NovelToon NovelToon
Brondong Angkuh Itu Suami Ku

Brondong Angkuh Itu Suami Ku

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Diam-Diam Cinta / Dijodohkan Orang Tua / Aliansi Pernikahan / Nikah Kontrak / Berondong
Popularitas:6.2k
Nilai: 5
Nama Author: Iis Surya

Viola pranindhita(29) seorang perempuan independen yang sukses di segala bidang usaha hingga berhasil menjadi CEO perusahaan ternama.terpaksa menerima perjodohan nya dengan Evan Erlangga(27). seorang pembisnis muda yang sekaligus saingan bisnis nya yang terkenal angkuh dan dingin terhadap wanita..
akankah keangkuhan, keras kepala, dan sifat individulis dari ke duanya bisa menciptakan sebuah ikatan rumah tangga yang manis dan romantis???Jika ada trauma di masa lalu tentang pernikahan...bagaimana cara mereka untuk berusaha memahami tentang arti pernikahan yang sebenarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Iis Surya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Harapan yang sirna.

Viola terdiam mendengar penjelasan evan, wajahnya datar... namun hatinya bergemuruh dengan luapan hati, yang seakan menunggu waktu untuk meledak.

"Jadi, maksud kamu Rico yang menceritakan semuanya pada kakek..? " tanya Viola pelan, dia berusaha menahan emosinya..dia masih bisa memandang suaminya dengan lembut.

"Lalu, menurutmu kita harus bagaimana..?" lanjutnya meminta kepastian

Evan terdiam mendengar pertanyaan demi pertanyaan yang di lontarkan Viola. tapi sungguh, sampai saat ini dia masih berada dalam kebimbangan antara Viola atau kakek yang selama ini merawatnya dari kecil.

"Kamu ragu evan..? " lanjut Viola melihat kegelisahan di wajah evan.

"Bukan begitu vi, aku benar-benar mencintaimu.. tapi aku juga tidak bisa meninggalkan kakek begitu saja... apalagi, dua manusia itu masih bersama kakek.. " evan menggeser tubuh nya mendekati Viola.

"Aku perlu waktu vi, seperti kamu bilang.. kita Backstreet aja dulu... jangan sampai kakek atau nenekmu tau... "

Viola tersenyum getir..

"Evan, kamu juga tau kan...beberapa terakhir ini aku sudah meyakinkan diri ku.. bahwa aku benar-benar sudah jatuh cinta sama kamu... tapi, melihat kegelisahan di mata kamu.. entah kenapa aku mulai merasa ragu.. "

"Vi... jangan ragu, aku punya tidak merasa ragu... aku mencintaimu sejak lama, tapi aku juga tidak bisa meninggalkan kakek... aku harap kamu ngerti itu.. "

"Kamu tidak bisa meninggalkan kakekmu, padahal sudah jelas dia memanfaatkan aku untuk usaha kalian.. apa aku masih punya alasan untuk mempercayai kalian lagi..? "

"Vi...aku mohon kali ini saja, beri aku kesempatan ..aku akan menjelaskan pada kakek semuanya tentang kita.. "

"Apa kamu pikir,kakek akan bisa Terima penjelasan kamu begitu saja... Sejak awal dia hanya ingin memanfaatkan aku.. karena itu dia menjodohkan kita... bodoh nya lagi, nenek ku percaya begitu saja...".ujar Viola berusaha menahan genangan air di pelupuk matanya.

"Dan, kamu tau evan siapa yang paling bodoh..? itu aku, aku paling bodoh evan.. jelas-jelas aku yang mengajukan kontrak itu.. tapi kenapa aku malah jatuh cinta sama kamu...! " Viola menatap evan dengan tajam.. air mata, tak bisa di bendungnya lagi.

"Vi, jangan seperti ini... akupun sama seperti mu.. tapi, aku tidak pernah menganggap pernikahan kita sekedar aliansi, pernikahan kontrak atau apapun itu... bisa menikah denganmu itu adalah impianku... " evan menggenggam tangan Viola dengan erat.

"Cukup evan,.. aku tidak mau terlihat bodoh lagi, aku tidak mau terjebak dengan perasaan ku lagi.. aku juga tidak mau membuatmu gelisah di antara dua pilihan.. "

"Maksud kamu...? "

"Aku tidak mau melihat mu menderita, dan aku juga tidak mau di kekang oleh kakekmu lagi... kalian sudah mendapatkan keinginan kalian.. perusahaan kalian sudah kami bantu hingga masuk ke pasar global.. jadi... lepaskan aku.. "

Evan menatap Viola, matanya seakan di penuhi dengan kabut hingga dia tidak bisa melihat dengan jelas raut wajah Viola yang juga memendam kesedihan.

"Kamu ingin aku melepasmu..? " tanya evan dengan suara parau.

"Kita harus realistis evan... kamu adalah pewaris perusahaan kakekmu, begitupun aku... kita tidak di takdirkan untuk bahagia dengan cinta... betul kata kakekmu,.. kita adalah pengusaha.. yang seharusnya tidak memiliki perasaan tentang cinta.. "

Evan tertegun mendengar ucapan Viola.. dia sama sekali tidak menyangka Viola akan dengan mudah menyetujui permintaan kakeknya.. tanpa memberi kesempatan untuknya.

"Sekarang pulanglah.. urusan perceraian biar pengacara ku yang mengurusnya.. " Viola beranjak dari duduknya melepas genggaman evan.

"Jadi ini, benar-benar keinginan mu... ? " Evan bangkit dari duduknya dan menatap Viola tajam.

"Iya, ini keputusan ku... sudah hampir satu bulan ini kita Backstreet, tapi kamu masih ragu dan tidak ada kepastian tentang hubungan kita... lebih baik, kita akhiri sampai disini.. dan kita jalani hari kita, seperti awal kita belum menikah.. "

"Apa kamu bisa melakukan itu vi...? "

"Bisa, aku yakin bisa... begitupun kamu... kamu harus bisa evan.. kelanjutan perusahaan tergantung padamu... jangan Sia-sia kan harapan kakekmu... "

"Baik, jika ini keputusan mu... aku menerimanya.. semoga kamu bisa bahagia tanpa aku vi.. " evan menatap Viola .

"Boleh aku memelukmu...untuk terakhir kalinya..?"pinta evan dengan suara bergetar. Viola menghampiri evan dan memeluk laki-laki itu dengan erat. sekuat tenaga ia menahan tangis dan sesak di hatinya.

Evan memeluk Viola erat dan mencium kening nya lembut. Air mata jatuh di pipinya menetes ke wajah Viola.

"Aku mencintaimu vi... dan itu tidak akan pernah berubah.. . "

Viola melepaskan pelukan evan, ia tidak mau pelukan ini mempengaruhi keputusannya. Biarlah rasa sakit ini di tanggungnya sendiri... agar evan tidak lagi kehilangan keluarganya.

"Pulanglah sudah malam... ".Ujar Viola datar.

Dengan berat evan melangkah keluar meninggalkan apartemen Viola... dengan langkah gontai,Viola melangkah menuju balkon menatap kepergian evan.

"Maafkan aku evan,... aku mencintaimu.. tapi aku tidak mau harga diri keluargaku hancur karena keegoisan kakekmu.. " gumam Viola lirih.. air mata menghujani pipinya dengan deras.. dia tidak bisa berpura-pura lagi.. rasa sakit melepaskan evan ,tenyata sama sakitnya ketika dia melihat perceraian ayah dan ibu nya dulu..

Keharmonisan keluarga cemara yang dia dambakan hanyalah sebuah impian yang tak berujung.. karena nyatanya, diapun harus mengalami perceraian itu.

...****************...

Viola merebahkan tubuhnya di kasur, sementara bella duduk di sisi tempat tidurnya.

"Apa kamu baik-baik aja vi..? " tanya bella khawatir melihat wajah Viola yang sembab... terus terang bella tidak pernah melihat Viola menangis. meskipun itu masalah perceraian orang tuanya sekalipun, Viola hanya terdiam. Namun kali ini,suara Viola yang hampir habis dan mata yang hampir tertutup rapat menjadi bukti sesakit apa dia semalam meluapkan kesedihan nya.

"Aku sakit bell... "desah Viola pelan.. seakan dia berusaha bernapas dalam himpitan beban yang sangat berat.

"Mau periksa ke dokter, biar aku telepon dokter nya ya..? "

Viola menggeleng pelan, matanya nanar menatap langit-langit kamar..

"Ternyata benar ya..berumah tangga itu cobaan nya dari berbagai arah... nggak dari kitanya, dari pihak keluarga... padahal, aku dulu sempat berharap aku akan memiliki keluarga yang harmonis... jika saja kakek tidak bilang dia telah memanfaatkan keluargaku... mungkin aku akan sekuat tenaga mempertahankan evan... "tutur Viola sambil mengatur napasnya yang terasa berat.

"Vi... aku nggak akan bisa menyuruhmu untuk bersabar, karena aku tau... proses kamu pasti tidak mudah untuk memutuskan semua ini.. apa pun keputusan mu... jadilah Viola yang selalu ku kenal.. Viola yang selalu tegar dalam situasi apapun... aku selalu disini mendukung mu.. "

Viola bangun dan duduk di sebelah bella.

"Aku butuh penenang bell..sudah dua hari aku nggak tidur.. kepala ku pusing.. "

Bella mengangguk pelan mendengar ucapan Viola.. Diam-diam dia menghapus air mata nya. sungguh dia tidak pernah menyangka ,Viola yang di kenalnya sebagai wanita kuat ternyata bisa sehancur ini.

"Aku telepon dokter fitri ya.. kamu berbaring aja.. "

Viola kembali merebahkan tubuhnya.. sementara bella beranjak untuk menelepon dokter keluarga mereka.

Sepintas ia berbalik menatap Viola.. hatinya merasa ikut sakit melihat sahabat masa kecilnya terbaring lemah tak berdaya.

"Mungkin seharusnya dulu aku tidak memintamu untuk membuka hati untuk evan, maafkan aku vi.. " gumam bella lirih penuh penyesalan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
kalea rizuky
hahaha kapok lu salah sendiri goblok nurut aja kata kakek lu yg sombong g inget dia perusahaan stabil. karena siapa emank tua bangka g tau diri sama kayak lu yg plin plan
kalea rizuky
nah gini donk cwok plin plan g tegas buang aja ke laut
kalea rizuky
viola bodoh.. lakinya plin plan males deh
sarinah najwa
ulet bulu pemenangnya si tiara, dan rico pijakaanya author pendukungnya😀🙏
kalea rizuky
laki. tolol cerai aja. vi moga dpet ganti berondong baik gk. plin plan gk. goblook
M ipan
halo kak jika berkenan mampir juga ya🙏
Rian Moontero
lanjuuuttt👍😍
Debby
🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!