Mira tidak pernah bermimpi menjadi Ratu. Ia merasa tidak siap, tidak layak, dan takut salah. Ketika nama aslinya dibacakan di hadapan dewan bangsawan, ia justru ingin lari dan bersembunyi. Ia tidak tumbuh dengan pelatihan kepemimpinan sejak lahir ia tumbuh dengan pelajaran melayani. Banyak bangsawan meremehkannya: "Anak penasehat mana tahu cara memerintah?"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meraa shuellyin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34 Kenangan masa kecil bersama kumiko
Setelah melihat beberapa mayat bergelimpangan dilorong istana,Mira tidak tinggal diam ia langsung memerintahkan prajurit untuk mengejar pelaku nya.
Namun sayang nya ,pelaku itu berhasil lolos.
Mira: huhh lolos ya...
Mira mengepalkan tangannya.
Hazuki: yang mulia, anda tidak apa apa?
Mira; aku tidak apa apa,kau bagaimana
Hazuki: aku baik baik saja...
Mira: syukurlah...,aku harus temukan orang itu...
Kemudian mayat para pelayan itu,dibawa ke rumah duka sebelum akhirnya dibawa ke tempat peristirahatan terakhir nya,Mira yang merasa prihatin lalu memberikan bantuan sumbangan pada keluarga mereka.
...----------------...
Keesokan harinya Mira bangun agak siang, karena ia tidak bisa tidur memikirkan hal yang baru terjadi semalam.
ia hanya makan sedikit pagi ini untuk sekedar mengisi perutnya sebelum akhirnya pergi untuk menghadiri pemakaman para pelayan nya.
Ia memakai gaun hitam nya sebagai simbol duka yang mendalam terlebih lagi ia sangat berduka karena beberapa dari mereka sudah bekerja sejak ia masih kecil.
...----------------...
Sepulang dari pemakaman Mira berniat untuk pergi ke pasar dan membeli beberapa buah buahan.
Namun saat sedang dalam perjalanan pulang ia tidak sengaja menabrak seorang wanita paruh baya.
"brakkk!!!
"aduhhh".
wanita itu merasa kesakitan.
belanjaan wanita itu terjatuh dan berserakan
Mira : ehh maaf maaf... Aku tidak sengaja...,eh seperti nya aku mengenalmu...
Lady kumiko: ehh anda bukannya... Nona Mira nakasima.
Mira: bagaimana kau tau
Lady kumiko: tentu saja aku tau kau lupa,aku yang merawat mu ... Lama tidak bertemu
Mira; anda siapa...
Lady kumiko: aku bi kumiko , yang merawat mu saat masih kecil apa kau lupa?
Mira: ehhh iya bi kumiko..., sudah lama tidak bertemu kenapa kau tidak datang saat penobatan ku
Lady kumiko: aku liat kok,kau sangat cantik persis seperti ibumu.
Mira: ah bisa saja...
Kemudian mereka mengobrol dibangku taman.
Lady kumiko: aku tidak menyangka kau bisa menjadi ratu...,oh ya bagaimana dengan nasib kinsara...
Mira:owh dia dipenjara selama 1 tahun setelah dinyatakan bersalah karena telah merebut kerajaan dan menyembunyikan kejahatan nya ,tapi sekarang sudah bebas dan ia memutuskan untuk pergi ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikan disana.
Tapi bagaimana kinsara bisa jadi ratu? padahal dia itu anak selir.
Lady kumiko: semua nya berawal ketika ibumu... meninggal tak lama setelah melahirkan mu... Saat itu kursi tahta kosong dan akhir nya adik sepupu laki laki ibumu yang mendapatkan tahta tapi setelah ia wafat, selirnya lah yang mengambil alih dan mempengaruhi para dewan agar anaknya kinsara bisa menjadi ratu...
Mira: begitu... Owh ya bi.. Apa kau tau seperti apa ibuku dulu..., karena aku hanya bisa mengetahui wajah nya melalui lukisan.
Lady kumiko: ibumu itu orang yang sangat baik,tulus dan setia semua orang menyukai nya karena kebaikan hati nya. Suatu hari ia melihat ayahmu Shigeru yang sedang sedih Ditaman,ibumu yang tidak tega lalu mendekat nya berusaha untuk menenangkan nya dan dari situ lah tumbuh perasaan cinta diantara mereka hingga pada akhirnya mereka menikah.
Mira: ibu...
Lady kumiko: hingga akhirnya satu tahun setelah mereka menikah ,ibumu akhirnya bisa memiliki anak ...
selama 7 jam ia menahan sakit, hingga pada akhirnya kau lahir dalam keadaan selamat
sang ratu saat sangat bahagia ketika pertama kali menggendong mu...
begitu juga ayahmu..
tapi sayang itu tidak berlangsung lama.
Mira: lalu apa yang terjadi setelah itu bi? Kenapa ibu bisa tiada? Apa ini semua karena aku, harus aku saja yang pergi.
Mira mengusap air matanya
Lady kumiko:ini bukan salahmu, ibumu tiada setelah melahirkan mu setelah ia mengalami demam tinggi yang hebat.
Jangan bersedih meskipun tanpa ibu ,kau tetap tumbuh menjadi anak yang sehat ,kuat dan pintar...
Mira:huhh terimakasih telah merawat ku bi
Lady kumiko: itu sudah tugasku...