NovelToon NovelToon
Aulya

Aulya

Status: tamat
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Bullying dan Balas Dendam / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Sucii Amidasari

bagaimana jadinya saat seorang Gadis bernama Aulya Ronglay adalah Artis terkenal dengan semua jenis penghargaan yang telah mengharumkan namanya masuk ke Dunia Novel dan lucunya sebagai pemeran Figuran? .
Aulya memiliki sebuah Cincin usang yang ditinggalkan sejak kecil dari Kedua Orangtuanya, Aulya tidak tau Cincin itu keberuntungannya sampai suatu saat Ia membaca Novel yang namanya sangat mirip dengan pemeran figuran dalam Kisah itu yang hidupnya di sakiti tanpa sengaja oleh pemeran Protagonis Pria yang sudah jatuh Cinta pada Pemeran Protagonis Wanita.
Aulya tidak suka karakter lemah Sosok Pemeran Figuran itu seperti tidak ada Pria lain di muka bumi dunia Novel itu.

Selow Update??!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sucii Amidasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

tidak kenal

Aulya berdiri dari posisi tidak elitnya dan mencari tempat yang paling nyaman di samping Aldy tapi masih dengan jarak aman.

"a--aku membawakan makanan untukmu, Nasi Soto dan Ayam bakar." ucap Aulya sambil berdehem pelan menetralkan suaranya.

Aldy melihat meja sofanya sudah tertata makanan yang Aldy suka lalu Ia menoleh ke Aulya, "bagaimana kamu bisa tau perpaduan makanan ini?" tanya Aldy penasaran.

"aku menebaknya sendiri, Ibumu mengatakan kalau kamu suka makanan berkuah dan ayam bakar atau panggang jadi yang ada dikantin hanya ini saja." jelas Aulya.

Aulya dan Aldy sontak saja mata mereka tertuju pada perut Aldy yang meronta meminta diisi, Aldy tersenyum kikuk melihat ke Aulya yang mengerjabkan matanya.

"makan saja..!" titah Aulya dengan datar.

Aldy pun makan didepan Aulya sesekali Aldy memaksa Aulya untuk makan dengan sendok yang sama dengannya, Aulya menolak tapi paksaan Aldy yang main ancam akhirnya Aulya terpaksa mengalah padahal sebenarnya Ia memang lapar tapi dengan 2-3 suap nasi dari Aldy maka perut kecil Aulya sudah kenyang.

setelah makan,

"kalau begitu aku pulang dulu." kata Aulya dengan serius hendak bangkit dari duduknya malah ditarik tiba-tiba oleh Aldy hingga Aulya kembali terduduk menatap Aldy dengan bingung.

Aldy merebahkan kepalanya di paha Aulya yang menatap datar saja ke arah depan.

"adegan ini?" batin Aulya yang sudah bosan dengan adegan mesra dipemeran utama Pria-Wanita kini terulang lagi pada Aulya yang kesekian kalinya, namun bedanya saat ini tidak ada kamera.

"biarkan aku istirahat terlebih dahulu Aulya, kamu sudah membuatku bekerja siang-malam tanpa tertidur." ucap Aldy dengan mata terpejam.

Aulya menatap kesal Aldy yang memejamkan matanya, "siapa yang menyuruhmu bekerja siang-malam? aku tidak pernah mengatakan hal itu ya? jangan salahkan aku dengan situasimu sekarang."

Aldy tersenyum tipis, "memang salahku, memang aku yang tidak bisa bersabar ingin semuanya cepat selesai lalu kita resmi jadi pasangan kekasih."

Aulya menghela nafas, "sebenarnya apa yang ada di otakmu saat menawarkan jadi kekasihmu ha? apa kamu pikir dirimu ini romantis?" cetus Aulya.

Aldy terkekeh, "aku sudah menggunakan panduan buku Cinta tapi sepertinya kamu malah tidak peka dengan perasaanku, bukan kamu yang jatuh cinta padaku karna buku itu melainkan aku yang terjerat dengan rencanaku sendiri."

Aulya tidak lagi berbicara karna Ia sudah kebal dengan rayuan, mungkin karna efeknya menjadi Artis yang sudah biasa beradegan Romantis. Aldy mengambil tangan Aulya dan meletakkannya di dada bidangnya sembari menggenggamnya erat, Aulya melihat pelaku yang sudah berani memegang tangannya padahal baru pertama kali pacaran.

"aku lelah sayang." bisik Aldy dengan mata terpejam.

Aulya mendengus terpaksa membiarkan Aldy tertidur di pangkuannya.

beberapa puluh menit kemudian.

Aldy perlahan membuka matanya malah melihat Aulya yang wajahnya begitu dekat dengannya, sepertinya Aulya juga ketiduran saking lama nya menunggu Aldy terbangun.

DEG??!

jantung Aldy berdetak 2 kali lebih cepat melihat wajah Aulya, tangannya terulur menyibakkan rambut Aulya kebalik daun telinganya.

"cantik." batin Aldy tersenyum tipis.

"ungghh!!" Aulya melenguh pelan, hal itu membuat Aldy menjauhkan tangannya dari telinga Aulya.

Aldy perlahan bangkit dan menggendong Aulya yang semakin pulas, Aldy membawa Aulya ke Ruangan tidurnya. entah kenapa Aldy bisa tidur di sofa luar padahal Ia punya kamar ternyata inilah penyebabnya, batin Aldy seolah merasakan kalau Aulya akan datang sementara matanya sudah mengantuk berat jadi tertidur di sofa luar bukan di Ruangan istirahatnya.

Aulya tertidur begitu pulas sampai tidak tau Satria dan Levon asik menelfonnya, dari kedua Orangtua Aulya bahkan dari Tania pun ada tapi tak kunjung dapat jawaban dari Aulya.

Aldy mengambil ponsel Aulya yang sejak tadi berdering tapi Aulya tidak dengar.

"abang 2?" gumam Aldy melirik ke Aulya sejenak sebab Ia tau Aulya punya 1 abang yaitu Satria lalu siapa Abang ke-2.

"dek? kamu kemana aja sih? kenapa tidak diangkat? abang Satriamu, Mami sama Papi udah cemas dari tadi sama kamu dek." omel Levon dengan cemas.

Aldy belum menyahut hingga Levon kembali memanggil adiknya itu.

"Aulya sedang tertidur." suara berat Aldy membuat Levon syok.

"siapa ini? siapa kau? berani sekali kau membuat adikku tertidur? kalau kau berani macam-macam aku habisi kau..!" amuk Levon.

Aldy menaikkan sebelah alisnya, "bukankah Aulya hanya punya 1 abang? Satria? siapa kau?" pertanyaan Aldy balik bukannya menjawab pertanyaan Levon.

Levon malah marah-marah mengatakan Ia adalah anak angkat Keluarga Ronglay yang otomatis Aulya juga adiknya, awalnya Aldy belum percaya hingga suara Satria muncul mencecarnya.

"aku Rinaldy, kami sudah resmi sebagai sepasang kekasih dan dia sedang tidur di tempat kerjaku. jauhkan pikiran kotor kalian terhadapku." ucap Aldy dengan wajah datarnya lalu mematikan panggilannya secara sepihak.

.

malam hari,

Aulya menggeliat di ranjang empuk Rinaldy.

"sudah bangun?" tanya Aldy dengan lembut.

Aulya seketika melebarkan matanya dan celingukan melihat sekitar, "ke--kenapa aku bisa ada disini?" tanya Aulya sedikit panik sebab Ia merasa sudah terlalu lama tertidur.

Aldy merapikan rambut Aulya yang mencoba menepis tangan Aldy tapi Aldy selalu melakukannya sampai Aulya bosan menepisnya sehingga tidak lagi menepis tangan Aldy.

"hari sudah larut malam, periksa Ponselmu..! sejak tadi Keluargamu menghubungimu karna tidak mau mengganggu tidurmu jadi aku matikan Ponselmu." ucap Aldy dengan senyuman.

Aulya melebarkan matanya, Ia buru-buru pergi ternyata memang sudah malam namun ketika kembali ke Mobilnya entah apa yang salah dengan Mobilnya tidak bisa hidup.

"biar aku antar..?! jam segini sudah tidak ada taksi lagi sayang."

panjang drama pasangan kekasih yang baru jadian itu, akhirnya Aulya diantarkan ke tempat tinggalnya.

"kenapa kesini?" tanya Aulya dengan tatapan sengit setelah menyadari tempatnya kini berada.

"aku harus beli buah-buahan untuk calon mertuaku kan?" senyum lebar Aldy sambil melepas seatbeltnya.

Aulya menganga lebar, "siapa bilang kamu udah direstui hah? hari sudah larut malam mau jam berapa lagi aku pulang heh?" bentak Aulya dengan kesal.

Aldy bukannya marah malah terkekeh sambil mengitari mobilnya dan membuka pintu Mobilnya serta mempersilahkan Aulya keluar.

Aulya melenggang pergi dengan muka masamnya itu, Aldy mengejar Aulya sampai memasuki Lift Supermarket.

tring...!

Lift terbuka,

"sayang?? jangan marah dong..! masa gitu aja marah sih." goda Aldy.

Aulya hanya memasang wajah datarnya tapi saat Aulya dan Aldy keluar dari Lift malah bertemu dengan Aneta bersama Robby, entah apa yang pasangan itu lakukan di tengah malam seperti ini di Supermarket.

"Aulya?" gumam Robby dengan tatapan sedih mendekati Aulya tapi gadis menawan itu malah melewatinya begitu saja seolah tidak kenal.

"urusi saja istrimu!" peringatan Aldy dengan wajah dinginnya itu lalu mengejar Aulya serta berusaha melingkarkan tangannya di lengan Aulya yang malah berusaha menepis tangan Aldy.

Aneta terdiam melihat pemandangan itu, "kenapa dia bisa begitu bahagia?" batin Aneta dengan tangan terkepal.

Robby berlari mengejar Aulya seketika membuat Aneta terbelalak.

"sial*n...! Aulya benar-benar mencuri semua perhatian Pria padaku." maki Aneta.

1
mrsdohkyungsoo
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
mrsdohkyungsoo
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/ ketelen
SSDY
bagus alur ceritanya
Muhammad Mundzir
cukup bintang yg berbicara
Muhammad Mundzir
maaf sangking asyik baca baru bisa koment
Muhammad Mundzir
hai kak salam kenal
Sucii Amidasarii: salam kenal juga
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒆𝒓𝒆𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏 𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓 𝒚𝒈 𝒎𝒆𝒎𝒃𝒂𝒉𝒂𝒈𝒊𝒂𝒌𝒂𝒏 👏👏👏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒅𝒂" 𝒔𝒂𝒋𝒂 😅😅
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒕𝒆𝒓𝒏𝒚𝒂𝒕𝒂 𝑩𝒊𝒏𝒕𝒂𝒏𝒈 𝒊𝒕𝒖 𝑨𝒏𝒆𝒕𝒂 𝒅𝒊 𝒏𝒐𝒗𝒆𝒍 𝒚𝒈 𝑨𝒖𝒍𝒚𝒂 𝒎𝒂𝒔𝒖𝒌𝒊
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑨𝒖𝒍𝒚𝒂 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒍𝒖 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒃𝒆𝒓𝒎𝒂𝒊𝒏 𝒄𝒂𝒏𝒕𝒊𝒌
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒑𝒂 𝑩𝒊𝒏𝒕𝒂𝒏𝒈 𝒊𝒕𝒖 𝑪𝒆𝒍𝒍𝒊𝒏 🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒆𝒏𝒂𝒑𝒂 𝒃𝒌𝒏 𝒏𝒊𝒌𝒂𝒉 𝒅𝒖𝒍𝒖 𝒃𝒂𝒓𝒖 𝒖𝒏𝒃𝒐𝒙𝒊𝒏𝒈 🤦‍♀️🤦‍♀️
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒊𝒂𝒑𝒂 𝒎𝒂𝒏𝒕𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂 𝑨𝒍 🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒑𝒅 𝒌𝒂𝒈𝒆𝒕𝒌𝒂𝒏 𝒐𝒓𝒂𝒏𝒈" 𝒚𝒈 𝒂𝒅𝒂 🤭🤭
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒋𝒅 𝒆𝒓𝒂𝒏 𝒖𝒕𝒂𝒎𝒂 𝒄𝒐𝒘𝒐𝒌𝒏𝒚𝒂 𝒅𝒊𝒈𝒂𝒏𝒕𝒊 𝒐𝒍𝒆𝒉 𝑨𝒍𝒅𝒚
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒚𝒂 𝒘𝒂𝒋𝒂𝒓 𝒍𝒂𝒉 𝑨𝒖𝒍𝒚𝒂 𝒕𝒉 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒌𝒂𝒓𝒏𝒂 𝒅𝒊𝒂 𝒑𝒆𝒓𝒏𝒂𝒉 𝒎𝒂𝒔𝒖𝒌 𝒌𝒆 𝒏𝒐𝒗𝒆𝒍 𝒊𝒕𝒖
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒍𝒏𝒈𝒔𝒏𝒈 𝒅𝒆𝒌𝒆𝒕
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒋𝒅 𝑨𝒖𝒍𝒚𝒂 𝑻𝒆𝒓𝒊𝒎𝒂 𝒑𝒆𝒓𝒂𝒏𝒏𝒚𝒂
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒊𝒓𝒂𝒊𝒏 𝒎𝒂𝒎𝒊 𝑹𝒐𝒔𝒊 𝒘𝒂𝒋𝒂𝒉𝒏𝒚𝒂 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝒌𝒂𝒚𝒂𝒌 𝒎𝒂𝒎𝒊 𝑹𝒐𝒔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!