NovelToon NovelToon
Nurse For CEO: Kisah Perawat Cantik & CEO Nakal

Nurse For CEO: Kisah Perawat Cantik & CEO Nakal

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / CEO / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sekar Laveina

Apa jadinya jika seorang gadis polos, belum pernah pacaran, harus merawat seorang CEO muda, tampan, dan dingin?

Tia, gadis itu, harus melayani semua kebutuhan sang CEO. Tidak hanya makan, minum, tetapi Tia juga harus membantunya untuk mandi.

"Mandi saja sendiri! Aku tidak mau membantumu!" maki Tia.

"Hei! Kamu dibayar untuk membantuku. Apa gunanya mereka menggajimu kalau kamu tidak bekerja dengan profesional?" tanya Erwin dengan pandangan tak suka.

"Tapi, aku ...."

"Aku, apa? Mau makan gaji buta, iya!" bentak Erwin. Ia melemparkan gelas yang ada di nakas ke arah Tia.

"Akh!!" Tia berteriak sambil menutup telinga. Tubuhnya gemetar ketakutan. Hari pertamanya bekerja, dia sudah terkena amukan sang majikan.

Bagaimana kelanjutan kisah Tia dan Erwin? Baca selengkapnya di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sekar Laveina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kenyamanan Erwin

Tok! Tok! Tok!

"Sarapan sudah siap, Tuan."

"Kamu berani mengabaikan ketika saya memanggil?" Erwin memandang sinis.

"Maaf, Tuan, tadi saya sedang memasak. Jadi, saya tidak mendengar," ucap Tia berpura-pura. 

"Bawa saya ke meja makan. Awas saja kalau sampai terjadi seperti kemarin malam!" 

"Saya janji, tidak akan, Tuan."

Tia mendorong kursi roda sambil tersenyum. Ia berbohong supaya Erwin tidak memarahinya. Sebenarnya dia tidak terlalu menjengkelkan, pikir Tia. Ia akan berusaha sebaik mungkin untuk tidak membuatnya marah.

Erwin terlihat sangat menyukai roti goreng buatan Tia. Dia pandai memasak juga ternyata, batin Erwin. 

"Setelah sarapan, apa rencana Anda, Tuan?"

"Antar saya berjalan-jalan sambil berjemur," jawab Erwin datar. 

"Baik, Tuan," sahut Tia. 

"Satu lagi …. Jangan panggil aku, Tuan!"

"Lalu … saya harus panggil apa? Mas, Aden, Juragan?"

"Mas saja kalau mau. Juragan … terdengar seperti tuan tanah di kampung," seloroh Erwin. 

Dia bisa bercanda juga, pikir Tia. Setelah Erwin selesai sarapan, Tia mendorong kursi roda dan mengajak Erwin berkeliling. Rumah itu berada dekat dengan pantai. Mereka berkeliling di sana. Melihat ombak yang berarak ke tepian dan kembali ke tengah lautan. Pasir putih membuat air di tepi pantai terlihat sangat jernih. Seandainya saja Tia datang sendiri, ia pasti sudah berlari dan bermain air. 

Mendorong kursi roda di pasir pantai lumayan membuat Tia kelelahan. Semakin lama langkahnya semakin lambat. Erwin tersenyum.

"Kita berhenti di sini."

"Iya, Mas." Tia menghela napas. Ia bisa beristirahat sejenak. Tia berhenti di bawah sebuah pohon rindang. Daun pohon itu sebesar daun jati, batangnya kokoh berdiri di atas pasir.

"Pantainya indah," gumam Tia.

"Lumayan," timpal Erwin.

Tia menarik kedua sudut bibirnya, menciptakan senyum tipis yang sangat manis. Mereka menatap ke tengah lautan. Melihat kapal tongkang yang mengambang di tengah laut. Melihat burung-burung camar laut yang terkadang menukik ke bawah dan menangkap ikan dengan paruhnya.

Tia merasa lelah berdiri. Tanpa takut merasa kotor, ia duduk di atas pasir dengan kedua kaki diluruskan. Erwin menggeleng pelan. Gadis ini lucu juga, batin Erwin. 

Mereka betah berlama-lama di sana tanpa bicara. Hanya desiran angin pantai yang menemani kebisuan mereka. Tidak ada suara lain selain gemuruh ombak yang bergulung. Erwin tertidur di atas kursi roda.

Tia berdiri dan memandang wajah Erwin. Alis yang tegas dan hitam, bulu matanya panjang. Keningnya berkerut saat tidur.

"Apa yang membuat keningmu berkerut? Apa kau bermimpi buruk?" Tia bergumam lirih. Dengan perlahan, Tia mendorong kursi roda dan kembali ke rumah. Sebelum sampai di pintu gerbang, Erwin terbangun.

"Sudah bangun, Mas? Maaf, karena Mas tertidur, jadi saya membawa Mas pulang," ucap Tia.

"Hem." Erwin menjawab dengan gumaman singkat. Tidak biasanya Erwin tertidur di atas kursi roda. Ia sendiri merasa heran. Tia baru dua hari bekerja, tapi Erwin merasa sangat nyaman berada di dekatnya. Sampai-sampai Erwin tertidur di pantai. Gadis ini lucu, polos, meski kadang menjengkelkan, tapi berada di dekatnya membuatku nyaman, batin Erwin. 

"Mau ke kamar atau ke mana, Mas?"

"Antar saya ke ruang baca," jawab Erwin. 

"Baik, Mas. Oh, iya, Mas, mau makan apa nanti siang?"

"Bisa masak soto?"

"Bisa. Mau soto kuah bening atau kuah santan?"

"Yang bening saja. Kamu beneran bisa, kan? Jangan-jangan gosong lagi seperti kemarin," ejek Erwin. 

"Saya belajar memasak sejak kelas satu SMP. Kalau, Mas, takut masakanku gosong, jangan suruh saya masak kalau begitu."

"Saya kasih kamu kesempatan, buatkan saya soto. Kalau gagal, kamu … saya kurung lagi di gudang!" ancam Erwin.

"Sepertinya, lebih enak dikurung di gudang daripada masak soto," goda Tia sambil tersenyum. 

"Berani menantangku?" tanya Erwin dengan suara yang ditekan.

Tia terdiam seketika. Mengerikan sekali kalau sudah serius begitu, pikir Tia. Ia menjawab dengan menggelengkan kepalanya berkali-kali. "Saya pergi dulu," pamit Tia. 

Erwin tertawa lepas setelah Tia berlari ke dapur. "Menggemaskan sekali gadis itu. Menyenangkan sekali menggodanya dengan ancaman. Selalu berpura-pura berani padahal penakut. Mending dikurung di gudang katanya? Yang benar saja. Kemarin malam menangis karena ketakutan, sekarang malah ingin dikurung di gudang. Dasar bodoh," gumam Erwin. 

Tapi, kenapa ia peduli? Erwin tidak bisa menjawab pertanyaan itu. Ia mengunci pintu ruang baca lalu bangun dari kursi rodanya. Berdiri dengan gagah. Kakinya sama sekali tidak terlihat bermasalah. Ia juga melangkah dengan lancar.

"Ah, pegal sekali. Sejak kemarin belum bangun dan hanya berbaring. Waktunya kerja," gumam Erwin. Duduk di depan laptop dan membuka situs website perusahaan Budi Harto.

Ia menyembunyikan keadaannya dari semua orang, termasuk ayahnya. Kedua pengawal pribadinya pun tidak tahu kalau sang majikan baik-baik saja. Ada satu orang yang tahu kondisi Erwin. Billy, dokter pribadinya. Entah untuk tujuan apa Erwin berpura-pura lumpuh dan menghabiskan waktunya di depan orang lain sebagai pria cacat.

Bersambung___________

Kenapa, ya, Erwin pura2?

Jangan lupa dukung author dengan like novel ini. Tunggu kisah selanjutnya. Love u reader♥️

1
Mulyanti Fitri
😎😘
Laurentis Darwin
terlalu lancang untuk anak berumur 18 tahun dan berasal dari ekonomi lemah, melawan majikan seperti itu.
Pricila Bianca Aidelin
di tunggu karya selanjutnya thor,,yg pastinya gk kala seru dan lebih menarik...
Sekar Laveina: terima kasih kak sdh mendukung karyaku dari awal sampai akhir 😘😘🤗🤗
total 1 replies
Pricila Bianca Aidelin
ikut seneng meskipun nikah dadakan
Pricila Bianca Aidelin
aduh si kakak maen nyosor aja
Pricila Bianca Aidelin
enak gk senam jantung,,,hahahahaha,,,
Pricila Bianca Aidelin
curiga itu Tari..
Pricila Bianca Aidelin
Anak angkat yg gk tau trima kasih,,gk ada salahnya km pamit sm mereka,,toh yg ada buat km slama ini kan mereka,,huuhhh
Pricila Bianca Aidelin
sedih banget
Pricila Bianca Aidelin
kirain Tia dan anaknya,,.
Pricila Bianca Aidelin
belom di apa2in jg dah minta tanggung jawab hahahaha anjai....
Sekar Laveina: 😅😅😅😅😅
total 1 replies
Pricila Bianca Aidelin
hahahaha tia curhat ke mami sini....
Sekar Laveina: uwuu 🤗🤗😍😍
total 1 replies
Pricila Bianca Aidelin
ada apa rupanya,,sampe rela duduk dikursi roda...
Ida Lailamajenun
kok mentari maen kabur aja gitu ya disaat kakeknya sakit.bknnya menyelesaikan dgn klg malah kabur ke rmh Angga🤦🤦Spt tdk bisa berterimakasih PD klg angkatnya ngomong kasar ma Dion.
Ida Lailamajenun
mendingan bgn Thor simple mini Malis tapi berisi ceritanya gk bertele"👍👍
Ida Lailamajenun
saking semangat nya Erwin Ma Tia lgsg ajak nikah pdhl baru kenal..
Ida Lailamajenun
ngerasa jadi ABG lagi nih bacanya 🤣🤣
Sekar Laveina: 😍😍😍🤭apalagi aku kak
total 1 replies
Ida Lailamajenun
gadis polos si Tia mah lucu klu jatuh cinta.😁😁
Ida Lailamajenun
Erwin dan kebelet pengen nyosor Tia🤣🤣
Ida Lailamajenun
lucu juga ceritanya,no kejam"gk Spt CEO arogan suka nyiksa ujung" bucin.klu ini simple mudah dimengerti enak dibaca part nya juga pendek lgsg end.mantap Thor 👍👍 kereen👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!