My Sweet Husband Season 1 dan 2
Season 2
Tentang Rafa anak dari Zhafran dan Raisya yang memiliki seorang gadis cantik yang dicintainya dari kecil hingga dewasa. Apakah Cinta Rafa dan Shila akan terus berlanjut atau sebaliknya?
Awalnya ini adalah sebuah karya yang berjudul My Little Husband kemudian diganti menjadi My Sweet Husband.
Season 1
Ini adalah kisah tentang Zhafran lelaki yang baru berusia 21tahun yang menikahi Raisya wanita yang berusia 26 tahun hanya karena sebuah alasan yang klise menurut mereka. Tapi Zhafran yang sudah lebih dahulu jatuh cinta pada Raisya tidak menolak alasan tersebut.
Bagai mana kisah mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EgaSri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Minta cium
Tak lama setelah Zhafran pergi keluar, Raisya terbangun mengerjapkan mata nya. Ia melihat kearah kamar mandi, tidak terdengar suara gemericik air di sana. Raisya berjalan ke arah kamar mandi, ia mengambil handuk terlebih dahulu. Setelah itu ia langsung masuk dan menanggalkan pakaiannya, ia mandi dengan air hangat yang sudah di atur terlebih dahulu. Ia mandi hanya sebentar karena sedang dalam kondisi hamil. Dan hari juga sudah malam.
Setelah selesai mandi Raisya keluar, di atas ranjang Raisya melihat Zhafran sedang duduk dan memainkan ponselnya. Ia langsung mengunakan pakaiannya, setelah itu Raisya mengeringkan rambutnya. Setelah memakai body lotion ia duduk di sebelah Zhafran.
"Kamu kok gak bangunin aku sih?" Raisya bertanya pada Zhafran dengan nada merajuk.
"Kamu kelihatan capek banget yank, aku jadi gak tega." jawab Zhafran meletakkan ponselnya. lalu melingkar kan tangan nya di pinggang Raisya.
"Tapi kan aku belum mandi," Raisya bersandar di bahu Zhafran, dan memejamkan matanya, sungguh ia sangat lelah hari ini.
"Iya iya, maaf ya sayang, aku kira kamu tadi gak bakalan bangun, soalnya aku lihat kamu capek banget, jadi gak tega deh, aku minta maaf ya yank? " Zhafran memilih untuk meminta maaf pada Raisya, Raisya tak menjawab, Zhafran lalu mendongak menatap Raisya yang ternyata sudah tertidur dengan nafas yang teratur.
"Astaga, gue ngomong sendiri!" Zhafran berdecak kesal. Lalu ia merebahkan tubuh Raisya secara perlahan. Ia takut nanti Raisya akan terbangun lagi. Akhir-akhir ini Raisya mudah sekali untuk tertidur, mungkin efek dari kehamilannya ini.
Setelah merebahkan tubuh Raisya, Zhafran juga ikut merebahkan dirinya di samping Raisya.
****
Keesokkan harinya...!!
Zhafran dan Raisya berjalan bergandengan masuk kedalam kantor. Seluruh karyawan yang sudah datang menyapa mereka berdua dengan sopan. Raisya mampir terlebih dahulu ke dalam ruangan Fina.
"Pagi Fin.." sapa Raisya riang. Sedangkan Fina yang melihat Zhafran dan Raisya datang langsung berdiri.
"Pagi Sya, pagi pak Zhafran!" Fina tetap menyapa sopan pada Zhafran saat berada di kantor. Tapi saat berada di luar ia akan bersikap santai.
"Pagi Fina!" Zhafran menjawab sopan, setelah berbasa-basi sebentar Zhafran akhirnya mengundurkan diri.
"Ya udah, aku ke atas dulu ya yank?" pamit Zhafran pada Raisya.
"Iya!" Raisya memperbolehkan.
Zhafran berlalu berjalan dari sana, meninggalkan Raisya dan Fina yang berbincang dengan obrolan santai.
****
Raisya naik ke lantai 10 tempat ruangan Zhafran berada, tadi ia ditelepon oleh Zhafran bahwa ia akan ke ruangannya untuk meminta laporan keuangan. Tapi Raisya langsung menolak, Raisya langsung yang akan mengantarkan nya.
Tiba di sana ia melihat Gye yang sedang fokus pada komputer di depannya.
Sedangkan Gye yang melihat Raisya berjalan ke arahnya langsung berdiri.
"Selamat siang Bu Raisya," sapa Gye dengan sopan.
"Siang Gye, apa pak Zhafran ada di dalam?" Raisya bertanya formal.
"Ada, silahkan masuk Bu Raisya!" Gye mempersilahkan Raisya masuk ke dalam, tanpa mengetuk pintu Raisya langsung meraih knop pintu lalu membuka nya.
Zhafran yang melihat pintu terbuka langsung mendongak menatap ke arah Raisya. Setelah itu ia langsung berdiri lalu menghampirinya berjalan, membawa Raisya duduk di sofa.
"Kenapa gak tunggu aja di bawah yank, kan aku juga bisa nyuruh Gye buat minta sama kamu langsung?" tanya Zhafran memprotes Raisya.
"Tapi ini kan emang tanggung jawab aku Zhafran!" Raisya mengelak.
"Tapi kamu lagi Hamil, nanti kecapean!" peringat Zhafran lagi.
"Enggak kok, kan pake lift juga!" Raisya masih menolak.
"Terserah kamu deh yank, tapi jangan kecapean yah."
"Iya!"
Zhafran lalu mengambil berkas yang di bawa Raisya, lalu ia berdiri dan meletakkan nya di atas meja. Ia kembali duduk di sebelah Raisya.
"Yank!" panggil Zhafran lembut..
"Hem?"Raisya menyahut sekedar nya saja.
"Minta cium?" Zhafran tersenyum mesum
"Hah, apa?" tanya Raisya,
"Minta cium yank!" lagi lagi Zhafran tersenyum.
"Jangan aneh aneh deh Zhafran!" peringat Raisya.
"Gak aneh-aneh kok yank, minta cium doang!"
"Inget, ini di kantor loh ya!" Raisya mengingat kan Zhafran.
"Emang kenapa kalau di kantor?"
"Kamu kalau udah di kasih cium, pasti nanti minta lebih!"
"Hehe, kok tau sih yank?" Zhafran bertanya dengan polosnya.
"Selama ini emang kamu lupa ha?"
"Hehe, ayok cium yank!"
"Gak usah mesum kamu ya!"
"Aku gak mesum sayang, bagi ya, nanti bisa kita lanjut di kamar yang ada di ruangan aku,"
"No"
.
.
.
.
.
Love❤️❤️❤️ EgaSri
novel kepingcut cwe dewasa
Mampir juga ya kak di karya terbaru ku, ceritanya ringan, fresh banget, dan banyak visualnya juga loh kah.
Terima kasih kak:)
tetap smgt y thor..
ditunggu lo kelanjutannya😁
eh iya bom like semua bab+ rate5 + favo❤ telah mendarat y
Cuss bacaa jan lupa tinglkan jejaakk🤗
tkn prfil q aja yaa😍
vielen danke😘
gila idemu thor😂😂😂