Menceritakan seorang gadis cantik imut dan polos, yan rela tinggal serumah dengan seorang pemuda berhati dingin hanya untuk melunasi hutang kedua orang tuanya?...
"Nabilah itulah namaku usiaku uda 24 tahun tapi belom nikah,apakah aku bisa melunasi hutang ke dua orangtuaku?...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Diana Ana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
35
"Aku mencintaimu sayang." Bisik Doni di telinga Nabila.
"Aku juga mencintaimu mas."
Doni pun melakukan itu pada Nabila.
Tak tahu berapa kali mereka melakukannya dan membuat tubuh mereka berdua kelelahan. Doni lalu mengambil selimut lalu menyelimuti tubuh istrinya lalu berkata.
"Aku sangat mencintaimu sayang."
Berkata sambil mengecup lembut kening istrinya,lalu ikut merebahkan tubuhnya di samping Nabila hingga akhirnya ikut berdamai dengan mimpinya.
Pagi pun tiba, Doni terbangun lebih dulu, namun tak berangjak dari tempat tidurnya. Doni memperhatikan wajah Nabila,lalu mengelus lembut perut Nabila selesai mengelus perut Nabila.Doni memeluk erat tubuh Nabila hingga membuat Nabila terbangun.
"Mas kenapa?," Ucap Nabila dengan suara srak khas bangun tidur.
Mendengar ucapan Nabila Doni hanya terdiam dan masih setia memeluk erat tubuh Nabila.
"Mas kenapa?." Tanya Nabila manja.
"Aku takut kamu pergi lagi dariku sayang, aku tak akan sanggup hidup tampamu, aku sangat mencintaimu,aku mohon tetaplah di sisiku, kalau ada masalah kita selesaikan bersama, aku sangat takut kehilanganmu." Berkata lembut sambil memeluk erat tubuh Nabila.
"Aku juga minta maaf karna telah ninggalin Mas, tampa tahu yang sebenarnya,aku janji tak akan pernah tinggalin mas lagi, apapun masalahnya kita akan menyelesaikanya bersama." Berkata lembut sambil mengecup mesra bibir Doni.
"Ya, sudah ayo kita mandi." Ajak Nabila.
Doni pun berdiri dari tempat tidur, namun tidak dengan Nabila.Doni lalu berkata.
"Sayang ayo kita mandi, tadi kamu yang ngajak tapi sekarang kamu yang ngak mau mandi."
"Bukannya ngak mau mas, tapi aku mau di gendong." Berkata manja pada Doni.
Doni tersenyum mendengar suara manja Nabila, Doni lalu menatap ke arah tubuh Nabila yang kini terlihat begitu sangat cantik.
Doni kemudian megendong tubuh Nabila ala beridal style masuk ke dalam kamar mandi lalu mandi bersama. Setelah selesai mandi Doni dan Nabila turun ke Restorand Vila untuk sarapan. Sebenarnya bukan waktu sarapan pagi melainkan makan sian. Belum sempat Nabila memesan makanan Rendi sudah datang menghampirinya.
Ehemmmm, Deheman Rendi membuat Nabila dan Doni berbalik melihat ke arahnya.
"Rendi kamu sudah datang,?duduk sini Rendi." Sapa Nabila lembut.
"Baru saja nyampai, cie penganting baru ni." Ledek Rendi pada Nabila.
"Apaan sih Rendi," Ucap Nabila malu -malu.
Melihat kedekatan Rendi dan Nabila,Doni tersenyum tipis.Doni lalu berdiri mendekat pada Rendi lalu berkata.
"Terimah kasih banyak,karna telah menolong dan menjaga isrtiku." Berkata sambil memeluk Rendi.
"Santai saja, Nabila sudah aku anggap sebagai adik aku sendiri, namun ingat satu hal jangan sampai kamu menyakitinya lagi, kalau sampai itu terjadi lagi, seumur hidup kamu tak akan menemui Nabila lagi."
Ucap Rendi mengancam Doni.
"Rendi, kamu apaan si, kenapa kamu mengancam suamiku?," Bela Nabila.
Melihat pembelaan Nabila padanya. Doni tersenyum senang dan bahagia.
"Oya, Rendi siang ini aku ingin kembali ke kotaku bersama Mas Doni, Terimah kasih banyak ya karna telah membantuku."
"Iya, iya, Terimah kasih terus, aku jadi kesal mendengarnya." Berkata sambil tersenyum ke arah Nabila.
"Oya, Rendi segera cari pendamping hidup, kamu ngak bosan hidup sendiri terus."
Mendengar ucapan Nabila barusan Rendi tertawa kecil. lalu berkata.
"Banyak yang mau, tapi belum ada yang cocok untukku."
"Benar sekali Rendi, cari calon istri yang baik itu susah dan langkah,namun aku sudah mendapatkan yang lebih dari yang ku inginkan," Ucap Doni sambil mengecup lembut kening Nabila.
tp sya ska thor😘😘😘😘lnjut kn thor syemangatttt
tp sya ska thor😘😘😘😘