NovelToon NovelToon
Cintai Aku, Suamiku

Cintai Aku, Suamiku

Status: tamat
Genre:Diam-Diam Cinta / Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Triyani

Nalendra Adiwijaya terpaksa menerima perjodohan dengan Kinan Artanegara, karena kekasih hatinya kabur di hari pertunangan mereka.

Kinan yang sudah lebih dulu jatuh cinta pada Nalen sejak usia remaja pun begitu bahagia saat bisa menikah dengan pria itu.

Sayang, indahnya pernikahan yang diimpikan oleh Kinan bertolak belakang dengan pernikahan yang dia jalani bersama dengan Nalen.

Karena sikap acuh Nalen, Kinan pun harus merasakan kesakitan dan kecewa yang teramat mendalam karena kerap di abaikan oleh suaminya sendiri.

Lalu, bagaimana dengan nasib pernikahan Kinan dan Nalen? Saat masa lalu Nalen kembali. Bahkan di saat Kinan belum bisa meluluhkan hati sang suami??

yukk simak kisah mereka di sini....
Bantu follow ya...
ig :author_triyani
tiktok :triyani_87

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CAS.Bab 33

...🌸🌸🌸...

...~Happy Reading~...

*

"Baiklah, hari ini ayo kita pacaran. Habiskan waktu luang Mas dan juga kuras habis isi dompet Mas,"

"Wah, kalau begitu kamu harus beli beberapa unit apartemen, mobil mewah, dan rumah mewah kalau mau menghabiskan isi domperku. Sepertinya, habis ini kamu akan kaya raya dan aku jatuh miskin,"

Keduanya pun akhirnya tertawa lepas bersama. Tawa yang begitu riang setelah sekian lama tawa itu hilang dari kehidupan masing masing.

"Ya sudah, ayo kita pergi sekarang." Ajak Nalen yang sudah menyelesaikan makan nya.

"Ya sudah, ayo." Keduanya pun kembali beranjak meninggalkan cafe itu menuju ke sebuah mall untuk menghabiskan waktu yang tersisa sebelum malam tiba dan mereka harus kembali pulang ke rumah.

Interaksi antara Kinan dan Nalen pun kini sudah mulai mencair dan tidak sekaku kemarin. Bahkan kini keduanya sudah mulai bergandengan tangan saat tengah berjalan bersama.

“Mas mau nonton film apa?” tanya Kinan.

Saat ini keduanya sudah berdiri di depan sebuah loket pemesanan tiket nonton di bioskop yang ada di mall itu.

Disana berjejer film yang tengah diputar hari ini. Jam penayangan nya masih sekitar 30 menit lagi untuk setiap film nya. Jadi, masih ada waktu untuk keduanya memikirkan film apa yang akan mereka tonton hari ini.

“Mas jarang nonton, jadi aku tidak tahu film mana yang bagus. Lebih baik, kamu saja deh yang pilih. Mas benar benar tidak tahu,” jawab Nalen yang memang jarang nonton ke bioskop seperti saat ini.

Hampir 80% kehidupan Nalen hanya diisi dengan pekerjaan. Makanya, Nalen memang sedikit kurang update masalah anak muda yang salah satu nya adalah nonton di bioskop.

“Baiklah kalau begitu, Mas suka horor nggak?” tanya Kinan karena dari beberapa film yang tengah di putar ada satu film horor yang tengah banyak diperbincangkan karena katanya lumayan bagus dan seru.

“Nggak Mas suka, alur ceritanya suka nggak jelas. Nikmatin filmnya nggak yang ada malah jantungan, eh ending malah bikin kita bengong karena ga tahu arah nya kemana,” jawab Nalen.

“Katanya ga suka nonton, tapi tahu kalau film horor kebanyakan alur cerita nya gitu.” gumam Kinan yang kembali melihat lihat kira kira film apa yang ingin dia tonton bersama pacar barunya itu.

“Bagaimana kalau yang itu saja, sepertinya filmnya bagus. Aku lihat di ig nya, semua yang nonton nggak ada yang nggak nangis. Gimana?” tanya Kinan lagi sembari menunjukkan salah satu film yang katanya menguras air mata.

“Boleh, ayo kita coba nonton itu saja,” jawab Nalen yang akhirnya memutuskan untuk menonton film yang tadi di tunjuk oleh Kinan.

Keduanya pun akhirnya memesan tiket film itu. Sambil menunggu film nya diputar, Kinan dan Nalen pun memutuskan untuk membeli satu cup besar popcorn dan dua minuman dingin untuk menemani mereka selama nonton di dalam.

Setelah membeli makanan dan minuman untuk menemani di sepanjang menonton, keduanya pun kembali duduk di kursi tunggu sampai waktu penayangan tiba.

Seketika keduanya pun menjadi pusat perhatian para pengunjung yang sama sama akan menonton film di sana. Dan yang menjadi fokus utama para pengunjung rupanya sang CEO yang hari ini begitu tampil begitu mempesona di mata para kaum hawa.

Celana bahan yang dipadupadankan dengan kemeja panjang yang pas dibadan dengan bagian lengan yang digulung hingga siku, kian membuat tampilan Nalen benar benar memukau.

Bagi para pecinta drama pasti akan tergila gila dengan pesona Nalen karena begitu mirip dengan para CEO yang selalu digambarkan di drama drama tersebut.

Wajah tampan dengan tinggi badan hampir 180. Belum lagi penampilan yang begitu maskulinitas. Dan pria seperti itu adalah idaman para kaum hawa di muka bumi.

"Kenapa semua orang yang datang, melihatku seperti itu?" Tanya Nalen saat menyadari jika dirinya menjadi pusat perhatian. Terlebih oleh para kaum hawa yang ada di sana.

"Mas nggak tahu ya, kalau Mas itu gantengan nya kebangetan. Makanya jadi pusat perhatian banyak orang. Terlebih para cewek cewek itu," jawab Kinan dengan nada yang sedikit kesal saat begitu banyaknya yang memperhatikan suaminya.

"Kamu ngomong apa sih? Cemburu ya?" Goda Nalen menarik pinggang Kinan agar lebih mendekat ke arah nya.

Set

Deg

Jantung Kinan kembali berdisko dong, saat wajahnya dengan wajah Nalen begitu dekat seperti saat ini. Bahkan Kinan bisa merasakan hawa panas yang berasal dari nafas Nalen yang berhembus tepat di depan wajahnya.

"Ti_tidak, kenapa juga aku harus cemburu," jawab Kinan berkilah, sembari mendorong tubuh Nalen agar sedikit berjarak.

"Benarkah? Aku kira kamu akan cemburu kalau aku diperhatikan oleh wanita lain," jawab Nalen sembari kembali menegakkan posisi duduknya.

"Bukan begitu, mereka kan cuma lihatin Mas. Jadi kenapa harus cemburu, beda cerita kalau mereka berani mendekat apalagi godain Mas," jawab Kinan dengan cepat saat melihat raut wajah Nalen yang memancarkan sebuah kekecewaan.

"Lalu, apa yang akan kamu lakukan kalau mereka berani mendekat, apalagi berani menggodaku?" Tanya Nalen lagi yang kembali menarik pinggang Kinan hingga tubuh mereka saling menempel satu sama lain.

"Ja_jangan begini, malu. I_ini tempat umum," jawab Kinan terbata karena terlalu gugup saat Nalen kembali memeluk pinggangnya.

"Oh, berarti kalau di rumah boleh dong?" Bisik Nalen tepat di depan wajah Kinan hingga membuat wajah cantik dan imut itu memanas, lalu merah merona.

Melihat istrinya hanya diam membeku, Nalen pun kian memajukan wajahnya. Bahkan pria itu sudah memiringkan kepalanya untuk mempertemukan bibir keduanya, sebelum akhirnya gagal karena sebuah pemberitahuan bahwa film yang akan mereka tonton akan segera dimulai.

Tersadar dari lamunannya, Kinan pun langsung mendorong tubuh Nalen lalu memberi jarak sebelum akhirnya bangkit dari duduknya.

"Fi_film nya akan dimulai. Ayo, kita masuk," ajak Kinan sembari mengatur degup jantung nya yang menggila karena ulah Nalen.

Kinan pun berjalan lebih dulu, meninggalkan Nalen yang terkekeh di tempatnya saat melihat betapa lucunya wajah istrinya itu saat ini.

Setelah bisa mengendalikan dirinya, Nalen pun akhirnya menyusul sang istri yang sudah lebih dulu masuk ke dalam bioskop itu.

Nalen pun mengikuti langkah sang istri yang menuju ke salah satu kursi yang ada di pojokan. Karena yang tersedia hanya tinggal di area itu saja saking larisnya tiket film itu.

Keduanya pun kini tengah fokus menonton film yang ternyata begitu sedih hingga membuat para penontonnya ikut menangis.

Termasuk Kinan, yang sejak tadi menangis sesenggukan. Bahkan kini wajah cantik itu sudah basah dengan mata yang sembab.

Sementara Nalen sendiri hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya saat melihat Kinan yang menangis tersedu hanya karena sebuah film.

"Sudah, jangan menangis lagi. Film nya sudah selesai, kenapa masih menangis?" Ucap Nalen saat keduanya berjalan keluar dari dalam bioskop.

"Tapi masih sedih," jawab Kinan yang berusaha menghentikan tangisnya.

Melihat istrinya yang masih sesenggukan, Nalen pun hanya bisa tersenyum sembari merengkuh bahu gadis itu.

"Nalen," panggil seseorang yang menghentikan langkah pasangan pasutri itu saat hendak keluar dari area bioskop.

1
TRIDIAH SETIOWATI
baguss
TRIDIAH SETIOWATI
kinan kinan...cinta boleh bodoh jangan
Suparmin N
mantap
Magda lena
Luar biasa
3sna
kmrin sakit hati lo jg butuh wktu kan len sampe2 nyakitin bini lo,lah skrng bini lo yg butuh waktu kali bwt nyembuhin atinya,,
3sna
gk pa2 kok jwbn yg naif,,bipng aja aku sakit tp harus kuat,,
Ruzita Ismail
Luar biasa
ichapurie
dah diakuin didepan ortunya kalo dia gak dicintai,dah diselingkuhin , ehh ujung2nya luluh kinan ,the real bulol
ichapurie
akhirnya si bulol kinan pun luluh
ichapurie
si bulol kinan,baru mau pinter dikit eehh dah goyah lagi
ichapurie
yaa Allah bener2 bulol si kinan... dah tau suami gak cinta kenapa cuma menepi,pergi sekalian
Virgo Girl
Aku ikut senyum2 percakapan absurd mereka😆😆
Virgo Girl
Hahaha.... gemes liat mrk ber2, kalah dgn gaya pacaran bocil2 jaman now😂😂
Fida Manja
Luar biasa
Nani Te'ne
Mantap
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
wah.. tambah pusing ya kinan... akibat kebanyakan sakit itu suami mu... jd buat kamu makin pusing. .. 😁😁🤭
Rita susilawati
Alhamdulillah
Rita susilawati
kabur aja lah dri nalen
Eva
mulai bucin dehh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!