Setelah Era kekacauan usai, Alam semesta kembali damai, tapi ' mereka mendengar kabar bahwa Berita buruk kembali, Yang dimana Dewa kematian Deng Xioping Membuat onar dengan para Dewa maupun Iblis.
Deng xioping ini suka membuat kerusuhan,jika dia tidak suka langsung membantai Keluarganya,bahkan telah ada Ratusan Dewa dan iblis telah ia bunuh, hingga ia Ditargetkan oleh para dewa sepuh untuk dibunuh.
Saat Dewa kematian sedang bersantai dengan istrinya, kediaman nya didatangi Ribuan dewa Dipimpin oleh para dewa sepuh.
Karena banyak nya kekuatan yang datang, Akhirnya Deng Xioping mati dan istrinya Dibunuh didepan matanya,hingga ia berjanji akan kembali dan membantai semua dewa, bahkan dewa pencipta sekalipun.
WARNING!! NOVEL INI TERKANDUNG BEBERAPA ADEGAN BERBAHAYA, DAN BEBERAPA ****** ******
Ayo baca ya abang/kakak
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muhammad fatur Adinata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
CH 4 : SEKTE LEMBAH SUCI
Setelah berhasil melarikan diri , Ling Tian muncul di Gerbang kota awan biru, tapi ' ia sedikit kaget melihat Beberapa Rombongan klan yang banyak membawa murid mereka ke Kota Heng'ua,kota yang bersebelahan langsung dengan Kota bulan Biru.
" Semoga saja Tahun ini aku berhasil masuk Sekte Lembah Suci "
" Ya benar , karena tahun kemarin kita sangat Ampas sekali "
" Hei kenapa kau membawa sisir rambut ?"
" Nanti Di kota besar heng'ua pasti banyak Wanita cantik , hehehe aku tentunya harus tampil gagah perkasa bukan ?"
" Cih....Kita ini mau Ikuti Seleksi bukan ajang pamer ketampanan Dasar "
" Nanti kalo Acara sudah dimulai, kalian Lakukan yang terbaik "
" Baik Guru "
Ling Tian mendengar perbincangan Salah satu rombongan Klan disana, hingga ia sedikit tersenyum tipis dimulutnya. " Sepertinya aku akan memulai dari Sekte Lembah Suci ini, Pasti banyak sumber daya disana " Gumam Ling Tian ikuti dengan Rombongan itu.
Setelah menempuh Jarak sekitar Tiga Dupa, akhirnya mereka sampai Di Kota Heng'ua, yang dimana terlihat sekerumunan orang yang siap menyaksikan Perekrutan yang akan dilakukan Oleh Tetua Sekte lembah Suci.
Karena Banyak nya keramaian Disana, Para pedang Kaki lima tidak mau ketinggalan, dengan gagahnya mereka mendorong dan menjejerkan Gerobak Keren mereka.
" Kacang Rebus!! Beli-beli "
" Kue-kue !! "
" Cemilan-Cemilan Manis "
" Buah-buah "
" Paman Buahnya satu "
" Baik....Nah, ini Nak buahnya "
" Tapi ' Hutang dulu ya paman, hehehe Kabur "
" Woii Bocah Sialan Jangan kabur "
Keramain Terlihat begitu bising disana , mereka banyak menceritakan apakah Murid murid tahun ini akan berbakar dari tahun sebelumnya? Saat kerumunan Sedang Berlangsung, Semua mata langsung tertuju pada kapal terbang yang datang dan mendarat Di alun Alun Kota Heng'ua.
" Mereka datang , Cepat Siapkan Diri kita "
" Woi Gendut, jangan makan saja!! Tetua Sekte Lembah Suci sudah datang "
" Cih....Aku ini masih lapar!! Tetua Apalah Aku hanya mau makan saat ini "
Setelah kapal terbang Mendarat Disana, Dua orang Sepuh dan satu murid inti Sekte Lembah Suci Turun dari kapal Terbang, Dengan menatap semua orang.
" Selamat Datang Tetua Ji,Tetua Ho dan Murid Sekte Lembah Suci terhormat di Kota ku " Ucap Walikota Dengan Senyum lebar.
" Apa kamu yakin Kita akan mendapatkan Murid-murid berbakat diwilayah Timur ini ?" Ucap Tetua Ji ke Ho Siang.
" Entahlah, Tapi ' Bagian Kita telah diambil oleh Tetua lain, dan kita hanya dapat bagian Timur bagaimana lagi " Sahut Tetua Ho, karena Diwilayah timur ini para tetua Sekte Lembah Suci akan lebih memilih Ketempat lain pergi merekrut, karena Wilayah timur jarang muncul Jenius.
" Dua orang Ini setidaknya berada di ranah Pendekar Emas Tahap 1 dan 2 " Gumam Ling Tian melihat dari keramaian.
" Sudahlah Kita mulai saja, Tapi ' Dengan metode yang lebih Cepat saja kamu mengertikan ?" Ucap Tetua Ho menatap Tetua Ji.
" Ya aku mengerti " Ucap Tetua Ji segera menatap semua orang disana. " Dalam Seleksi Tahun ini, Kita akan melakukan Perekrutan yang Lebih Cepat dari sebelumnya " Sambungnya pada semua orang.
" Apakah Sekte Lembah Suci Tidak ingin berlama-lama Disini ?"
" Hei bukan ,aku Rasa Tetua-tetua itu ingin perekrutan Lebih cepat saja dari tahun sebelumnya "
" Ooo begitu, Ngomong dong dari tadi "
" Apaan Sih Kau!! Kan ini aku sudah bilang dasar!!"
Tetua Ji mengeluarkan sebuah artefak seperti Piring , lalu Piring itu dilemparkan Ke udara. Piring besar Langsung berubah bentuk menjadi besar dan menjadi Sebuah Arena pertarungan.
" Ujian Hanya ada dua untuk tahun ini , Ujian Pertama Semua peserta harus di Bertanding Di atas arena, Hingga menyisakan Seratus peserta saja , dan lanjut ke ujian kedua!! Apakah kalian Paham ?" Ucap Tetua Ji.
" Kami paham senior " Ucap Serentak Para Guru murid setiap klan Besar maupun kecil.
Semua peserta segera naik ke atas arena , Ling Tian juga ikut menjadi peserta disana,karena ia tak mau kesempatan emas ini berlalu begitu saja.
" Ingat kalian Hanya boleh membuat lawan kalian Keluar dari arena, dan jika Lawan kalian telah mengakui kekalahan, kalian Jangan menyerang lagi , paham ?" Tetua Ho ikut andil dalam memberikan penjelasan.
" Paham Senior " Ucap Para Peserta serentak.
" baiklah mulai "
Setelah kalimat itu dilayangkan, Semua peserta segera mengeluarkan Senjata mereka, bermacam-macam Senjata dikeluarkan oleh para murid, Ada pedang, Tombak, Busur dan sabit tajam.
Dalam sekejap saja, Diatas pertandingan telah terjadi pertarungan seru, ada murid yang menyapu bersih lawan nya dalam sekali tebas tombak, Mereka ada juga melakukan Dengan tangan kosong karena tidak memiliki senjata.
" Hehehe....Tombak Angin utara" Tuan Muda Klan Xi segere melakukan Tebasan secara Horizontal ke arah depan, hingga energi Qi angin yang sangat kuat menghantam Beberapa murid jatuh dari arena.
" Hmmmm..." Tetua Ji melihat Pertandingan Berlangsung, sembari mengelus jenggotnya.
" Tuan Muda Xi kita hebat "
" Hahaha...Tuan muda kita pasti bisa menang "
Lalu dalam beberapa menit kemudian, Tuan Muda Klan Lu muncul Dan melompat ke atas ring dengan tinggi, lalu Memukul ke arah bawah hingga Gelombang efek pukulan menerbangkan semua Murid disana, hingga tersisa Seratus satu Peserta.
" Dia cukup pinter bukan ?"
" Ya tuan muda Klan Lu juga sangat hebat"
Lalu ling tian yang dirinya tak ada diserang, ia langsung kaget dengan kemunculan Lima Murid mengepungnya.
" hehehe sepertinya kamu akan kami kalah saja Bocah "
" Cih...Kau juga bocah keparat " Ucap Ling Tian, lalu melangkah kedepan, saat satu langkah kecepatan Ling Tian meningkat, hingga ia menghilang dari sana.
" dimana dia ?"
" Hei Waspada "
" Hmmmm....anak itu Cepat sekali, aku tidak dapat melihat kecepatan anak itu "
" Tetua Ji, Aku memiliki Firasat Anak itu berbeda dengan yang lain bukan ?" Ucap Tetua Ho.
" Yaa aku setuju,semoga saja kita mendapatkan satu murid berbakat saja sudah syukur, karena Menjaga Kestabilan Jabatan Tetua Kita " Ucap Tetua Ji setuju dengan ucapan Tetua ho.
Ling Tian muncul dengan berjalan di atas ke hampaan dengan menendang dada mereka satu persatu, hingga lima murid Disana terjatuh keluar Ring.
" Cih...Kau curang"
" Hei siapa yang curang ? Kau mau main keroyokan lalu bilang aku curang ? Hahaha dasar Bocah Sekarang Tidak memiliki Etika" Ucap Ling Tian sembari Mengelus dagunya, tapi ia lupa bahwa ia tak memiliki jenggot. " Aduh aku terlalu Mendalami Peran ku sebagai sepuh hehe" Gumamnya.
Tuan Muda Xi dan Tuan muda Lu tampak sedikit mengerutkan keningnya melihat Ling Tian, karena Bertingkah seolah Seorang Yang telah hidup lebih lama dari mereka.
" Karena Perjanjian Ujian pertama hanya Sisa 100 Orang saja, tapi ' Murid ini telah mengalahkan Lima Murid, saat peserta 101 Murid , Sisa 96 Murid di atas , jadi Kita masukan ke ujian kedua " Ucap Tetua Ji muncul di atas mereka.
" Cepat laksanakan Tugas mu " Ucao Tetua Ho pada Murid inti Sekte Lembah Suci.
" Baik Tetua " Ucap Murid itu segera melompat ke atas ring, Aura Ranah pendekar 7 langsung menyebar ke segala Arah.
" Ujian kedua ,kalian Cukup bertahan pada serangan Murid Inti Sekte Lembah Suci kami, dalam kurun waktu tiga dupa , apa kalian mengerti ?" Ucap Tetua Ji menjelaskan.
" mengerti Senior " Ucap mereka ,walaupun mereka sedikit kaget karena lawan mereka adalah Pendekar Bintang 7, Sedangkan mereka rata-rata Pendekar Bintang 3 hingga Bintang 5 saja.
" Apa Tetua Sekte lembah Suci menjebak kita ?" Bisik tetua Klan Xi.
" Entahlah, tapi ' aku rasa Tetua Ji dan Tetua Ho ingin mendapatkan murid berbakat, karena Jika murid berhasil bertahan disana, berarti murid itulah yang berbakat, kamu mengerti kan apa yang aku maksud ?" Sahut Tetua Klan Lu.
" Yaa paham, Semoga saja Tuan Muda kita bisa "
" Mulai " Teriak Tetua Ji.
" Kita serang sama sama!!" Ucap Salah satu murid, Puluhan murid melesat cepat ke arah Murid inti itu.
" apakah kita akan ikut Saudara Xi ?" Tanya Lu yu.
" Kita akan ikut bila Murid inti itu sibuk menahan serangan " Ujar Xi Lian dengan senyum tipis.
" Hmmm....Ujian ini sungguh menarik juga " Gumam Ling Tian hanya berdiri disamping Lu yu dan Xi lian.
Murid inti segera mengeluarkan Senjatanya berupa kipas , lalu ia mengibaskan Kipasnya Ke arah para murid yang datang, Puluhan siluet pedang Melesat cepat ke arah para murid.
" Woi awas "
" Aaaa Kaki kuuu"
[ BOOOMMM ]
[ BAAAMMM ]
Banyak para murid melayang ke luar Arena, ada yang terluka, dan ada juga yang berhasil bertahan. Lu yu menatap Ling tian, ia merasa Ling tian dapat diajak kerja sama. " Saudara Ayo ikut kami , kita akan menyerang " Ucap Lu yu dan di anggukan Oleh Xi Lian.
" Boleh juga Saudara " Ucap Ling Tian mengikuti mereka , Lu yu dan Xi Lian muncul di belakang Murid inti yang sedang sibuk menyerang dan mengalahkan Puluhan murid.
" Cih...Trik mu tak akan mempan " Ucap Murid inti segera membalikan badannya setelah berhasil menerbangkan puluhan murid , hingga hanya tersisa dua tuan muda, ling Tian dan Dua murid klan lain.
Murid inti segera menahan serangan dua Tuan muda Itu dengan Kipasnya ,tapi Ling Tian muncul dengan Menendang keras punggung murid inti hingga terhempas Dengan kecepatan tinggi menabrak Rumah warga dikota hingga hancur.
Murid inti mengeluarkan Darah segar dari mulutnya, ia merasa pinggang nya akan patah saja ,hingga ia segera berdiri tertatih. " Siapa Remaja itu ? Kenapa serangannya Terasa sama seperti Senior Liu Ruxu ?" Gumam Murid inti.
Tiga Dupa berlalu, pertandingan Ke-dua ini telah selesai , yang dimana perekrutan Tahun ini telah usai sepenuhnya.
" Makan Pil ini, maka luka mu akan sembuh " Ucap Ling Tian muncul di depan murid inti memberikan Pil.
" Terimakasih " Ucap Murid inti itu dengan membungkuk, karena ia merasa Ling Tian bukan orang sesederhana yang ia pikirkan.
" Tetua Ji" Ucap Tetua Ho tersenyum cerah, ia akhirnya menemukan murid Berbakat seperti Ling Tian , dan Beberapa murid lainya sebagai Pengisi nya.
" akhirnya kita akan tetap menjadi Tetua pelataran dalam Tetua Ho " Ucap Tetua Ji, kalo tidak dapat murid inti tahun ini, jabatan mereka akan turun menjadu tetua pelataran luar.
Singkat cerita mereka telah berada dikapal terbang yang sedang melayang menuju Sekte Lembah Suci berada di Wilayah Barat.
" Kenalkan Nama ku Xi Lian " Ucap Tuan muda Xi.
" Aku Lu Yu " Ucap Tuan muda Lu , yang hampir membuatnya tertawa ling tian dengan namanya, seperti Kalimat layu pikirnya.
" Biasa nya tuan muda klan Berlagak sombong ? Kenapa Dua orang ini berbeda ya ?" Gumam Ling Tian, karena semasa sebelum menjadi dewa dulunya, ia sangat tahu persis wajah wajah dan sifat Tuan muda. " Yaa namaku Ling Tian " Sambungnya.
" Ternyata Dia Berasal dari Klan Ling " Gumam Tetua Ji sedikit Kaget, karena ia dengar rumor beberapa minggu lalu Klan Ling mengalami Keturunan pada Prestasi mereka.
JANGAN LUPA LIKE AND KOMEN