NovelToon NovelToon
LEONARA~Misi Menaklukkan Cowok Cuek!

LEONARA~Misi Menaklukkan Cowok Cuek!

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen School/College / Romansa / Obsesi
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: HaluBerkarya

Aira Putri Manggala tidak tahu arti kata menyerah. Sudah 99 kali ia menyatakan cinta, dan 99 kali pula Leonel menolaknya tanpa ragu.
Cowok paling cuek di sekolah itu seperti tembok es. Sulit didekati, mustahil ditaklukkan.
Tapi Aira bukan tipe gadis yang mundur hanya karena ditolak.
Bagi Aira, cinta bukan soal harga diri. Ini soal perjuangan.
Seluruh sekolah mengenal obsesinya. Sebagian menertawakan, sebagian menunggu keajaiban.
Yang tidak pernah mereka tahu…

AIRA-LEONEL DI SINI!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon HaluBerkarya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5. seribu satu cara~ mommy Alena

​Mobil mewah milik Aira berhenti tepat di depan rumah besar bergaya Eropa modern itu. Empat sekawan itu turun, Nathaniel melangkah masuk sambil menenteng kantong kresek berisi buah mangga, diikuti yang lain.

​Di dalam, suasana tenang langsung pecah oleh kedatangan mereka yang berisik. Mommy Alena yang sedang duduk santai di ruang keluarga bangkit berdiri, menyambut mereka yang baru saja sampai.

​"Selamat siang," sapa mereka serempak.

​"Siang. Kalian sudah pulang?" tanya Mommy Alena sembari menerima uluran tangan anak-anak itu yang menyalaminya satu per satu.

​"Sudah, Mom," jawab Aira singkat, lalu langsung mendudukkan bokongnya di sofa.

​Namun, perhatian Mommy Alena teralih. Alisnya mengerut saat matanya tertuju pada kantong kresek yang dibawa Nathaniel.

​"Itu... apa?" tanya Mommy Alena menyelidik.

​Seketika, mereka kompak memberikan senyum kikuk.

​"Mangga, Tante," jawab Anya pelan

​"Mangga? Itu hasil nyolong lagi?" tanya Alena, matanya menyipit penuh selidik.

​Mereka berempat kompak mengangguk tanpa ragu.

​"Iya, Tan. Jumlahnya tidak sampai sepuluh. Padahal tadi sisa dua lagi buat genapin, tapi keburu digonggong anjing, jadi kita langsung lari," jelas Anya. Penjelasan itu langsung disambut tawa pecah dari mereka berempat saat ingatan tentang aksi lari tunggang-langgang tadi kembali muncul.

​Alena menghela napas, menatap putrinya dengan dahi berkerut heran. "Ya lagian, kenapa harus nyolong lagi? Kalian tidak kekurangan uang, kan? Kamu, Aira... beli mangga itu tidak sampai satu juta harganya. Dua puluh ribu saja kamu sudah dapat lima mangga. Kenapa mesti nyolong coba?"

​Alena menggeleng-gelengkan kepala, membayangkan risiko yang mereka ambil. "Untung anjingnya tidak gigit. Coba kalau sampai kena?"

​"Kagak bakal kegigit, Mom. Anjing itu payah, masa ngejar kami saja kagak bisa. Elah," sahut Aira santai, seolah dikejar anjing penjaga hanyalah olahraga biasa baginya.

"Syukurlah kalau begitu, tapi lain kali jangan ya. Kalau kalian mau nyolong, cari di tempat yang aman, yang tidak punya anjingnya," ujar Alena tenang. Kalimat itu meluncur begitu saja, sukses membuat tiga teman Aira kompak memutar bola mata dan melongo di tempat.

​"Ayo, sekarang kalian ganti baju dulu. Habis ini kita rujak bersama. Oh iya, mangganya ada berapa?" tanya Alena tiba-tiba antusias.

​"Delapan, Tante," jawab Nathan singkat.

​Alena mendengus remeh. "Payah banget cuma delapan. Mommy dulu maling mangga orang itu bisa sampai dua puluh! Bisa tuh, dan kagak dikejar anjing juga," sahutnya bangga.

​Lagi-lagi, mereka bertiga tak bisa berkata-kata. Wajah mereka nyaris tak percaya menatap sosok wanita di depan mereka.

​Daebakkkk... wanita cantik elegan seperti ini, ternyata pernah juga nyolong mangga, batin Nathaniel, antara takjub dan ingin tertawa.

​Tidak perlu tes DNA pun, Aira sudah jelas anak Tante Alena. Astaga, plek ketiplek banget, Denada hanya bisa mematung. Dalam hatinya ia terus menggeleng tak habis pikir, bagaimana bisa keluarga sekaya Manggala punya dua anggota keluarga yang kelakuannya seajaib ini.

​"Kenapa masih diam? Kalian tidak jadi rujak? Ya sudah kalau begitu, biar Mommy saja yang rujak. Nanti kalian jangan minta, ya!" lanjut Alena santai. Ia mengambil alih kresek berisi mangga dari tangan Nathan, lalu melenggang pergi begitu saja menuju dapur.

​Meninggalkan anak-anak itu yang masih berdiri mematung dengan seribu pertanyaan di kepala.

...****************...

​Halaman belakang rumah Manggala mendadak ramai. Mereka berlima duduk melingkar, asyik menikmati rujak pedas hasil perjuangan tadi sambil bertukar cerita tentang keseharian di sekolah. Suasana sore itu diisi suara kecapan pedas dan tawa yang pecah berkali-kali.

​"Tante dulu jadian sama Om William gimana, Tan?" tanya Anya penasaran. Ia memasukkan potongan mangga ke mulutnya, sesekali mendesis kepedasan, tapi rasa gurih pedas bumbunya justru bikin ketagihan.

​Alena tidak segera menjawab. Ingatannya melayang kembali ke masa-masa ia dan William masih berpacaran. Sebuah senyum penuh kemenangan terukir di wajah cantiknya.

​"Ah, itu... suamiku itu selalu klepek-klepek sama Tante waktu muda. Dia ngejar-ngejar Tan—"

​"Yeee! Kebalik, heiii Mommy Alena Alexandriaaa!" potong Aira cepat, membuat wanita dewasa itu mendengus tajam. "Mommy yang ngejar-ngejar Daddy, kan? Daddy pernah cerita ya ke Aira!"

​Alena hanya bisa mendelik ke arah putrinya yang dengan tidak sopan merusak citra primadona-nya di depan teman-temannya.

​"Ya, setidaknya Tante Alena tidak sampai nembak Om William sampai sembilan puluh sembilan kali kan, Tante?" tanya Anya lagi. Bibirnya tersungging tipis, sebuah sindiran telak yang diarahkan langsung pada Aira yang duduk di sebelahnya.

"Ya tidak dong! Jatuh harga diriku kalau begitu. Masa nembak sampai sembilan puluh sembilan kali? Emang kalian ada yang begitu?" tanya Alena serius, seolah-olah hal itu adalah sebuah kemustahilan besar.

​"Ada, Tan! Mana tidak nyerah-nyerah tuh cewek, padahal sudah ditolak berkali-kali oleh cowok paling tampan di sekolah," celetuk Nathaniel tanpa dosa.

​Seketika, wajah Aira berubah. Tatapannya menajam, menembus satu per satu teman-temannya yang mulai menahan tawa.

​"Ya itu namanya perjuangan ya, Setan!!" seru Aira tak mau kalah, suaranya naik satu oktav.

​Alena melirik perubahan ekspresi putrinya yang terlihat sangat gusar. "Jadi... Aira? Aira yang secantik ini ditolak? Astaga, siapa cowok yang berani-beraninya menolak pesona putriku ini?" tanya Alena dengan senyum yang lebih condong ke arah mengejek.

​"Aku penasaran, apakah dia lebih tampan daripada suamiku, sampai anaknya bisa ditolak berkali-kali begitu," lanjut Alena memanas-manasi.

​"Bukan ditolak, Mom!" ujar Aira ketus, wajahnya sudah menekuk sempurna.

​"Lantas?" tanya Alena santai sembari mengunyah potongan mangga.

​"Hanya... kagak menjawab!"

​"Sama saja itu mah!" sahut Alena cepat. "Kamu harus belajar sama Mommy, Sayang. Ayo, jangan sampai kau mempermalukan gen keluarga. Masa keturunan Alena dan William ditolak!"

Aira hanya memutar bola matanya malas. Wanita cantik di hadapannya ini terlampau narsis, tapi sayangnya kenyataan memang pahit, ayah dan ibunya memiliki perpaduan gen yang nyaris sempurna.

.

.

​"Mommy ada saran tidak? Cara meluluhkan cowok yang sedingin kayak es di Kutub Utara?" tanya Aira pada akhirnya, mulai menyerah dan butuh bantuan profesional.

​Bibir Alena tersungging tipis, penuh rahasia. "Jelas dong. Kamu tinggal mau teori yang mana? Mommy punya banyak cara," jawabnya santai seolah sedang menawarkan menu restoran.

​"Apa tuh, Tan? Wah, Aira ternyata payah dalam seribu satu cara. Belajar dong dari Tante Alena!" Denada ikut nimbrung karena penasaran. Ia sampai menajamkan telinganya, menyelipkan helaian rambut yang menutupi kuping, benar-benar siap menyerap ilmu dari sang suhu.

​"Pertama-tama, kalian harus berani," Alena memulai dengan nada bicara yang sangat meyakinkan. "Berani dalam artian... harus berani ribut! Harus latihan ngejambak, biar kalau ada cewek lain yang dekat-dekat, kita sudah punya skill menjambak rambutnya sampai rontok!"

​Ujar Alena dengan wajah yang teramat serius. Seketika, teman-teman Aira mematung di tempat. Kunyahan mangga di mulut mereka tertahan, antara bingung dan ngeri mendengar ilmu barusan. Sementara itu—

​"Uhukkkk! Uhuk! Aku butuh air... BIBIIIIII! TOLONG BAWAKAN AKU AIR!!" ​Aira memekik di sela batuknya karena tersedak potongan mangga. Rasa pedas cabainya kini merambat naik sampai ke hidung, membuat wajahnya memerah padam gara-gara teori ajaib ibunya sendiri.

"Aira, hati-hati dong makannya. Masa mangga doang kesedak!" ujar Alena sambil mengelus lembut punggung putrinya. Ada sirat kekhawatiran yang tulus di sana, meski dialah penyebab kekacauan itu.

​"Ini semua salah Mommy!" desis Aira pedas, tepat setelah segelas air yang dibawakan asisten rumah tangga tandas tak bersisa. Tenggorokannya masih terasa panas, tapi rasa penasarannya jauh lebih besar.

​"Oke, lanjut. Yang kedua, kalian harus punya cadangan," ujar Alena kembali melanjutkan tipsnya seolah tidak terjadi apa-apa.

​"Cadangan maksudnya di sini, nanti itu akan buat dia cemburu. Atau kalau tidak, coba main tarik-ulur," lanjutnya mantap. Mereka berlima mengangguk-angguk paham, seolah baru saja mendapatkan pencerahan strategi perang yang jenius.

​"Dan yang berikutnya, Tan?" tanya Nathaniel makin antusias. Ia bahkan sedikit mencondongkan badannya ke depan.

​"Kalau itu juga belum luluh, cara ketiga kayaknya bakal jauh lebih manjur," ujar Alena pelan sambil memilin potongan mangga menggunakan garpu, memberikan efek dramatis.

​"Apa tuh, Tante?" tanya mereka hampir bersamaan.

​"Kalian harus pakai dukun untuk melet!"

​"Astaghfirullah!"

​Empat sekawan itu beristighfar serempak, tangan mereka otomatis mengelus dada masing-masing. Mata mereka membulat sempurna, tak menyangka saran dari wanita se-elegan Alena bisa melompat sejauh itu ke ranah sesat.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kebalek ege😭
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: 🤣🤣🤣Takutnya nanti Leonel hamil benaran
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
bagus kemasan air minum mmg harusnya di buang menyebalkan/Left Bah!/
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
aaaaa aku maluuuu🫣🫣🫣🫣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
dih gengsi🤣🤣🤣🤣 noh marai cleo dih kesel dasar merk air minum😑
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Kalau kata Anya: Malu Aqua😭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
jiakkkkk jmkangen sma pembuat onar🤧🤧🤧🤣🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kamu terlalu lama leonel harusnya kl. km mmg suka sama aira jangan belagak gk suka😑 skrg aira ada yg ngejar kmnya cembukur😑
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: ah lambat🤣
total 6 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
cieee kalah cepat cieee🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: iya aku bingung kaynaya berangkat dluan thu leonel kok tiba tiba aldaren yg sampe dluan🙄🤣
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wahhh??😱😱😱 bapak negra leonel malu???? 🫣🫣🫣🫣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: iya sih😭😭😭😭😑
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kannnn😭😭😭😭😭😭😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
plis gk sanggup baca lanjutannya tkt bgt aku yg baca aku juga yg malu😭😭😭😭🤧
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: 😭😭Apalagi aku, malu banget kak🤣
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
gpp thor tpi hari ini tipel ya🫣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: dih othor gk asik😑🤣
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
eh visi misi mengejar leonel? 😭
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: shok aku
total 2 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
thor up lgi yokkkk/Slight//Slight//Slight/
wulan dari
kira" leonara itu Aira apa Leonel ya.
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
wuahh triel nda thor/Curse//Curse//Curse//Cleaver//Cleaver//Cleaver//Cleaver//Cleaver/ duhhh gk bisa aku
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: gk asik/Right Bah!/
total 2 replies
Mey Abimanyu
curiga Leon yg balas ini chat 😆😆😆
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
HAHAHHA kmau lucu sekali sih aira ya ampun🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM: laginya oon banget😑🤧
total 2 replies
wulan dari
kira" Aira pilih Leonel apa daren ya klo pilih Leonel trs Daren gmna dan ko g ad kisah Aurora,valerio dan Malvin ya Thor
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Entah kak, pilihan yang syulitt🤣
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
kayanya gelang dukunnya manjur tpi km blm menyadarinya ra😭😭😭😭😭
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: Kagak manjur kak, Leonel kagak klepek-klepek🤣🤣😭
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$ 𝐀⃝🥀MEI_HMMM
buhhahhaha kasian sekali 🤣🤣🤣🤣🤣
≛⃝⃕|ℙ$꙳Äññå🌻✨༅༄: lima juta hangus🤣🤣😭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!