Memberikan keturunan untuk suami adalah impian seorang istri tapi bagaimana bila ternyata impian itu tidak sesuai dengan kenyataan?
Tidak ada istri yang mau "Mandul", 6 tahun menikah Tata belum juga hamil dan punya anak.
Desakan kedua orang tua Dedi yang mengharuskan mereka segera punya anak membuat hati Tata sakit, ditambah lagi dengan ancaman jika Tata tidak kunjung memberikan cucu untuk mereka Dedi akan di nikahkan dengan wanita pilihan kedua orang tuanya.
Di usianya yang ke 41 tahun Tata akhirnya berhasil hamil, kehamilannya yang sudah lama di nati-nantikan akhirnya terkabul juga. Akan tetapi Becky ibu mertuanya tetap ingin Mawar menjadi menantunya.
Apakah Tata akan tetap menjadi istri satu-satunya Dedi?
Apakah kehamilannya berhasil menggubah sikap mertua nya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ezrahi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menunggu di Rumah Sakit
Pecahnya pembuluh darah bisa terjadi di beberapa tempat, salah satunya di otak. Jika pembuluh darah pecah terjadi di otak, maka hal ini akan menimbulkan perdarahan otak atau biasa disebut brain hemorrhage. Perdarahan ini akan berakibat fatal karena bisa mengakibatkan pembengkakan otak dan matinya sel-sel otak.
Pada kondisi perdarahan otak, kraniotomi dapat dilakukan untuk mengatasi perdarahan dan mengangkat gumpalan darah.
Setelah 4 jam15 menit operasi pun selesai, " keluarga pak Dedi? "
"Iya saya. " Tata beranjak dari kursi langsung menuju petugas kesehatan itu.
"Ibu siapa pak Dedi? "
"Saya istrinya. "
"Saya dokter Lianda, dokter bedah saraf yang menangani suami ibu. Operasi sudah selesai kondisi pak Dedi sempat menurun di tengah operasi jadi kami sempat menstabilkan kondisi bapak dulu baru melanjutkan operasi nya lagi. Puji Tuhan saat ini kondisi pak Dedi sudah stabil hanya saja perlu pemantauan lebih ketat untuk mencegah risiko-risiko yang mungkin bisa terjadi. Dalam proses pemulihan pun bisa saja terjadi infeksi dan pembengkakan otak. Saya harap keluarga bisa terus berdoa untuk pemilihan pak Dedi karena manusia bisa berusaha tapi semuanya tergantung Tuhan lagi. "
"Iya dokter. "
"Ada yang mau di tanyakan lagi? "
"Berapa lama suami saya akan sadar dokter? "
"Ibu saya tidak bisa pastikan semuanya itu tergantung kondisi bapak, jika ada kemajuan bisa jadi lebih cepata atau bisa jadi pak Dedi akan lebih lama baru bisa sadar sepenuhnya kalau pun sadar bisa jadi bapak Dedi mengalami kerusakan otak akibat benturan dan proses operasi, berdoalah terus agar pak Dedi mampu melalui proses ini."
"Baik dokter, terima kasih dokter. "
"Sama-sama Bu. " dokter kembali ke ruang operasi.
"Kamu pulang aja biar Mawar aja yang jagain Dedi. "
"Lo ko gitu bu Tata mau jagain suami Tata bu. "
"Itu juga suami Mawar ko bukan suamimu sendiri. " jawab Becky ketus.
Mawar hanya terdiam mendengar kata-kata ibu mertuanya.
"Apa sebaiknya Tata aja yang jagain anak kita bu, ibu kan tau Mawar sedang hamil cucu pertama kita hamilnya masih muda bu beresiko kalau terlalu capek. "
"Benar juga shi pa yang Papa bilang, ya udah lah kamu aja Ta yang jaga anakku tapi awas ya kalau jagain nya gak becus. "
"Hmmm." hela nafas Tata.
"Ayo pa kita pulang. "
"Iya bu. "
"Mawar mau ikut pulang sama-sama Bu. "
"Iya, yuk kita pulang ibu masih ngantuk juga ni."
"Iya bu, Mawar juga ngantuk berat bu soalnya kurang istirahat. "
"Ko bisa kurang istirahat? sulit tidur ya? "
Lucas melirik ke arah Mawar, "aduhh aku keceplosan ngomong lagi ni. " pikir Mawar.
"Iya bu aku suka terbangun kalau tidur sekarang jadi belum cukup tidur udah kebangun. "
"Oh gitu, mungkin karena lagi hamil. "
"Iya bu. "
"Mawar sekarang kan pasti di rumah sendiri ni gimana kalau selama anak ibu di rawat kamu tinggal di rumah ibu dan bapak aja. Takutnya ada apa-apa dengan kehamilan mu nak, ibu gak mau terjadi hal yang tidak di inginkan dengan calon cucu ibu. Benar kan Pak? "
Lucas tersenyum mendengar kata-kata istri, " iya bu. "
"Tu Bapak setuju kalau Mawar tinggal sama kami, gimana Mawar mau? "
Mawar terdiam sejenak, "kalau aku tinggal di sana aku gak akan bebas diakan gak kerja tinggal di rumah terus seperti nya lebih enak tinggal sendiri. " pikir Mawar.
"Nanti Mawar pikirkan dulu bu. "
"Nanti kabarin aja ya supaya bapak bisa jemput kalau mau ke rumah. Gimana pak? "
"Bisa bu. "
"Tu dengar kan bapak bersedia jemput jadi jangan sungkan-sungkan ya. "
"Iya bu. "
Lucas dan istrinya mengantar Mawar sampai ke rumah setelah itu mereka langsung pulang ke tempat kediaman mereka.
Tata masih di rumah sakit di temani bu Ayu mereka menunggu di ruang tunggu karena Dedi di rawat di ruang ICU.
"Nak Tata sebaiknya pulang ke rumah biar ibu aja yang jaga di rumah sakit. "
"Gak mau bu, Tata mau jaga mas Dedi di sini. "
"Tapi di sini susah tidurnya kita gak bawa tikar atau selimut bu. "
"Gak apa bu Tata bisa tidur di lantai tanpa alas ko bu. " ucap Tata sambil memaksakan diri untuk tersenyum.
"Ya udah, nak Tata istirahat aja ini udah 05.00 supaya ada tenaga untuk jaga pak Dedi. "
"Iya bu, ibu juga istirahat ya. "
"Iya."
Tata memejamkan mata tapi matanya tidak bisa juga tidur pikiran nya masih saja kuatir dengan keadaan suaminya. Tata akhirnya memilih untuk berdoa menyampaikan kegelisahan dan isi hati nya kepada Tuhan. Setelah berdoa Tata kembali merebahkan tubuhnya. Matanya pun terlelap juga.
seharusnya instrospeksi diri c Becky ini ...
Semangat.