NovelToon NovelToon
Kerudung Yang Tersimpan

Kerudung Yang Tersimpan

Status: tamat
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:24k
Nilai: 5
Nama Author: Cty S'lalu Ctya

Merasa patah hati di kalah ingin meminang wanita yang selama ini dia kagumi ternyata sudah menikah hal itu menjadikan Syamil memilih ke suatu tempat untuk pelarian cinta nya, dia pun memutuskan tidak akan jatuh cinta lagi. Tapi takdir berkata lain disaat dia bertemu dengan gadis malam yang membuat Syamil tertarik yaitu Syakilah. Tanpa disadari kedekatan mereka telah menumbuhkan rasa cinta Syamil kembali, tapi banyak sekali kendala yang menyeret kisah cinta mereka juga jarak yang harus memisahkan mereka ketika Syamil di tuntut untuk meneruskan usaha ayahya. Sebuah kerudung telah di berikan Syamil untuk Syakilah sebelum perpisahan mereka.
"Pakailah jika kau sudah yakin dengan keputusan mu!" pesan Syamil.
"Kerudung ini akan aku simpan, seperti cintaku padamu" lirih sendu.
Syakilah selalu mengharap suatu saat Syamil datang dan memakaikan kerudung itu untuknya. Tapi apakah semua itu bisa terjadi?
Adakah cinta tanpa batas untuk seorang wanita malam seperti Syakilah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cty S'lalu Ctya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Layani

Bandara Leonardo da Vinci.

Dua orang berpakaian serba hitam menyambut pasangan yang turun dari tangga jet pribadi.

"Buongiorno" sapa kedua orang itu seraya membungkuk. Disambut dengan seulas senyum.

"Dai, per favore entra" seru salah satu orang tersebut seraya membukakan pintu mobil. Pasangan tersebut mengangguk lalu masuk ke dalam mobil.

"Grazie" jawab sang lelaki. Kedua orang itu mengangguk lalu mereka masuk di bagian depan yang satu sebagai sopir. Mobil pun melaju membelai jalanan kota Roma sampai di sudut kota mobil pun berhenti di depan pagar besi yang menjulang tinggi, pagar pun terbuka dengan otomatis, mobil pun masuki sebuah taman yang cukup luas dengan banyak nya pohon Cemara yang menjulang juga bunga lili yang nampak akan bermekaran mendapat sinar mentari, suasana pagi yang cukup sejuk, gemercik air terdengar dari sebuah air terjun buatan di samping sebuah bangunan menjulang tinggi layaknya sebuah kastil mobil pun berhenti tepat di depan pintu, sudah berjejer para penjaga berbaju serba hitam di lengkapi sebuah senjata terselip di saku. Pintu mobil di buka oleh dua orang penjaga mereka membungkuk layaknya memberi hormat. Pasangan tersebut keluar dari dalam mobil. Beberapa kali mata sang wanita menatap takjub bangunan yang ada di depan mata nya layaknya di sebuah negri dongeng yang pernah dia tonton waktu kecil.

"Sayang.." panggilan sang suami membuatnya terhentak, lalu menatap sang suami.

"Ayo!" ajak sang suami menggandeng tangan istrinya. Mereka pun melangkah menapaki undakan dan terbukalah pintu yang begitu besar sekaligus tinggi. Mereka pun di tuntun masuk oleh seorang lelaki paruh baya yang memperkenalkan sebagai kepala pelayan. Langkah mereka terhenti ketika mendapati sosok yang mereka kenal ada di depan mata mereka sedang menghampiri.

"Syakilah, Syamil, kalian sudah datang" sapa lembut wanita yang begitu anggun Dengan balutan gaun mewah dan di samping nya seorang lelaki yang akan menjadi suami wanita tersebut.

"Ibu, om Carlos" balas Syakilah berhambur memeluk ibu nya dengan rindu. Sedangkan Syamil pun menyapa Carlos.

"Om, apa kabar?" tanya Syamil.

"Seperti yang kamu lihat Syamil, terima kasih kalian bersedia mampir kesini" jawab Carlos. Syamil pun mengangguk dengan seulas senyum teduh.

"Bu.." Syamil menangkupkan kedua tangan nya pada ibu mertua ketika mengurai pelukan dari Syakilah.

"Ayo kita masuk, ayah dan ibu sudah menunggu di dalam?" ajak Carlos. mereka berempat pun masuk ke dalam, lagi dan lagi Syakilah di buat takjub dengan rumah ini dimana setiap sudut terdapat sebuah barang-barang antik layaknya di mension mertuanya. Mereka sampai di ruangan makan dengan banyaknya maid yang berbaris rapi dengan dress berwarna hitam selutut juga kepala yang disanggul dengan rapi baik mudah ataupun tua, mereka tampak begitu cantik. Terlihat dua orang sedang duduk membelakangi lelaki baya juga wanita baya yang masih cantik di usianya.

"Ayah, ibu" panggil Carlos membuat ayah dan ibu nya berbalik menghadap ke arah mereka yang kini berdiri di belakang meja makan.

"Akhirnya kalian datang juga.." seulas kata terlontar dari bibir lelaki baya itu seraya memperhatikan Syamil juga Syakilah bergantian. Sedangkan wanita baya itu nampak beranjak dari duduknya lalu menghampiri mereka.

"Ini anak dan menantumu?" tanya wanita baya itu pada Nuri. Nuri mengangguk lalu memperkenalkan Syakilah pada calon ibu mertua nya.

"Ya Bu, namanya Syakilah dan itu suaminya namanya Syamil" Syakilah mengulas senyum seraya meraih punggung tangan wanita baya itu untuk di ciumnya dengan takzim. Sempat wanita baya itu kaget tapi melihat perlakuan Syakilah membuat hatinya berdesir, spontan tangan nya pun mengelus kepala Syakilah yang terbalut hijab.

"Panggil omah saja!" seru wanita baya itu pada Syakilah. Syakilah mengangguk. Sedangkan Syamil pun menjabat tangan lelaki baya itu.

"Senang bertemu dengan anda-"

"Agar lebih akrab panggil opah seperti istri mu saja!" selah lelaki baya itu pada Syamil. Syamil pun mengangguk.

"Terima kasih opah, suatu kehormatan bagi saya" balas Syamil. Syakilah menangkupkan kedua tangan nya di depan dada pada lelaki baya itu.

"Sebaiknya kita sarapan keburu dingin!" ajak omah. Mereka semua duduk di depan meja makan yang begitu panjang dan terlihat beberapa hidangan tersaji. Para maid segera melayani mereka dengan santun. Lagi-lagi Syakilah tak pernah membayangkan akan di layani layaknya seorang putri atau ratu. Ternyata takdir kini membawanya pada kehidupan mewah dimana setiap langkah dan pertemuan nya kini bersama seorang yang hebat-hebat, tapi dia tak tahu di balik semua itu ada sebuah rahasia besar yang tersembunyi dengan kehidupan yang mereka lakoni.

"Semoga kalian suka dengan menu nya" kata omah sebelum mereka menyantap makanan. Mereka hanya mengangguk, dan mulai menyantap hidangan dengan diam, hanya bunyi garpu dan pisau yang berdenting.

***

Di mension Tom, umi Asiyah duduk di taman belakang seraya memberi makan ikan-ikan yang ada di dalam kolam. Sebuah langkah kaki terdengar menghampiri nya.

"Sedang apa sayang?" sebuah kecupan lembut tersemat di atas kepalanya yang tertutup Khimar.

"Memberi makan ikan" jawab nya terlihat lesu.

"Sedih lagi?" tanya Tom yang kini sudah duduk di samping istrinya. Asiyah menarik nafas panjang.

"Sepi mas, padahal baru saja rame, mereka sudah pergi lagi" jawab sendu Asiyah.

"Mereka kini kan punya kehidupan baru sayang, atau apa kita buat adik untuk Syamil?" ujar Tom yang langsung mendapat cubitan dari Asiyah.

"Auuww,, sakit sayang..."

"Mas apaan sih, ingat kita itu tidak mudah lagi" ucap Asiyah gemas pada Tom.

"Tapi kan walaupun umur kita sudah tua, masih sama-sama awet muda" balas Tom jumawa. Asiyah melirik Tom sangsi.

"Mudah dari mana, rambut saja sudah beruban gitu" ejek Asiyah.

"Eh,, sayang, sekarang itu tren nya lho rambut warna warni" timpal Tom tak mau kalah.

"Ya, itu kan bagi anak mudah mas.."

"Sama saja sayang"

"Hem,, mas apa kamu sedang masa puber ke dua?" tanya Asiyah yang membuat dahi Tom mengkerut.

"Maksudnya?"

"Awas saja lho mas kalau mas-"

Cup'

Kecupan singkat di bibir Asiyah membuat Asiyah terbungkam dengan mata menatap tajam Tom.

"Mas ini kita di luar rumah, aww.." pekik Asiyah ketika tubuh nya di angkat Tom ala bridal, Asiyah pun reflek mengalungkan lengan nya ke leher Tom.

"Ingat sayang, kamu adalah wanitaku satu-satunya" tekan Tom melangkah membawa Asiyah menuju lantai dua dimana kamarnya berada. Tom tidak memperdulikan tatapan para maid yang ada di rumah nya.

'UH,, ternyata meski sudah punya menantu mereka selalu romantis" sebuah ungkapan dari salah seorang maid yang nampak sedang memasak di dapur.

"Kembali pada pekerjaan mu!" titah Bu Lena yang mendengar guman maid di sebelah nya.

"Baik nyonya!" kata maid itu sedikit takut dia kembali pada tugas nya.

1
Lia siti marlia
makasih juga buat author udah menyelesaikan karyanya ..
.semoga kita semua ada dalam lindungan Alloh Aminn
Lia siti marlia
leo ada ada aja ngarep banget mau jalan sama wanda yah ....
Lia siti marlia
syamil gaspool ...mau kejar target yah buat bikinin cucu buat umi asiah sama dad tom yah 😁
Lia siti marlia
nah gitu rauda bagus kamu sadar diri....wanda gak peka nih sama cowok
Lia siti marlia
dengerin tuh kata saudaramu dasar janda egois .....kamu belum tau kalau daddy tom dah turun tangan jangan kan dirimu rauda keluargamu pun akan habissssss
Lia siti marlia
bener bener c rauda gak tau malu iuhhhhh pengen gue timpuk tuh mukanya ....gak di sekolahin yah sama orang tua nya
Lia siti marlia
hadeh bahagianya kamu rauda ....berhayarlah sesukamu 🤣🤣🤣
Lia siti marlia
iya bener selain nysahin ini janda gatel dah gitu pdddddd pake banget kalau dia bisa buat syamil cinta lagi ...kasih cermin gede pak supir biar ngaca 😁
Lia siti marlia
halah halah samil sama shakilah lagi moning sex yah.....daddy tom sama umi bikin kacau aja yang lagi bikinin cucu 🤣🤣🤣
Lia siti marlia
mudah mudahan paman husen berjodoh sama mbak anita 😁
Lia siti marlia
hadeh janda gatel nongol mulu belum tau dia gimana kalau daddy tom kalau udah turun tangan bisa bisa keluargamu abis rauda
Siti fatonah Fatonah
👍👍💪💪💪♥️🌹
Lia siti marlia
gercep juga daddy tom ....godddddd
Lia siti marlia
benar kata shakilah kamu bisa menghadapi mereka dan bersikap tegas terutama sama c rauda
Lia siti marlia
uh soswiet syamil dan shakilah ....sayang ada c janda gatel rauda bikin gemes deh ....jangan sampai cinta syamil dan shakilah goyah karna c janda gak tau diri
Lia siti marlia
aku dukung keputusan kamu dad tom awasi terus c rauda jangan samapai jadi duri dalam pernikahan syamil dan shakilah
Lia siti marlia
mudah mudahan sekarang paman husen berjodoh sama anita 😁...deh c rauda gemes aku pengen bejek bejek tuh orang
Lia siti marlia
kok aku jadi gereget sama kelakuan c rauda semoga dad tom mengetahui akal bulusnya c rauda biar tau rasa 🤬
Lia siti marlia
duhhh seneng nya keluarga konglomerat apa yang di mau pasti terlaksana
Lia siti marlia
yah kalah cepat kalian sama orang tua kalian ....jangan sampai umi asiyah sama daddy tom juga mau bikin adek bayi lagi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!