NovelToon NovelToon
Bawang Merah Yang Terluka

Bawang Merah Yang Terluka

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / CEO / Antagonis / Percintaan Konglomerat / Cintamanis / Romansa
Popularitas:2.8k
Nilai: 5
Nama Author: Mami Al

Celina Andreas dijuluki sebagai bawang merah begitu tergila-gila dengan seorang pria sehingga berbagai cara ia lakukan buat menaklukkan hati sang pria incarannya. Meskipun pria itu mencintai adik tirinya.

Berhasilkah Celina menjadi istrinya atau cintanya hanya bertepuk sebelah tangan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mami Al, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 34

Celina tak menyangka Azka datang menyusul ke mall padahal dia tak meminta buat dijemput. "Kenapa kau ada di sini juga?" tanyanya heran.

"Mama yang memberitahunya," Andin malah yang menjawab.

"Memangnya aku tak boleh menjemput istriku?" Azka balik bertanya.

"Ya, boleh saja. Tapi buat apa? Aku 'kan sudah bersama Mama dan sopir," jawab Celina.

"Aku rindu dengan istriku!" kata Azka tersenyum.

Andin yang melihat putranya menggoda Celina hanya mengulum senyum.

Celina cuma tersenyum tipis sembari sekilas menoleh ke arah mertuanya karena malu Azka berani menggodanya di depan Andin.

"Kamu mau makan?" Andin menawarkan putranya kebetulan mereka masih di restoran.

"Tidak, Ma. Aku makan di rumah saja bersama papa," tolak Azka.

"Hmm..ya sudahlah kalau begitu. Ayo kita pulang!" Andin beranjak dari tempat duduknya.

Azka yang berdiri di samping istrinya membantu wanita itu bangkit dari tempat duduknya.

"Terima kasih!" ucap Celina karena Azka telah membantunya.

Azka membalas ucapan Celina dengan senyuman. Ia lalu menggenggam jemari tangan istrinya.

Celina membiarkan Azka menggenggam tangannya karena tak ingin menyakiti perasaan Andin.

"Kalian tadi tidak bertemu dengan Elma dan Tante Ana?" tanya Azka sembari berjalan keluar dari restoran.

"Memangnya tadi mereka di sini juga?" Andin malah balik bertanya.

"Kebetulan jumpa di depan lift bawah, Ma!" jawab Azka.

"Kalau Mama tidak bertemu dengan mereka," kata Andin.

"Apa kau bertemu dengan mereka?" tatapan Azka ke arah istrinya yang berjalan disamping kanannya.

Celina menggelengkan kepalanya.

"Tapi, mereka menanyakan kehamilanmu," ujar Azka.

"Memangnya kamu pernah bertemu dengan mereka? Kenapa mereka sampai tahu kamu hamil?" Andin mengarahkan pandangannya ke arah kirinya.

Celina tak segera menjawab.

"Apa tadi kamu sempat bertemu dengan mereka?" tanya Andin penasaran.

"Iya, Ma!" jawab Celina singkat.

"Kenapa kamu tidak memberitahu Mama?" Andin pura-pura tak tahu padahal sebenarnya dia sudah mengetahuinya dari pengawalnya.

"Karena mereka tak menyentuhku," ujar Celina.

"Kalau mereka berani menyentuhmu, Mama akan menghajar mereka!" geram Andin.

"Makanya aku tidak membalas kata-kata mereka," kata Celina.

"Memangnya apa yang mereka katakan?" Andin penasaran sebab pengawalnya cuma bilang jika menantunya bertemu dengan seorang wanita muda yang sedang hamil dan seorang wanita paruh baya. Tentunya, dia sudah dapat menebak.

"Mereka hanya menanyakan kabarku saja!" Celina berbohong.

"Oh, begitu," Andin manggut-manggut.

Azka sedari tadi cuma diam, ia tak mau memberitahu percakapannya dengan Elma dan Tante Ana. Pastinya, itu hanya membuatnya malu apalagi mereka sedang berada di tempat umum. Dia juga tak mau Andin semakin emosi mendengarnya.

***

Keesokan paginya, Azka berangkat ke kantor lebih awal bersama Papa Angga karena ada rapat mendadak.

"Nanti sore jadi 'kan kita periksa kandungan kamu di rumah sakit?" tanya Andin memastikan.

"Iya, Ma. Jadi, kita berangkat dari sini jam lima sore saja biar tak terlalu lama menunggu. Aku juga sudah menelepon dan meminta nomor antriannya," jawab Celina.

"Mama akan menemanimu, Azka biarkan dia menyusul kita ke sana!" kata Andin.

Celina telah selesai menikmati sarapannya, dia berencana mau mandi selanjutnya berjalan santai keliling taman belakang rumah mertuanya.

Belum meninggalkan ruang makan ponselnya berdering, tertera dilayar bertuliskan 'Papa'. Celina mengernyitkan keningnya, tak biasanya Hendra meneleponnya apalagi dia sudah mengajukan cuti.

Celina pun terpaksa menjawab panggilan itu, "Halo, Pa. Ada apa?"

"Celina, kenapa tidak bilang kalau kamu sedang hamil?" omel Papa Hendra dari kejauhan.

"Buat apa aku memberitahu Papa? Apa selama ini Papa peduli denganku?" balas Celina kesal.

"Celina, kenapa kamu tidak berubah juga? Papa cuma ingin tahu saja. Kamu juga mengajukan cuti dengan alasan mau beristirahat," kata Papa Hendra.

"Ya, aku sengaja berbohong agar istri dan anak kesayangan Papa itu tak menggangguku!" singgung Celina.

"Kenapa kamu selalu berpikiran buruk dengan mereka?" tanya Papa Hendra lagi.

"Semua karena Papa, makanya aku sudah tidak mempercayai mereka meskipun mereka telah berubah!" jawab Celina menyindir sembari mengakhiri panggilannya.

Celina mencoba menahan air matanya, sejak hamil perasaannya sangat halus. Dia mudah tersinggung, kesal dan menangis.

Andin yang posisi berada di belakang Celina mendengar pembicaraan keduanya dengan samar-samar. Ia lantas mendekat dan mengelus lembut punggung menantunya dan berkata, "Mama yakin kamu wanita yang hebat dan kuat. Sebentar lagi Papa kamu akan menyadari siapa yang lebih tulus menyayanginya."

"Terima kasih, Ma!" ucap Celina tersenyum karena sudah diberikan semangat.

1
Aysah Meta
Hhhmmm..gimana ka??Setelah km tahu nanti..Masihkah km ragu dama celina.
Masih cinta km sama si upik abu elma tercintamu
Aysah Meta
Pergimu kurang jauh cell..Jauhlah sedikit,biarkan suami mu rasain🤭🤭
army julianto
aku binci ceritanya MC perempuannya idih najis bnget
army julianto
Thor jangan biarkan azka dg Celina bersatu plisss ceraikan mereka, aku paling tidak suka cerita kek gini TPI unjuknya tidak bisa cerai dan akan saling cinta, idih najis mkan cerita kaya bgini 🙏🙏🙏
falea sezi
kapan cerai nya
falea sezi
kn licik bngt si Elma buruan cerai aja biar. aja mlih Elma yg sok. polos cocok. aska sampah ma. Elma. sampah
falea sezi
bodoh kau celina
falea sezi
jangan ngemis celina
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!