NovelToon NovelToon
Roses For The Cold Boss (Mawar Untuk Bos Dingin)

Roses For The Cold Boss (Mawar Untuk Bos Dingin)

Status: sedang berlangsung
Genre:Roman-Angst Mafia / CEO
Popularitas:3.7k
Nilai: 5
Nama Author: DearlyBoa

Di dunia bawah tanah yang kejam, seorang bos mafia yang tampan namun terkenal bengis tidak pernah ragu untuk melenyapkan siapa saja yang menghalangi jalannya. Ketika salah satu anak buah level bawahnya terjerat utang besar yang tak mampu dibayar, nyawa pria tua itu berada di ujung tanduk. Demi menyelamatkan diri dari eksekusi mati, sang bapak nekat menawarkan putri cantiknya sebagai penebus utang. Meski awalnya enggan, sang bos mafia akhirnya menerima kesepakatan tersebut dan menikahi si gadis. Dimulailah kehidupan pernikahan yang dingin, penuh tekanan, dan agak kasar di dalam rumah megah sang mafia. Namun, di balik dinding es yang dibangun sang bos, sebuah dinamika baru perlahan mulai menguji batasan kekejamannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DearlyBoa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gaun Putih Dalam Kegelapan

​Hari yang paling ditakuti oleh Chloe akhirnya tiba juga. Pagi itu, mansion mewah yang biasanya diselimuti oleh kesunyian yang dingin mendadak berubah menjadi pusaran aktivitas yang luar biasa sibuk. Sejak pukul empat subuh, ketukan di pintu kamar tamu Chloe tidak kunjung berhenti. Kamar raksasa bernuansa monokrom itu kini disesaki oleh gantungan baju beroda, kotak-kotak kosmetik beludru berukuran besar, serta kepulan uap dari alat penyetrika gaun portabel.

​Berbeda dengan Chloe yang duduk mematung di depan meja rias dengan pandangan mata kosong, Bi Mirna justru tampak luar biasa bersemangat. Wajah paruh bayanya terlihat sumringah, memancarkan kebahagiaan yang tulus seolah-olah dia sedang menikahkan anak kandungnya sendiri.

​"Ayo, Nona Chloe, tegakkan punggungnya sedikit. Hari ini adalah hari besar Anda," ujar Bi Mirna dengan nada suara yang riang sembari menepuk pelan bahu Chloe.

​Di sekeliling Chloe, tiga orang perancang busana pengantin dan penata rias ternama kota—yang biasanya hanya melayani kalangan selebritas dan keluarga konglomerat—bergerak dengan sangat cekatan. Mereka mengoleskan berbagai macam krim dasar, mencampur warna palet kosmetik, dan menata rambut cokelat panjang Chloe dengan keahlian tingkat tinggi.

​"Nona, tolong pejamkan matanya sebentar," pinta sang penata rias dengan sangat sopan.

​Chloe mematuhi perintah itu secara mekanis. Dia memejamkan matanya, namun di balik kelopak mata yang tertutup itu, sekelebat bayangan seminggu terakhir kembali berputar seperti film hitam-putih. Keputusannya bersimpuh di lantai marmer dan menerima pernikahan kontrak ini terasa seperti baru terjadi kemarin. Sejak hari itu, dia tidak pernah lagi melihat batang hidung Asher. Pria itu seolah menguap, menyerahkan seluruh urusan persiapan pernikahan kepada Kenzo dan Bi Mirna.

​Ketika Chloe kembali membuka matanya, cermin besar di depannya menampilkan sosok yang hampir tidak dia kenali. Riasan wajahnya bergaya classic-elegant yang sangat halus, berhasil menyamarkan rona pucat di wajahnya akibat kurang tidur. Namun, meskipun kosmetik mahal itu membuat wajahnya tampak bersinar bak porselen, sepasang mata rusa Chloe tidak bisa berbohong. Tatapannya tampak kuyu, redup, dan kehilangan seluruh binar kehidupan. Ada gurat kesedihan dan kepasrahan yang teramat dalam di sana.

​Bi Mirna yang menyadari tatapan sayu tersebut segera melangkah mendekat. Dia meminta para penata rias untuk keluar sejenak guna mengambil gaun pengantin di ruang sebelah, menyisakan dirinya berdua saja dengan Chloe di depan cermin.

​Bi Mirna berlutut di samping kursi Chloe, menggenggam kedua tangan mungil gadis itu yang terasa dingin dan bergetar halus. "Nona Chloe... saya tahu apa yang ada di dalam pikiran Anda. Menikah dalam situasi seperti ini pasti terasa seperti mimpi buruk yang sangat mengerikan," ucap Bi Mirna, nada suaranya berubah menjadi sangat lembut dan penuh empati.

​Chloe menunduk, menatap kuku-kuku jarinya yang kini dihias dengan aksen mutiara kecil. "Aku takut, Bi. Pernikahan ini... ini bukan sebuah pernikahan. Ini adalah hukuman. Aku akan mengikat diriku selamanya dengan seorang pria yang kejam, seorang monster yang bahkan tidak memiliki perasaan."

​Bi Mirna mengembuskan napas panjang, lalu tersenyum tipis dan menggelengkan kepalanya. "Nona, dengarkan wanita tua yang sudah hidup di mansion ini selama belasan tahun. Tuan Asher memang pria yang dingin, tegas, dan menakutkan jika berada di luar rumah. Tuntutan dunianya memaksa beliau untuk menjadi seperti itu agar bisa bertahan hidup. Tetapi, percayalah pada saya, Tuan Asher tidak seburuk yang Nona pikirkan."

​Chloe menoleh, menatap Bi Mirna dengan dahi berkerut bingung. "Tidak seburuk yang kupikirkan? Dia membuang ayahku ke jalanan, Bi. Dia mengancam akan memenjarakanku jika aku tidak membayar utang fasilitas ini."

​"Beliau melakukan itu untuk menguji Nona, dan untuk memberi pelajaran pada pria tua yang sudah mengkhianati darah dagingnya sendiri," balas Bi Mirna dengan bijaksana. "Selama belasan tahun saya bekerja di sini, saya tahu betul watak Tuan Asher. Jika beliau benar-benar menganggap Nona sebagai barang tebusan yang tidak berharga, beliau tidak akan pernah membiarkan Nona menyentuh fasilitas mewah ini. Beliau tidak akan mendatangkan tim spa, dan beliau tidak akan pernah menawarkan sebuah pernikahan—bahkan pernikahan kontrak sekalipun. Tuan Asher adalah pria yang memegang teguh kehormatan. Dengan menjadikan Nona sebagai istrinya, beliau sebenarnya sedang menaruh Nona di bawah perlindungan tertingginya. Berilah beliau kesempatan, Nona."

​Semangat dan keyakinan yang terpancar dari mata Bi Mirna perlahan-lahan mengalir ke dalam hati Chloe, memberikan sedikit kehangatan di tengah badai ketakutan yang berkecamuk. Sebelum Chloe sempat membalas, para perancang busana kembali masuk membawa gaun pengantin utama.

​Gaun itu adalah sebuah karya seni yang luar biasa indah. Gaun off-shoulder berwarna putih gading terbuat dari kain sutra premium yang dipadukan dengan brokat prancis buatan tangan. Potongannya yang pas membentuk lekuk tubuh mungil Chloe dengan sangat anggun, sementara ekor gaunnya menjuntai panjang di atas lantai marmer seperti aliran air murni. Sebuah tiara berlian kecil berkilau disematkan di atas sanggul modernnya, mengunci selembar kain tule transparan yang menjuntai indah ke belakang.

​"Sempurna. Anda benar-benar tampak seperti seorang ratu yang sesungguhnya, Nona Chloe," puji sang perancang busana utama dengan mata berbinar takjub.

​Sementara itu, di sayap kiri mansion, suasana yang tak kalah sibuk juga sedang berlangsung. Namun, kesibukan di sini jauh lebih disiplin dan tak bersuara.

​Acara pernikahan hari ini direncanakan akan berlangsung selama sehari penuh, dimulai dari pemberkatan privat yang sakral pada siang hari, dan akan diakhiri oleh sebuah resepsi pernikahan megah di malam harinya yang bertempat di aula utama Sterling Group.

​Untuk hari besar ini, Asher mengundang seluruh rekan bisnis legalnya, para pejabat tinggi pemerintahan, investor asing, serta jajaran petinggi dari Sterling Group. Orang-orang yang diundang hari ini adalah mereka yang hanya mengetahui sisi bersih dari kehidupan Asher—mereka yang mengenal Asher sebagai seorang pengusaha muda jenius, visioner, berwibawa, dan bersih dari dunia hitam. Mereka sama sekali tidak tahu bahwa di balik jas mahalnya, Asher adalah penguasa tertinggi organisasi mafia bawah tanah yang mengendalikan jalur penyelundupan dan keamanan kota.

​Oleh karena itu, Asher harus memastikan bahwa penampilannya hari ini benar-benar steril dari aura bawah tanah yang biasa dia pancarkan. Tidak boleh ada sedikit pun celah yang membuat para pengusaha bersih itu merasa curiga.

​Di dalam ruang ganti pribadinya, Asher berdiri tegak di depan cermin besar. Dia baru saja selesai memotong rambutnya dengan gaya yang sangat rapi dan klimis, menyisakan tatanan rambut hitam legam yang menampilkan dahi kokoh dan struktur wajahnya yang tegas tanpa cela. Kumis tipis dan jenggot halusnya dicukur bersih, membuat rahangnya yang tegas tampak semakin tajam dan berkelas.

​Kenzo berdiri di dekat pintu, memegang sebuah jam tangan mewah berlapis emas putih dan sebotol parfum beraroma wood and bergamot yang segar namun maskulin.

​"Seluruh tamu undangan dari sektor legal sudah mulai berdatangan di area aula, Bos. Pengamanan di luar kompleks juga sudah diperketat dua kali lipat oleh anak buah kita yang menyamar sebagai kru event organizer," lapor Kenzo dengan nada formal. "Tidak akan ada satu pun elemen bawah tanah yang bocor ke area publik hari ini."

​Asher menerima jam tangan dari Kenzo, mengancingkannya di pergelangan tangan kirinya dengan gerakan konstan. Dia melirik cermin, menatap setelan tuksedo hitam pekat dengan kemeja putih berkerah kaku dan dasi kupu-kupu yang melekat sempurna di tubuh tegapnya. Pagi ini, dia tidak terlihat seperti seorang predator yang baru saja membantai musuh di ruang bawah tanah; dia terlihat seperti seorang miliarder terhormat yang siap melangkah ke altar pernikahan.

​"Bagaimana dengan gadis itu?" tanya Asher pendek, suaranya berat dan berwibawa.

​"Bi Mirna melaporkan bahwa proses rias wajah dan gaun sudah selesai. Gadis itu... siap untuk upacara siang ini," jawab Kenzo. Dia sempat ragu sejenak sebelum menambahkan, "Kondisi mentalnya tampaknya sedikit lebih stabil setelah ditenangkan oleh Bi Mirna."

​Asher hanya mendengus tipis, tidak memberikan tanggapan lebih lanjut. Dia mengambil botol parfum, menyemprotkannya sedikit di area leher dan pergelangan tangan, lalu melangkah keluar dari ruang ganti dengan langkah tegap yang dipenuhi oleh karisma yang mematikan.

​Jam menunjukkan pukul sebelas siang lewat tiga puluh menit saat Chloe dituntun oleh Bi Mirna keluar dari kamarnya. Untuk pertama kalinya dalam seminggu, pintu kamar itu terbuka lebar bukan untuk mengantarkan makanan, melainkan untuk membawanya menuju takdir baru.

​Upacara pemberkatan dilakukan di kapel privat bernuansa klasik yang terletak di dalam kompleks mansion. Ruangan itu telah dihias dengan ribuan tangkai bunga mawar putih segar dan lilin-lilin aromaterapi yang berjejer rapi, menciptakan suasana yang sangat sakral, khidmat, dan indah—sebuah pemandangan yang seharusnya membuat hati setiap pengantin wanita membubung tinggi oleh kebahagiaan.

​Namun, bagi Chloe, setiap langkah kaki yang dia ambil di atas karpet merah menuju altar terasa seperti langkah menuju tiang gantungan.

​Pintu kapel terbuka perlahan, dan pandangan mata Chloe langsung tertembus ke ujung altar. Di sana, berdiri seorang pria bertubuh tinggi tegap yang sedang membelakanginya, sebelum akhirnya berbalik secara perlahan.

​Chloe sempat tertahan di tempatnya melangkah, matanya terbelalak kecil. Pria di ujung altar itu tampak sangat berbeda dari pria misterius yang mengintimidasinya semalam. Dengan rambut yang dipotong sangat rapi, wajah yang bersih tanpa cela, dan tuksedo hitam yang membalut tubuh masifnya dengan sempurna, Asher tampak luar biasa tampan—ketampanan yang sangat megah, berkelas, dan memabukkan layaknya seorang pangeran dari kalangan bangsawan tertinggi. Aura mafianya yang kejam tersamarkan dengan sangat sempurna oleh topeng karisma seorang pengusaha sukses.

​Namun, saat sepasang mata kelabu Asher bergerak dan mengunci pandangan mata rusa Chloe, hawa dingin yang familiar itu kembali menusuk kulit Chloe. Di balik topeng ketampanan dan kerapian itu, mata kelabu Asher tetaplah sama: tajam, menusuk, dan sarat akan dominasi yang mutlak. Tatapan itu seolah mengingatkan Chloe kembali pada kenyataan pahit bahwa semua keindahan di sekitarnya hari ini hanyalah sebuah panggung sandiwara mewah yang dirancang untuk mengikatnya ke dalam sangkar emas sang mafia.

​Chloe menarik napas dalam-dalam di balik kain tule transparan yang menutupi wajahnya. Dia mencengkeram buket bunga mawar putih di tangannya dengan kuat, lalu kembali melangkah maju dengan kaki yang gemetar, bersiap untuk menyerahkan sisa kebebasan hidupnya di hadapan pria sedingin es bernama Asher Sterling.

1
Idah Faridah
dtunggu thor lanjutanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!