bacanya dari awal sampai akhirnya ya biar gak salah faham sama ceritanya😌
Vans pria kejam dipertemukan dengan Zahira seorang wanita yang dia anggap hanya sebagai pelacur yang dijual oleh keluarganya.
Tapi sedikitpun dia tak pernah anggap Zahira sebagai istrinya melainkan pembantu ( art )
Pernikahan yang di idamamkan oleh banyak wanita dengan seorang pangeran tampan sabar dan hubungan harmonis tidak didapatkan oleh Zahira.
Bak tinggal dineraka Zahira sedikitpun tak pernah merasakan apa itu cinta dari pernikahannya.
bagaimana kisah kehidupan mereka selanjutnya apakah akan tumbuh rasa cinta antara mereka ?
atau justru perpisahan akhir dari kisah cinta mereka ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea alexia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
tahu kebenarannya
Dengan kuat Zahira mendorong Vans dan segera berdiri menjauhinya
" Kau kenapa Zahira " tanya Vans heran tak biasanya Zahira kasar padanya.
" Itu yang kamu ingin kan bukan membunuh bayi ku " tegas Zahira sambil menatap tajam ke arah Vans
" Aku terlalu banyak minum maaf "
" Tidak kau memang membenci ku dan anak ku, jika kau tak mau menerimanya jangan terima aku!! Jauhi aku Vans aku membenci mu " bentak Zahira seraya menghapus air matanya
" Setelah 2 bulan aku akan pergi dari rumah ini dan kau tak perlu pikirin bayi ini " tegas Zahira sambil menatap tajam ke arah Vans.
Akh... aku gak kuat Zahira. lebih baik aku tiada kenapa kamu harus tidur dengannya Zahira aku benci semua ini.
Selamat tinggal Zahira aku mencintai mu.
Menutup mata dan ingin terjun dari atas jendela untung saja Zahira menarik tangan Vans dengan begitu kuat.
Plak tamparin melesat ke pipi kiri Vans
Plak tamparan melesat ke pipi kanan Vans.
Vans hanya diam dan merasakan tamparan tangan Zahira.
" Mau meninggal kan ku bodoh " ketus Zahira sambil menatap ke arah Vans
" Jauhi aku, untuk apa hidup lagi aku udah muak Zahira enyahlah " bentak Vans dan mendorong Zahira dengan kuat hingga Zahira terjatuh.
" Tidak bisa kah hati mu merasa kan bahwa ini anak mu mas dimana hati mu " tanya Zahira sambil menangis
" Aku tidak peduli " ucap Vans dan pergi sembari menutup pintunya dengan keras
Brak..
Ya Allah kapan Vans mengerti ini anak mu kau akan menyesal Vans saat kau tau ini adalah bayi mu.
Ya Allah jika mungkin buat lah Vans tau yang sebenarnya hamba mohon.
Tunjukan ke ajaiban mu berikan anak ini haknya ya Allah agar dia mendapatkan cinta ayahnya. Amin..
Aku pun berasa muak dengan semua ini Vans tapi demi mu demi anak kita aku harus kuat.
Aku mencintai mu sayang ku anak ku aku mencintai mu vans.
Semua ini salah ku maaf kan aku nak
Ibu terlalu bodoh memikir kan sesuatu tanpa memikir kan dampak dari perbuatan ku.
Dan akhirnya kamu yang harus menanggungnya nak maafin ibu sayang.
...****************...
Menyetir tanpa arah dan tujuan ntah kemana ia pergi. Di jalan Vans bertemu seorang yang sedang bertengkar dengan petugas bank.
Ciiittt..
Vans turun dari mobil dan menghampiri orang tersebut.
" Tolong beri saya waktu saya akan lunasi hutang saya 50 juta " tegas pria tersebut
" Gak bisa bayar cepat. tunggakan kamu udah 6 bulan " ucap petugas itu dan hampir memukul pria itu tapi di cegah oleh Vans.
" Berapa hutangnya " tanya Vans
" 50 juta plus bunga jadi 100 juta "
" Ambillah, cukup? Kurang? Katakan? " tegas Vans seraya melempar cek pada petugas itu
" Cukup " ucap petugas itu dan pergi ke mobilnya dan mengendarai mobilnya kembali.
" Makasih "
" Iyah "
" Mau bersahabat dengan ku " tanya pria itu sembari mengulurkan tangannya
" Penjahat tak pantas berteman dengan polisi " ujar Vans seraya memasukan tangannya ke dalam saku celana.
Dia sudah membayar hutang ku dengan suka rela. Apakah aku harus memberi tahu ke benarannya.
Berteman dengan Aditya bahkan dia egois, peduli kah dia dengan hutang ku, tapi Vans peduli.
" Boleh kah aku memberitahu mu sesuatu " tanya pria itu pada Vans
" Katakan "
" Aku Tarlim teman Aditya "
" Kau teman Aditya " ucap Vans dan seketika pandangannya berubah menjadi penuh amarah.
" Dengarkan aku!! Kau menolongku aku akan menolongmu dari duka ini "
" Baiklah katakan "
" Aku yang memfoto Zahira dan Aditya saat di villa, sungguh Zahira tak melakukan apapun dengan Aditya, " ucap Tarlim menceritakan ke benarannya pada vans
" Bohong " bentak Vans
" Sungguh percayalah yang di kandung Zahira adalah anak mu, jika kau tak menerimanya kau akan menyesal saat bukti tes Dna mengatakan dia anak mu " ucap Tarlim menyambung ceritanya
" Anak ku sedang sakit jadi aku mencari hutang padanya, dan kau membayar hutang ku terima kasih. Jika kau ke hilangan bayi mu kau akan Menyesal! " ucap Tarlim dan menepuk bahu Vans sambil tersenyum dan pergi.
setidaknya kamu tak perlu melayani laki² hidung belang diluar sana😣😣