NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikahi SERUNI (Kembang Desa)

Terpaksa Menikahi SERUNI (Kembang Desa)

Status: sedang berlangsung
Genre:Beda Usia / Romansa pedesaan / Trauma masa lalu / Bertani / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:54.2k
Nilai: 5
Nama Author: Safira

Seruni (20 tahun) adalah kembang desa cantik, lugu dan polos yang tinggal di wilayah terpencil daerah Tapal Batas.

Pernah bertunangan dengan salah satu pemuda dari kampung sebelah. Berujung putus dan gagal menikah karena ditikung adik tirinya bernama Rasti.

Suatu hari, Seruni dijodohkan dengan seorang pria dari kota. Musibah datang menerpa, di mana rombongan bus calon pengantin laki-laki mengalami kecelakaan, lalu terbakar hebat. Semua penumpang tewas di TKP termasuk calon suami Seruni.

Kepercayaan masyarakat setempat, jika sampai seorang gadis gagal menikah dua kali maka dianggap pembawa sial. Pastinya tak ada pemuda yang akan sudi menikahi Seruni.

Pak Tono selaku Kades yang berstatus sebagai ayah kandung Seruni, terpaksa menerima laki-laki asing bernama Bastian Fernando Malik yang mendadak bersedia menjadi suami Seruni. Tanpa diketahui semua orang bahwa Bastian tengah lari dan bersembunyi dari kasus pembunuhan yang menjeratnya.

Bagian dari Novel : Maafkan Mama, Pa🍁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25 - Wanita Berlabel Flash Sale

Pesta rakyat semakin malam justru semakin ramai pengunjung.

"Bang, aku mau ke sana dulu lihatin Ningsih merias. Siapa tau ada yang bisa aku bantu di sana," pamit Seruni meminta izin pada Bastian seraya jari-jemarinya menunjuk ke arah salah satu rumah warga di belakang panggung yang dijadikan sebagai tempat rias para penari dan pengisi acara.

"Iya, hati-hati. Nanti kalau udah selesai segera balik lagi ke sini," ucap Bastian mengiyakan.

"Iya, Bang."

Seruni pun berjalan pergi meninggalkan Bastian. Di sudut sana, Rasti melihat bahwa saat ini Bastian sedang sendiri. Tentu kesempatan yang bagus mendekati kakak iparnya itu.

"Bu, aku mau ke sana dulu." Bisik Rasti lirih di telinga ibunya.

"Hah, ke mana?"

"Ke kakak iparku yang tampan itu," jawabnya seraya memberi kode dengan matanya ke arah Bastian.

"Oh, begitu toh."

"Aku mau melancarkan aksi mendekati mangsa tampan,"

"Semoga berhasil. Jangan kecewakan ibu,"

"Beres, Bu."

Rasti segera berisi dari tempat duduknya dan berjalan perlahan ke arah Bastian. Suami Seruni ini sedang menikmati pagelaran tradisional yang tersaji di atas panggung, jadi tak tau kalau Rasti berjalan mendekatinya.

"Ehem, sendirian aja nih." Sapa Rasti seraya berdehem pada Bastian.

Seketika Bastian cukup terkejut dan tak menyangka bahwa adik iparnya yang sejak awal dilabeli olehnya sebagai wanita murahan dengan karakter penggoda, ternyata telah berdiri di sampingnya.

Dalam otak Bastian, sosok Rasti mirip sekali dengan barang yang dipajang di etalase paling depan kalau ada flash sale di mall. Di mana dominan barang yang dijual di flash sale adalah barang-barang stok lama di gudang yang belum laku-laku.

Akhirnya oleh pihak toko dijual harga sangat murah dengan diskon besar-besaran agar barang tersebut cepat laku terjual.

Sedangkan Seruni bagi seorang Bastian adalah kembang desa suci yang murni mirip berlian yang berharga. Tidak sembarangan orang melihatnya apalagi menyentuh hingga membelinya. Kesannya betul-betul berkelas. Beda dengan Rasti yang murahan mirip batu kali.

☘️☘️

Bastian memilih diam dan tak membalas sapaan Rasti. Ia hanya sempat melirik sekilas ke arah Rasti saat adik iparnya itu menyapanya tadi.

Lalu, pandangan Bastian kembali fokus ke arah panggung. Terkesan cuek dan acuh atas kehadiran Rasti yang berdiri di sampingnya.

Hal yang paling menyakitkan bukanlah ditinggalkan, melainkan dianggap tidak ada, tidak dihargai dan diabaikan. Padahal kita berada di dekatnya.

Itulah gambaran kehadiran Rasti saat ini bagi Bastian.

"Sial banget aku dicuekin sama dia!" batin Rasti menggerutu sebal.

Namun, Rasti adalah sosok wanita yang tak mudah menyerah. Ia tipikal gigih hingga keinginannya tercapai.

"Seruni ke mana?" tanya Rasti yang masih berusaha membuat Bastian melirik dan menanggapi keberadaannya saat ini.

"Lagi ke tempat Ningsih merias orang-orang," jawab Bastian datar tanpa menatap Rasti.

"Aku temenin ya,"

"Siapa?"

"Ya, kamu. Siapa lagi di sini yang aku temenin?"

"Calon suamimu ke mana?" balas Bastian.

"Siapa?" Rasti justru balik bertanya.

"Kamu amnesia atau gimana? Memangnya calon suamimu ada berapa banyak? Satu pria di desa ini kah?" cibir Bastian telak.

"Ardi maksudmu?"

"Apa ada lagi calon suamimu selain Ardi?"

"Ya namanya jodoh ke depan kan kita gak tau. Entah aku berjodoh sama dia atau yang lain," ucap Rasti seraya tersenyum menggoda ke arah Bastian.

"Apa dia gak nemenin kamu datang ke acara ini?" balas Bastian yang memang sejak tadi tak melihat batang hidung Ardi di pesta rakyat malam ini.

"Gak tau! Aku malas banget bahas dia!" jawab Rasti menggerutu sebal. "Kita bahas yang lain saja," imbuhnya.

"Bahas apa?"

"Gimana hubunganmu dengan Seruni?"

"Baik," jawab Bastian. "Bahkan sangat baik," sambungnya penuh keyakinan.

"Apa kalian sudah malam pertama?"

"Aku rasa hal seperti itu tak etis kamu tanyakan ke pria yang berstatus sebagai kakak iparmu sendiri. Lagi pula itu bukan hakmu untuk mengetahui perkara ranjang kami. Bukan kewajibanku atau Seruni untuk menjawab hal itu ke kamu!" tegas Bastian menjawabnya penuh penekanan.

Rasanya ia ingin sekali memukul mundur keangkuhan Rasti selama ini terhadap Seruni.

"Aku bukan bermaksud mencampuri urusan ranjang kalian. Hanya saja aku ingin tau cara pemikiranmu saja tentang kepera_wanan seorang wanita terutama yang sudah berlabel istri,"

"Apa maksudmu?"

"Jangan marah. Rileks..." ujar Rasti seraya menyentuh lengan Bastian.

Detik selanjutnya, Bastian menurunkan tangan Rasti yang berada di lengannya sedikit kasar. Ia begitu risih jika tubuhnya disentuh oleh wanita flash sale yang notabene adik iparnya itu.

Rasti semakin kesal di hatinya atas penolakan Bastian. Ia tak mau kalau sampai kakak iparnya itu jatuh hati pada Seruni.

"Asal kamu tau, istrimu yang tampak lugu dan polos itu pernah dicicipi oleh Bang Ardi."

"Jangan suka menuduh orang sembarangan. Apalagi Seruni itu kan saudaramu sendiri,"

"Aku gak menuduh kok. Apa kamu tau hubungan Seruni dan Bang Ardi di masa lalu?"

"Ya, aku tau. Mereka berdua mantan tunangan. Sekarang, Ardi jadinya calon suamimu bukan milik Seruni."

"Aku tak pernah merebut Bang Ardi dari Seruni," kilah Rasti.

"Terserah dan aku tak peduli!" tegas Bastian.

"Sial ! Pasti Seruni bilang ke Bastian soal kegagalan acara pernikahannya dengan Ardi gara-gara aku! Diam-diam gadis lemah itu bisa mengadu dan bicara juga ke suaminya ini!" batin Rasti geram.

"Oke, aku paham sekarang. Kamu sepertinya pria yang menganut kebebasan dan tak peduli akan kepera_wanan wanita sebelum menikah. Jadi, Seruni yang sudah tak gadis lagi pun kamu makan juga." Sel0roh Rasti sengaja asal ceplos.

"Siapa bilang Seruni gak pera_wan sebelum nikah?"

"Bang Ardi yang bilang,"

"Terus, kamu percaya dia begitu saja?"

"Tentu saja aku percaya. Aku pernah lihat mereka berdua di pondok Apak saat pekerja sudah pulang semua. Bang Ardi dan Seruni masuk ke kamar di dalam pondok Apak di ladang," jawab Rasti sengaja menjadi kompor atas hubungan Bastian dengan Seruni.

"Kamu pasti sudah dewasa dan mengerti apa yang dilakukan seorang pria dan wanita di dalam bilik saat kondisi pondok yang sepi seperti itu, bukan." Tuduhnya semakin memprovokasi.

Bastian mengepalkan kedua telapak tangannya. Rasti tersenyum menyeringai melihat rencananya sepertinya akan berhasil.

Tanpa berpamitan, Bastian pergi meninggalkan Rasti dengan hati terbakar cemburu hingga bergemuruh.

Bersambung...

🍁🍁🍁

1
kaylla salsabella
lanjut
Shee_👚
astaga itu sem pak jadi barang bukti🤣🤣🤣🤣🤣
Shee_👚
dasar g tau diri si tono, dapet istri baik dan tulus malah masuk perangkap lakor yang hanya memanfaatkan dia doank😏
Patrick Khan
lanjut
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
semoga kita terlindungi dari perbuatan bejad ini ya 🥺
Sugiharti Rusli
gimana tuh perasaannya jadi penyebab kedua ortu dan istrinya meninggal karena ulahnya,,,
Sugiharti Rusli
entah memang si Tono yang dulu masuk perangkap si Dewi atau gimana yah, secara dia sepertinya pemuda masih polos sih
Sugiharti Rusli
ah sedih sekali lho baca tentang nasib ibu Seruni saat melahirkannya😪😪😪
lalah rodilah
sangat suka dengan cerita karya teh safira..semoga seruni mendapatkan kebahagiaan dengan bastian..
🌷Vnyjkb🌷
tgguin aja pembalasan yg kuasa,,,,
🌷Vnyjkb🌷
waduhhhh dasarrrr perempuan rendahan amatttt, spi kolor d umpetin
🌷Vnyjkb🌷
waahh parahhh tono,,, dosa besar amat,, ortu spi meninggal pula
🌷Vnyjkb🌷
dosa besar nih si tono sm siti,,, kang selingkuh pulaaaaa
Ruwi Yah
lanjut
Tuti Tyastuti
𝘴𝘶𝘯𝘨𝘨𝘶𝘩 𝘵𝘦𝘨𝘢 𝘬𝘭𝘪 𝘱𝘢𝘬 𝘵𝘰𝘯𝘰 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩𝘢𝘯 𝘴𝘪𝘵𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘳𝘶𝘯𝘪
Nurminah
nauzubillah perselingkuhan membawa petaka
hei laki-laki inget baik baik ya wanita modal ngangkang merebut suami orang bukan wanita baik2 sehina hina nya wanita adalah modelan begitu semoga para pelaku perselingkuhan kalau tidak bertobat azab dunia dan akhirat menimpanya dengan sangat tragis Aamiin
Iccha Risa
ngeri banget yah sampe berujung maut, bpk seruni pasti nyesel sampe akhir hayatnya apalagi Seruni diperlakukan ga baek sama pelakorr plus anaknya
Zhee🍄
roman desa bagus banget
Al Fatih
Semoga Allah menjauhkan keluarga qta dan keturunan qta dari orang2 berhati jahat,, para pelakor dan orang munafik.... Aamiin.
Sungguh ngeri kalo baca sepak terjang pelakor zaman ini....,,
Tuti Tyastuti: 𝘈𝘮𝘪𝘪𝘯..𝘺𝘢 𝘢𝘭𝘭𝘢𝘩🤲
total 1 replies
Tuti Tyastuti
𝘸𝘢𝘥𝘶𝘩 𝘵𝘦𝘳𝘯𝘺𝘢𝘵𝘢 𝘴𝘪 𝘱𝘢𝘬 𝘵𝘰𝘯𝘰 𝘺𝘨 𝘴𝘦𝘭𝘪𝘯𝘨𝘬𝘶𝘩 𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩𝘢𝘯 𝘴𝘪𝘵𝘪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!