NovelToon NovelToon
Ketika Wanita Licik Diselingkuhi

Ketika Wanita Licik Diselingkuhi

Status: sedang berlangsung
Genre:Suami Tak Berguna / Pelakor / Selingkuh / Cinta Terlarang / Kaya Raya / Playboy
Popularitas:20.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ocean Na Vinli

Norman Turner mengira Grace Wills, wanita yang mudah dibodohi, sayangnya ia tidak memahami istrinya dengan baik.

Grace Wills malah memilih langkah yang paling berbeda saat mengetahui suaminya mendua.

Apa yang dilakukan Grace Wills? Penasaran, kepoin yuk ceritanya ...

Untuk tahu info update, follow IG: @nana_vinli
Diusahakan update setiap hari, 1 sampai 3 bab.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ocean Na Vinli, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Luka Yang Sulit Disembuhkan

Bukan Grace yang menampar Mona, melainkan Ben.

Grace sontak tertegun. Ia menoleh kepada karyawan baru yang berdiri di hadapan Mona dengan rahang mengeras. Ia tidak menyangka Ben akan berani membela dirinya seperti itu.

Ben baru saja bekerja di Vow & Veil setelah melamar melalui lowongan pekerjaan yang dipasang Grace di situs web. Ia menggantikan posisi yang kosong setelah Carmen mengundurkan diri. Sejak kepergian Carmen, Grace memang menjadi lebih berhati-hati dalam mempercayai orang lain.

Grace tidak menyangkal bahwa keberanian Ben membelanya membuatnya sedikit terkejut. Namun, Grace tidak ingin langsung menaruh kepercayaan penuh kepada karyawan baru itu. Pengkhianatan Carmen masih meninggalkan luka yang belum sepenuhnya pulih. Kali ini, ia memilih mengamati tindakan seseorang terlebih dahulu sebelum memutuskan apakah orang itu benar-benar bisa dipercaya.

Mona memegangi pipinya yang memerah. Matanya membelalak, tidak percaya seorang karyawan berani menamparnya.

"Apa yang kau lakukan?! Beraninya kau menamparku!" bentak Mona.

Ben menatap Mona, dingin. "Mengapa aku tidak berani? Kau sudah bersikap kurang ajar kepada atasanku!"

"Kau!" Mona mengangkat tangannya dan kembali menampar Ben.

Ben terkejut, tetapi sebelum Mona sempat melayangkan tamparan kedua, ia menangkap pergelangan tangan perempuan itu.

"Sudah cukup!"

Mona meronta, lalu menepis tangan Ben dengan kasar. "Kurang ajar! Kau hanyalah seorang karyawan!"

"Dan kau hanya tamu yang tidak tahu sopan santun!" balas Ben tajam.

"Berani sekali kau!"

Mona kembali mengangkat tangan, tetapi Grace segera maju dan menamparnya keras hingga perempuan itu terduduk di lantai.

Plak!

"Berani sekali kau membuat keributan di butikku!" bentak Grace.

Mona memegangi pipinya dengan mata berkaca-kaca. Bibirnya bergetar menahan amarah, sementara sedikit darah mulai terlihat di sudut bibirnya.

"Kau ... kau berani menyentuhku!"

"Memangnya kenapa?" Grace menatap Mona tajam. "Kau pikir aku akan diam saja melihatmu bertindak semena-mena di tempatku?"

Mona bangkit dengan susah payah. Meski mulai gentar melihat tatapan Grace, ia tetap tidak mau mengalah.

"Asal kau tahu, aku dan Norman sudah memiliki anak! Aku sudah menjalin hubungan dengannya sejak masa kuliah, jauh sebelum kau menjadi istrinya! Kaulah yang merebut Norman dariku! Jadi, cepat bercerai dengannya dan jangan lagi menghalangi hubungan kami!"

Grace terdiam sesaat.

Bukan tentang anak itu yang membuatnya terkejut. Ia tahu anak Mona bukanlah anak Norman.

Namun, pengakuan tentang hubungan mereka sejak masa kuliah membuat Grace bertanya-tanya. Ia dan Norman berasal dari universitas berbeda. Dahulu, ia hanya pernah melihat Norman dari kejauhan ketika menghadiri sebuah acara di universitas pria itu.

Apa yang sebenarnya tidak ia ketahui tentang masa lalu suaminya?

"Kenapa diam? Kau takut?" Mona menyeringai, lalu maju selangkah. "Dasar jalang! Kau tidak pantas menjadi istri Norman!"

Grace mengangkat wajah. Tatapannya berubah dingin. "Ulangi sekali lagi kalau kau masih ingin berdiri di hadapanku."

Mona sempat terdiam. Namun, rasa marah membuatnya kembali kehilangan kendali.

"Aku membencimu!"

Plak!

Grace menampar Mona sekali lagi.

Mona terhuyung, tetapi masih berusaha berdiri. Darah di sudut bibirnya semakin terlihat. "Perempuan gila! Kau pikir—"

Plak!

Tamparan ketiga mendarat sebelum Mona menyelesaikan ucapannya. Perempuan itu kembali terhuyung dan hampir jatuh.

Ketika Mona nekat mengangkat tangan untuk menyerang Grace, Ben bergerak lebih dahulu dan menamparnya sekali lagi. "Jangan pernah menyentuh Nyonya Grace!"

Plak!

Mona membeku. Bahkan Grace sempat terkejut melihat Ben kembali bertindak, tetapi sebelum siapa pun sempat berbicara.

"Grace!"

Suara Norman menggema dari pintu masuk.

Norman bergegas menghampiri Mona yang hampir kehilangan keseimbangan, lalu memandang Grace dengan wajah pucat.

"Apa yang kau lakukan? Mengapa kau menjadi seperti ini? Kau sangat berubah, Grace!" seru Norman.

Grace menatap Norman tanpa ekspresi.

"Jadi, kau datang untuk membela perempuan itu?"

Norman langsung menggeleng. Ia melirik Mona yang terluka, kemudian kembali menatap Grace dengan kepanikan yang berusaha disembunyikannya.

"Tidak, Grace. Kumohon, jangan seperti ini. Mari kita perbaiki hubungan kita. Apa yang Mona katakan kemarin hanya omong kosong. Aku dan dia tidak memiliki hubungan apa pun!"

Mona langsung menoleh tajam.

"Norman! Apa yang kau katakan?!"

"Diam kau!" bentak Norman.

Mona terperangah. Ia tidak menyangka Norman akan membentaknya seperti itu, terlebih setelah pria itu sendiri yang datang membelanya.

Norman kembali menghadap Grace. Wajahnya berubah cemas ketika melihat tatapan dingin istrinya.

"Grace, aku tidak ingin bercerai denganmu."

"Aku tetap ingin bercerai denganmu." Grace menunjuk pintu. "Sekarang, keluar dari butikku."

Norman menggeleng keras. "Tidak! Aku tidak akan pergi sebelum kau bersedia kembali denganku!"

Grace menatapnya beberapa saat. Kemudian, ia tersenyum tipis.

"Baiklah. Kalau itu maumu."

Norman mengernyit, tidak mengerti perubahan sikap Grace yang begitu mendadak.

Grace berbalik dan berjalan cepat menuju ruang kerjanya. Ia membuka laci meja, lalu mengambil sesuatu dari dalamnya.

Norman mulai merasa ada yang tidak beres.

"Grace? Apa yang kau lakukan?"

Grace tidak menjawab.

Beberapa detik kemudian, ia kembali dengan senjata api di tangannya. Norman langsung membeku, sementara Mona mundur ketakutan.

Grace mengarahkan senjata itu kepada Norman. Tatapannya begitu dingin hingga pria itu tidak berani bergerak.

"PERGI DARI SINI, ATAU AKU AKAN MENEMBAKMU!"

1
Susan Paulina
Mantap Thor, di tunggu Up selanjutnya 😘
Susan Paulina
Lanjut lagi Thor, saya suka sekali ceritanya, gk berbelit belit 👍
Lovita BM
Grace kakean omong, sudah berkali-kali disakitin, lsg jambak rambutnya seret keluar, itu baru perempuan Badas sbg istri sah 😏
yula
💪💪💪💪💪thor
mery harwati
Perusahaan sebesar Siera Sunwork tidak punya nama tamu yang mengundangnya 🫣 Aneh klo relasi bisnis tidak mencantumkan nama perusahaan & nama orang yang akan menghadiri rapat kan? Disabotase, alasan klise itu
Bodyguard pun tak ada bwt Grace ☹️
mery harwati
Grace, aq kasih vote ya bwt kamu biar kamu semakin waspada dengan segala kelicikan keluarga Turner meski mereka taringnya sudah patah💪
Hati² sama Norman ya Grace
mery harwati
Gimana anak keturunan Edmund mau bener kelakuannya, klo biangnya aja udah berotak kotor 🤣
yula
💪💪💪💪💪thor lanjut
yula
💪💪💪💪💪thor
mery harwati
Tragis nasib Johan 😔
Mungkin Julian menjadi tau arti kesetiaan setelah kematian Johan anak tunggalnya
Bagaimana nasib Omar yang menembak Johan? Matikah atw dipenjara?
yula
💪💪💪💪💪thor
Nurhartiningsih
suka deh sama tokoh wanita yg ngga cengeng
Lovita BM
👏🏼👏🏼😲
Lovita BM
nah moment ini yg aq tunggu 😁
Lovita BM
WOWW plot twist nih 👍
mery harwati
Jacob, Hendry, Edmund masih tetep menyalahakan Grace & ingin Grace celaka🙈
Dew666
Siapa yg bantu Grace ? Kevin kah?
Oma Gavin
norman kah atau justru mona
mery harwati
Waahh tak tau klo Grace dalam perlindungan Julian Sinclair meski Grace sendiri tak menyadari perlindungan tersebut 🤭
Belum lagi pasukan bayangan Kevin Cloud & Mia dan jangan lupakan Carmen meski berkhianat pada Grace tapi Carmen berniat menebus kesalahannya dengan membantu Grace menghadapi Norman meski tak harus tampil di depan Grace
Susan Paulina
Di tunggu Up selanjutnya Thor 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!