NovelToon NovelToon
My Senior, Single Mom

My Senior, Single Mom

Status: tamat
Genre:Romansa / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:12.2k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di usia 24-th Paroline Benedicta adalah wanita yang paling banyak dibicarakan di kampusnya di Los Angeles. Menawan, kaya, dan penuh teka-teki, ia menyusuri lorong kampus bukan dengan tas desainer, melainkan dengan kereta bayi yang membawa Andreas Sunny yang berusia dua tahun. Rumor yang beredar sangat kejam, mereka bilang dia adalah sosialita yang jatuh, seorang gadis yang ditinggalkan kekasihnya setelah melakukan kesalahan yang ceroboh.
Kenyataannya, Paroline adalah wanita yang memegang teguh janjinya, membesarkan putra yatim piatu dari mendiang sahabatnya seolah anaknya sendiri. Ia telah menukar malam-malam liarnya dan gaun pesta sutranya dengan kekuatan tenang dari seorang ibu, mengubur masa lalu pemberontaknya demi memberikan kehidupan yang sempurna bagi Andreas.
Masuklah Fharell Desmon, mahasiswa baru berusia sembilan belas tahun sekaligus pewaris karismatik dari Desmon Group.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#34

Suasana di dalam kantor polisi wilayah Los Angeles itu masih sangat tegang. Bau kopi instan yang kuat bercampur dengan aroma keringat dan ketegangan yang menggantung di udara. Fharell masih duduk di kursi kayu keras, menatap lantai dengan buku jari yang berdenyut nyeri. Di sampingnya, Paroline terus menggenggam tangannya, mencoba memberikan kehangatan di tengah dinginnya ruangan interogasi.

Belum genap dua jam Fharell mendekam di sana dengan tangan terborgol ke kaitan meja besi, tiba-tiba pintu utama kantor polisi terbuka dengan dentuman yang cukup keras. Langkah kaki yang mantap dan berwibawa bergema di lorong.

Tuan Desmon melangkah masuk dengan setelan jas hitam yang memancarkan kekuasaan, sementara di sampingnya, Bunda Fharell berjalan dengan raut wajah yang merupakan perpaduan antara kecemasan seorang ibu dan kemarahan seorang singa betina yang anaknya diganggu.

Seorang komisaris polisi langsung berdiri dan membungkuk hormat. Tanpa perlu banyak bicara, kunci borgol segera dikeluarkan. Klik. Bunyi logam yang terlepas itu seolah menjadi tanda bahwa singa muda keluarga Desmon telah dibebaskan.

"Fharell, kau tidak apa-apa?" Bunda Fharell langsung memeluk putranya, memeriksa setiap inci wajah Fharell dengan teliti. "Ya ampun, tanganmu... anakku sayang, kenapa kau sampai harus mengotori tanganmu untuk sampah seperti dia?"

Fharell berdiri, merapikan kemejanya yang sedikit robek. "Aku hanya melakukan apa yang harus kulakukan, Bun."

Di luar kantor polisi, kilatan lampu kamera dari puluhan wartawan sudah menunggu seperti ribuan bintang yang jatuh ke bumi. Kabar tentang penangkapan pewaris Desmon Group telah menjadi berita utama di seluruh jaringan televisi. Begitu pintu depan kantor polisi terbuka, kerumunan wartawan langsung merangsek maju, menyodorkan mikrofon dan meneriakkan pertanyaan yang tumpang tindih.

"Tuan Fharell! Apakah benar Anda menyerang Danesha Smith tanpa alasan?"

"Apa motif di balik pemukulan brutal ini?"

"Apakah ini ada hubungannya dengan persaingan bisnis atau masalah pribadi?"

Tuan Desmon hendak memberi tanda pada pengawalnya untuk membuka jalan tanpa memberikan komentar, namun Fharell menahan lengan ayahnya. Fharell menarik napas panjang, matanya berkilat tajam menatap ke arah lensa kamera. Ia ingin dunia tahu, dan ia ingin Danesha yang mungkin sedang menonton dari ranjang rumah sakit mendengar ini.

Fharell melangkah maju ke garis depan, berdiri tegap di samping Paroline yang tetap setia mendampinginya.

"Diam semuanya!" suara Fharell menggelegar, seketika membuat kerumunan itu hening.

"Aku akan memberikan pernyataan, dan aku hanya akan mengatakannya sekali," ujar Fharell dengan suara yang tenang namun bergetar oleh amarah yang tertahan. "Aku memukul Danesha Smith karena dengan mulut kotornya, dia berani mengatakan di depan wajahku bahwa dia akan merebut istriku. Dia bukan hanya mencoba mengusik bisnis keluarga kami, tapi dia sudah melampaui batas dengan terus-menerus mengganggu ketenangan istri dan keluargaku."

Fharell menatap langsung ke salah satu kamera utama. "Sebagai seorang suami, aku tidak akan membiarkan satu orang pun, sekaya atau seberkuasa apa pun mereka, menghina kehormatan wanitaku. Danesha Smith mengira dia bisa menggunakan delusi gilanya untuk menyentuh apa yang menjadi milikku. Pukulan tadi adalah peringatan. Jika dia berani muncul lagi atau menyebut nama istriku dengan mulut busuknya itu, aku pastikan dia tidak akan hanya berakhir di rumah sakit."

Pernyataan itu membuat para wartawan terperangah. Ini bukan lagi soal perkelahian pemuda labil, ini adalah pernyataan perang dari seorang suami yang sedang melindungi martabat keluarganya.

Tuan Desmon melangkah maju, meletakkan tangannya di pundak Fharell, menunjukkan dukungan penuh secara publik.

"Keluarga Desmon tidak mentoleransi pelecehan dalam bentuk apa pun terhadap anggota keluarga kami," tegas Tuan Desmon pada wartawan. "Tim hukum kami sedang menyiapkan tuntutan balik atas tindakan pelecehan dan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan Danesha Smith selama berbulan-bulan terakhir. Sekarang, beri kami jalan."

Iring-iringan mobil mewah keluarga Desmon akhirnya membelah kerumunan wartawan. Di dalam mobil, suasana mendadak sunyi. Fharell menyandarkan kepalanya ke jok mobil, memejamkan mata sejenak.

"Fharell, kau sangat berani tadi," bisik Paroline, ia menyandarkan kepalanya di bahu Fharell. "Tapi aku takut Danesha akan semakin gila dengan pengakuanmu."

Fharell membuka matanya, menatap Paroline dengan lembut. "Biarkan dia gila, Paro. Aku ingin dia tahu bahwa di dunia ini, kau dan Sunny adalah garis merah yang tidak boleh dia lewati. Aku tidak peduli dengan reputasiku di kampus atau di media. Aku hanya peduli padamu."

Sementara itu, di sebuah kamar VIP rumah sakit, Danesha Smith terbaring dengan perban di rahang dan hidungnya. Matanya tertuju pada layar televisi yang menyiarkan pernyataan Fharell.

Bukannya merasa takut, Danesha justru tertawa pelan, meski setiap tawa itu mengirimkan rasa sakit ke rahangnya yang retak. "Dia sangat emosional... dia sangat marah," gumam Danesha.

Dalam pikirannya yang sudah terdistorsi oleh obsesi, Danesha menerjemahkan kemarahan Fharell sebagai bentuk ketakutan. Fharell marah karena aku mengatakan yang sebenarnya, pikir Danesha. Dia tahu Andreas adalah anakku, dan dia takut kehilangan Paroline kembali padaku. Pukulan itu... itu adalah pukulan dari pria yang merasa terancam.

Danesha tidak sadar bahwa Fharell menghajarnya murni karena jijik. Danesha tetap pada keyakinannya yang konyol, bahwa Andreas adalah benihnya yang tumbuh di rahim Paroline setelah sebuah malam yang ia bayangkan pernah terjadi.

Sesampainya di apartemen, suasana sudah lebih tenang. Bunda Fharell langsung menuju dapur untuk memastikan ada makanan hangat untuk mereka, sementara Tuan Desmon sibuk menelepon relasi medianya untuk memastikan narasi berita tetap berpihak pada Fharell sebagai "pelindung keluarga".

Fharell berjalan menuju kamar Andreas Sunny. Bocah kecil itu sedang tertidur lelap, tidak tahu bahwa papanya baru saja terlibat baku hantam demi melindungi identitasnya. Fharell duduk di pinggir ranjang Sunny, mengusap kepala putranya dengan tangan yang masih diperban.

"Maafkan Papa ya, Sunny. Papa sedikit berantakan hari ini," bisik Fharell.

Paroline masuk ke kamar, membawakan kotak P3K. Ia mulai mengobati luka di buku jari Fharell dengan sangat telaten. "Rell, kau tadi bilang di depan wartawan bahwa kau yang pertama menyentuhku... kau tahu itu akan membuat heboh, kan?"

Fharell tersenyum tipis, menatap istrinya dengan tatapan nakal yang biasa. "Memangnya aku salah? Secara hukum dan secara kenyataan di hatiku, akulah yang pertama dan terakhir. Aku hanya ingin menegaskan pada Danesha bahwa dia tidak punya sejarah apa pun denganmu. Dia hanya butiran debu yang lewat."

Paroline menghela napas, namun ia tidak bisa menahan senyumnya. "Kau benar-benar Papa muda yang nekat. Tapi terima kasih sudah membelaku."

"Selalu, Sayang. Selalu."

Malam itu, meski video pemukulan itu masih berputar di internet, di dalam apartemen itu hanya ada kedamaian. Fharell telah menunjukkan pada dunia bahwa usianya yang masih muda bukan berarti dia tidak bisa menjadi kepala keluarga yang tangguh. Dan bagi Danesha Smith, peringatan telah diberikan. Jika dia tetap mengejar delusinya, dia tidak akan hanya berhadapan dengan bogem mentah Fharell, tapi dengan seluruh kekuatan keluarga Desmon yang kini sudah terbangun sepenuhnya.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
awesome moment
sll punay senjata disaat yg kritis
awesome moment
slese. saat pisah.
awesome moment
kekuatan cinta yg tdk biasa. skrg...kemana danesha? kemana org yg sdh diberi pengorbanan bgitu besar oleh paro, fharell dan andreas? ttp jd pecundang? ttp jd pengecut? yg tdk mengakui darahnya sndiri?
awesome moment
namanya jg digosok makin sip. tu lah gosip
awesome moment
smg andreas ttp jd beteng utk boo dan babynya
awesome moment
kenyataan mmg hrs dihadapi. sepahit p pun. andreas g sepenuhnya salah. bgitupun Boo. Paro jg g salah kecewa. tp...skrg d nyawa yg hrs lbh diperhatikan. toch andreas dan boo g sedarah. g sesusuan jg. takdir kak author mmg rada istimewa. restui mrk lbh aman. krn boo sdh ditangan yg tpt. tangan yg sdh paro dan fharell bentuk dan asuh. yg sdh jelas
awesome moment
duh...bnr2 nekat n boo
awesome moment
smg fharell dan paro menerima dan memahami
awesome moment
duh malah q yg 😭😭😭
ros 🍂: Harap tenang ini ujian kak😭
total 1 replies
awesome moment
leganya...mrk punya rasa yg sama. dan...smg paro dan fharell paham dan merestui
awesome moment
labelnya...bntar lg brubah
awesome moment
antara gumush dan cemas. jd 1. 7 hr lho. lumayan lama.
awesome moment
scra g sadar...boo jg punya rasa yg sama
awesome moment
jgn smp kebablasan y. mendingan bicara terbuka. krn akan menyakitkan banyak org. terutama paro dan fharell
awesome moment
duh...wor2 klo d badai
awesome moment
bnr2 anak dgn hati yg lembht dan teguh bersamaan
awesome moment
😄😄😄andreas mencintai boo. skrg tinggal boo gmn. klo mrk punuabrasa saling, g masalah. toch tdk ada ikatan darah dan...berarti hrs buka kotak pandora yg slama n disimpan rapat dan rapi
awesome moment
sifat melindunginya kloningan fharell bgts.
awesome moment
👍👍👍👍👍
awesome moment
perlindungan dan cinta yg tpt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!