NovelToon NovelToon
DUA AYAH UNTUK JAMES

DUA AYAH UNTUK JAMES

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Janda
Popularitas:90.9k
Nilai: 5
Nama Author: Indah Nurlaeli

Namanya Sinta Anjani, janda satu anak yang mempunyai ambisi untuk mencari suami dan ayah baru untuk anaknya, James. Kegagalan rumah tangga disebabkan oleh mantan suami yang dengan tega menyelingkuhi dirinya bahkan ketika janda itu dalam keadaan hamil. Tentu saja banyak rintangan dalam masa pencarian jodohnya, beberapa konflik keluarga bahkan sahabat baru dalam hidupnya menjadi kendala besar bagi janda itu. Akankah Sinta melabuhkan lagi cintanya? atau dia memutuskan untuk hidup tanpa ikatan pernikahan dan memilih menjadi seorang janda seumur hidup? entahlah kita ikuti saja takdir sang kuasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah Nurlaeli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEMBALI KE JOGJA 2

Seperti janji Sinta kemarin, pagi ini janda itu telah sampai di Malioboro. Mengajak Siti berjalan-jalan dan menikmati keindahan kota Yogyakarta.

"Mbak, kalau mau beli oleh-oleh ambil saja."

"Ah tidak perlu Bu."

"Tidak perlu sungkan, nanti aku yang bayar."

Setelah mendapat tawaran manis dari boss nya Siti mengambil pernak pernik gelang dan juga kalung, Sinta juga membeli dua kaos khas oleh-oleh kota istimewa itu.

"Sudah Bu, ini terlalu banyak."

"Tidak apa Mbak, mumpung kita lagi disini."

James memperhatikan interaksi antara ibu dan pengasuhnya, cuaca cerah hari ini membuat aksi jalan-jalan mereka menjadi lebih ceria. Sinta mengajak Siti untuk sarapan didaerah itu, masuk kedalam warung gudeg yang tidak terlalu ramai. Acara sarapan yang lancar dan menu sarapannya pun lezat.

"Karena masih ada waktu, aku mau ke suatu tempat. Mbak tidak apa jika menunggu dimobil lagi?"

"Tidak apa-apa Bu," Siti masih menatap boss nya yang kini sedang asyik dengan ponselnya.

"Ya sudah, kalau begitu kita jalan sekarang!"

Sinta berjalan menuju kasir dan di ikuti oleh Siti yang menggendong James, setelah urusan kecil itu selesai Sinta dan Siti sama-sama berjalan keluar warung itu.

*****

Di ranjang rumah sakit itu, seorang laki-laki dewasa masih tergelatak tidak berdaya. Dari arah depan ranjang itu, perempuan parubaya terus menatap sendu. Matanya berkaca-kaca dan terlihat jelas raut putus asa dan gusar.

"Biar aku yang menjaga Bram, sekarang kamu pulang dan istirahat!" satu lagi laki-laki yang berstatus suami itu ikut berdiri disebelah perempuan tadi, tangan kirinya merangkul pundak sang istri.

"Bagaimana Mama bisa istirahat Pa? sedangkan Bram masih belum juga sadar."

"Bram sangat butuh doa dari kamu, makanya doakan saja anak kita dari rumah, sekarang pulang ya?"

Perempuan itu kini mengangguk, wajahnya dia benamkan di dada suaminya. Badan dan fikirannya sudah terlalu lelah, bahkan kini pekerjaan kedua orang tua Bram menjadi tidak begitu terkontrol. Meskipun mereka memang sudah mengandalkan beberapa orang untuk memegang perusahaan mereka namun tetap saja hal itu terasa kurang, Hartono menyuruh istrinya agar kembali untuk beristirahat sembari mengurus bisnis perempuan itu. Bergantian menjaga Bram hanya mereka berdua terlalu buruk bagi kesehatan keduanya.

"Papa pesan makanan saja ya nanti, jangan pergi keluar!"

"Iya, itu urusan gampang."

Tok tok tok

"Permisi Pak Hartono?"

"Oh Pak Dika, silahkan masuk."

Tap tap tap tap

"Ibu mau pulang?" Dika bertanya dengan sopan sembari menyodorkan satu kantong plastik yang berisi makanan.

"Iya, kamu kok sudah kesini?"

"Kebetulan di kantor pekerjaan sudah selesai."

Hartono dan istrinya saling mengangguk, perempuan itu menerima kantong plastik tadi. Setelah mengetahui apa isinya, segera dia letakkan makanan tadi di atas meja dekat sofa ruangan itu.

"Kamu repot-repot membawa makanan."

"Tidak juga Bu, kebetulan memang tadi saya makan siang disana dan sekalian saya bawakan untuk kalian."

"Terimakasih ya, nanti biar suami saya yang makan."

"Sama-sama Bu."

Perempuan itu berjalan mengambil tasnya, setelah tersenyum kepada suami dan Dika lalu dia pergi keluar meninggalkan ruangan itu.

"Bagaimana dengan ponsel Bram?" Hartono kali ini menatap Dika, yang ditanya lalu merogoh saku celananya dan mengeluarkan benda pipih yang dimaksud Hartono.

"Saya mengambilnya kemarin, tetapi belum sempat saya cek isi data-datanya."

"Terimakasih kalau begitu, biar nanti saya yang cek sendiri."

"Baik Pak."

"Ngomong-ngmong, soal klien kita dari perusahaan fashion yang baru bergabung itu bagaimana?"

"Kami sudah tiga kali melakukan pertemuan, dan Pak Doni sendiri selaku boss perusahaan itu sangat kompetitif."

Kedua laki-laki itu duduk disofa dan kembali melanjutkan perbincangan bisnis yang mereka geluti.

*****

Sekian lama tidak bertemu, kini tujuan Sinta adalah rumah mantan suaminya. Bukan tanpa alasan dia pergi kesana, menemui Kelvin dan juga Tiara pastinya. Tapi bukan itu alasan sebenarnya, Sinta akan mencari informasi mengenai Bram. Kalau dari yang Sinta tangkap selama ini, Kelvin tidak mempermasalahkan tentang Bram yang mendekatinya. Ya meskipun hal itu memang bukan urusan Kelvin, namun Sinta yakin laki-laki itu tahu pasti kedekatan dirinya dan Bram.

Sekitar dua puluh menit lagi mobil Sinta akan sampai dirumah Kelvin, bukan gemetar akan bertemu lagi dengan ayah James. Tetapi perempuan itu sedikit takut jika Kelvin akan mengambil James nanti, meskipun Sinta menyuruh Siti untuk tetap berada didalam mobil. Namun Sinta tahu pasti tentang Kelvin yang selalu nekat, kalau hanya sekedar mengambil James dari mobil Sinta yang terparkir tidak jauh dari rumahnya adalah hal yang pasti sangat sepele bagi Kelvin. Dan juga amukan Sinta pasti tidak akan mempan bagi laki-laki itu, kalaupun James ketakutan dan menangis ketika diambil paksa oleh ayahnya sendiri hal itu tidak mungkin membuat hati Kelvin terenyuh. Bisa Sinta bayangkan sendiri reaksi laki-laki itu nantinya.

Tepat ketika lamunan Sinta berakhir, mobil merah itu sampai juga didepan rumah Kelvin. Suasananya sangat ramai, ada tiga mobil yang terparkir dihalaman rumah itu. Dan pintu rumahnya juga terbuka, Sinta bisa mendengar suara ketawa yang sangat keras. Begitu nyaring dan terdengar sangat lepas itu, Meskipun rumah Kelvin besar dan megah tapi rupanya rumah itu tidak kedap suara. Sinta menoleh ke arah Siti yang tengah mengamati rumah didepan mobil Sinta.

"Itu rumah Kelvin, ayah James."

Siti menolehkan wajahnya untuk menghadap Sinta, pengasuh James itu tampak terkejut. Sinta mengusap kasar wajah mulusnya, rasa tidak percaya bahwa dia akhirnya akan menginjakkan kaki dirumah itu lagi.

"Aku minta sama Mbak, jangan keluar dari mobil kalau aku tidak meminta."

"Iya Bu, saya mengerti."

Setelah mendengar jawaban Siti, Sinta merapikan dress selutut yang dia kenakan dan mengatur nafas. Tangan kanannya membuka pintu mobil lalu kaki kirinya melangkah turun lebih dulu, setelah tubuh itu sudah berdiri dan keluar dengan sempurna janda itu menutup pintu mobilnya. Satu langkah yang terasa berat itu akhirnya bisa Sinta ciptakan menjadi beberapa langkah.

Satu penjaga rumah yang sangat Sinta kenal itu tampak kaget dan berlari menghampiri mantan juragannya, Sinta menatap laki-laki yang sudah tidak muda lagi. Dilihatnya orang itu masih setia menyunggingkan senyum lebar untuk Sinta.

"Apa kabar Bu Sinta?" penjaga itu menyapa Sinta sambil membungkuk.

"Ah tidak perlu seperti itu Pak, aku baik."

"Baguslah kalau begitu Bu, kalau boleh tahu ada keperluan apa Bu Sinta datang kemari?" orang itu jelas merasa heran dengan kedatangan Sinta yang begitu tiba-tiba. Bahkan ketika Boss nya bercerai perempuan dihadapan laki-laki itu sudah tidak pernah terlihat berkunjung kerumah itu lagi.

"Aku ada urusan kecil dengan boss kamu, apa ada dirumah?"

"Ada Bu, silahkan masuk saja."

Sinta mengangguk sembari tersenyum, langkahnya semakin gemetar ketika kaki mulus itu berhasil sampai didepan pintu satunya yang tertutup.

1
Dhina ♑
Seorang ibu yang lucnut
Tidak punya harga diri rupanya
Dhina ♑
Harus lanjut
Lanjut lagi
Mau lanjut baca nih
Maaf tekat
Dhina ♑
maaf thor baru kembali, ini ceritanya lanjut ga? ayo share ke gc, tidak apa-aps
Sajiwo
Hallo teman-teman.
Lama ya, kita nggak berjumpa.wkwkwk
Btwe sekarang author sudah ada kerjaan lain. Alhamdulillah.
Aku datang membawa info tentang cuan. Hehe.
Apakah di sini ada yang mau menjajal platfrom lain? Kebetulan saya salah satu Editor Akuisisi di sana. Maaf sebelumnya, saya sengaja tulis ini di kolom komentar. Takutnya kalau lewat pengumuman menyinggung pemilik rumah. Buat kalian yang mau dapat fee hingga 400 dollar. Boleh whatsapp ke saya 081413030520.. untuk info lain saya jelaskan di wa ya teman-teman. Terima kasih.
Evi Sofia
kenapa belum up..
apa dibiarkan menggantung..
Sajiwo: 🙏🙏🙏🙏..
total 1 replies
Lala tsu
Thor lapor like ku Uda mendarat tanpa terpeleset.

up trus Thor sukak banget sma karyamu lope lope
Sania Ahnaf
Lanjut thor jngan lama lama
*-*-Sincerely💕 of APRIL
lanjut
semangat terus jangan sampai DOWN
neng siska
lanjut
Sajiwo: siap kaka❤
total 1 replies
IrmaYanti
ksh kebahagiaan bt Sinta dong,.kasian masa menderita trs
Dilla Fadilla
thorr ...bikin sinta sukses n bahagia...
Evi Sofia
lanjut..penasaran..
Sajiwo: pantengin terus ya🤗❤
total 1 replies
Woro Sri
Klo ga lanjut kaya makan gda minum donk thor, tetap semangat lanjuuuuuuuuutttt
Sajiwo: terimakasih ya kak❤❤❤🙏🙏
total 1 replies
Dilla Fadilla
lanjutlh thorr...nanggung udah kesemsem ama jln ceritanya ...
Sajiwo: alhamdulillah🙏 terimakasih ya.❤❤❤💛💛
total 1 replies
*-*-Sincerely💕 of APRIL
semangat woke! Selesai sampai ni novel tamat.Memang kadang siders tu kagak peka.Mereka kadang tu sangat pelit bwat kasih komen pa lagi like padahal hal itu yang membuat authornya semangat update.

Contohnya dilapak aku banyak siders yang baca perhari tapi kamu lihatkan yang komen hanya itu2 saja, like cuma seberapa? Tapi itu tak apa? Yang penting Aku sudah memberikan yang terbaik untuk mereka kalau masalah like dan komen itu Bonus bwat aku yang penting mereka BACA.

Sebenarnya aku nulis ini desakkan dari temen2 sesama author padahal aku sibuk banget kerja.Ini aku juga nulis di sela-sela waktu santai kalau gak ada kerjaan.Makanya saat ada yang minta bwat crazy Up itu tidak mungkin terjadi...??!

Semangat jangan sampai menyerah begitu mudah 🤗🤗🤗
*-*-Sincerely💕 of APRIL: sama-sama 😁😁
total 2 replies
IrmaYanti
jgn putus asa STP karya ada yg suka ada yg gak yg penting niat kt menghibur dan memberi karya yg terbaik,...syukur2 respon pembaca sllu baik kan ga mudah bt nulis crt novel KY gini,..semangat terus lanjut kan syng klo cm smpe sini aja
Sajiwo: Terimakasih kak🙏🙏❤❤.. dan jangan lupa share ya
total 1 replies
Dilla Fadilla
kapan ...karma tiara ama kelvin thorrr...😡😡😡
Sajiwo: ditunggu ya🤗❤
total 1 replies
Julita Jokohael
natasya ikutan makan micin dr tiara.
Sajiwo
Jngan lupa share cerita ini ke teman-teman kalian ya🤗🤗🤗🙏🙏
Lala tsu
like parkir Thor.
main main ke karyaku ya mkasih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!