NovelToon NovelToon
Tolong!!! Di Sini Banyak Setan

Tolong!!! Di Sini Banyak Setan

Status: sedang berlangsung
Genre:Matabatin / Horror Thriller-Horror
Popularitas:99.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ichageul

Setelah mengalami kecelakaan, mata batin Nino terbuka. Pemuda berusia 20 tahun itu jadi bisa melihat makhluk astral di sekitarnya.

Sejak tersadar dari komanya, pemuda itu selalu diikuti oleh arwah seorang wanita muda yang dilihatnya ketika kecelakaan terjadi.

Karena tak kuat terus menerus harus melihat makhluk astral, Nino meminta bantuan Pamannya untuk menutup mata batinnya. Sang Paman pun memberikan doa agar bisa menutupi mata batin.

Alih-alih menutup mata batin, kemampuan Nino yang awalnya hanya bisa melihat, justru berkembang jadi bisa berkomunikasi dengan para arwah.

Tak mau menderita sendirian, Nino pun meminta sahabatnya yang penakut, Asep untuk ikut membaca doa dengan dalih supaya menjadi berani. Dan ketika Asep mengamalkannya, sama seperti Nino, pemuda itu juga bisa melihat makhluk halus.

Kejadian demi kejadian aneh terus menimpa kedua sahabat tersebut. Lewat petunjuk dari makhluk astral, mereka bisa mengungkap kejahatan kasus kriminal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichageul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pengakuan

Kelopak mata Anton bergerak-gerak ketika bau disinfektan terendus indra penciumannya. Ketika matanya terbuka, ruangan serba putih langsung menyapa indra penglihatannya. Pria itu terkejut ketika melihat Maya berdiri di ujung ranjangnya.

“Maya..” panggil Anton dengan suara gemetar.

“Kenapa Mas membunuh ku? Kenapa Mas membunuh anak kita? Apa salah ku, Mas? Selama ini aku selalu berusaha memuaskan mu, memberikan yang terbaik. Hanya kamu yang menyentuh ku.”

“Pergi.. pergi.. jangan ganggu aku.”

“Kamu harus bertanggung jawab, Mas. Akui kesalahan mu.”

“Tidak. Pergi.. PERGI!!”

Teriakan kencang Anton tentu saja mengejutkan petugas medis dan beberapa pasien yang ada di IGD terkejut. Miko dan Iqbal yang sudah sampai di rumah sakit, segera mendekati ranjang Anton. Miko langsung menuju Majalengka setelah mendapat kabar dari Nino. Tentu saja Maya yang mengabari pemuda itu.

SREEK!

Tirai yang menutupi ranjang Anton dibuka oleh Miko. Nampak pria itu berbaring di ranjang dengan mata terus menatap ke ujung ranjang. Wajahnya terlihat pucat, seperti orang ketakutan.

“Pak Anton,” tegur Miko.

“To.. tolong saya. Suruh dia pergi!”

“Siapa?” tanya Iqbal bingung.

“Maya. Suruh dia pergi.”

Saat Iqbal akan menjawab, Miko menggelengkan kepalanya. Pria itu langsung menebak kalau saat ini Anton tengah didatangi arwah Maya.

“Kenapa dia disuruh pergi? Dia ke sini mau menjenguk mu.”

“Tidak.. itu tidak mungkin. Dia bukan Maya!”

“Perhatikan baik-baik. Perempuan di samping ku ini benar Maya kan?”

Melihat arah pandang Anton, Miko yakin kalau maya berdiri di sampingnya. Dia sengaja mengatakan itu untuk memancing Anton mengatakan yang sebenarnya. Sementara Iqbal yang masih bingung, hanya diam memperhatikan situasi.

“Tidak, itu bukan Maya. Maya sudah mati!”

“Benarkah? Kalau Maya sudah mati, lalu dia siapa?”

“Dia bukan Maya! Maya sudah mati!” ulang Anton semakin ketakutan.

“Bagaimana kamu tahu kalau Maya sudah mati?”

“Maya sudah mati! Aku yang membunuhnya! Aku juga yang menguburkan mayatnya!”

Sontak Miko dan Iqbal saling berpandangan. Senyum tipis tercetak di wajah Miko. akhirnya Anton mengakui kalau dirinya yang sudah membunuh Maya. Miko mendekat dengan membawa borgol di tangannya. Pria itu segera memborgol tangan Anton ke ranjang yang ditidurinya.

“Kenapa saya diborgol?” tanya Anton bingung.

“Anda ditangkap karena sudah menghilangkan nyawa Maya. Anda juga menguburkannya, lalu menyamarkan jejaknya dengan membayarkan uang cuti kuliah. Selain itu, anda juga ditangkap untuk percobaan pembunuhan pada Nino dan Asep.”

“Tidak.. tidak.. saya tidak bersalah.”

Anton berusaha melepaskan tangannya yang terborgol ke ranjang. Pria itu semakin panik ketika Maya semakin mendekat.

“Pergi! Pergi!!”

“Aku tidak akan pergi sampai aku melihat sendiri kamu mendekam di penjara. Kamu layak mendapatkannya, Mas.”

“Tidak. Pergi!! Pergi!! PERGI!!!”

Anton mengamuk, dia melemparkan bantal pada Maya dan tentunya hanya mengenai ruang kosong. Pria itu terus berteriak hingga dokter memutuskan memberinya obat penenang. Miko segera mengurus pemindahan Anton ke rumah sakit di Bandung. Pria itu harus segera menjalani penyidikan.

***

Mendengar Anton sudah tertangkap, tentu saja membuat Nino dan Asep senang. Setidaknya mereka sudah bisa hidup tenang. Selain Maya tidak akan mengganggunya lagi, nyawa mereka juga tidak akan berada dalam bahaya pasca tertangkapnya Anton.

Lain dengan Nino dan Asep yang merasa senang dan lega, semua civitas akademi di kampus Tunas Harapan dibuat terkejut dengan tertangkapnya Anton. Mereka tidak menyangka Anton yang terkenal baik, ramah dan juga disenangi banyak mahasiswa ternyata tega menghabisi nyawa Maya, mahasiswinya sendiri.

Kabar perselingkuhan Anton dan Maya juga memberikan guncangan pada pihak kampus. Secara tidak langsung apa yang Anton lakukan sudah mencoreng institusi pendidikan dan juga tenaga pendidik dan pengajar. Nama baik Anton runtuh seketika.

Terkejut dan sakit hati dengan apa yang dilakukan suaminya, Raisa, istri Anton langsung menuntut cerai pria itu. Ibarat sudah jatuh tertimpa tangga, sudah tertangkap dan dijadikan tersangka, Anton juga mendapat gugatan cerai dari sang istri. Dia akan mendapat dua status baru secara bersamaan, yakni narapidana dan duda.

Sambil membawa minuman dingin di tangannya, Nino dan Asep berjalan meninggalkan kantin. Keduanya memilih menikmati minuman di tangga gedung fakultasnya. Saat di kantin tadi, banyak mahasiswa yang membicarakan tentang Anton.

“Kira-kira Pak Anton dihukum berapa lama?” tanya Nino sambil menyeruput minumannya.

“Teu nyaho. Tapi pasti bakalan lila. Apanan manehna lain ngabunuh Maya hungkul, tapi ngabunuh calon anakna oge. Terus nitah jelema ngabunuh urang oge. Pasti lila (Ngga tahu. Tapi pasti bakalan lama. Kan dia ngga bunuh Maya aja, tapi bunuh calon anaknya juga. terus nyuruh orang bunuh kita. Pasti lama).”

Saat tengah berbincang, tiba-tiba saja Maya muncul di antara mereka. Penampilan Maya sekarang sudah lebih bersih.

“Nino, Asep, makasih ya udah bantu aku. Sekarang aku udah tenang. Mayat ku sudah ketemu dan Anton juga sudah ditangkap. Tapi, apa aku bisa minta tolong lagi?”

“Minta tolong apa nih?” tanya Nino dengan nada curiga.

“Karena kasus ku sudah selesai, mayat ku bisa diambil oleh Kakak ku. Kalau kalian bertemu dengannya, katakan kalau aku tidak marah padanya. Dan sampaikan maaf ku padanya karena aku sudah menghilang tanpa kabar. Aku sayang pada semua Kakak ku.”

Tiba-tiba saja Nino dan Asep merasa terharu mendengar apa yang dikatakan Maya. Hantu wanita itu melambaikan tangannya. Perlahan namun pasti, wujudnya mulai terlihat transparan hingga akhirnya menghilang begitu saja di depan Nino dan Asep.

“Jirr.. naha aing jadi sedih kieu (Jirr.. kenapa gue jadi sedih kaya gini,” ujar Asep seraya menyusut sudut matanya yang berair.

“Sebenarnya kasihan juga si Maya. Tapi sekarang dia udah tenang.”

“Aamiin.. semoga saja.”

“Kalian baik-baik saja?”

Sekarang di depan mereka sudah berdiri Eris. Hantu yang sempat menghilang.

“Lo kemana aja sih?” kesal Nino.

Melihat kemunculan Eris, Asep pun langsung melontarkan kekesalannya.

“Maneh mah, giliran dibutuhkeun ngadon ngaleungit (Elo mah, giliran dibutuhin malah ngilang).”

“Maaf, aku ngga ada maksud ninggalin kalian.”

Eris pun menceritakan apa yang terjadi padanya ketika melihat Nino dan Asep diserang preman dan diganggu setan. Nino dan Asep yang semula emosi, mulai mengerti keadaan Eris.

“Ris, lo matinya kaya gimana sih? Lo udah mati kan makanya gentayangan kaya gini.”

“Ngga tahu.”

“Ngga tahu gimana?”

“Pas aku bangun, aku udah kaya gini. Pas ketemu orang-orang, mereka ngga bisa lihat aku dan aku ngga bisa menyentuh mereka. Terus aku lihat kamu di rumah sakit.”

“Tapi lo kok bisa langsung akrab sama gue?”

“Pastinya kenapa aku ngga tahu. Tapi yang jelas, kamu tuh kaya punya magnet yang bisa narik aku dan rasanya aku sudah mengenal mu.”

“Masa?”

Nino menggaruk kepalanya yang tak gatal. Seingatnya dia tidak pernah bertemu Eris sebelumnya. Pertama kali dia melihat Eris, ketika mengalami kecelakaan. Di saat itulah dia melihat Eris terbaring tak jauh darinya dengan kepala berlumuran darah.

“Jadi lo ngga ingat kejadian sebelum jadi hantu?” tanya Asep penasaran.

“Ngga.”

“Ya salam, habis hantu trauma, terbitlah hantu amnesia,” Asep menepuk keningnya.

“Dari pada kalian ngurusin aku, mendingan kalian ke rumah sakit sekarang.”

“Ngapain?”

“Kakaknya Maya udah datang mau ambil jenazahnya Maya.”

“Ya udah ayo cabut.”

Bergegas Nino dan Asep menuju parkiran motor. Untung saja jadwa kuliahnya sudah selesai untuk hari ini. Keduanya menuju Rumah Sakit Hasan Sadikin di mana jenazah Maya berada.

***

Ada lagi, hantu amnesia🤣

1
sri supadmi
mulai pinter ya upin ipin 🤣
Zuhril Witanto
tuh udah di kasih liat ..daripada kepo kan 😂😂😂
Zuhril Witanto
yang penting menang ya sep🤣🤣🤣
Zuhril Witanto
😂😂😂
Zuhril Witanto
ya Allah...sakit perut 🤣🤣🤣
@🤎◌ᷟ⑅⃝ͩ●ꨄIႶძiჁმᦗ●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
nah itu pembuktian kalo duo cetet jiwanya udah lengket....gk bisa terpisahkan....sampe punya pemikiran yg sama😔
Zuhril Witanto
😂😂😂
Siti Siti Saadah
dasar dou kancing cetet usil 🤣
Siti Siti Saadah
ya ampun namanya kurang panjang nino. agul nya si nino 🤣
choowie
beuh
Paula Abdul
beuh.... tuh detektif kancing cetet klu ga jail ga idup dia 🤣🤣🤣🤣
Paula Abdul
wkwkwkwkwk....
Nino sama Asep bagi² rejeki tuh bang Miko, berhubung bang Miko n Bang Iqbal ga bisa lihat hantunya ya kebagian gendong hantunya aja deh, nanti gantian gendongnya ya bang Miko n bang Iqbal 🤣🤣🤣🤣
tehNci
Nah...bener ini. Kedua pakPol harus ada usaha lebih biar dapet info lebih banyak. Salah satunya dengan membawa narasumbernya langsung
tehNci
Jipang mah nama makanan manis semacam tengteng. Pantesan Nino orangnya manis😂
dewi rofiqoh
🤣 🤣 🤣 🤣 🤣 Bang miko maafin asep ama nino ya
mom'snya devadhamian
jail pisan ih si Asep jeng si nino🤣🤣karunya ih eta pak pol Miko berateun ngagendong hantu baper😁
@🤎◌ᷟ⑅⃝ͩ●ꨄIႶძiჁმᦗ●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
congratulation 👏🏻👏🏻👏🏻👏🏻
selamat ya Asep kamu the winner 👍🏻
@🤎◌ᷟ⑅⃝ͩ●ꨄIႶძiჁმᦗ●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
ternyata hantu juga butuh hiburan ya .....mungkin di alamnya sebangsa makhluknya dede mit gk ada yg mau di kerjain .....😜🤭
Ani
pinter si Badri nemploknya langsung ke Miko..encok gak tuh si Miko🤣🤣
@🤎◌ᷟ⑅⃝ͩ●ꨄIႶძiჁმᦗ●⑅⃝ᷟ◌ͩ☘𝓡𝓳
ahahahahhaha.....jurig oge aya anu sieun nya ninggali wajah anu lebih serem dari manehna 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!