NovelToon NovelToon
Bayang Dendam Dalam Cinta

Bayang Dendam Dalam Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Dark Romance / Balas Dendam
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Noona.sv95

Maya, gadis manis yang harus mengganti identitas dan namanya setelah kecelakaan besar nyaris merenggut nyawanya.

Ia bangkit dari kematian setelah diselamatkan oleh seorang dokter yang mengangkatnya sebagai anak. Ia bersumpah untuk membalaskan dendamnya. Ia bersumpah membalaskan dendam atas kematian ayah dan juga adiknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noona.sv95, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengakuan menyakitkan

Setelah beberapa jam, barulah Vello sadar dan mulai membuka matanya. Sadarnya Vello, bertepatan dengan Maya yang masuk kedalam kamarnya.

"Kau sudah sadar sayang? Minumlah, kau pasti haus!" Maya berusaha membantu Vello bangun.

Mata Vellona berkaca-kaca, saat kembali bisa berada di depan kakaknya.

"Kak Maya!!!" jerit Vello dengan langsung menghambur pada pelukan Maya.

Vello menjerit sejadi-jadinya di pelukan sang kakak menumpahkan segala kesakitannya.

Maya mencoba membiarkan Vello menumpahkan segala bebannya saat ini, sebelum dia menanyai apa yang sebenarnya terjadi dan siapa yang berbuat keji padanya.

Setelah hampir setengah jam Vello menangis, akhirnya dia mulai bisa tenang dengan sisa isakan yang masih terdengar. Maya menyodorkan segelas air untuk Vello, lalu setelahnya Maya bertanya pada Vello.

"Siapa yang melakukan semua ini? Kenapa kau bisa pulang dalam keadaan tidak sadarkan diri di dekat bak sampah rumah kita, bukankah kau bilang akan pergi ke rumah Zeryn?" Maya langsung bertanya pada inti permasalahannya.

Vello mulai menceritakan yang terjadi, sesaat setelah dia meninggalkan rumah.

**

Beberapa saat setelah Vello keluar dari rumah, dan berencana menghadirkan sebuah acara bersama sahabatnya sendiri, Zeryn.

Vello keluar dari rumah, lalu berjalan ke arah depan gang rumahnya menuju jalan raya.

Vello menunggu Zeryn yang berjanji menjemputnya disana. Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya Zeryn tiba dan Vello langsung masuk kedalam mobilnya.

"Apa kau sudah menyiapkan perlengkapan tugas kita??" tanya Vello.

"Tentu, aku sudah menyiapkannya sesuai yang kita rencanakan di awal. Tapi masih ada satu barang yang belum aku siapkan!

Nanti kita mampir sebentar di toko yang biasa aku datangi!" sahut Zeryn.

Vello hanya membalas anggukan.

"Ah Vee aku sudah membeli beberapa minuman dingin dan juga camilan untuk kita, kau makanlah kebetulan ada minuman kesukaanmu disana. Aku meletakkannya di kursi belakang!"tawar Zeryn pada Vello.

Tanpa curiga, Vello menerima tawaran Zeryn

Zeryn memang sering memberi banyak hal dan juga bantuan pada Vello, bahkan tak jarang apa yang di miliki Zeryn pasti di miliki juga oleh Vello.

Mereka sudah menjadi sahabat dekat dari semenjak belia tepatnua semenjak sekolah menengah pertama, itu sebabnya Vello tak lagi sungkan pada Zeryn.

Vello mengambil salah satu minuman dingin kemasan yang menjadi kesukaannya, yang diletakan dalam plastik di kursi belakang dan langsung meminumnya tanpa memikirkan hal lain.

Namun, beberapa saat setelah Vello mencoba minuman tersebut, kepalanya terasa pusing dan berkunang. Lalu Vello jatuh tak sadarkan diri.

*

Vello tidak tahu apa yang terjadi setelahnya, tapi begitu dia sadar, dia sudah berada di satu ruangan seperti kamar yang sedikit usang. Sepertinya itu rumah yang sudah cukup tua.

Vello memegangi kepalanya yang terasa pusing dan juga berdenyut. Dia mengedarkan pandangannya pada sekeliling ruangan tersebut.

"Aku ada dimana?" lirih Vello. Tiba - tiba terdengar suara sahutan dari arah pintu kamar mandi.

"Kau ada di tempat yang tepat, sayang!" kekeh Joe yang baru keluar dari kamar mandi dan tengah mengancingkan resleting celananya.

"Joe, kenapa aku ada di sini?? Ini dimana? Bukankah tadi...!" ucapan Vello menggantung saat mengingat  jika tadi dia bersama Zeryn, dan sekarang tiba-tiba berada di sana.

"Kau sudah mengingatnya sayang?? Jangan takut, aku tidak menggigit!" Joe kembali terkekeh, lalu menaiki ranjang dan mencoba menyentuh pipi Vello.

Dengan cepat, di sisa kesadarannya yang masih belum pulih, Vello turun dari ranjang dan menjauh dari Joe. Baru beberapa langkah, Joe sudah menarik Vello dengan kasar dan membantingnya di atas ranjang.

Vello langsung bangkit dan menghindar dari Joe yang terus mencoba menyentuhnya. Seolah sedang bermain, Joe terus menangkap lalu melepaskan Vello begitu seterusnya.

Hingga akhirnya, tangan Joe berhasil merobek sedikit lengan baju yang di pakai Vello.

Vello terus berusaha menghindar dan berteriak meminta tolong. Hingga akhirnya Bryan datang, disusul kedua temannya.

Vello terus di permainkan seperti boneka, lalu Vello di jadikan pemuas nafsu empat orang pria bajingan hingga akhirnya dia di buang didekat bak sampah rumahnya

**

1
falea sezi
males harusnya jujur km biar di bantuin bales dendam oon novel pret
falea sezi
max di bunuh berarti
falea sezi
penulis pro penjahat kayaknya
falea sezi
penulis nya bego
Noona_SV: contohin jd penulis pintar dong kak. biar aku bisa belajar
total 1 replies
falea sezi
semoga bisa di penjara
falea sezi
bejat gtt mreka
FELNI JULIANI
sangat bagus
FELNI JULIANI
lanjut kak😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!