lanjutan novel "CINTA YG SALAH"
hanya saja disini lebih banyak bercerita tentang kehidupan pernikahan roman dan
tania..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuni Maryuni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 34
Sore hari setelah pulang kantor Aditya menjemput anak juga istrinya dan langsung berangkat menuju rumah Roman dan Tania , setelah sebelumnya ia mandi terlebih dulu walaupun tidak lama yang penting tubuhnya terasa segar setelah seharian berada dikantor.
Riana terlihat sangat senang terus berceloteh di kursi belakang seraya memeluk boneka panda kesayangannya, sedang Rianti dan Daren duduk disamping suaminya yang sedang mengemudikan mobil sambil sesekali menyahuti ocehan anak gadisnya.
Tak lama kemudian mereka sudah sampai di sebuah pagar berwarna hitam dan seorang penjaga tampak sigap membukakan gerbang begitu Aditya mengklakson, penjaga yang sudah sangat mengenal Aditya jadi ia tidak perlu lagi banyak bertanya langsung saja membuka gerbang begitu wajah seorang Aditya terlihat dari balik kaca mobil yang diturunkan setengah
mobil yang dikendarai Aditya langsung saja masuk dan parkir di halaman rumah Roman.
Aditya juga Rianti turun dari mobil "bisa? " bertanya pada istrinya yang terlihat kesulitan saat turun dari mobil
"bisa" sahut Rianti singkat sedang Aditya kini sedang membukakan pintu belakang dan menggendong anak gadisnya turun dari mobil
begitu diturunkan oleh ayahnya , Riana gegas berlari menuju pintu dan berteriak memanggil nama om dan tantenya
"om, tante Nia, ana dateng " teriaknya tak sabar menunggu pintu dibuka oleh sang pemilik rumah
mendengar suara gadis kecil yang dikenalnya Roman yang berada diruang keluar segera melangkah cepat keluar guna membukakan pintu
"hallo ponakan om yang paling cantik" ujar Roman begitu membuka pintu dan melihat anak temannya itu tengah tersenyum riang, melihat itu Roman langsung mengangkat tubuh kecil Riana dan membawanya masuk
"masuk ri" imbuhnya pada Rianti
Rianti mengikuti masuk seraya mengucapkan salam yang dijawab oleh Tania yang rupanya sudah ada di samping suaminya
"" gimana kabarnya ri? " tanya Tania pada Rianti yang tengah menggendong Daren
"baik mbak, mbak gimana kabarnya ? " balik menanyakan kabar Tania sedang suami mereka sudah asik mengobrol seraya mengajak main Riana
"aku kangen sama tante" Riana berlari memeluk Tania yang sudah duduk di sofa bersama dengan ibunya
"baik RI" sahut Tania sambil balas memeluk Riana hangat gadis kecil yang begitu dekat dengannya
"kata ibu, disini ada dede bayi ya tan? " tanya Riana dengan tangan kecilnya yang sudah memegang perut Tania
Tania mengulas senyum lalu mencubit pelan pipi Riana seraya mengangguk menjawab pertanyaan gadis kecil yang berdiri dihadapannya itu
"yeey dede bayi Ana ada dua " soraknya kegirangan membuat Daren yang tadi memejamkan mata karena tertidur didalam mobil langsung membuka mata antara kaget serta bingung tengah berada dimana, karena matanya terlihat melirik kesana kemari
"Daren udah bangun, sini gendong sama tante " ucap Tania lalu meminta Rianti memberikan Daren padanya sedang Riana kini sudah sibuk berlari kesana kemari mengekspresikan kegembiraannya
Di antara obrolan para wanita rupanya di sudut sofa ada pula obrolan dari kedua orang pria yang berbicara saling berbisik bagaikan si tukang gosip yang sedang menggosipkan orang didekat mereka
"yaudah jangan biarin tuh ibu-ibu ngobrol berduaan! " ujar Aditya pada Roman yang sejak tadi sudah bertampang pucat takut Rianti tiba-tiba saja membicarakan masalah pemecatan Tania
"atur ajalah" sahut Aditya dengan santai tidak terlihat ada penyesalan diwajahnya padahal dirinyalah yang membocorkan rahasia yang seharusnya tak diketahui siapapun, namun karena mulutnya semua yang menjadi rahasia malah dibocorkan pada Rianti yang adalah teman dekat dari Tania yang disini bisa dikatakan sebagai korban dari ulah ketiga lelaki yang dari luar terlihat seolah tak pernah melakukan kesalahan apapun.
"berapa minggu mbak? " ujar Rianti menanyakan usia kandungan Tania
"jalan 5minggu " sahut Tania
"ooh pantes aja Roman minta.. "
"sayank itu Riana lari-larian" Aditya menyela omongan Rianti , dia sudah tahu arah pembicaraan istrinya dan secepat mungkin dia menyelanya
Rianti melihat Riana lalu memanggil memintanya untuk duduk dan tidak berlarian didalam rumah
Roman sudah melotot saja saat mendengar apa yang akan dikatakan oleh Rianti dan langsung mengelus dadanya lega karena Aditya bisa menghalau istrinya agar tidak membongkar kelakuan mereka
tapi kejadian yang sama terus berulang hingga akhirnya membuat Rianti kesal pada sang suami
"mas jagain anaknya dulu kenapa " omel Rianti pada Aditya karena sejak tadi terus saja berteriak tentang Riana yang nyatanya sedang asik bermain dengan mainan diberikan oleh Roman yang memang sengaja disimpannya dirumah agar jika Riana datang kerumah ada mainan yang bisa dimainkan oleh keponakannya itu
"mas sibuk" kelit Aditya pada sang istri
Rianti memutar mata sebal mendengar jawaban suaminya yang mengaku sibuk padahal sejak tadi ia melihat suaminya hanya asik berbisik-bisik saja dengan Roman tanpa ia tahu bahwa dua lelaki itu tengah sibuk menggosipkan ia dan Tania
"adduuuh berisik banget siih" Selfi yang memang ada didalam kamarnya lalu keluar karena merasa tidurnya terganggu
Selfi berjalan menuju ruang keluarga tempat dimana menjadi sumber suara berisik yang dia dengar dari dalam kamar
Selfi menyeret langkah dengan malas menuju tempat dimana Roman dan yang lainnya sedang berkumpul.
Tania menengok kearah dimana Selfi muncul lalu menunjukkan senyum kecutnya pada Rianti yang tengah mengedipkan matanya berulang kali melihat penampilan Selfi yang begitu beraninya hanya menggunakan tanktop dan dengan santainya keluar kamar menghampiri tamu
Rianti sudah mengenal Selfi lebih dulu ketimbang Roman karena saat dirinya dan Tania belum menikah ia pernah berkunjung kerumah Tania bahkan sempat menginap disana.
"eh ada mbak riri kirain siapa" imbuh Selfi berbasa-basi pada Rianti
Rianti tersenyum saja melihat adik dari temannya itu kini ikut duduk bersama mereka
"mata kondisiin " bisik Roman ketika menyadari teman disampingnya ini malah tidak mengedipkan mata sedikitpun
"wah mau tidur di pos bareng si aji kayaknya lu dit" mulai menakuti Aditya
"sialan lu" sengit Aditya apalagi menyadari mata Rianti tengah menatapnya dengan sangat tajam serta sinis terpancar sekali rasa marah dikedua mata istrinya
"Riana sini" Rianti memanggil anaknya yang duduk dikarpet bermain sendiri
Riana segera menghampiri ibunya "ibu panggil ana? " tanya Riana pada sang ibu
"sini" Rianti terlihat membisiki anaknya yang langsung berlari kearah sang ayah lalu duduk dipangkuannya membuat Roman terkekeh sedang Aditya malah terlihat kikuk
"ini kak Aditya kan ya? " kini Selfi fokus melihat Aditya yang dulu memang sempat dikenalkan padanya oleh Tania sebagai atasan tempatnya bekerja
Aditya hanya tersenyum takut-takut karena mata istrinya tak juga beralih darinya
"makin ganteng deh" puji Selfi tanpa memikirkan ada seorang istri dan dua anak dari seorang lelaki yang tengah dipujinya
"Selfi boleh kerja di tempat kak Adit nggak? Selfi udah cari kerja kesana sini tapi belum ada panggilan juga" entah kenapa dia malah curhat pada Aditya soal dirinya yang tak kunjung dapat pekerjaan
"gimana mau dapet kerja, kamu berusaha cari kerja juga nggak" sahut Roman sinis menimpali perkataan Selfi yang sangat mengada-ada, memang sejak pertama datang kerumahnya sekalipun Roman tidak pernah melihat dan mendengar adik iparnya itu pergi mencari pekerjaan , yang ia tahu adik iparnya pergi siang hari dengan pakaian mini dan baru akan pulang saat matahari sudah pergi entah kemana.
Dan hari ini pun ia merasa tumben adik ipar nya itu tidak pergi ngayap seperti biasanya
"kakak sotoy" imbuh Selfi pada Roman
"kesotoyan hanya milikmu" sahut Roman lagi membuat adik iparnya merengut
"ayah , ana mau main tutup mata" tiba-tiba Riana mengajak permainan yang sebelumnya tidak pernah diketahui oleh sang ayah
"main apa pula itu? " Roman mengernyit bingung
"paling disuruh emaknya" bisik Aditya pada roman
"ikutin ajalah daripada nggak diantepin entar gue dirumah" lanjut Aditya berpikir untuk mengikuti saja apa yang diajak oleh anak gadisnya yang berkuncir dua ini
"tante boleh ikutan main nggak? " Selfi ikut nimbrung berharap diajak main
"kaga " Roman yang menjawab pertanyaan Selfi
"ih aku nggak tanya kakak, aku tanya sicantik ini loh" kata Selfi mengelus pipi Riana
"nggak boleh tante , aku mau main berdua sama ayah" sahut Riana menyingkirkan tangan Slefi ari pipi kirinya
"noh denger , jangan ngeyel mulu jadi orang" sindir Roman
Selfi mendengus kesal "kak Roman nggak asik" sentak Selfi seraya beranjak pergi
"gue asik sama bini gue doang, ngapain gue asik-asik sama elu" Roman sudah mulai mengeluarkan perkataan tanpa saringannya pada Selfi
"ya dit ya? " mengajak teman untuk menyetujui perkataannya
"iya man iya " Aditya mengiyakan saja apa yang dikatakan Roman dengan kedua mata yang sudah tertutup rapat,daripada ia makin dicemberuti oleh sang istri yang masih terus menatap kepada dirinya..
*****