NovelToon NovelToon
Kau Renggut Bahagia Ku ( Pembalasan )

Kau Renggut Bahagia Ku ( Pembalasan )

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Balas Dendam
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: chiechie kim

Ibu hamil yang wafat di tempat kejadian,sebut saja Rini bersama dengan anaknya yang belum lahir. Rasa cinta yang dalam pada anaknya dan kemarahan pada mereka yang menyebabkan kematiannya membuatnya menjadi arwah penasaran yang tak bisa pergi ke alam lain. Setiap malam, dia muncul di jalan raya tempat kejadian itu terjadi—bayangan dia dengan perut membuncit dan tas yang masih tersangkut di bagian tubuhnya sering dilihat oleh sopir yang lewat, membuat mereka merasa dingin mendadak dan merasakan kesedihan yang mendalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon chiechie kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kemarahan Rini Kepada Sahabatnya

Di jalan pulang, hujan mulai turun deras dengan suara gemuruh yang menghantam kaca mobil. Anton menggenggam setir dengan erat, mata tetap fokus ke jalan yang sudah mulai licin dan penuh genangan air.

Dewi duduk diam di sebelahnya, matanya menatap keluar jendela.

"Kau baik saja kan Anton?" tanya Dewi dengan suara lembut, mencoba mengalihkan perhatiannya.

Anton mengangguk perlahan tanpa menoleh. "Aku cuma mikir... kenapa darah bisa muncul di makam Rini? ".

Dewi terdiam sejenak sebelum menjawab. "Aku juga tidak tahu, tapi itu pasti ada hubungannya dengan apa yang baru saja muncul. Darah itu mungkin jadi tanda untuk memperingatkan kita."

Saat mereka hampir sampai di rumah Dewi, mobil tiba-tiba terdengar suara aneh dari mesinnya. Anton mencoba menekan pedal gas tapi mobil hanya bergetar dan kemudian mati total di tengah jalan yang mulai tergenang air.

"Aduh, kenapa bisa mati sendiri ya?" ucap Anton dengan cemas, mencoba menghidupkan mesin lagi tapi tidak berhasil.

Hujan semakin deras dan kilat menyambar di langit, membuat mereka terkejut. Tiba-tiba, Dewi melihat bayangan sosok wanita dengan rambut kusut berdiri di tepi jalan, tepat di depan mobil. Dia mengenali wajahnya sama seperti Rini.

"Anton... dia ada di luar!" teriak Dewi sambil menunjuk ke depan, matanya penuh ketakutan.

Anton melihat ke arah yang ditunjuk Dewi dan juga terkejut. Sosok itu perlahan mendekat ke mobil, tangannya yang putih pucat mengulurkan ke arah kaca mobil. Di ujung jarinya, masih terlihat noda merah pekat yang jelas-jelas darah.

Anton segera mengunci semua pintu mobil dan menekan tombol untuk menutup kaca mobil secara otomatis. Tapi kaca belakang justru macet di tengah jalan dan tidak bisa ditutup total.

Sosok wanita itu berdiri tepat di depan kaca mobil yang masih terbuka sebagian. Nafasnya dingin menyebar masuk ke dalam mobil, membawa bau amis yang sangat kuat. Matanya yang merah memerah menatap langsung ke arah Dewi.

"Dewi... kamu sudah lupa janji kita kan?" ucapnya dengan suara yang serak dan menusuk telinga. "Kita sudah janji akan selalu bersama, tapi kamu pergi dan memilih hidup bahagia tanpa aku!"

Dewi menangis sambil menarik diri ke pojok kursi. "Rini... aku tidak pernah lupa janji. Tapi aku juga ingin hidup damai saja," ucapnya dengan suara gemetar.

Saat itu, darah dari ujung jari Rini mulai menetes perlahan ke dalam mobil melalui celah kaca yang terbuka. Setiap tetes darah menyentuh lantai mobil, langsung meninggalkan bekas noda hitam yang mengeluarkan asap tipis.

Anton mencoba menghidupkan mesin sekali lagi dengan segala cara. Akhirnya, setelah beberapa kali mencoba, mesin mobil terdengar menyala kembali dengan suara kasar. Tanpa berlama-lama, Anton segera menekan pedal gas dan mobil melaju cepat menjauh dari sosok Rini yang masih berdiri di tengah jalan.

Mereka berhasil sampai di rumah Dewi dengan selamat. Setelah Dewi masuk ke dalam rumah . Anton langsung mengemudi ke rumah Sarah. Dia perlu memberitahu semua kejadian ini padanya mungkin Sarah punya ide untuk mengatasi masalah yang semakin kompleks ini.

Ketika tiba di rumah Sarah, hujan sudah mulai reda. Sarah dan Dede sedang menunggu di teras rumah dengan wajah khawatir. Tanpa menunggu mereka bertanya, Anton langsung menceritakan semua yang terjadi mulai dari darah di makam Rini hingga sosok Rini yang muncul di jalan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!