NovelToon NovelToon
The Legend Of Hu Jin

The Legend Of Hu Jin

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Wuxia / Tamat
Popularitas:7k
Nilai: 5
Nama Author: Danzo28

Terbuang saat bayi dan nyaris tewas di Hutan Terlarang, Hu Jin tumbuh tanpa mengetahui identitas aslinya sebagai Putra Mahkota Kerajaan Timur.

​Ditolak oleh dunia dan diasuh oleh Dewi Es dari Sekte Teratai, Hu Jin bangkit membuktikan dirinya melalui Tulang Kaisar Langit—bakat mitologi yang mengguncang semesta. Namun, alih-alih menjadi alat politik sekte, ia memilih pergi menantang alam liar demi membebaskan gurunya dan merebut kembali takdir yang dirampas!

​Mampukah pangeran yang terbuang ini menaklukkan benua dan kembali sebagai Dewa Pedang Es Kuno?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danzo28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Badai Aliansi di Balik Selimut Malam

​Lilin-lilin minyak di dalam kemah utama Lembah Angin Barat bergetar tipis ditiup angin malam yang dingin. Suasana di sekitar meja taktik terasa makin memanas saat seorang pria berzirah hitam lusuh mendadak berlutut di hadapan Hu Jin dan Raja Hu Yan.

​Pria itu adalah penyusup tingkat tinggi dari jaringan intelijen Jenderal Gu yang baru saja menembus barisan penjagaan ibu kota.

​"Lapor, Pangeran! Raja!" ujar sang penyusup dengan suara berbisik namun sarat nada mendesak. "Zhao Feng dan para pengikutnya sama sekali belum menyadari pergerakan pasukan perlawanan di lembah ini! Saat ini, Zhao Feng sedang mengadakan pesta kemenangan di dalam istana, sibuk menghitung peti-peti pajak emas yang diperas dari klan-klan cabang!"

​Jenderal Gu membelalakkan matanya, menghentakkan tinjunya ke meja kayu hingga retak. "Penyusup kita berhasil mengunci pergerakan mereka! Zhao Feng mengira Pangeran masih berada di Kota Teratai Hitam untuk merayakan kemenangannya!"

​Hu Jin melangkah mendekati peta kulit yang terbentang. Topi jeraminya terpasang miring, menyembunyikan kilatan mata hitamnya yang berkilau emas di balik bayang-bayang. Ia mengetukkan dua jarinya di atas gambar Istana Kerajaan Timur.

​"Kebutaan Zhao Feng adalah celah terbesar kita," puji Hu Jin dengan suara tenang yang menghanyutkan. "Besok malam—saat bulan separuh tenggelam dan rasa kantuk para penjaga berada di titik terendah—adalah waktu emas untuk meluncurkan serangan kejutan secara masif!"

​Raja Hu Yan mengangguk mantap, mengepalkan tangannya dengan raut wajah berwibawa. "Setuju! Kita tidak akan memberi mereka kesempatan untuk bersiap atau memanggil bantuan tambahan!"

​Namun, tepat saat Hu Jin sedang mematangkan posisi pasukan di atas meja taktik—

​WUUUUUSH

​Tiba-tiba, gelombang dorongan Qi yang teramat padat dan beragam berdesir mendadak dari arah luar pintu gerbang perbatasan lembah!

​Jenderal Gu seketika mencabut pedangnya, wajahnya berubah tegang. "Ada pergerakan energi asing mendekat! Seluruh prajurit, siaga!"

​"Tahan!" panggil Hu Jin cepat. Ia mengangkat tangannya, merasakan aliran aura yang sangat familiar di dalam gelombang energi tersebut. Sebuah senyuman tipis terukir di bibirnya. "Buka barisan penjagaan. Mereka adalah tamu kita."

​Tepi perkemahan yang tadinya tegang seketika diterangi oleh pendar cahaya sihir yang lembut.

​Dari balik kegelapan hutan pinus, muncul serombongan pendekar berzirah dan berjubah mewah. Di barisan paling depan, melangkah seorang gadis jelita berbalut jubah putih-keemasan yang memancarkan pendar suci—Su Qing'er.

​Di samping Su Qing'er, berdiri pemuda pembawa pedang emas berzirah perak yang mewakili para murid utama Sekte Pedang Langit, serta sepasang pengawal bertopeng teratai perak dari Sekte Teratai yang dikirimkan secara rahasia atas instruksi khusus Qian Renxue!

​Melihat kedatangan para jenius utama dari Tiga Sekte Besar Benua Timur tersebut, Jenderal Gu dan para prajurit loyalis terperanjat tak percaya!

​"Nona Su? Dan para murid sekte besar...?" gumam Raja Hu Yan tertegun.

​Su Qing'er melangkah mendekati Hu Jin, menghentikan langkahnya di bawah terpaan sinar rembulan. Senyuman paling anggun dan memikat terukir di wajah cantiknya.

​"Hu Jin," sapa Su Qing'er dengan suara merdu yang memecah keheningan malam. "Kau berpikir bisa melancarkan perang sebesar ini tanpa mengajak kami?"

​Hu Jin melepaskan topi jeraminya, menatap gadis itu dan para perwakilan sekte dengan rasa terkejut yang hangat. "Nona Su... kalian semua... mengapa datang ke tempat ini?"

​Pemuda perwakilan Sekte Pedang Langit melangkah maju, membungkuk hormat dengan raut wajah tulus. "Pangeran Hu Jin, tindakanmu di atas panggung arena Kota Teratai Hitam telah membukakan mata kami. Kau bertarung demi keadilan rakyat, bukan demi keserakahan kekuasaan. Sekte Pedang Langit tidak akan membiarkan seorang kaisar sejati bertarung sendirian melawan para pengkhianat!"

​Su Qing'er mengangguk anggun, menyatukan jemarinya di dalam lengan jubah. "Sekte Awan dan Puncak Es Sekte Teratai pun hadir di sini bersamamu, Hu Jin. Kami membawa lima ratus murid elit pilihan yang siap mematuhi komandomu demi menumbangkan pemerintahan zalim Zhao Feng!"

​Mendengar ikrar tulus dari para jenius dan elit sekte raksasa tersebut, dada Raja Hu Yan dan Jenderal Gu berguncang hebat oleh rasa haru yang mendalam. Bantuan tak terduga ini telah mengubah peta kekuatan perang secara drastis!

​Hu Jin menatap jajaran pasukan aliansi di hadapannya. Kilatan emas di matanya makin membara, dipenuhi oleh tekad baja yang tak tergoyahkan.

​"Terima kasih, Saudara sekalian," ujar Hu Jin dengan suara bariton yang berat dan sarat akan wibawa kaisar sejati. "Kepercayaan dan bantuan kalian malam ini tidak akan pernah kulupakan. Bersama-sama, kita akan menyapu bersih seluruh kegelapan dari tanah Kerajaan Timur!"

​Waktu berlalu cepat bagaikan anak panah yang melesat. Malam berganti menjadi fajar, dan fajar perlahan surut ditelan oleh kegelapan malam yang dinanti-nantikan.

​Malam berikutnya tiba. Bulan separuh tergantung redup di balik lautan awan hitam, melingkupi ibu kota Kerajaan Timur dalam selimut kegelapan yang pekat dan mencekam.

​Di puncak bukit batu yang menghadap langsung ke arah tembok luar Istana Kerajaan Timur, ribuan prajurit loyalis berzirah hitam bersama lima ratus murid elit Tiga Sekte berdiri berbaris tanpa suara. Tidak ada obrolan, tidak ada gesekan zirah, hanya hembusan angin malam yang membawa hawa membunuh yang teramat pekat.

​Hu Jin berdiri di barisan paling depan, mengenakan jubah abu-abu sederhananya dengan Pedang Hitam Kuno yang mendekap di punggung. Topi jeraminya terikat di pinggang, membiarkan rambut hitamnya terurai diterpa angin malam.

​Di samping kirinya, Su Qing'er dan murid Sekte Pedang Langit telah menghunus pedang mereka yang memancarkan pendar sihir redup. Di samping kanannya, Raja Hu Yan dan Jenderal Gu menggenggam erat poros tombak mereka dengan napas tertahan.

​Dari atas bukit, mereka bisa melihat lentera-lentera Istana Kerajaan Timur yang menyala redup. Para penjaga benteng di atas tembok kota terlihat berjalan malas, tidak menyadari bahwa maut sedang mengintai di balik kegelapan bukit.

​Hu Jin perlahan menarik Pedang Hitam Kuno dari sarungnya.

​SRING

​Bilah pedang kelam itu memancarkan pendar naga es berwarna biru-emas yang membelah kegelapan malam. Gelombang hawa dingin yang teramat murni menyebar cepat, membekukan rumput-rumput kering di bawah pijakan kaki seluruh pasukan.

​Hu Jin mengangkat Pedang Hitam Kuno tinggi-tinggi ke angkasa, mengarahkannya lurus ke arah gerbang utama istana.

​"Pasukan..." desis Hu Jin, suaranya halus namun menusuk lurus ke dalam jiwa setiap prajurit. "...SERANG!"

​BUMMMMMMMMM

​Seketika itu juga, ribuan prajurit dan para jenius aliansi melesat turun dari bukit bagaikan badai kegelapan yang tak terhentikan! Suara dentuman Qi meledak membakar malam, memecah keheningan ibu kota dalam satu sergapan kejutan yang paling mematikan dalam sejarah Benua Timur! Perang puncak demi merebut kembali takhta kerajaan secara resmi meletus!

1
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
👍👍👍👍👍👍
yos helmi
😍😍😍😍😍😍
yos helmi
💪💪💪💪💪💪
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
👍👍👍👍👍
yos helmi
😍😍😍😍😍
yos helmi
💪💪💪💪💪
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
😄😄😄😄😄😄
yos helmi
🤭🤭🤭🤭🤭
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
👍👍👍👍👍
yos helmi
😍😍😍😍😍
yos helmi
💪💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!