" Liat saja nanti, akan ku buktikan kalo aku bisa berhasil !! " batin Hania. Kata kata mencemooh dari tetangga bagaikan makanan dan vitamin bagi Hania.
" Cerita tentang seorang gadis dari keluarga broken home. Yang tidak mau mengenal cinta karena perceraian orang tua. "
Tapi apakah hatinya baik baik saja ketika ada yang menawarkan cinta untuknya ?
Ini karya pertama.. dan sedang dalam review untuk kontrak dengan platform ini.
Cerita ini tidak terbit di platform lain...💙
Mohon dukungannya...Semoga berkenan..
Enjoy.. 💙💙
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ReeRee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 35
" ehem.." Hendra berdehem karena Rama masih belum menyadari kehadiran mereka di ruangan itu.
" hem..kenapa kalian masuk gak mengetuk pintu?" omel Rama
" Kami sudah mengetuk pintu bos, tapi bos yang gak dengar.." jawab Hendra
" hem..yaudah.." jawab Rama sambil duduk di sofa yang ada di ruangan itu dengan diikuti Hendra dan Anin
" Jam 10 nanti ada meeting evaluasi tiap divisi bos, kalo gak selesai sampe jam makan siang, akan dilanjutkan sesudahnya.." ucap Hendra
" Bagaimana kontrak kerjasama dengan Mr. Gu, apakah sampai sekarang belum ada hasil?" tanya Rama
" Belum bos, masih mentok di satu point. Riskan bagi kita jika menyetujui point yang mereka minta.." jawab Hendra
" Hmm...baik, biarkan mereka menunggu tidak usah kita follow up lagi, kalo mereka seperti itu, tidak kerjasama juga tak apa..karena mereka yang akan rugi.."
" Mengerti bos.." jawab Hendra
" Untuk acara gathering perusahaan sudah sisa 5% untuk persiapannya. Dua hari lagi undangan akan segera disebar..."
" Baik, saya tidak mau ada kesalahan atau keluhan saat gathering nanti. Siapkan dengan sebaik mungkin..Jika ada masalah hubungi Hendra. Anin bisa keluar.." Ucap Rama dan langaung berdiri menuju ke kursi kebesarannya.
" Baik pak..saya permisi.." jawab Anin
Setelah Anin keluar dari ruangannya, Hendra duduk di depan meja kerja Rama.
" Bos, klinik sudah mulai berjalan konstruksinya...minggu depan kita harus kesana untuk liat progressnya.." Ucap Hendra
" Baik ... jangan lupa info ke Reza dan Bara.."
" Bos.." ucap Hendra ragu ragu
Rama menatap Hendra dengan aneh.
" hem..."
" Raina..." ucal Hendra masih ragu ragu
" Ada apa dengan Raina?"
" hmm.. Aku mau lamar dia bos.." ujar Hendra akhirnya
" kenapa secepat itu?"
" ngapain lama lama..cewek itu butuh kepastian, lo serius yah ambil keputusan cepat.." jelas Hendra
" Apa Hania juga menunggu aku lamar?" Batin Rama sambil menerawang
" Bos...yaelah malah melamun.." Omel Hendra
" Yaudah.. terserah..saya hanya bisa kasi restu. .. Kalo minta bantuan info aja.."
" Thanks bos.." Ucap Hendra dengan sumringah
" Han, lo udh denger belom kalo perusahaan bakal ada gathering.." tanya Sierra
" Udah.."
" Kita bisa hadir gak yah?"
" Hmm..gak tahu deh..tapi kan namanya juga gathering perusahaan, harusnya sih semua karyawan hadir.." jawab Hania ragu
" Iya juga..gw baru ingat kalo acara bokap tuh di perusahaan, semua karyawan harus hadir..gak direksi dan client doanvkn" ucap Sierra
Saat mereka berdua masih membicarakan mengenai gathering perusahaan, ternyata undangan sudah mulai di sebar. Khusus untuk karyawan dikirim via email.
" PERHATTIIAAN..." Terdengar suara manager divisi tempat Hania dan Sierra bekerja.
" Tentu kalian sudah menerima undangan Gathering perusahaan via email masing masing...Dan tolong diperhatikan ada note dimana tiap divisi akan perform..bebas.. Mau menyanyi, dance atau stand up comedy.. Bagi teman teman semua yang mau berpartisipasi, mohon mengisi gform yang akan saya kirim dalam 30 menit lagi.. Ditunggu sampai jam 2 siang... Ayuuuk..tunjukkin finance division berbakat yaaah..." ucap manager keuangan panjang lebar
" Siaaaap buuu..."
" yah silahkan lanjutkan...terima kasih.."
" Han..lo pake dress apa nich? Harus cetar yah..ingat pacar lo CEO..jangan malu maluin.." ucap Sierra pelam
" Ish..sieraa sst..apaan sih.." ucap Hania dengan pelan takut kedengeran orang lain.
" Gapapa...udah ada koq rumor kalo kalian emang ada hubungan..banyak saksi mata soalnya.."
" Fiuuuh..gw akut.."
" kenapa takut ? Masih sama sama lajang koq...yah klo lakik orang baru lo takut..lagian keluarga juga udah kasi restu..apalagi yang kurang.." ucap sierra
" Gw yang kurang percaya diri..
" Gw yakin Rama gak bakal buat lo malu, jadi lo siapin diri lo untuk gathering nanti.. pake dress terbaik trus dandan yang cantik.. Walaupun lo gak dandan juga udah cantik...tapi ini beda..jadi kita harus hargai acara ini.."
" Iya..iya..bawel.." cebik Hania
" Hehe...kalo butuh bantuan lo jangan sungkan.." ucap sierra
" Btw..kita tampil yuuks.." Ajak Sierra
" Ogah..ah..gw malu..kalo gw gk ada hubungan apa apa ama Rama gapapa sih gw tampil..gw takut malah malu maluin.." Ucap Hania
" Ish...jaim juga percuma...dia bakal tetep cinta.." ujar Sierra