NovelToon NovelToon
Di Jodohkan Juga

Di Jodohkan Juga

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:12.9M
Nilai: 4.8
Nama Author: Vivi Ayu

Ini benar-benar kado ulang tahun terburuk. Di saat Vira tidak mempunyai fikiran untuk menikah di usia muda, tepat di ulang tahunnya yang ke-20 orang tuanya memberikan hadiah calon suami untuknya. Jangankan bisa menolak, bahkan dia tidak punya kesempatan untuk sekedar bernegosiasi.



Begitu juga dengan Vino. Di saat dia sedang memperjuangkan kekasihnya, orang tuanya malah sudah memutuskan siapa yang akan menjadi istrinya tanpa berdiskusi dulu sebelumnya.


Tidak perduli bahkan jika Vino harus kehilangan segalanya, dia akan tetap pada pilihannya. Menikahi kekasihnya. Beberapa tawaran kerap di ajukan. Intinya jika Vino mau menikahi Vira terlebih dahulu, dia bisa menceraikannya nanti kalau memang Vino merasa tidak cocok. Tentu saja itu hanya sebuah kalimat bujukan saja. Nyatanya orang tuanya tidak akan membiarkan hal itu terjadi dengan mudah.



Gadis kampung, pasti kuno. Aku harap dia benar-benar buruk rupa sehingga aku bisa segera menceraikannya. Bukan keterlaluan, hanya saja alasan itulah yang pertama kali muncul di otak Vino.


Sayangnya, Vira adalah seekor angsa cantik yang sedang menyamar menjadi seekor itik buruk rupa.


" Hubungan kita hanya sebatas partner kerja sama. Bukan sebagai suami istri!! "

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vivi Ayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Karyawan baru

Kini sudah berganti bulan baru lagi di kalender. Tidak terasa sudah 3 bulan Vira menyandang status sebagai nyonya muda Anggara. Seperti yang di ketahui selama tiga bulan itu hanya Vira lalui dengan kegiatan begitu-begitu saja. Kebanyakan menghabiskan waktunya rebahan di rumah sendirian.

Karena ini hari minggu, otomatis Vino ada di rumah dan adik ipar pun juga ada di rumah. Hari ini mama mertua juga akan berkunjung ke apartemen nya.

Sekarang semua sudah berkumpul di apartemen Vino kecuali papa Yudis yang katanya tidak bisa ikut berkunjung menemui menantunya karena alasan pekerjaan mendadak.

" Sayang, kamu pasti bosan ya tidak ada kegiatan lain lagi selain di rumah? " Tanya Yunita kepada menantunya yang sedang duduk bersebelahan dengan Vino, tak jauh dari tempat duduknya juga.

" Awalnya sih enggak mah, tapi lama kelamaan Vira bosen juga hehe."

" Apa suami kamu enggak pernah ajak kamu pergi keluar jalan-jalan gitu? " Tanyanya lagi.

Vira melewati jawaban pertanyaan ini, dia hanya melirik sekilas suaminya dengan lirikan tajam sementara yang di tatap malah membuang muka, menatap ke sembarang arah.

" Hmm, apa ada yang ingin kamu lakukan sayang? " Yunita

" Hmm, Vira mau coba bekerja itupun kalau di izinkan."

Ngurus pekerjaan rumah aja banyak protesnya, ini sok-sokan bilang mau kerja. Kalau dia beneran kerja di suatu tempat, kasihan sekali bosnya harus berhadapan dengan karyawan manja banyak ngeyel dan ngerepotin kayak orang ini. Vino.

" Baguslah kalau begitu kamu kerja di kantor suami mu saja sayang. " Ucap Yunita dengan semangat menggebu-gebu.

" Loh kok jadi kantor Vino? Enggak,enggak, enggak bisa mah." Protes secepat kilat.

" Vira juga gak bisa. Tidak bisakah Vira kerja di boutique mamah saja, jadi salah satu pelayan di sana. " Pintanya penuh harap.

" Hmm, tidak bisa sayang. Lagian lebih enak kerja dengan suami kamu sayang."

" Pokoknya Vino menolak!! "

Setelah perdebatan panjang antara Vino dan mamanya, memperdebatkan perihal Vira yang ingin bekerja, akhirnya Vino pun menyerah. Dia sudah kehabisan kalimat untuk kembali protes. Mau tidak mau Vira juga akhirnya menyetujui untuk jadi salah satu karyawan di perusahaan suaminya. Daripada dia terus rebahan di rumah enggak ada kegiatan pikirnya.

" Kamu terakhir ngambil jurusan apa waktu di SMK? " Pertanyaan Vino yang di tujukan untuk istrinya.

" Apa ya, aku lupa. " Sahut Vira.

" Lihatlah mah, masa mamah masih nyuruh Vino membiarkan Vira bekerja di kantor Vino." Kembali protes.

" Lagian kamu ini ngapain repot-repot tanya soal jurusan Vira pas masih sekolah, kan kamu bisa langsung angkat Vira jadi sekertaris kamu. Gitu aja repot. " Ocehan Yunita.

" Sekertaris? Enggak, enggak, enggak yang ada nanti pekerjaan Vino berantakan semua. Lagian dia juga kan belum pernah bekerja sebelumya, belum ada pengalaman kerja."

" Enggak masalah dong Vin, walaupun Vira belum ada pengalaman kerja kan kamu bisa ngajarin Vira langsung itu lebih bagus."

" Begini saja, Vino akan atur pekerjaan Vira nanti tapi Vino tidak bisa memberikan posisi sekertaris di kantor Vino. " Memijit kening yang seketika terasa pening.

" Awas ya kalau kamu suruh Vira kerja jadi cleaning servis di kantor kamu, mama akan buat kantor kamu gulung tikar!! " Ancam Yunita.

Masih tersisa satu minggu sebelum Vira benar-benar menjadi salah satu karyawan di perusahaan suaminya. Vira memanfaatkan waktu yang tersisa untuk pergi berburu baju yang cocok untuk di pakai dia saat bekerja nanti.

🍁🍁🍁

Hari bekerja pun tiba. Pergi naik taksi online sendiri menuju kantor suaminya. Memakai setelan formal, menenteng tas branded pemberian dari mertuanya. Tidak membawa selebaran apapun atau dokumen apapun. Seperti orang asing yang baru saja masuk ke tempat baru, tentu saja Vira tidak di biarkan lolos masuk ke perusahaan suaminya begitu saja. Sempat tertahan di bagian Resepsionis.

" Maaf adik ada yang bisa kami bantu? " Tanya salah satu resepsionis.

Udah pakai setelan orang dewasa masih aja di panggil adik.

" Begini mbak saya karyawan baru di sini dan ini hari pertama saya bekerja." Tutur Vira.

" Bisa tunjukan tanda pengenal karyawan nya? "

" Saya tidak punya yang seperti itu."

" Bisa tunjukkan surat atau email pemberitahuan kalau mbak nya di terima bekerja di sini? "

" Saya juga tidak punya yang seperti itu."

" Kalau boleh tau adik karyawan baru di Divisi apa? "

" Hmm, itu juga saya tidak tau."

" Apa betul adik melamar pekerjaan disini? " kedua resepsionis itu semakin meragukan Vira.

" Iya betul, mbaknya bisa tanya langsung sama Vin__ hais aku bahkan tidak bisa sembarangan memanggil namanya di sini. " Berakhir dengan bergumam.

Saat Vira masih berusaha meyakinkan mbak resepsionis perihal dirinya yang sudah menjadi bagian dari salah satu karyawan di perusahaan itu, suara yang lainnya terdengar dari tempat yang tak jauh dari tempat Vira berdiri.

" Kakak ipar upss Vira. " Teriak Faisal sambil melambaikan tangannya.

Akhirnya ada penyelamat. Melemparkan senyuman.

" Selamat pagi pak. " Sapa orang yang bekerja sebagai resepsionis.

" Pagi." Sahut Faisal kemudian dia kembali menatap Vira.

" Kapan kamu sampai? " Tanya Faisal kepada Vira.

" 20 menit yang lalu. "

" Kenapa masih berdiri di sini? Ah bukan, harusnya pertanyaan itu aku tanyakan kepada orang lain. "

" Kenapa kamu membiarkan gadis ini berdiri di sini selama itu? " Tanyanya kepada mbak resepsionis.

" Mbak ini katanya karyawan baru di sini tapi dia tidak bisa memberikan bukti kalau dia benar bekerja disini sebagai karyawan baru. Saya juga sudah tanya di divisi bagian mana tapi mbak nya bilang tidak tau. "

" Kamu tidak perlu repot-repot bertanya hal seperti itu kepada gadis ini. Dia berbeda. "

" Ayo, hari ini presdir yang memberikan perintah khusus kepadaku untuk mengantar kamu ke ruang kerja kamu. " Menarik tangan Vira dan meninggalkan dua resepsionis yang sedang kebingungan.

" Memangnya siapa gadis itu? Apanya yang berbeda dari karyawan baru yang lainnya? " Mbak resepsionis saling melempar tatap.

Divisi Layanan. Itulah tulisan yang sekiranya terbaca oleh Vira yang tertera di depan pintu masuk. Ruangan yang di penuhi karyawan yang sedang sibuk dengan pekerjaannya masing-masing.

" Mohon perhatiannya sebentar. " Pinta Faisal yang langsung di respon semua orang yang ada di ruangan itu.

" Semuanya perkenalkan dia Vira, teman baru kalian di sini. Jangan terlalu kejam kepadanya." Sambung Faisal sambil tersenyum ramah.

Vira pun memberi salam kepada orang-orang yang kini sudah menjadi seniornya di ruangan itu sebelum tangannya kembali di tarik Faisal untuk mengunjungi meja kerja Vira yang sudah di siapkan khusus di ruangan itu.

" Selamat bekerja. " Ucap Faisal kepada Vira sebelum meninggalkan ruangan itu.

Semua orang kembali ke pekerjaannya masing-masing setelah Faisal meninggalkan ruangan itu. Tidak ada yang menyapa maupun mendekat ke meja Vira, membuat Vira bingung harus berbuat apa di tempat asing itu. Sampai pada akhirnya ada salah satu senior perempuan yang menghampirinya dengan setumpuk dokumen.

" Aku tidak peduli siapa kamu atau status keluargamu di sini. Salin semua dokumen ini, kamu bisa melakukannya kan? Tentu saja kamu harus bisa mengerjakan hal sepele seperti ini. Anggara's Corp tidak pernah sembarangan merekrut orang. " Ucapnya panjang lebar sambil meletakan tumpukan dokumen di meja Vira.

Vira masih berusaha memahami perkataan perempuan jutek itu. Untung saja Vira tidak terlalu gaptek dan masih bisa melakukan pekerjaan sesuai yang di perintahkan.

" Menyeramkan bukan? " Ucap seseorang yang duduk tepat di sebelah meja Vira. Berhasil mengejutkan Vira yang baru saja menghela nafas panjang setelah menatap tumpukan dokumen di atas mejanya.

" Aku Mina, baru bekerja seminggu yang lalu jadi masih bisa di bilang karyawan baru juga. " Mengulurkan tangan mengajak kenalan.

" Eh ia, Vira. " Menyambut uluran tangan Mina.

Mina, gadis manis yang usianya satu tahun lebih tua dari Vira. Satu dari sepuluh orang yang beruntung berhasil lolos di terima bekerja di perusahaan itu dengan ijazah pendidikan terakhirnya yang hanya sampai tingkat SMK saja. Namun kini dia juga sedang melanjutkan pendidikan nya, bekerja di siang hari dan kuliah di malam hari.

Awalnya Vira tidak tau pasti pekerjaan apa yang di lakukan orang-orang di ruangan itu

dan apa yang harus Vira kerjakan,tidak ada yang memberi tahu apa yang harus Vira lakukan. Namun sekarang Vira tau, divisi layanan. Ketika yang lain sibuk dengan laptop, bolpoin dan kertas di meja masing-masing, berbeda dengan Vira yang di sibukkan dengan melayani para senior di ruangan itu.

Buatkan kopi, salin dokumen ini, antar kan ke ruangan ini, copy ini, minta tanda tangan orang ini dan perintah-perintah yang lainnya.

Divisi layanan, yang jelas Vira benar-benar di sibukkan dengan melayani para senior di ruangan itu.

Tidak terasa berjam-jam sudah berlalu dan kini waktu makan siang sudah di depan mata. Menghabiskan waktu makan siang bersama kenalan baru jauh lebih baik daripada harus makan siang sendirian di tempat yang masih asing itu.

Memasuki ruangan yang biasa di sebut kantin perusahaan, salah satu fasilitas yang di sediakan perusahaan untuk semua karyawan di tempat itu. Tidak perlu di ragukan lagi kebersihan dan kenyamanan nya. Duduk di salah satu meja yang ada di ruangan itu setelah sempat berbaris di antrian orang yang sedang sibuk memilih menu makan siang nya masing-masing.

Seseorang masuk dan berhasil mencuri semua atensi orang-orang yang sedang menikmati makanannya. Faisal, dengan senyum ramahnya berjalan menghampiri meja yang di duduki Ica dengan teman barunya Mina.

" Aku belum pernah melihat gadis itu sebelumnya, siapa dia? "

" Tadi aku lihat pak Faisal mengantarnya ke Divisi layanan, aku rasa dia karyawan baru tapi aku enggak tau hubungan di antara mereka apa. Bukankah ini aneh? Pak Faisal seperti sudah dekat dan sangat mengenalnya. "

Begitulah hari pertama Vira di tempat kerjanya, memang tidak mudah.

**Bersambung...

don't forget to like and Vote 💜💜**

1
irma hidayat
moga othor yg baik tak terus berpihak ke inggri
irma hidayat
perempuan licik kayanya Inggri itu, moga segera dapat karmanya
irma hidayat
harusnya vino selamat dari jebakan kalau perempuan baik Takan main jalan kotor dengan menjebak
irma hidayat
ceritanya seruu
Nunung Ainus
Luar biasa
Ayuna Kamelia
love vira sekebon pokonya karakter fav novel after latifa
Ayuna Kamelia
sumpah ini keren bgt si
suka bgt sm karakter vira
dia tu ttep gemes sampek akhir
mana ceplas ceplos tanpa basa basi ga menye² meskipun karakter vino kurang greget tp ya makesense si masa iya semua karakter utama bagus² doang
hu aku maraton ampek subuh sumpah emosinya dapet bgt gabosen dan gaskip samsek de bab awal
knp baru baca skrg ya
Ayuna Kamelia
huwaaa maraton nih ampek lebaam nangisin vira
Ayuna Kamelia
lucu bgt sumpah
aku datang 2023 coy
Nyi Arifin Bwi
UMUMIN KE PUBLIK VINO ,PERNIKAHAN KALIAN, dan beli rumah baru untuk menghilangkan kenangan masa lalu, toh istri kedua juga menetap di rumah vino , yg juga buat Vina, pasti menyakitkan klau ingat kamar buat gantian
Nyi Arifin Bwi
VINO KMU NGK NYELIDIKI KAHAMILAN PACARMU SAMA KMU DI JEBAK NGK BISA PERKIRAKAN, ....BODOH JDI LAKI, BUANG PERMATA MAU DPT TEMBAGA
Nyi Arifin Bwi
Thor buat vino putus sama pacarnya , dgan perselingkuhan pacarnya di luar yg sudah lama,biar kesanya Vina ,perebut pacar orang...
Nyi Arifin Bwi
WAAH SI CEO ,,MULAI CEMBURU ...
Nyi Arifin Bwi
KLAU FILING AKU INGGRI DI LUAR SUDAH LEBIH DULU SELINGKUH ,HANYA VINO, TIDAK TAHU KLAU DI NANFAATKAN SAJA,...
Nyi Arifin Bwi
WAAOO....KEREN VIRAKU, BISA MEMBONGKAR SIFAT JAHAT NOVITA, YG SUKA NINDAS KARIAWAN LAIN...
Nyi Arifin Bwi
Novita cari mati kmu , nyesal kmu setelah tahu siapa vira
Nyi Arifin Bwi
Vira sudahin penyamaranmu jdi gadis jelek vino sudah mulai cinta tu, kmi lebih cantik dari pada pacar vino, dan pacar vino sebenarnya selingkuh ,hanya vino saja mau di bohongi,karena buta karena cinta
Nyi Arifin Bwi
Dan juga bikin Vira bisa bela diri Thor selain cerdas, biar bisa melindungi diri terutama pelakor dan musuh suaminya , vino kan pengusaha ,biasanya banyak lawan curang
Nyi Arifin Bwi
Vira tujukan kepinteranmu yg kmu sembunyikan, penyamaranmu jadi gadis cantik, pinter, yg akhirnya buat suamimu bucinb habis
Nyi Arifin Bwi
Vira tunjukan kelebihanmu,jgan kmu sembunyikan, ....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!