NovelToon NovelToon
Taktik Cantik Sang Tunangan

Taktik Cantik Sang Tunangan

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Pelakor jahat / CEO / Romantis / Dijodohkan Orang Tua
Popularitas:2.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Sabrina Rasmah

Fiora Gabriela adalah definisi nyata dari kesempurnaan. Sebagai putri tunggal dari dinasti bisnis raksasa, kecantikan dan kekuasaannya adalah mutlak. Namun, ada satu hal yang belum bisa ia taklukkan: hati Galang Dirgantara, pria dingin yang menjadi tunangannya demi aliansi bisnis keluarga mereka.
Bagi Galang, Fiora hanyalah wanita arogan yang terbiasa mendapatkan apa pun dengan uang. Ia menutup hati rapat-rapat, sampai akhirnya ia bertemu dengan Mira—seorang gadis dari kalangan bawah dengan hidup penuh kemalangan. Sosok Mira yang rapuh membangkitkan sisi protektif Galang yang belum pernah terlihat sebelumnya. Galang mulai berpaling, membiarkan rasa iba itu tumbuh menjadi cinta yang mengancam status Fiora.
Namun, Galang lupa satu hal. Fiora Gabriela bukanlah wanita yang akan menyerah begitu saja dan menangis dalam diam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Sabrina Rasmah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

"Pukulan Telak sang Ratu Drama"

Galang tidak langsung menjauh. Sebaliknya, ia justru menunjukkan tindakan yang membuat suhu tubuh Fiora naik seketika. Dengan gerakan pelan yang tampak sangat protektif, Galang mengusap kepala Mira.

"Tenang Mira, saya di sini. Kamu aman," ucap Galang dengan nada suara yang tenang, namun matanya melirik tipis ke arah Fiora.

'Omaygoat! Dia inget nggak sih kejadian tadi pagi di hotel?! Bisa-bisanya tangan yang tadi meluk gue sekarang malah ngusap kepala si kuntilanak itu?!' batin Fiora berteriak histeris. Ia merasa seperti baru saja dijatuhkan dari langit ke kubangan lumpur.

Mira, yang merasa mendapat angin segar, semakin mengeratkan pegangannya pada lengan Galang. "Pak... saya masih takut. Nanti di apartemen saya sendirian... gimana kalau orang itu datang lagi?" rengek Mira dengan suara yang dibuat serapuh mungkin.

Mendengar itu, pertahanan Fiora jebol. Ia melangkah maju dengan hentakan sepatu hak tingginya yang berbunyi tajam di aspal. Tanpa ragu, Fiora menyambar tangan Galang dan menghempaskannya menjauh dari kepala Mira dengan kasar.

"Omaygoat, Mira! Terus maksud kamu apa? Kamu mau tunangan saya nemenin kamu tidur di apartemen gitu? Biar kamu merasa aman?" semprot Fiora dengan mata berkilat marah.

Fiora langsung berdiri di tengah-tengah, menghalangi pandangan Mira ke Galang. "Dengar ya, 'debu' jalanan! Galang itu CEO, bukan petugas ronda atau babysitter kamu. Kalau kamu takut sendirian, saya bisa panggilkan sepuluh satpam paling galak buat jaga pintu apartemen kamu 24 jam. Jangan harap Galang bakal ada di sana!"

Fiora menoleh tajam ke arah Galang yang hanya berdiri diam dengan senyum misterius yang sulit diartikan. "Dan kamu, Galang! Jangan lupa kita punya janji makan siang sama Papa dan Mama. Jangan sampai 'urusan debu' ini bikin kita telat, atau aku yang akan kasih kamu kejutan yang nggak bakal kamu lupain!"

Perasaan Fiora campur aduk antara marah dan tekad yang kuat. Perlakuan Galang tadi pagi memberinya dorongan untuk menegaskan posisinya, meskipun ia tahu Galang sedang sengaja menguji kesabarannya dengan menggunakan Mira.

"Maaf Ce Fiora... saya hanya takut dan butuh tempat untuk menyandarkan kesedihan saya ini," ucap Mira dengan suara yang sengaja dibuat bergetar, air matanya kembali luruh satu-satu untuk memancing simpati.

Fiora tertawa sinis, tawa yang terdengar sangat meremehkan. "Terus harus banget tunangan saya gitu? Di dunia ini penduduknya miliaran, Mira. Kenapa sandaran kamu harus selalu pria yang sudah punya calon istri? Kamu nggak punya teman, atau memang selera kamu cuma barang milik orang lain?"

Mira terdiam sesaat, matanya melirik tajam ke arah Fiora. Dalam hati, Mira mulai bertanya-tanya dengan curiga, 'Kok Fiora bicaranya lancar banget? Ketus dan tajamnya kembali lagi. Apa dia sebenarnya sudah sembuh dari amnesianya?'

"Maaf... karena hanya Pak Galang yang bisa nenangin saya," lanjut Mira lagi, kali ini sambil menatap Galang dengan pandangan memohon yang dalam.

"Dasar gundik! Benar-benar nggak tahu malu!" batin Fiora kesal setengah mati. Ingin rasanya ia menjambak rambut Mira saat itu juga.

Fiora menoleh ke arah Galang yang masih diam mematung. "Galang, denger kan? Dia terang-terangan bilang cuma kamu yang bisa nenangin dia. Kamu mau jadi pahlawan kesiangan lagi, atau kamu ingat siapa yang baru saja menghabiskan waktu bersamamu tadi pagi di hotel?"

Fiora sengaja menekankan kata 'hotel' agar Mira mendengarnya. Benar saja, wajah Mira langsung berubah pucat pasi.

"Ayo berangkat, Galang. Papa dan Mama sudah menunggu. Biarkan tim keamanan yang mengantar Mira pulang," tegas Fiora sambil menarik lengan Galang dengan posesif. Ia tidak akan membiarkan Mira menang selangkah pun hari ini.

1
kalea rizuky
karena mc nya tegas gk menye aq ksih hadiah
Nur Sabrina Rasmah: makasih 🙏😍
total 1 replies
kalea rizuky
nah gini donk tegas
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!