NovelToon NovelToon
Malam Satu Suro

Malam Satu Suro

Status: sedang berlangsung
Genre:Iblis / Kutukan / Dendam Kesumat
Popularitas:52.8k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

"Jangaaaaan, jangan bunuh aku! "

Ardian berlari kencang di tengah Desa ketika dia melihat sesuatu yang sangat mengerikan mengejar dirinya malam ini, tidak ada yang mendengar suara jeritan pria itu sehingga sosok yang menyerang dia dengan leluasa memberikan serangan.

Kematian secara misterius datang di Desa ini karena mereka semua telah melakukan perbuatan yang sangat buruk di Malam Satu Suro, dendam yang sangat membara karena ketidakadilan yang telah dia terima sehingga membuat para pelaku harus menebus dengan derita yang begitu besar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35. Menyiksa Amri

Ardian mendengar kabar dari Jamal ketika tadi dia mengangkat telepon dan panggilan pria tersebut, Jamal mengadu kepada Ardian dengan nada ketakutan karena dia telah tanpa sengaja membunuh sang istri begitu saja sehingga saat ini tentu dia merasa panik dan tidak tahu harus bagaimana untuk mengatasi masalah tersebut.

Ardian juga sama sekali tidak menyangka kalau masalah itu akan semakin besar dan menyakiti keluarga yang Bahkan tidak ikut menyakiti Yayuk, ini masih belum bisa diketahui secara pasti Siapa yang telah membangkitkan Yayuk sehingga dia memiliki dendam yang sangat menyala terhadap semua orang di desa mereka, bukan hanya kepada para pelaku tapi bahkan keluarga pelaku juga turut menjadi korban.

Bu Kades dan juga Rodiah sama sekali tidak bersalah namun mereka juga harus menanggung resiko itu karena mereka telah memiliki hubungan dengan para pelaku, namun Ardian sama sekali tidak merasa bersalah dan justru dia semakin marah terhadap Yayuk yang tidak pernah mau diam meski saat ini sudah meninggal dunia.

Ardian justru menyalahkan Kenapa Yayuk menuntut balas dengan cara seperti ini dan tidak mau untuk tetap diam, Jalan satu-satunya tentu saja mereka harus mencari dukun yang lebih paten agar tidak ada Yayuk yang bisa membantai lagi, kini mereka hanya tinggal tiga orang dan masih belum diketahui siapa yang akan didatangi oleh Yayuk kembali.

"Jadi Kenapa itu bisa terjadi?" Ardian bertanya lebih lanjut kepada Jamal.

"Rodiah mendadak saja menjadi begitu liar dan aku tanpa sengaja menyentak tubuh dia sehingga jatuh terpelanting menghantam kaca." Jamal menjelaskan.

"Itu pasti sudah menjadi rencana Yayuk sendiri." geram Ardian.

"Kau kapan akan pulang ke desa ini? Aku tidak mau kalau sendirian terus seperti itu." Jamal memang membutuhkan teman untuk mengatasi masalah tersebut.

"Untuk sekarang aku belum bisa pulang tapi aku di sini juga mencari dukun yang paten untuk mengatasi masalah Yayuk." jawab Ardian.

"Kau jangan licik, Ardian! Kau pikir aku tidak tahu bahwa selama ini kau sudah memiliki batu penangkal sendiri sehingga Yayuk tidak bisa mendekati dirimu." Jamal langsung marah.

Tangan Ardian terkepal erat karena dia baru menyadari bahwa Jamal juga sudah tahu tentang hal itu, dia memang sangat licik karena tidak mempertimbangkan teman yang lain dan hanya berusaha untuk dirinya sendiri agar jangan sampai Yayuk menyakiti dirinya, Namun ternyata itu juga menjadi masalah karena Yayuk justru membantai sang ibu.

"Maaf untuk soal itu karena aku egois, tapi kali ini tidak akan aku lakukan karena aku akan mencari untuk kita semua." Ardian tidak mengelak.

"Kau berpikir saat ini aku akan percaya? sementara kau saja melarikan diri saat kami sibuk menghadapi Yayuk!" Jamal langsung menuduh Ardian.

"Gila kau, Bang! aku pergi dari desa itu untuk menutupi kematian ibu." Ardian juga langsung marah kepada Jamal.

"Ibu! Ibu mu meninggal?" Jamal kaget sekali mendengar ucapan Ardian.

" Yayuk yang membunuh ibu dan saat ini aku tidak bisa menguburkan ibu di desa, kami memutuskan membawa Ibu ke kota." Ardian tidak berbohong kepada Jamal.

Jamal terdiam karena dia pun menyadari bahwa bukan hanya dirinya saja yang akan mendapat balasan itu, ini dia baru tahu bahwa Bu Kades sudah meninggal dunia karena pembalasan Yayuk yang begitu kejam, pantas saja sekeluarga itu sama sekali tidak terlihat di pemakaman Iwan karena saat ini mereka ada di kota untuk menguburkan Bu Kades itu sendiri.

"Aku akan segera pulang dan mengurus masalah ini sampai selesai." janji Ardian agar Jamal bisa sedikit tenang.

"Pokoknya kau harus mencari dukun yang mantap, Aku tidak mau bila nanti sampai mati dia bantai." Jamal memang sudah takut.

Ardian hanya diam saja karena dia pun belum mendapatkan Dukun itu dan tidak tahu mau mencari dukun ke mana lagi, Mbah Sarmi yang bisa dia andalkan karena hanya neneknya itu yang bisa memberikan penangkal tanpa banyak bertanya, bila dukun lain maka dia harus membayar mahal dan juga akan banyak pertanyaan yang keluar dari mulut sang dukun.

...****************...

Amri menoleh ketika dia sedang menyerok ikan di kolam milik mereka dan seperti ada seseorang yang sedang berjalan di belakang sana, namun ketika dia memperhatikan lebih seksama seseorang itu sama sekali tidak ada karena saat ini dia memang hanya sendirian.

Namun angin yang ada di tempat tersebut terasa begitu berbeda, bahkan Amri beberapa kali mendengar seseorang yang sedang menangis dengan suara begitu Lirih, tapi dia sudah berusaha untuk mencari dan tidak berhasil menemukan sosok tersebut sehingga Amri merasa dia perlu mempercepat untuk mengambil ikan ini agar bisa segera pulang.

"Hiks, kau sungguh sangat tega kepada diriku." suara halus itu kembali terdengar.

"Siapa di sana?!" Amri berteriak keras karena dia mulai takut.

"Ini aku, Mas." suara lembut kembali menjawab.

"Kau jangan main-main seperti itu kepada diriku, bila kau memang berani maka Silakan tunjukkan diri." tantang Amri.

Tapp.

Sreeeeet.

Byuuuur.

Sebuah tangan yang begitu kuat menarik kaki Amri di dalam kolam itu sehingga mau tidak mau tumbuh pemuda itu jatuh terlentang di dalam air kolam, Amri yang kaget berusaha untuk bangkit kembali namun ternyata dia tidak bisa karena saat ini ada seseorang yang duduk di atas dada dan mencekik leher Amri di dalam air itu.

Bluuuup.

Bluuuuppp.

"Mati sajaaaaa....

"Yayuk, ini pasti dia yang akan membalas dendam." batin Amri di dalam hati.

"Lihat aku, lihat aku sekali lagi." Yayuk mendekatkan wajah dia di hadapan Amri agar bisa dilihat oleh pria tersebut.

Gleeeeek.

Air masuk ke dalam mulut Amri begitu saja karena tadi dia ingin berteriak meminta tolong. barangkali saja ada Mansyur di dekat sana sehingga bisa memberikan dia pertolongan, namun itu justru membuat dirinya semakin tertekan sehingga tidak bisa untuk mengeluarkan suara walau hanya sedikit saja. Amri juga sudah berusaha untuk berontak karena dia tidak mau mati mengambang di dalam kolam.

"Huaaaahhh!" Amri berteriak keras dan menarik nafas panjang saat bisa muncul kembali.

"Kau tidak akan mati sekarang, Nikmati saja siksaan yang aku berikan karena itu akan jauh lebih menyakitkan lagi." suara itu berbisik tepat di telinga Amri.

"Bajingan!" Amri berteriak marah dan menatap kanan kiri untuk mencari keberadaan Yayuk.

Tapi pemuda ini sama sekali tidak bisa melihat keberadaan Yayuk di tempat itu dan dia hanya sendirian saja di dalam kolam tersebut, takut bila kejadian tadi terulang kembali, maka Amri segera naik ke permukaan dan menyelamatkan diri meski sekarang dia belum mendapatkan ikan.

Selamat sore, jangan lupa like dan komentar kalian semua buat cerita autor Novita Jungkook ya.

1
Apriyanti
kaya nya Laila mati beranak seru jg thor🙏
Apriyanti
lanjut thor
Apriyanti
lanjut thor 🙏
Raffaza Direzky87
ular janda aku kira si jalak krn berwarna ungu, ehh kelupaan ternyata si ratu juga sudah jadi ular janda
Raffaza Direzky87
mungkin dengan bantuan Rani atau nilam si yayuk bisa membantai ardian
Aput Yoongi
mbak pur rambut nya juga ikut di pirang gak??? 🤣
putri wahyu
mlm jg Bess...
yeesss akhirnya ratuku keluar jg🥰👍
mksh bess🔥🔥
Tri Lestari
apa kabar purr
Eli Rahma
tek kira si jalak,,,,,

ular janda gaesss...
Betri Betmawati
ternyata udh bangkit arwah yayuk
Betri Betmawati
ayo Mak bangkit kan anak mu untuk balz dendam
Betri Betmawati
malah dibuang kedalam sungai mayat yayuk
FiaNasa
ya ampun,,,segitu kejamnya kau Ardian,,aq berharap kau bisa dibawa ke lembah kematian biar Yayuk bisa menyiksamu berkali² lipat
Betri Betmawati
tunggu lh pembalasan si Yayuk
Betri Betmawati
tanya siardian dia yg membuat Yayuk ngk pulang mungkin dia udh mengubur Yayuk nth dimna
Betri Betmawati
kmn purnama nya Thor ?
Betri Betmawati
adu ya ampun kasian sekali si Yayuk jahat nya mereka memperlakukan si yayuk
V3
si Duo Kunti Gendeng itu pasti sdh punya rencana sndri ,, terutama untuk Maharani mknya Mereka melarang purnama ikut ke Desa itu 🤣🤣
V3
awal baca judul " Ular Janda " ,, aku kira itu kekasih nya Arini ,, lach kok mlah Purnama 🤣🤣🤣🤣🤣
Ela Jutek
buahaaaaaa ular janda/Joyful/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!