Seorang remaja berusia 15 tahun terlempar ke dunia antah berantah,dunia para praktisi kultivasi. Remaja yg bernama Ram secara tidak sengaja melewati lubang waktu disaat dia pulang mengaji dari mesjid.
Bagaimana keseruannya ketika remaja berusia 15 tahun yg pandai mengaji dan bela diri silat menjalani kehidupan barunya di dunia antah berantah.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NOENK Q DHONY, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BELAJAR ILMU PENGHAPUS TAPAK DEWA
Setelah mencium tangan gurunya. Ram berkata
"Wahai guruku yang bijaksana seperti dewa berwibawa walau sifatnya sangat menjengkelkan,ijin kan muridmu ini untuk mempelajari jurus penghapus tapak dewa itu"
Kata Ram dengan harap harap cemas
"Wahai muridku yang kurang ajar,sebelum kamu mempelajari jurus penghapus tapak dewa alangkah baiknya,kamu masuk kedalam kolam jiwa untuk memperkuat jiwa kamu itu"
Lalu Bai Hong pun menendang muridnya itu kedalam kolam jiwa.
Ram merasa tertindas oleh gurunya yang beringas dan sangat ganas.
Lalu melayang lah tubuh Ram menghantam permukaan air kolam jiwa itu.
Ram meringis dan bersumpah dalam hatinya,.. Setelah aku kuat akan ku tendang guru ku itu yang tidak berprikemanusiaan.
Ram pun memasuki tengah kolam jiwa dan fokus untuk menyerap kekuatan air jiwa yang berwarna biru itu.
Setelah sekian detik ram mulai merasakan kesakitan didalam jiwanya, dia merasakan jiwanya seperti tercabik cabik.
Ram tidak tahan merasakan sakit yang teramat sakit,dia seperti gila seakan tubuhnya seperti benda mati.
Jiwanya luka parah sedikit demi sedikit jiwanya hancur lebur setelah hancur jiwanya Ram merasakan arus hangat memasuki kehancuran jiwanya dan mulai membentuk jiwa baru.
Setelah sekian lama terbentuklah jiwa Ram yang baru.. Berwujud seorang remaja tampan yang seluruh tubuhnya diselimuti warna emas yang bercahaya..
"Ha ha ha tidak disangka bocah jakarta itu telah membentuk jiwa emasnya."
Bai Hong tertawa senang melihat kedalam jiwa muridnya.
Ram pun membuka matanya dan tersenyum senang dan berkata.
"Alhamdulillah"... Akhirnya terbentuk juga jiwa yang kuat didalam diriku ini.
"Ram naik lah keatas" teriak gurunya yang sedang duduk bersila diatas batu sambil memakan buah apel..
"Baiklah guru" jawab ram.
Lalu dia pun melangkah keluar dari dalam kolam jiwa tersebut. Dan menghampiri gurunya yang sedang asyik mengunyah buah apel.
"Guru bagaimana selanjutnya" kata Ram sambil mengarahkan tangannya meminta satu buah apel dari gurunya..
Diberinya buah apel berwarna hitam kepada Ram,.. Heran ram kenapa buah apel ini berwarna hitam sedangkan yang dimakan oleh gurunya berwarna merah..
Tanpa ragu Ram memakan buah apel yang diberikan oleh gurunya dan tidak lama terlihat jelas mimik wajah Ram sangat tidak enak dilihat Lalu dia memuntahkan daging buah apel yang telah dikunyahnya..
"Wek" "Wek" guru kenapa rasa buah ini sangat tidak menyakinkan..??? Tanya Ram
Sambil terus memuntahkan buah apel yang terlanjur dia makan.
"Wek Wek Wek" kekeh Bai Hong melihat penderitaan muridnya.
"Ram muridku dari jakarta,. Itu adalah buah apel busuk yang mengandung racun sangat mematikan,telanlah dan serap inti racun dari buah itu. Seru gurunya.
"Guru dewa yang seng klek apa dia menyuruh saya mati" Ram ngedumel dihatinya.
"Wahai muridku jangan ngedumel cepat makan dan telan buah itu jangan kelamaan nanti manfaatnya akan hilang".. Seru gurunya
Lalu Ram pun buru buru memakan buah apel itu dan menelannya tidak lama kemudian Ram pun kejang kejang dan mengeluarkan busa dari mulutnya.
Melihat keadaan Ram yang sangat memprihatinkan gurunya berkata "serap inti buah dan fokuslah"...
Ram melakukan apa yang kata gurunya dan mulai menyerap inti buah itu kedalam dantiannya.. Dan mulai menyebarkan keseluruhan aliran darahnya. Tidak berapa semua Racun dari buah apel yang busuk telah diserap oleh Ram dan menyatu kedalam darahnya..