NovelToon NovelToon
The Sincerity Of Love

The Sincerity Of Love

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romansa / Tamat
Popularitas:37.1k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Nathan adalah seorang petani stroberi dengan pribadi yang taat dan takut akan Tuhan. Ia selalu berdoa agar segera menemukan seorang istri dalam hidupnya.

Hingga suatu hari ia bertemu dengan Bella, seorang penghibur pria hidung belang sehingga membuatnya sangat membenci dirinya sendiri. Ia merasa memiliki hidup yang berantakan, sehingga membuat Bella merasa tidak pantas untuk mencintai Nathan. Namun siapa sangka, Nathan hadir dengan ketulusan tanpa memandang masa lalu Bella.

Meski memiliki perasaan yang sama terhadap Nathan, Bella kerap dihantui rasa oleh bersalah jika ia bersama dengannya. Hal tersebut membuat Bella kerap mengalami konflik batin hingga memutuskan untuk menghilang dari kehidupan Nathan.

Namun, sejauh apa pun Bella pergi dan menghindarinya, Nathan selalu menemukannya kembali. Seberat apa pun cobaan yang Bella hadapi, Nathan selalu berusaha untuk meyakinkannya dengan segenap cinta yang dimilikinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 34

Nathan pulang saat senja, Angel tidak menanyakan apa saja yang dikatakan Paul tentangnya, ia meletakkan makan malam di atas meja dan duduk bersama Nathan.

Angel masih diam dan berpura-pura tidak masalah dengan apa pun yang di katakan Paul tentang dirinya. Nathan menggenggam tangan Angel, rasa sakit mencengkeram jantungnya, dan ia menarik tangannya dari bawah tangan Nathan. Angel tidak bisa menatap Nathan, ia mengambil serbetnya dari meja dan meletakkannya di pangkuannya.

Ketika Angel mengangkat kepalanya lagi, Nathan sedang menatapnya. Matanya, oh, matanya. “Jangan menatapku seperti itu. Aku sudah bilang, aku tidak peduli dengan apa yang dia pikirkan dan dia katakan tentangku. Toh itu semua benar, dan kamu mengetahuinya, jadi aku tidak masalah. Lagi pula dia bukan pria yang dan juga tidak akan menjadi yang terakhir yang menganggapku rendah dan takmpantas untukmu."

Angel ingat Mama sejak kecil ia sudah di pandang rendah oleh semua orang karena ia hanya anak simpanan, lalu di pandang rendah sebagai anak pela*ur dan sekarang sebagai pela*ur sungguhan.

"Aku mungkin percaya padamu jika kau tidak begitu marah padanya."

Angel mengangkat dagunya. "Aku betul-betul tidak marah. Mengapa saya harus marah?” selera makan Angel hilang, tapi ia tetap memaksakan dirinya untuk makan, hanya agar membuat Nathan tidak berpikir yang tidak-tidak dan kembali ribut dengan adiknya.

Selesai makan Angel membersihkan piring, sementara Nathan membuat api di perapian sebab hujan kembali turun, mereka butuh penghangat ruangan.

“Paul akan pergi untuk beberapa hari. Dia membutuhkan bekal, aku akan masak besok pagi sebelum ia berangkat dengan mobil bakku”

Angel mengangkat kepalanya sedikit, dan berpikir. Ia menuangkan air ke dalam baskom untuk membilas piring yang telah ia cuci. Nathan tidak akan membawanya kembali ke gang senggol, tapi Paul pasti akan melakukannya. Dia ingin menyelamatkan Nathan yang malang dari dirinya. Sesuatu meremas erat di dalam hatinya memikirkan akan meninggalkan Nathan. Namun kemudian Angel memaksakan dirinya untuk berpikir akan kepuasan yang akan ia rasakan saat bertemu Madam lagi dan meminta uangnya.

Angel bisa meminta bantuan bartender jika Morgan menyerangnya kembali, ia bisa membayar bartender itu untuk membantunya mengambil uang dari madam dan ia akan bebas. Bebas!

...****************...

Paul datang ke kediaman Nathan saat fajar, Nathan membantunya menaiki kotak berisi stroberi ke mobil baknya, ia juga memberinya uang, daftar belanjaan yang harus Paul beli dan sepucuk surat untuk Joseph. "Sampaikan salamku untuk Joseph.”

“Akan aku sampaikan.”

"Terima kasih," ucap Nathan. Begitu Paulus pergi, ia kembali ke kabin dan mengambil pistol dari rak di atas mantel. “Paul sudah pergi, aku ingin ke hutan untuk berburu, ada hewan yang merusak kebun, sepertinya babi hutan semalam datang lagi.”

"Hati-hati," ucap Angel melihat Nathan keluar dari kediamannya. Sepanjang malam ia memikirkan bagaimana ia bisa lolos dari Nathan. Sekarang, inilah jawabannya. Angel menunggu Nathan menghilang dari pandangannya, lalu ia melepas cincin ibunda Nathan dari jarinya, dan menaruhnya di Alkitab Nathan di mana Angel tahu Nathan akan menemukannya.

Angel meraih selendang dan menyampirkannya di bahu, ia bergegas keluar. Seandaonya ia bisa memotong jalan tentu ia akan tepat waktu berpapasan dengan mobil Nathan yang di bawa Paul.

Tanpa membuang waktu, Angel berlari menyusuri bukit untuk sampai ke jalan besar dengan cepat, sekarang ia sudah lebih hapal tentang jalanan di sekitaran perkebunan Nathan, sehingga ia tak begitu mengalami kendala seperti percobaan melarikan dirinya yang pertama.

Dari kejauhan Angel melihat mobil Nathan, ia berlari lebih kencang hingga ia berhasil menyentuh bagian belakang mobil. "PAULLL..." teriaknya.

Paul mendengar teriakannya, ia langsung menginjak ren dam bertanya-tanya apa yang Angel inginkan. Paul berpikir jika Angel ingin meminta uang yang di berikan Nathan kepadanya, atau mungkin Angel marah sebab Nathan tak memberi tahu Angel jika Nathan memberinya uang.

Wajah Angel memerah dan terengah-engah ketika dia berada di hadapan Paul. “Aku butuh tumpangan kembali ke gang senggol.”

Paul menutupi keterkejutannya dengan tawa singkat. “Jadi kau ingin meninggalkan Nathan?" ia tersenyum mengejek.

"Apakah kamu berharap aku akan tinggal dengan Nathan?"

"Naiklah," ucapnya singkat.

"Terima kasih," ucap Angel datar dan naik ke kursi di samping Paul.

Tadi malam, Paul menghabiskan waktunya untuk berpikir bagaimana menyingkirkan istri Nathan yang kotor ini dari perkebunan orang tuanya tapi sekarang, Angel di sini dia untuk memecahkan masalahnya.

Ia tidak mengira akan semudah ini. Tidak ada suap, tidak ada ancaman. Angel pergi atas kehendaknya sendiri. Paul meliriknya saat Angel menyeka wajahnya dengan ujung syal ibundanya. “Bagaimana menurutmu, lerasaan Nathan jika mengetahui kamu pergindari rumahnya?"

Angel menatap lurus ke depan. "Dia akan baik-baik saja."

"Kamu tidak peduli dengan perasaannya?"

Angel tidak menjawab pertanyaan Paul.

Paul melihat lurus ke depan dan kemudian ke arah Angel lagi. "Kamu benar. Dia akan baik-baik saja, dia akan mendapatkan gadis yang levelnya setara dengannya. Dia pria baikmyang taat jadi pasti akan mudah menemukan wanita baik-baik," ucapnya dengan tujuan agar Angel sakit hati dengan kata-katanya.

Angel melihat ke arah hutan seolah-olah dia tidak peduli.

“Apa yang membuatmu memutuskan untuk pergi?”

“Tidak ada alasan khusus.”

“Kurasa kau bosan dengan kehidupan tenang yang dipimpin Nathan. Atau itu hanya memiliki pria yang sama sepanjang waktu?”

Lagi-lagi Angel tidak menanggapi. Nathan akan melihat bahwa menyelamatkannya dari rumah bordil, dan mencintainya adalah suatu kesalahan. Nathan akan mendapatkan wanita terbaik, dan ia akan menikahi wanita itu.

“Madam pasti akan senang melihatmu kembali. Aku dengar, bahwa kamu adalah primadona dan tambang emasnya."

Angel mengangkat kepalanya sedikit dan memberinya senyum yang memualkan. Paul menggali lebih dalam lagi. "Aku bisa menebak, berbicara tidak terlalu penting dalam pekerjamu, bukan?"

Angel merasakan kemarahan muncul di dalam dirinya. Babi yang sok suci. Jika tidak dalam perjalanan yang demikian jauh menuju gang senggol, tentu Angel sudah turun dari mobil itu dan berjalan kaki sendiri. tapi ia tidak cukup bodoh untuk berpikir ia bisa melakukannya. Sehingga Angel membuarkan Paul mengoceh sesuka hatinya, sementara Angel akan menyibukan pikiran dengan uang yang akan di perolehnya dari madam.

Paul tidak suka diabaikan, terutama oleh orang seperti Angel. Ia mematahkan kendali dan mengambil langkah, Paul menerjang jalanan berlubang yang di laluinya, hingga membuat guncangan-guncangan besar di dalam mobil.

Angel harus bertahan sekuat mungkin untuk menjaga keseimbangannya, ia berusaha menikmati ketidaknyamanannya. Angel menekan bibirnya erat-erat agar tidak membuat keluhan.

"Bagaimana perasaanmu sekarang?" tanyanya, mengejeknya.

Angel semakin membenci Paul setiap mil jalan yang di laluinya. Saat matahari tepat di atas kepala, Paul menepilan kendaraannya di pinggir jalan, ia keluar dari mobil dan dan melangkah masuk hutan. Tak lama kemudian Paul kembali mengambil bungkusan besar, dan pergi menuju ke pepohonan di sisi lain.

Di dalam bungkusan itu terdapat apel, daging sapi yang di masak oleh Nathan subuh tadi, dan sekaleng kacang. Paul memakannya dengan senang hati tanpa menawari Angel.

1
kalea rizuky
kasih lah bella sakit HIV biar tau rasa ini. pelacur
kalea rizuky
astaga emosi Q beri jodoh lain lah thor. biar angel nyesel nolak nathan
kalea rizuky
hadehh si. pelacur g bs nyari kerja halal menjijikan
kalea rizuky
sekali pelacur ttep pelacur menjijikan najis
kalea rizuky
bebass apanya tolol yg ada qm. bakalan si jadiin pelacur lagi aduh nama aja angel apaan angel bosok
kalea rizuky
gemes bgt sama ne pelacur uda lah Nathan qm berhak dpet gadis baik bkn pelacur sok kayak bella biarin aja dia kena HIV dan mampusss di prostitusinya
kalea rizuky
pelacur kayak qm g usa jual mahal bukan perawan sok sok an nolak bodoj
kalea rizuky
bella iki goblok mau balik lagi ya di sekap qm sadar pelacur bogoh
kalea rizuky
si pelacur sok jual mahal
kalea rizuky
madam ne bkin kena karma
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
lengkap sudah kebahagiaan Nathan dan Bella,meski harus terseok-seok melawan badai menjalani kehidupan mereka.
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
Bella yang insecure yang dari awal perjalanan hidupnya berkubang dengan lumpur hitam akan terus berpikir jika dirinya tidak akan pernah pantas bersanding dengan Nathan.ada hikmah di balik perpisahan Bella dan Nathan yang membuat Bella menjadi orang yang lebih baik.
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
saking setianya Nathan pada Bella,2 tahun berpisah hatinya masih tetap untuk Bella.
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
kan seperti dugaanku...
𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ fjR ¢ᖱ'D⃤ ̐🍻
itu kan hanya dugaan Bella.siapa tau Mariam nikah sama Paul.
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Happy ending.... Terima kasih banyak ka Irma selalu memberikan cerita yang keren, bikin emosi dengan konflik²nya, bikin baper pokoknya paket komplit. Sukses selalu untuk semua karya²nya❤❤❤❤
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Wahhh gagal kejutannya dong 🤭
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Jangan berkecil hati Bella... kalaupun nanti anakmu laki-laki lagi nanti tinggal berusaha lagi biar dapat anak perempuan 😁 Tapi yang terpenting, baik laki-laki ataupun perempuan, anak²mu tumbuh dengan sehat, pintar dan bermanfaat untuk orang-orang di sekitarnya.
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Karena keadaanlah Bella harus menjadi wanita penghibur, sejatinya dia ingin hidup layak dan dicintai. Dan Tuhan kirimkan Nathan untuknya yang membawa ke arah yang lebih baik meskipun prosesnya tidaklah mudah.
Akhir yang bahagia, kamu berhak mendapatkannya Bella.
Ir⍺ ¢ᖱ'D⃤ ̐☪️ՇɧeeՐՏ🍻𝐙⃝🦜
Nathan begitu yakinnya kalau Bella akan kembali pulang. Dan sekarang harapanmu terwujud.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!