NovelToon NovelToon
Aku Wanita Simpanan

Aku Wanita Simpanan

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Patahhati / Poligami / Tamat
Popularitas:5.8M
Nilai: 4.8
Nama Author: La-Rayya

Buat kalian yang suka alur cerita panjang lebar kayak sinetron, kuy lah baca cerita ini. Novel ini mengandung cerita yang terus berlanjut dari Ibu sampai anak, sampai ke cucu bahkan cicit mereka... 😂😂
Author memutuskan untuk melanjutkan sekuel ceritanya dalam satu novel.

Kisah pertama di mulai dengan cinta pemeran utama Izzah dan Reyhan... Berlanjut dengan kisah cinta anak kembar mereka, Arka dan Alia dengan pasangan mereka masing-masing...
Lanjut lagi kisahnya berfokus pada Arka yang mendapat cinta kedua setelah istrinya meninggal. Setelah itu dilanjutkan kembali dengan kisah anak dari Arka yaitu Dafa dengan kisah cintanya yang masih on going...😁😁

So, buat kalian yang suka baca cerita yang panjang dan berjilid-jilid, silahkan mulai dibaca. Dijamin alur ceritanya bikin happy, ngakak, sakit hati juga ada... 😂😂

Oh ya, ini sebenarnya novel pertama yg author publish di aplikasi NT. So enjoy ya guys.... 😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon La-Rayya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BERTEMU KEMBALI

Mang masih jauh ya?" tanya Izzah.

"Lima menit lagi nyampe neng." jawab mang Diman.

Hari ini Izzah dan mang Diman pergi ke rumah Rayhan untuk menjelaskan semuanya. Setelah setengah jam perjalanan menggunakan taxi mereka akhirnya sampai di depan gerbang sebuah rumah mewah besar nan megah. Mang Diman turun terlebih dahulu disusul Izzah. Mereka berjalan beriringan, terdapat sebuah pos jaga disamping gerbang. Mang Diman menghampiri satpam yang berjaga di sana.

"Ali tuan Rayhan sama nyonya besar ada di rumah tidak?" tanya mang Diman.

"Eeeehh mang Diman, mereka ada semua kok mang. Kenapa mang?" tanya satpam bernama Ali itu.

"Aku mau ketemu tuan Rayhan." jawab mang Diman.

"Maaf mang nyonya besar sudah memberi perintah untuk tidak menerima tamu yang tidak memiliki janji dengan beliau. Apalagi terakhir kali mang Diman membuat keributan disini." ucap Ali.

Mang Diman menghela nafas lalu memandang Izzah.

"Gimana mang?" tanya Izzah.

"Kita tunggu saja neng, siapa tau nanti tuan Rayhan keluar rumah. Tinggal kita hadang saja mobilnya." jawab mang Diman.

Izzah hanya mengangguk. Setelah hampir satu jam menunggu akhirnya pintu gerbang besar itu terbuka. Mang Diman mengenali bahwa itu mobil Rayhan, dengan cepat mang Diman menghadang mobil itu. Izzah sontak mengikuti mang Diman. Rayhan yang berada didalam mobil berteriak kasar pada supir yang mengerem mendadak.

"Heh Parjo!!! Apa maksudmu berhenti mendadak? Kau ingin membuatku celaka." teriak Rayhan.

"Maaf tuan, itu di depan ada bapak-bapak sama seorang gadis menghalangi jalan kita tuan." ucap Parjo.

Rayhan melihat lewat kaca mobil, matanya membulat sempurna melihat Izzah tengah berdiri menghalangi mobilnya bersama mang Diman. Sebuah senyuman terukir dibibir Rayhan. Sebenarnya dia sangat merindukan Izzah. Namun egonya mengalahkan segalanya. Rayhan turun dari dalam mobil, lalu menghampiri Izzah dengan langkah kaki yang masih belum sempurna akibat dari kecelakaan yang dialaminya.

Izzah terlihat begitu bahagia karena bisa bertemu Rayhan kembali. Izzah tersenyum saat Rayhan menghampirinya.

"Abang..." ucap Izzah.

"Mau apalagi kamu? Ngapain kamu datang kesini?" tanya Rayhan yang membuat senyum Izzah seketika sirna.

"Bang, Izzah mau jelasin semuanya sama abang. Sebenarnya abang salah paham, semuanya tidak seperti yang abang pikirkan." ucap Izzah.

"Halaah semuanya sudah jelas kamu selingkuh. Buktinya sudah ada buat apa kamu mengelak lagi."

"Abang salah paham bang, semuanya..."

"Salam paham gimana?" potong Rayhan. "Sudah jelas-jelas difoto itu kamu bercumbu dengan lelaki brengsek itu. Aku juga sudah melihat dengan mata kepalaku sendiri bagaimana bahagianya kamu bersama lelaki selingkuhanmu itu dirumah si Diman ini." ucap Rayhan seraya menunjuk mang Diman.

"Laki-laki itu Ifan, teman Izzah sejak masih kecil di kampung bang. Dia sudah punya istri, mana mungkin Izzah selingkuh dengannya." ucap Izzah seraya berusaha memegang pipi Rayhan.

"Sudah, jangan coba-coba untuk menyentuhku perempuan kotor." teriak Rayhan sambil mendorong Izzah.

Dengan sigap mang Diman menangkap tubuh Izzah agar tak terjatuh di aspal.

"Tolong jangan kasar tuan. Neng Izzah tengah mengandung." ucap mang Diman.

Awalnya mata Rayhan begitu berbinar mendengar Izzah hamil, namun detik berikutnya wajah Rayhan berubah merah padam.

"Ooohh jadi sekarang kau berselingkuh sampai hamil. Waahh hebat sekali kau Izzah. Tak ku sangka wanita yang terlihat lugu sepertimu bisa menjajakan tubuhmu sampai kau mengandung anak haram." ucap Rayhan yang membuat Izzah menangis.

"Jaga bicara anda tuan, neng Izzah adalah wanita baik-baik." ucap mang Diman.

"Diam kau Diman, aku tidak bicara denganmu. Kenapa kau ngotot sekali ikut campur urusanku. Atau jangan-jangan kau juga sudah tidur dengan Izzah." ucap Rayhan yang membuat mang Diman murka.

Plakk!!!

Sebuah tamparan mendarat dipipi Rayhan. Mang Diman sudah tidak bisa menahan emosinya.

"Dengar Rayhan, selama ini aku sangat menghormati ayahmu, tuan Wijaya. Andai dia tak memintaku dan istriku untuk selalu mendampingimu sejak kecil, aku pasti tidak akan pernah bekerja di rumah mewahmu itu. Tak ingatkah kau sejak kecil siapa yang merawatmu, istriku. Sedangkan ibu kandungmu selalu sibuk dengan urusan duniawinya sampai melupakanmu. Sementara ayahmu sangat sibuk dengan pekerjaannya, akulah yang mengajarimu berjalan, bersepeda, mengaji, bahkan aku juga yang selalu datang ke sekolahmu sebagai orangtuamu saat kau terkena masalah. Jadi jaga bicaramu Rayhan, selama ini aku sudah begitu sabar dengan perlakuan ibumu yang tidak tau terima kasih. Karena apa? Karena aku sangat menyayangimu sama seperti aku menyayangi Lilis anakku. Tapi begini kah caramu?" ucap mang Diman berapi-api.

"Sudah Izzah, jangan lagi kau tangisi laki-laki seperti dia. Lebih baik kita pergi dari sini. Kau perempuan yang baik, akan sangat mudah bagimu untuk menemukan lelaki yang seribu kali lebih baik dari dia." sambung mang Diman sambil menunjuk Rayhan yang tertunduk memegang pipinya.

Bu Rosita berlari keluar dari dalam rumah setelah mendapat laporan dari Ali bahwa ada keributan sampai Rayhan ditampar oleh mang Diman.

"Hei Diman!!! teriak bu Ros. " Beraninya kau menampar anakku. Dan kau perempuan licik, mau apa kau kemari?" sambungnya sambil menunjuk Izzah.

Bu Ros mendekati Izzah hendak menampar Izzah. Namun dengan sigap dihalau mang Diman.

"Eeehh Mak Lampir jangan pernah kau berani menyakitinya, atau kau berurusan denganku." ucap mang Diman.

"Berani ya kamu Diman." bentak bu Ros.

"Siapa takut? Ayo maju biar ku buat kulit wajahmu yang keriput itu semakin keriput kayak kulit ayam." ejek mang Diman.

"Sialan kau. Ali cepat usir mereka dari sini atau aku akan menelepon polisi supaya menangkap kalian berdua. Kalian sudah mengganggu kenyamanan keluarga ini." teriak bu Novi.

Izzah menarik lengan mang Diman agar menjauh dari rumah Rayhan.

"Ayo mang kita pergi saja." ucap Izzah.

Mang Diman dan Izzah berjalan menjauh meninggalkan rumah Rayhan, sementara Bella terlihat baru keluar dari dalam rumah. Rayhan memandangi kepergian Izzah dengan berbagai pertanyaan yang berkecamuk didalam hatinya.

"Ada apa sih mi? Kok ribut-ribut?" tanya Bella.

"Itu Bell, tadi ada pengemis minta sumbangan." ucap bu Rosita menunjuk ke arah Izzah yang sudah berjalan menjauh.

Bella memicingkan matanya menatap punggung Izzah.

"Sepertinya aku kenal wanita itu. Perasaan mirip postur tubuhnya Izzah. Itu Izzah kan mi, mantan sekretarisnya Rayhan?" tanya Bella.

"Ah ngaco kamu Bell." jawab bu Ros.

"Oh berarti aku salah orang. Ngomong-ngong Izzah dimana ya mi? Kok aku gak pernah denger kabarnya lagi. Padahal dia orangnya baik loh mi." ucap Bella.

"Baik apanya, kelihatannya aja baik padahal aslinya busuk. Liat aja, kalau dia emang orang baik-baik gak mungkinkan dia dipecat sama Rayhan. Dia dipecat karena memalukan perusahaan dengan ketahuan menjadi pelakor." jelas bu Ros.

"Masa sih mi Izzah begitu? Emang bener ya Ray?" tanya Izzah.

"Sudah gak usah bahas dia lagi, mending masuk aja yuk. Dan kamu Ray katanya mau pergi, udah sana udah mau siang ini." ucap bu Ros sembari mengajak Bella masuk rumah.

Sementara Rayhan masih diam mematung memandangi Izzah yang semakin tak terlihat dari kejauhan.

Bersambung.....

1
Olly O Krisen
🤩👌😍
Wulandari Indah
kok g lanjut Thor 😁
Siti Mujimah
itu lebih baik drpd di pake bergilir
Siti Mujimah
kejam amat ibu tiri
Abit Senju
keren
Ummu Sakha Khalifatul Ulum
Lanjut
Rina Anggraeni
twins boleh ga thor.. pas cew n cow
Nurhayati
Alia nya niat gak sih nikah...mo MP aja lebay banget...udh berapa eps gak selesai² mslh MP aja...
enggar: ceritanya juga jadi aneh, bahasanya gimana gitu 😅
total 1 replies
Nina Sara Rasa
tetap semangat selalu Thor Q sayang dan
lanjutkan Thor Q
q selalu menanti update mu
😘😘😘😘😘😘
Ai Rahmi
jd penasaran thor
Ai Rahmi
kayanya itu nabila palsu
Nina Sara Rasa
lanjutkan Thor Q sayang
tetap semangat selalu Thor
😘😘😘😘😘😘😘
Amik Sriindrawati
ternyata nabila wanita ular ya thor, buatlah arka tau sifat nabila yg asli y thor
Nurhayati
mulai dech...inilah kalo dg cerita ini suka dg adanya pelakor² dan bikin cerita ini muter²...
gita suciyani
kyk'y bukan nabila asli ya thor,,
Nurhayati
kok Alia gak jujur sih...
Retna Tri Tunjung
kesini lagi....penasaran...cm agak lupa jalan ceritanya
Febri Vianda
lanjut kak, klau bs 2 episode 🤭
enggar
semangat kakak 😍😍
gita suciyani
update crta baru'y d sini thor ato ganti judul?
gita suciyani: siapp thor,,makasih
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!