NovelToon NovelToon
Talak Tiga (Cinta Indah)

Talak Tiga (Cinta Indah)

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:4.7M
Nilai: 5
Nama Author: IPAK MUNTHE

Kisah seorang wanita yang di sia-siakan oleh lelaki yang paling di cintai nya.

"Tega sekali kamu Andra, aku sudah berkorban banyak sekali untuk mu, aku meninggalkan Ayah dan Ibu ku demi kamu, bahkan Ibu ku hampir bunuh diri demi kamu bisa di terima oleh Ayah ku, tapi apa balasan kamu, kamu menyakiti aku"

Indah Paramita.



"Aku tidak pernah meminta mu untuk berkorban untuk ku, Aku tidak pernah memaksa mu untuk meninggalkan orang tua mu demi aku dan aku tidak pernah memaksamu untuk menikah dengan ku. Jadi jangan kau anggap kau hebat atas pengorbananmu, ingat! aku tidak pernah memintanya.

Andra wirawan


Lalu bagai manakah kisah selanjutnya?
Akankah Indah akan tetap mempertahankan cinta yang lama yang kini mulai menyakitinya.


Ataukah Indah lebih memilih pergi dengan mencari cinta yang baru dan meninggalkan kenangan lama yang awalnya bahagia tapi akhirnya hampa.


Ataukah Indah akan pergi namun tidak lagi percaya dengan laki-laki karena Indah sudah sangat benci dengan laki-laki karena Ia menganggap lelaki semua penghianat!

Inilah kisahnya

TALAK TIGA (Perjalanan Cinta Indah)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IPAK MUNTHE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35

"Cukup Indah, jangan kau mengalihkan pembicaraan" Andra berbicara dengan nada tinggi dan setengah berteriak.

"Apa maksud mu?" tanya Indah tidak kalah tinggi nada bicaranya.

"Cepat kau bilang, bahwa memang benar anak yang di kandungan mu itu adalah anak siapa?"

"Tega sekali kau meragukan aku, kau pikir aku ini wanita murahan, yang bisa di tiduri oleh semua lelaki?" Indah membalas ucapan Andra dengan tegas.

"Ya, kau memang murahan, sama seperti Fatimah Ibu mu itu" jawab Ibu dari Andra dengan santainya berdiri di samping Dinda.

"Apa maksud ucapan Ibu?" tanya Indah dengan sorot mata yang tajam pada Ibu dari Andra itu.

"Andra apa di fhoto itu belum jelas, di situ jelas terlihat, Istri murahan mu ini sedang berpelukan mesra dengan laki-laki lain" kata Ibu dari Andra, yang sangat membenci menantunya itu.

"Cepat jawab aku Indah!!"

"Tidak perlu di jawab Andra, kau sudah tau jawabannya" kata Ibu Andra.

"Cukup,!! Kau seorang wanita tapi kau tidak berperasaan, kau datang kemari bahkan baru kali ini, tapi kau sudah berani menghakimi aku" Indah sudah tidak menghargai wanita yang adalah Ibu mertuanya itu, emosinya benar-benar sudah meledak, Indah berbicara sambil menunjuk wanita itu.

"Indah, berani sekali kau membentak Ibu ku bahkan kau menujuk wajah Ibu ku dengan tangan kotor mu itu" Andra membela Ibunya.

"Apa kau bilang tangan ku kotor begitu??" Indah bertanya sambil berteriak.

"Ia, bahkan mungkin tangan kotor mu itu sudah menjamah tubuh lelaki di luar sana" Andra tidak mau kalah.

"Oh ya, dan kau jangan lupa, berkat tangan kotor ku ini kau bisa memakai setelan jas mahal itu" kata Indah sambil menunjuk jas yang di gunakan Andra.

"Kurang ajar, berani kau menghina ku" Andra melayangkan tangannya di udara, berniat untuk menampar wajah Indah.

"Ayo tampar aku, silahkan ayo lakukan"

"Diam" Andra mengepalkan tanganya, dan kembali menurunkannya.

"Kenapa tidak kau tampar aku, bukan kah kau bilang aku ini murahan??.. Kau hari ini ingin memukul ku begitu??.. Ah kau memang lelaki tidak bisa menghargai wanita, kemarin kau meniduri ku lalu sekarang kau ingin memukul ku, aku tidak tau ternyata ada di dunia ini lelaki seperti mu!!." Indah benar-benar meluapkan segala kekesalannya.

"Cukup Indah"

"Kenapa apa ucapan ku benar?" tanya Indah.

"Sekarang apa mau mu?" Andra bertanya dengan suara yang mulai lembut tapi tegas.

"Apa saja yang kau mau, aku juga mau?" Indah menantang Andra.

"Apa maksud mu?" Andra tidak percaya medengar jawaban Indah barusan.

"Apa saja yang kau maksud aku siap" Jawab Indah benar-benar mantap keluar dari mulutnya.

"Wanita tidak bermoral" tiba-tiba Ibu Andra berbicara.

"Diam, kau orang luar di sini?" bentak Indah.

"Tapi kau menyakiti anak ku, dan Istri macam apa kau" kata wanita itu lembut.

"Kalau kau merasa anak mu ini tersakiti dan kau yakin bisa membuat anak mu ini bahagia dengan mu. Menikah saja dengan anak mu itu" kata Indah tersenyum meremehkan mertuanya itu.

"Apa maksud mu?" tanya Ibu Andra.

"Kau tau kenapa anak mu ini, menikahi aku?" Indah melihat Ibu mertuanya, tapi tanganya menunjuk Andra. " Dan bukan menikahi mu saja, karena dia haram menikah dengan Ibunya, maka dari itu dia menikahi aku, untuk menjadi teman tidurnya" Indah tidak mau kalah, ia merasa sudah cukup sabar selama ini menghadapi suaminya.

"Turunkan nada bicara mu kalau tidak-"Andra menghentikan ucapannya.

"Kalau tidak apa?" tantang Indah.

"Kalau tidak kau aku talak" jawab Andra.

"Jangan Andra aku sangat mencitai mu" Indah berbicara sambil mengejek dan tersenyum lebar.

"Kau meremeh kan aku?" tanya Andra karena Indah mengejeknya.

"Tidak Andra, Aku bisa gila hidup tanpa mu, Wahahahaha" Indah terus tertawa mengejek Suaminya.

"Gila" kata Ibu Andra.

"Heh, jaga bicara mu" Indah membentak Ibu Andra.

"Kau yang harus jaga bicara?" kata Andra yang masih membela Ibunya.

"Mulai saat ini kau aku talak dan kau bukan lagi Istri ku" kata Andra.

"Apa aku tidak salah dengar?" Indah bertanya.

"Dengarkan baik-baik"

"Indah Paramita binti Abdullah Abraham kau aku talak tiga dengan sadar dan tidak dalam keadaan emosi, dan mulai saat ini kau bukan lagi istri ku"

Andra mengucapkan kata talak dengan lantang, dan dengan yakin dari hatinya..

"Terimakasih" jawab Indah.

Bruukkk!!!..

"AAAAAAAAAA"

"Beek!!!"

Indah terlentang di lantai setelah di dorong oleh Ibu Andara, Andra sangat terkejut melihat apa yang di lakukan Ibunya, begitu juga dengan Dinda ia sangat syok dengan apa yang ia lihat.

Dengan cepat Dinda berlari, menuruni tangga, ia memeluk kepala Indah yang tergelatak di lantai, dengan darah yang mengalir dari paha dan kepalanya.

"Indah sadar" Dinda berteriak berusaha menyadarkan Indah mau bagai mana pun Indah adalah saudaranya.

"Indah"

Indah membuka matanya, dan melihat Dinda yang sedang menangis memeluknya, Andra dan Ibunya juga sudah berdiri di dekat Indah

Dengan tenaga yang tersisah, Indah mencoba bangun dan menudukan dirinya di lantai.

"Selamat Andra kau berhasil menyakiti wanita yang sangat tulus mencintai mu"

"Lihat Andra Ibu mu menjadi pembunuh anak mu sendiri"

Indah mengatakannya, sambil memperlihatkan darah yang mengalir dari sela sedua pahanya, Indah memegan darah itu, lalu mengangkat tangannya menujukkan darah yang keluar dari tubuhnya.

"Lihat Andra, benih yang kau tanam di rahim ku, buah cinta mu bersama ku, dan Ibu mu lah yang menjadi pembuhuh anak mu sendiri"

"Cukup, kau tidak perlu membusukan aku di depan Anak ku," jawab Ibu Andra.

"Dinda Ayo bawa Indah ke rumah sakit" kata Andra ia juga panik melihat keadaan Indah yang berlumuran darah.

"Jangan biarkan dia mati kehabisan darah, dia harus membayar penghinaan yang ayah dan Ibunya berikan dulu pada ku" kata Ibu Andra yang melarang anaknya, membawa Indah kerumah sakit.

"Cukup kau menghina saudara ku, aku memang membencinya tapi bukan berarti aku berniat membunuhnya, dan kalau kalian tidak mau membawanya ke rumah sakit, biar aku yang membawanya" kata Dinda ia benar-benar tidak tega melihat keadaan Indah.

Dinda mencoba membopong Indah tapi tenaganya tidak sanggup.

Tiba-tiba dari arah dapur datang pembantu Indah, mereka berlari mendekati Indah, dan mencoba membatu majikanya itu, tapi Ibu dari Andra itu melarangnya.

"Hei, jangan ada yang berani menolong wanita itu, kalau kalian berani menolongnya kalian akan aku buat menyesal"

"Tidak masalah kami menyesal, setelah menolong majikan kami, karena kami tidak mau menyesal karena tidak menolong majikan kami" jawab pembantu Indah.

Dinda dan kedua pembantu itu berusaha mengangkat tubuh Indah, dan memasukannya kedalam mobil, dengan Dinda yang mengemudi, dan dua pembantu itu menjaga Indah di kursi penumpang.

"Bertahan Indah" kata Dinda.

1
Teh Adhe
Oalaaah, gak mikir panjang banget, sampe segitunya efek kebelet cinta. anak muda, anak muda.
Nuri_cha: Halo Kak, mungkin berkenan juga mampir di novelku

Aku baru saja menulis novel terbaru. SIAPA AKU DI SISIMU

Bercerita tentang seorang wanita yang baru terbangun dari koma, dan tiba-tiba sudah memiliki suami.

Langsung klik bio-ku. Semoga sesuai dengan genre Kakak.

Terima kasih 🙏🏻
total 1 replies
Surati
bagus
Hayati
lanjuuuut🙏🙏🙏💖💖💖💯
Hayati
lanjut.....,..🙏🙏🙏🙏💯💖
Umiie'ne Naza
hmmm mau baca tapi baca comene, karakter indah, ga Tegas ,ga jd baca
Mahmudah Mahmudah178
visual ya thor
Yusan Lestari
bgus thor ceritany mantap 👍👍💪 semangat trus🥰
Shepty Ani
bibit lakor nih
Ely
Anak di sayang2, di eman2 gak nurut sama ortu nya.. ya itulah cinta buta..gelap semua...
linamaulina18
krna ortu kmu melihat Andra orang yg g baik untkmu
guntur 1609
kasihan absullah
Benazier Jasmine
kok tamat thooor, kpn indah bahagia dg arfan
Benazier Jasmine
kyknya indah berjodoh dg arfan
Benazier Jasmine
bu fatimah jgn gt donk, jgn nyuruh balas dendam, srh aja si indah move on sm andra uda biarin andra nnt menderita sndr, apa yg di tanam pasti menuai
Benazier Jasmine
ooalah si arfan ternyata duren o nikah sm inda calon janda😂😂
Benazier Jasmine
andra tunggu karma u, dinda tumben kok baik sm indah
Benazier Jasmine
si andra org kismin ae kyk CEO gampang bngt ngajak baikan indah & gampang bngt ngusir dinda😂😂😂
Benazier Jasmine
kyknya u uda mulai pinter indah, suami u ssh mendholimi u, u g dksh nafksh lahir &bathin sm ja u sdh cerai, toh u juga msh nikah siri
Benazier Jasmine
yeni sahabat baik, bikin msh kuat si indah yg bodoh
Benazier Jasmine
dasar si indah saja yg bodoh, si andra hnya cinta harta u, u malah bela2 in
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!