"Siapa kamu?" ucap Airin, melihat bayangan laki laki yang berjalan kearahnya.
Kepala Airin terasa sangat berat saat itu membuat nya tidak sadar kan diri, malam yang panjang itu pun ia lalui dengan seorang CEO yang cukup terkenal dikalangan bisnis.
Disinilah Airin memulai kehidupannya.
Bagaimana kisah selengkap nya,,, ikutin terus yaaa:):):):)
.
.
.
Instagram @linaa.pndk
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maulina Nur Latifah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 33 - Will You Merry Me
Mobil Alfa memasuki halaman Hotel yang cukup luas. Alfa berhenti di depan lobby, ia turun dan langsung membukakan pintu Airin dan anak anak.
"Aku bantu tutup mata yah, Ada kejutan buatmu" ucap lembut Alfa.
"Kenapa harus tutup mata" ucap Airin memanyunkan bibirnya.
"Mamah nurut ajalah, namanya juga kejutan" omel Frisil.
"Iya iya tuan putri" ucap Airin tak bisa melawan ucapan anak nya.
Alfa menutup mata Airin menggunakan kain hitam yang sudah ia siap kan, ia menggandeng tangan Airin perlahan menuju life. Hyper datang dan membawa ketiga anak nya untuk melewati life lainnya.
"Dimana anak anak? kenapa tidak ada suaranya?" ucap Airin, mereka berada di dalam life hanya berdua.
"Tenang lah, anak anak aman bersama Hyper" ucap lembut Alfa.
Akhirnya mereka berdua sampai di lantai, Alfa terus menggandeng tangan Airin dan berjalan pelan menuju ruang outdoor. Hyper mengode Alfa seolah olah semuanya sudah berkumpul dan siap.
"Aku akan buka penutup mata mu" ucap Alfa membuka penutup mata Airin.
Perlahan Airin membuka mata nya, ia langsung di suguh kan oleh hiasan bunga yang sangat indah. Alfa menggandeng tangan Airin menuju tempat selanjutnya.
"Ikut lah dengan ku" ucap Alfa lembut, melihat pemandangan kota pada malam hari yang sangat indah.
"Apa kamu suka?" tanya Alfa melihat senyum yang terukir di wajah Airin.
"Yaahh aku suka, terimakasih" ucap Airin menikmati suasana yang sangat tenang.
Tiba tiba saja Airin dikagetkan dengan suara petasan yang tiba tiba menyala. Namun berbeda dengan petasan yang lain, kali ini petasan yang di pesan Alfa memang lah sangat spesial untuk Airin.
Selang beberapa saat, tiba tiba saja muncul tulisan di langit yang bertuliskan :
...Airin Anatasya...
...Will You Merry Me ❤️...
Hal itu pun membuat Airin syok, ia bahkan tidak mampu berkata kata. Ketika Airin menolah disamping nya, ia melihat Alfa yang tiba tiba saja bertekuk lutut dihadapannya dan memegang salah satu tangan Airin.
"Airin mungkin ini terlalu cepat bagimu,, tapi rasa cinta dan sayang tiba tiba saja hadir tanpa aku suruh. Izinkan aku untuk menjadi bagian terpenting di hidupmu, izinkan aku untuk melindungi mu dan anak anak segenap jiwa dan ragaku. Airin Anatasya WILL YOU MERRY ME?" Ucap lembut Alfa memperlihatkan Cincin berlian yang sudah ia siapkan untuk perempuan spesial seperti Airin.
"Terima terima terima" ucap bersamaan tiba tiba semua tamu memenuhi tempat yang Alfa siap kan.
Ketiga anak nya yang saat ini bersama Oma Laila dan Opa Gio, di ikuti Lala dan Feli beserta tamu penting yang Alfa undang. Feli dan Lala pun terharu melihat sahabat terbaiknya kali ini.
Airin syok melihat ruangan outdoor terpenuhi oleh orang orang terdekat Airin, bahkan senyum bahagia anak nya kali ini satu satu nya yang membuat Airin tersentuh.
"Yahh aku mau" ucap Airin menganggukkan kepalanya, membuat semua tamu bertepuk tangan bahagia.
Alfa langsung memakaikan cincin di jari manis Airin, ia juga mencium sekilas tangan Airin yang semakin indah dengan cincin yang Alfa pakaikan.
"Makasih sayang" ucap Alfa memeluk erat tubuh Airin.
Kali ini Airin benar benar sangat bahagia, ia tidak bisa berkata karena untuk pertama kali baginya di perlakukan seperti ratu oleh orang yang sangat tepat.
"Ayo ikut aku" ucap lembut Alfa menggandeng tangan Airin mendekati mamah Laila dan Papah Gio.
"Mah Pah, kenalin calon istri Alfa" ucap Alfa memperkenalkan Airin kepada orang tuanya.
"Emm Oma Laila" ucap Airin mengingat pertemuannya dengan Oma Laila saat ia masih di New York.
"Airin, ternyata kamu nak yang berhasil menaklukkan hati anak oma" ucap Mamah Laila langsung memeluk Airin.
"Kalian udah pernah saling bertemu?" ucap Alfa.
"Yah kami bertemu di mall, saat mamah di masih di New York" ucap Mamah Laila.
"Malam om, Airin" ucap Airin menjabat tangan papah Gio.
"Panggil Opa Gio,, karena kami berdua sekarang udah punya cucu yang sangat tampan dan cantik." ucap Papah Gio melihat ketiga cucu nya yang memiliki aura cukup berbeda.
"Hehehe baiklah opa" ucap Airin tersenyum manis.
"Ayahhh selamat ya ayah" ucap Bryan, Brayen dan Frisil bersamaan memeluk Ayahnya.
"Makasih sayang" ucap Alfa mengusap rambut ketiga anaknya.
"Airin selamat ya, ngga nyangka akhirnya Lo dapetin orang yang sangat tepat kali ini" ucap Lala memeluk sahabatnya.
"Selamat ya Rin, gue doa in terus agar Lo dan anak anak mendapatkan kebahagiaan yang pantas kalian dapatkan" ucap Feli ikut memeluk Airin.
"Makasih juga, kalian udah support aku dari dulu" ucap Airin.
"Bentar ya" ucap Alfa menaiki panggung kecil yang ada disana.
"Selamat malam semuanya" ucap Alfa terlihat sangat gagah dimalam hari ini.
"Makasih untuk kedatangan kalian, dan mau ikut dalam acara malam ini. Saya akan segera menikahi secepatnya wanita yang sangat saya cintai kali ini, dan saya atas nama Alfarezy Kevindra mengucapkan sangat berterimakasih kepada kalian. Silahkan kalian menikmati hidangan yang telah kami siapkan" ucap Alfa turun dari panggung dan langsung menghampiri calon istrinya.
"Oma, opaa ayo kita main disana" ajak Frisil kepada Oma Laila dan Opa Gio.
"Baiklah sayang" ucap Oma, opa bersamaan.
"Aunty Lala, sama Aunty Feli sini ikut juga" ucap Bryan menarik tangan Aunty Lala dan Aunty Feli.
"Aduh aduuhh,, apasih yang buat keponakan Aunty" ucap Lala mengikuti kemauan Bryan, di ikuti Brayen di belakangnya.
"Sayang sini ikut aku" ucap Alfa lembut, mengajak Airin duduk di salah satu kursi dinner yang dikhususkan untuk mereka berdua kali ini.
"Duduk lah" ucap Alfa menarik kursi Airin.
"Makasih" ucap Airin masih malu.
"Sayang kamu cantik sekali hari ini" ucap Alfa tidak lepas menatap Airin.
"Berhentilah menatapku seperti itu" ucap Airin menutupi mata Alfa dengan telapak tangannya.
"Kenapa? saat ini ada bidadari di depan ku, aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan malam ini" ucap Alfa memegang lembut kedua tangan Airin.
.
.
.
.
.
.
.
.
#Haii semuanya
Makasih yang udah support Outhor sampai sekarang
Jangan lupa Like, Coment, Follow yaa
Instagram @linaa.pndk