tahun, Vivian Wheeler mengira hidupnya sempurna—hingga ia mendapati dirinya menjadi "pelakor" tanpa sengaja dalam satu hari yang sama.

Setelah memergoki pengkhianatan George, Kekasihnya, yang ternyata telah beristri, Vivian kembali dihantam badai saat dituduh sebagai selingkuhan oleh seorang remaja histeris yang mengamuk hingga merusak mobil Porsche-nya.

Penyebabnya? Logan Enver-Valerio, pemuda 20 tahun yang angkuh, menggunakan foto Acak Vivian sebagai alasan palsu untuk memutuskan Moana.

Tak terima dihina "wanita tua" dan dijadikan tameng, Vivian mendatangi kampus Logan dengan penampilan yang menipu usia, siap memberi pelajaran pada bocah ingusan tersebut.

Pertarungan ego antara sang pewaris tegas dan brondong ini pun dimulai. Siapakah yang akan menyerah saat mulai mencampuradukkan dendam dan obsesi?

🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#25

Uap air hangat masih menguap dari rambut Logan yang basah saat ia melangkah keluar dari ruang ganti dengan ransel olahraga tersampir di bahunya. Ia mengenakan celana jins hitam dan kaus polos berwarna hitam yang kontras dengan kulitnya yang segar.

Begitu ia sampai di parkiran khusus pemain, ia melihat mobil sedan mewah milik Vivian terparkir di sudut yang agak tersembunyi.

Namun, kejutan sebenarnya bukan hanya kehadiran Vivian yang menunggunya, melainkan sebuah mobil Bentley putih yang sangat ia kenali sedang terparkir tepat di samping gerbang keluar.

"Sial," umpat Logan pelan. Itu mobil ibunya.

Ia melihat Vivian yang duduk di kursi penumpang mobil sedannya segera merunduk begitu menyadari keberadaan Isabella yang sedang berdiri di samping Bentley-nya sembari menelepon seseorang.

Vivian benar-benar bersembunyi di bawah dashboard, tidak ingin tertangkap basah oleh wanita yang mengira dirinya sedang hamil dan butuh istirahat total.

Logan menarik napas panjang dan berjalan menghampiri ibunya dengan gaya sesantai mungkin.

"Mom? Kenapa kemari?" tanya Logan, mencoba memblokir pandangan ibunya ke arah mobil Vivian.

Isabella menurunkan ponselnya, matanya langsung berbinar melihat putranya. "Logan! Mommy menunggumu. Tadi Mommy melihat wanita yang sangat mirip dengan Vivian di tribun atas, tapi dia menghilang begitu cepat. Vivian ada di dalam mobilmu, kan, Sayang? Mommy ingin mengajaknya makan malam sehat di rumah."

Logan terkekeh kaku, tangannya masuk ke saku celana. "Nggak ada, Mom. Dia di kantornya, masih bekerja. Tadi yang Mommy lihat mungkin cuma orang yang mirip. Vivian itu gila kerja, mana mungkin dia bolos rapat hanya untuk menonton basket."

Isabella mengerutkan kening, tampak tidak puas. "Benarkah? Tapi insting Mommy berkata dia di sekitar sini. Anak itu harusnya tidak boleh terlalu lelah, Logan. Ingat kondisinya!"

"Iya, Mom, aku tahu. Aku akan menjemputnya nanti dan memastikan dia makan malam. Sekarang Mommy pulanglah, Daddy pasti sudah menunggu," ucap Logan sambil menggiring ibunya masuk ke dalam Bentley.

Setelah perdebatan kecil yang melelahkan, Isabella akhirnya mengalah dan melajukan mobilnya keluar dari area kampus. Begitu mobil ibunya hilang dari pandangan, Logan segera berlari menuju mobil Vivian dan mengetuk kacanya.

"Sudah aman, Nyonya Besar. Kau bisa keluar dari persembunyianmu," goda Logan.

Vivian muncul dari bawah dashboard dengan wajah merah padam dan rambut yang sedikit berantakan. Ia segera merapikan diri dan membuka pintu mobil. "Ini benar-benar gila! Aku merasa seperti buronan internasional di bawah pimpinan ibumu."

Logan masuk ke kursi pengemudi, mengambil alih kemudi setelah Vivian pindah ke kursi samping. Ia melajukan mobil keluar dari kampus menuju jalanan kota yang mulai padat oleh lampu-lampu sore.

Keheningan menyelimuti kabin mobil selama beberapa saat. Vivian menatap ke luar jendela, melihat gedung-gedung tinggi yang mulai menyalakan lampu hiasnya. Pikirannya kembali pada ucapan Isabella di salon dan restoran—soal apartemen baru, cucu, dan... pernikahan.

"Logan," panggil Vivian pelan, memecah kesunyian.

"Ya, Sayang?"

"Kau serius soal pernikahan kita? Maksudku... rencana gila yang terus dikatakan ibumu?" Vivian menoleh, menatap profil samping wajah Logan yang tegas di bawah cahaya lampu jalan.

"Kau baru dua puluh tahun, Logan. Kau mahasiswa populer, kapten tim, dan punya masa depan yang panjang. Apa kau benar-benar serius akan menikahi wanita sepertiku?"

Logan tampak terdiam. Cengkeramannya pada setir mobil mengerat. Pertanyaan itu menghantamnya tepat di ulu hati. Sejujurnya, jauh di dalam lubuk hatinya, Logan tidak pernah berpikir untuk menikah dalam waktu dekat. Di usia dua puluh tahun, pria sepertinya biasanya masih haus akan petualangan, pesta, dan kebebasan tanpa batas.

Ia melirik Vivian sekilas, lalu kembali menatap jalanan di depannya. Atmosfer di dalam mobil mendadak berubah menjadi menegang.

"Menjadi murahan itu sangat mudah, Vivian," ucap Logan tiba-tiba, suaranya terdengar jauh lebih tua dari usianya. "Rasa sakit, pengkhianatan, dan kebencian... semuanya menjadi satu dan bisa mengubah pria mana pun menjadi sampah yang hanya ingin bermain-main."

Vivian mengernyitkan dahi, merasa bingung dengan arah pembicaraan Logan. "Apa maksudmu?"

Logan meminggirkan mobil ke bahu jalan yang sepi dan mematikan mesin. Ia memutar tubuhnya menghadap Vivian. Matanya kini tidak lagi memancarkan binar nakal, melainkan sebuah luka lama yang dalam.

"Aku sudah cukup bermain-main karena aku pernah dikhianati sebelumnya. Aku menghabiskan dua tahun terakhir menjadi pria yang kau sebut 'berandal' hanya untuk membuktikan bahwa aku tidak bisa disakiti lagi," Logan menarik napas panjang. "Tapi menikah denganmu? Jika itu yang ditanyakan... mari kita percepat saja semua prosesnya."

Vivian tertegun. "Logan, kau tidak harus melakukan ini karena kasihan atau karena terjebak kebohongan bayi itu."

"Aku tidak merasa terjebak," potong Logan tegas. "Aku tidak keberatan menikah muda kalau calon istrinya adalah kamu, Vivian Wheeler. Kau satu-satunya wanita yang membuatku merasa tidak perlu lagi mencari 'petualangan' lain di luar sana. Kau adalah tantangan, rumah, dan gairahku dalam satu paket."

Vivian terpaku. Jantungnya berdebar tidak karuan mendengar pengakuan yang begitu berani dari pria yang usianya tujuh tahun di bawahnya itu.

"Gombal," gumam Vivian, mencoba mengalihkan rasa haru yang mulai menyerang pertahanannya.

"Ini bukan gombalan, Vivian. Ini janji seorang pria yang sudah lelah bermain peran," Logan mendekat, mengikis jarak di antara mereka. Ia memegang kedua tangan Vivian, menatapnya dengan penuh keyakinan. "Ibundaku mungkin gila, tapi untuk pertama kalinya dalam hidupku, aku setuju dengan kegilaannya. Jadi, bagaimana? Apa kau siap menjadi Nyonya Enver-Valerio yang sesungguhnya?"

Vivian menatap mata Logan, mencari keraguan di sana, namun yang ia temukan hanyalah sebuah kepastian yang menakutkan sekaligus melegakan. Di bawah temaram lampu jalanan Los Angeles, Vivian menyadari bahwa kontrak ganti rugi mobilnya telah berubah menjadi kontrak seumur hidup yang tidak ingin ia batalkan.

"Kita lihat saja nanti, Bocah," jawab Vivian dengan senyum tipis yang penuh arti.

Logan menyeringai—kali ini bukan smirk playboy, melainkan senyum seorang pemenang. Ia menarik Vivian ke dalam ciuman lembut yang menjadi penutup sore itu, sebuah ciuman yang menandai dimulainya babak baru yang jauh lebih serius daripada sekadar drama di depan publik.

1
ren_iren
pokoknya dar der dorrr🤭😂
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Aduh, Daddy udh tau ini 🙈🙈🙈
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④: Efek msh darah muda juga itu ya, De 🤦🤦🤦
total 4 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Biar cinta segi4 mreka mnemukan jalan keluar terbaik wlau hrs mlewati neraka 🙈🙈🙈
Ros 🍂: ngakak ya tuhan 🤣🤣
total 5 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Dad, Mom, itu Kedua Putra Putri kalian udh mlakuan ksalahn & mnyebabkn Flo hancur 🤦🤦🤦
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④: Ok, Ade ❤️🤗😘
total 9 replies
Nasya Sifa Aura
sdh lu tebak apa elowen tau y klau itu bkn kk kandung ny
Ros 🍂: ayo main tebak-tebakan kak😭🤣🤣🙏
total 1 replies
Ros 🍂
Nah Benar.🥰🤣
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Tnyata oh tnyata, Elowen ...
Ros 🍂: Huhuhu terharu 🥹😭🤣
total 5 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Jd inget Kartun, Flo & Al sperti Tom & Jerry 🤦🤦🤦
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④: Bener, Ade 🤣🤣🤣
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Moveee, Felix, klo gk mau, cwe yg kau cintai direbut Ade mu 🤦🤦🤦
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Blummm... msh otw jd kekasih 🤣🤣🤣
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④: Hi hi 🤣🤣🤣
total 2 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Wkwkwkw siapa yg pernah ke neraka 🤭🤭🤭
ren_iren
nah loh bau bau huru hara akan terjadi.... 🤭
Ros 🍂: Wkwkw siapkan diri kak 🤣🙏🥰
total 1 replies
Dev..
Vivian keterlaluan banget, dia dominan di hubungkan pernikahan, padahal harusnya ada proses diskusi utk ambil keputusan..😌
Ros 🍂: Nah benar kak🥰
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Logan gk mau Putra ny mngalami hal yg sama sperti diri ny dulu 👍👍👍
Ros 🍂: Benar kak🥰
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Aduh, Logan, ini Putra mu, bikin 'mual' 🤣🤣🤣
Ros 🍂: besar dimulut kak😭🥰
total 3 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Auuu auuu suka hewan purba ternyata 🤭🤭🤭
Ros 🍂: cap Dino nggak tuh 🫶🤣
total 1 replies
Nasya Sifa Aura
thor aku blm, ngantuk msh di tggu up selanjut ny
Ros 🍂: kak🫶🥰
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
Jd kacian liat nasib Flo 😔😔😔
Ros 🍂: huhu 🥹
total 1 replies
Nasya Sifa Aura
thor buat donk cerita ank2 ny logan and vivian
Ros 🍂: udah ya kak 🤭🫶
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④
hi hi kadal, aduh hewan imut itu 🤣🤭🤦
❥␠⃝ ͭ🍁𝐘𝐖💃🆂🅾🅿🅰🅴⓪④: Asyiiiaaappp, Ade 🤣🤭👍
total 8 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!