NovelToon NovelToon
SITEM PENGUBAH JALUR HIDUP

SITEM PENGUBAH JALUR HIDUP

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:3.5k
Nilai: 5
Nama Author: Cherlly

Selama lima tahun, Bayu telah mengorbankan segalanya untuk merawat Vira dan membesarkan anak dari mantannya, namun ia justru diusir dan dicap sebagai sampah begitu Rama,pria kaya yang dulu mencampakkan Vira,kembali dengan jabatan mentereng sebagai manajer perusahaan besar.
Dihina habis-habisan di depan pintu keluar kantor catatan sipil usai meneken surat perceraian, hidup Bayu berputar 180 derajat saat sebuah Sistem Pengubah Jalur Hidup bangkit di kepalanya dan memberinya kartu-kartu kekayaan mutlak.
Dari seorang pria melarat berhati tulus, Bayu kini melangkah ke dunia para elite kota besar, siap membalas setiap tetes air mata dengan kekuasaan yang membuat orang-orang yang dulu merendahkannya berlutut memohon ampun.


Bantu Cherlly dengan LIKE,KOMENTAR & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Kami selalu balas komentar yang kaka pertanyakan🥰🥰💋
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cherlly, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 26

Suara napas berat memburu di dalam ruang kerja pribadi Arga Rahardja.

Ponsel mahal di tangannya bergetar hebat tanpa henti.

"Bagaimana bisa Rudy tertangkap tangan begitu cepat?!" bentak Arga dengan suara tinggi kepada seseorang di seberang telepon.

"Maaf, Tuan Muda... pihak keamanan proyek itu bergerak sangat profesional," jawab suara di seberang dengan nada ketus dan panik.

"Mereka langsung menyerahkan Rudy ke kepolisian pusat tanpa memberi celah."

Arga mengertakkan giginya rapat-rapat hingga rahangnya menonjol keluar.

"Kalian urus secepatnya!" perintah Arga penuh penekanan.

"Gunakan jalur belakang dan keluarkan dia dari tahanan sebelum sore ini!"

"Itu tidak mudah, Tuan," balas suara tersebut ragu-ragu.

"Bukti rekaman dan aliran dana sudah dipegang langsung oleh tim hukum pihak pelapor."

Prang.

Arga langsung memutuskan sambungan telepon secara sepihak lalu melemparkan ponselnya ke atas meja kayu.

Wajah pewaris utama keluarga Rahardja itu tampak sangat pucat pasi.

Keringat dingin bercucuran deras membasahi dahi dan keningnya.

"Sialan... sialan..." gerutu Arga mondar-mandir di dalam ruangannya dengan langkah tidak keruan.

Ia tidak menyangka pemuda daerah bernama Bayu itu memiliki pertahanan yang begitu solid.

Biasanya, para kontraktor bayaran selalu berhasil merusak proyek tanpa meninggalkan jejak sedikit pun.

Namun kali ini, anak buahnya justru terjebak dalam perangkap yang sangat rapi.

"Aku tidak boleh tinggal diam," gumam Arga dengan mata menyala penuh amarah.

Ia segera mengambil telepon meja khusus untuk menghubungi relasi pentingnya di lembaga penegak hukum.

"Halo, Pak Jaksa," sapa Arga dengan nada suara yang berusaha ditenangkan.

"Saya butuh bantuan mendesak terkait penangkapan seorang kontraktor pagi ini."

Di seberang sana, suara tawa kecil terdengar dari sang pejabat hukum.

"Ah, Tuan Arga," sambut pejabat itu tenang. "Saya sudah dengar beritanya.

Kasus itu agak rumit karena pihak pelapor langsung menyerahkan buktinya ke pusat."

Alis Arga berkerut tajam mendengar jawaban setengah hati tersebut.

"Rumit bagaimana maksud Anda?" tanya Arga tidak sabar.

"Bukankah kita sudah sering bekerja sama dalam urusan seperti ini?"

"Kali ini berbeda, Tuan Arga," jawab pejabat itu serius.

"Pihak yang memegang kasus ini memiliki hak akses khusus yang langsung disetujui oleh lembaga pengawas tinggi."

Deg.

Jantung Arga seolah copot mendengar penjelasan dari pejabat hukum langganannya itu.

"Siapa sebenarnya di balik semua ini?" tanya Arga dengan suara bergetar.

"Saya sarankan Anda berhati-hati, Tuan Arga," pesan pejabat itu sebelum mematikan telepon secara sepihak.

Tut... tut... tut...

Arga terdiam kaku dengan gagang telepon masih menempel di telinganya.

Kekuasaan keluarga Rahardja yang selama ini tak tersentuh mendadak terasa mulai goyah.

Di tempat terpisah, di dalam ruangan suite penthouse Bayu, suasananya jauh lebih tenang.

Bayu duduk bersandar santai di sofa kulit sambil menyeruput teh hangat.

Kirana berdiri di samping meja kerja sambil menatap layar tablet digitalnya.

"Laporan dari kepolisian pusat sudah masuk, Tuan," ucap Kirana dengan senyuman tipis di bibirnya.

Bayu melirik sekretaris pribadinya sekilas.

"Bagaimana reaksi Arga setelah tahu anak buahnya tidak bisa dibebaskan?" tanya Bayu santai.

"Beliau sedang panik besar di kantor pusat," jawab Kirana membaca data di layarnya.

"Bahkan beberapa pejabat hukum menolak permintaan suapnya karena takut terseret."

Bayu meletakkan cangkirnya perlahan ke atas meja marmer.

Clang.

"Bagus," ujar Bayu dingin.

"Itu baru permulaan dari tekanan mental yang harus dia rasakan."

"Lalu apa langkah selanjutnya yang akan kita ambil, Tuan?" tanya Kirana siap mencatat instruksi baru.

Bayu berdiri dari sofanya lalu merapikan jas hitam yang melekat di tubuhnya.

"Sebarkan seluruh bukti rekaman sabotase dan aliran dana itu ke media massa nasional," perintah Bayu mutlak.

Kirana membelalakkan matanya sesaat mendengar instruksi terbuka tersebut.

"Ke media massa nasional, Tuan?" tanya Kirana memastikan.

"Bukankah itu akan memicu kehebohan besar di publik?"

"Tentu saja," jawab Bayu tersenyum miring.

"Kita buat skandal ini menjadi berita utama di seluruh koran dan televisi pagi ini."

"Baik, Tuan! Saya akan segera menghubungi jaringan media partner kita," jawab Kirana sigap.

Kirana bergegas memutar langkah menuju meja kerjanya untuk mengirimkan dokumen bukti kepada para pemimpin redaksi media nasional.

Bzzzt... bzzzt...

Ponsel Kirana berdering nyaring sesaat setelah tombol kirim ditekan.

"Halo, dengan Kirana... ya, siarkan berita itu secara serentak sekarang juga!" perintah Kirana tegas.

Tak lama kemudian, layar televisi besar di sudut ruang keluarga penthouse menyiarkan berita mendadak.

Seorang pembawa berita wanita tampak berbicara dengan nada serius di layar kaca.

"Berita utama pagi ini, upaya sabotase proyek properti besar di pusat kota berhasil digagalkan oleh pihak keamanan..." suara pembawa berita menggema ke seluruh ruangan.

Foto wajah Rudy Santoso bersama dokumen aliran dana dari Arga Rahardja ditampilkan dengan jelas di layar televisi.

Nama besar keluarga Rahardja terseret langsung dalam pusaran skandal korupsi dan perusakan properti ilegal.

Di kantor pusat keluarga Rahardja, seorang staf administrasi berlari masuk ke ruang kerja Arga tanpa mengetuk pintu.

Brak!

"Tuan Arga! Gawat!" teriak staf itu dengan napas tersengal-sengal.

Arga mendongak kaget dari balik meja kerjanya.

"Ada apa?!" bentak Arga kesal.

"Lihat berita di televisi sekarang!" tunjuk staf itu ke arah layar televisi dinding ruangan.

Arga menolehkan kepalanya dengan cepat ke arah layar kaca.

Begitu melihat namanya terpampang nyata sebagai dalang di balik sabotase tersebut, wajah Arga langsung berubah pucat pasi.

"Tidaaaak!" teriak Arga histeris sambil menyapu seluruh barang di atas meja kerjanya ke lantai.

Prang!

Pecahan benda berserakan di sekitar kaki Arga.

Karier dan reputasi keluarganya hancur seketika dalam hitungan detik di hadapan publik nasional.

[Sistem Pengubah Jalur Hidup: Berhasil menjatuhkan reputasi publik rival utama melalui media massa.]

[Mendapatkan bonus poin pengaruh nasional +35.]

Suara dengungan sistem berputar cepat di kepala Bayu yang sedang menyaksikan berita tersebut dari layar penthousenya.

Bayu tersenyum puas melihat kehancuran awal dari kesombongan musuhnya.

"Ini baru balasan yang pantas untuk seorang pewaris arogan," gumam Bayu pelan.

Kirana mendekati atasannya dengan senyuman penuh kekaguman.

"Strategi Anda benar-benar luar biasa, Tuan," puji Kirana tulus.

"Permainan ini baru saja memasuki babak yang menarik, Kirana," jawab Bayu menatap tajam ke luar jendela.

1
Cherlly
trimakasih banyak kaka sudah suport saya😘😍
Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
Bagonk
semangat up Thor
Cherlly: trimakasih banyak kak kasih saya semangat untuk up novel😍😘😘😘

Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
total 1 replies
Bagonk
Ceritanya cukup menarik, baik dari alurnya serta karakter orang-orang dalam cerita ini
Cherlly: trimakasih kaka atas bintang 5 nya😘😍

Bantu Cherlly dengan LIKE & SUBSCRIBE /IKUTI ya kak❤️❤️, gratis kok tapi sangat berarti biar bisa update tiap hari.
Satu Like👍 dari kalian = 100 semangat.🥰🥰🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!