Ditinggalkan oleh calon suami seminggu sebelum pernikahan nya membuat hati Alina hancur lebur. Belum mendapatkan jawaban akan maksud calon suaminya yang meninggalkan dirinya, Alina kembali dikejutkan beberapa bulan kemudian akan permintaan pria yang belum menghilang dari hatinya itu.
"Aku mohon padamu, tolong rawat bayi ini. Aku memohon padamu Alina. Jaga Rosa dengan baik." Setelah mengucapkan itu, Edwin menghembuskan nafas terakhirnya.
Bagaimanakah kelanjutan nya? Apakah Alina akan membesarkan nya? atau justru mengikuti egonya? Dan bayi siapa itu sebenarnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Nilam Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menyusun strategi
Wajah manis dengan mata yang berbinar itu berkedip beberapa kali. Menatap lawan bicara nya yang malah hening dan berdiri tegak seperti upacara. Merasakan geli di kakinya, Rosa mengejar kucingnya yang ingin pergi.
"Hei gemoy! Jangan pergi! Nanti kamu hilang." Ujarnya seraya mengelus lembut kucing.
"Paman mau bertemu mommy? Mommy ada disana. Bukan disini, apa mau dipanggil kan?" Seketika dia sadar dan harus segera merespon ucapan Rosa.
"Eh, begini.... Tadi ada pembeli yang datang dan membeli dua kue."
"Iya, lalu? Kenapa paman?"
"Itu teman paman. Jadi, saat menelpon dia menyebutkan namamu. Jadi, paman pikir mau beli juga. Bisa ambilkan?" Jelasnya dengan susah payah merangkai kata-kata.
"Mau beli ya.....sama mommy saja. Sekarang Rosa main."
"Baiklah." Tidak ingin dicap sebagai penculik, dia lebih baik segera pergi, ingin sekali dia membawa Rosa dari sini. Tapi itu tidak mungkin. Jadi, dia mundur perlahan dan menatap sekilas Alina yang sibuk dengan pesanan.
"Ayo gemoy kita main lagi." Rosa tampak tidak peduli dengan pria yang dipikir pelanggan sang mommy.
"Tuan....." Panggilnya setelah melihat sosok yang dicarinya datang.
"Dimana kau parkirkan mobil?" Tanyanya.
"Disana tuan." Jelasnya.
"Kita pergi."
"Kemana Tuan? Bukankah Tuan masih ada jadwal?" Tanyanya.
"Ada jadwal yang lebih penting. Kau tau..... Aku sudah menemukan Rosa ku. Dia sudah tumbuh dengan baik, wajahnya.... Wa-jahnya seperti Rhea. Dia sangat cantik, manis dan sehat." Jelasnya mengingat kembali pertemuan dengan Rosa.
"Sungguh Tuan?" Ujarnya tak percaya.
"Iya, aku juga tidak percaya. Aku bertemu.... Aku melihatnya sendiri. Dia ada dihadapan ku, melihat ku.... Melihat ku Sam! Dia ada didepan ku." Setitik air mata turun dari ujung matanya.
"Lalu, kenapa tidak tuan bawa saja?" Usulnya.
Kepala itu menggeleng. "Tidak, mungkin dulu aku berpikir begitu. Tapi sekarang, aku berpikir lain. Kalau aku membawanya paksa dia akan ketakutan, dan itu menganggu psikologis nya. Aku tidak ingin, itu terjadi. Aku ingin dia mengenal ku, memiliki perasaan dan sukarela tanpa paksaan." Jelasnya.
"Kalau begitu, mau sampai kapan tuan? Ikatan itu pastinya sudah ada, hanya tinggal menunggu saja. Bisa dikatakan langsung pun rasanya bisa Tuan. Usianya juga sudah cukup untuk mengerti. Kecuali......"
"Kecuali apa?" Tanyanya penasaran menunggu lanjutan kata-kata itu.
"Ada ayahnya. Maksudku, wanita itu sudah menikah dan menjadikan Rosa sebagai putrinya. Keluarga sempurna Tuan." Jelasnya membuat tuannya terdiam.
"Tidak, wanita itu tidak mungkin menikah."
"Kenapa tidak Tuan? Hidup tetap berjalan, dia pastinya butuh seorang pria, terlebih.... Ada anak yang hari dibesarkan dengan biaya yang tidak sedikit."
"Dia bekerja, kalau sudah menikah kenapa dia tetap bekerja?"
"Tuan, disini tidak sama dengan negara kita. Wanita disini tetap bekerja meskipun mereka sudah menikah atau belum. Biasanya karena banyak faktor."
"Tidak, aku merasa.... Dia belum menikah."
"Lalu? Kalau belum kenapa tuan?"
"Ya, itu lebih mudah.... Sudahlah! Mana kunci mobil! Aku mau pergi!"
"Kemana Tuan, aku antar saja ya."
"Tidak! Aku sendiri, kau tunggu disini. Jaga Rosa ku!"
"Maksud tuan?" Tanyanya tidak paham.
"Kau jaga, ikuti Rosa dan temukan rumah nya! Pokoknya sekarang harus berhasil atau..... Gaji mu ku potong!"
"Trus saya pakai apa tuan? Mobil, tuan pakai."
"Ya pikir pakai kepala mu! Aku harus menyusun strategi sekarang, aku tidak akan kehilangan Rosa ku lagi! Pelan tapi pasti aku akan dapatkan Rosa ku."
Bersambung.....
Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak 🥰 🥰 🙏