NovelToon NovelToon
Remarried

Remarried

Status: tamat
Genre:Anak Genius / Aliansi Pernikahan / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:9.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: mommy tree

Dulu Tiara berbohong pada mantan suaminya jika bayi yang dilahirkannya telah meninggal dunia. Itu semua dilakukannya karena kecewa pada pria tersebut yang mengabaikannya saat akan melahirkan.

Namun kini dia harus kembali berurusan dengan mantan suaminya tersebut, karena putra mereka membutuhkan bantuan donor sumsum tulang belakang.

Lalu bagaimana dengan reaksi Tom saat mengetahui jika anaknya yang lain masih hidup, dan dalam keadaan sekarat karena penyakit yang yang dideritanya?


"Menikahlah denganku lagi, Tiara." Tom.


"Baiklah tapi setelah aku hamil dan melahirkan, kita berpisah." Tiara.


Follow Ig : mom_tree_17
Tik Tok : Mommytree17

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mommy tree, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5

"Tapi dok, putraku masih kecil," ucap Tiara dengan menangis. Ya, tangis yang sejak tadi ditahannya kini pecah begitu saja dengan air mata yang mengalir di kedua pipinya. "Gio tidak mungkin menderita penyakit itu."

Dokter tersebut terdiam lalu menghela napasnya dengan berat. "Kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada putra Anda, untuk memastikannya kembali."

Tiara pun hanya diam tak mampu untuk menanggapi semua ucapan dokter dengan name tag Harir di dada kanan pria itu. Bahkan setelah Tiara keluar dari ruangan tersebut tubuhnya langsung ambruk terduduk di atas lantai dengan air mata yang semakin mengalir dengan deras.

"Ya Tuhan, apa salahku? Kenapa harus Gio yang mengalami semua ini, kenapa tidak aku." lirihnya dengan terisak tanpa memperdulikan semua orang yang kini menatapnya.

Sungguh Tiara merasa Tuhan tidak pernah adil memperlakukannya. Sejak ayahnya menikah kembali, ia tak pernah lagi merasakan kebahagiaan. Kegadisannya pun harus hilang ditangan pria asing yang tak dikenal hanya karena ia ingin melarikan diri dari rumah, dan berakhir dengan pernikahan terpaksa karena kehamilannya. Dan disaat ia mulai mencintai suaminya, pria itu justru mengabaikannya hingga akhirnya Tiara harus kehilangan salah satu anak kembar mereka.

Dan kini putra yang sangat disayanginya. Putra yang diperjuangkannya sejak bayi sampai ia sembunyikan dari mantan suaminya, harus ikut menderita dengan penyakit mematikan di dalam tubuhnya.

"Ya Tuhan," jeritnya dalam hati.

Lama Tiara menangis meluapkan kesedihan yang dirasakannya tanpa berani untuk masuk ke dalam ruang rawat. Karena ia tidak ingin jika Gio terganggu atau melihatnya menangis. Setelah merasa cukup kuat untuk masuk ke dalam ruang rawat putranya, Tiara pun memilih pergi ke toilet lebih dulu untuk membasuh wajahnya agar Hesti tak melihat atau bertanya-tanya kenapa wajahnya sembab.

"Kenapa lama sekali?" tanya Hesti setelah Tiara masuk ke dalam ruangan.

Jujur ia merasa khawatir dengan keadaan Gio, terlebih anak kecil itu belum sadarkan diri hingga kini. Ditambah dengan Tiara yang begitu lama berbicara dengan dokter, sampai membuatnya berpikiran macam-macam tentang keadaan Gio.

"Aku tadi keluar mencari minuman lebih dulu," bohong Tiara dengan senyum dipaksakan sambil mengusap wajah putranya dengan menahan tangis.

Namun rasa sesak itu kembali menghantam dadanya saat melihat tubuh Gio yang terbaring tak berdaya di atas ranjang pasien, hingga tanpa sadar air mata mulai menetes di kedua sudut pipinya.

"Ti, kenapa menangis?" tanya Hesti dengan panik, meskipun ia sudah menyadari ada yang tidak beres dengan teman baiknya itu. Terlebih setelah mendengar suara Tiara yang serak dengan kedua mata yang merah seperti habis menangis.

"Putraku Hes, Dokter bilang...."

Tiara yang tak sanggup untuk bercerita sampai membekap mulut dengan kedua tangannya.

"Gio kenapa, Ti? Apa yang dikatakan Dokter?"

Tiara pun menceritakan semua yang dikatakan dokter, termasuk diagnosa penyakit yang diderita Gio.

"Ya Tuhan, Leukemia Myeloid?" tanya Hesti dengan terkejut dan tak percaya.

Bagaimana mungkin anak kecil yang terlihat baik-baik saja itu mengidap penyakit yang mematikan.

Tiara menganggukkan kepalanya. "Dokter akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut lagi, tapi aku takut, Hes. Aku takut putraku..."

"Kau jangan takut," sela Hesti dengan merangkul teman baiknya itu. "Ada aku, kita sama-sama berdoa semoga saja pemeriksaan berikutnya hasilnya lebih baik. Gio sehat dan hanya kelelahan saja," ucap Hesti dengan menyemangati meskipun ia tahu kemungkinan diagnosa dokter salah hanya beberapa persen saja. Tapi tidak ada salahnya bukan jika kita berharap sesuatu yang baik.

"Ya, mudah-mudahan saja. Aku yakin putraku sehat, Gio anak yang kuat," ucap Tiara dengan berdoa sambil mengecup kening putra semata wayangnya.

1
wiwin winarti
pasti itu si wanita ular
wiwin winarti
makanya jadi laki tu yang bener
wiwin winarti
kadang ayah juga tidak cocok
wiwin winarti
Tom gak sadar dulu dia yg abai
wiwin winarti
laki laki emang egois
wiwin winarti
demi anak harus menyingkirkan ego
wiwin winarti
tidak usah sampai berlutut klo tom punya hati tidak akan berbuat seperti yg di perkirakan
wiwin winarti
tisu mana tisu
wiwin winarti
kasihan Gio
wiwin winarti
tuh kan bener anaknya kembar
wiwin winarti
kayanya kembar anaknya
wiwin winarti
aku mampir mom
Khanza Safira
Momy gina aku balik lagi nih baca baca karyamu soalnya kangeen bangeet ❤️
ᵈᵉᵉ🌸🍒⃞⃟🦅
begoooo ga punya pendirian amat
Efa Ernawati
thank you author....
Siti Sumarni
selalu suka dg ceritamu momy..
Nur Anna
bagus 2x baca
Gabriel Orlando
sesak dadaku 😭😭😭😭😭😭😭😭
Gabriel Orlando
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Gabriel Orlando
😭😭😭😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!